Anda di halaman 1dari 31

WHITENING AGENT

Hanifa Rahma, M.Si, Apt

Warna Kulit
Warna kulit merupakan gabungan dari
melanosome yang mengandung melanin,
diproduksi oleh melanosit, kemudian di transfer
ke keratinosit pada epidermis.
Faktor yang memberikan kontribusi terhadap
warna kulit:

Genetik
Ketebalan kulit dan vaskularisasi kulit
pigmen
lain
seperti
karoten
(kuning),
oksihemoglobin (merah), hemoglobin (biru) dan
melanin (coklat)
Jumlah, kualitas, dan distribusi melanin

Pada individu dengan kulit yang lebih gelap,


melanosit diproduksi lebih banyak, melanosom
lebih besar, dan degradasi lebih lambat
dibandingkan individu dengan kulit lebih cerah.

THE MELANIN BIOSYNTHESIS


PATHWAY

Pigmen melanin di produksi di


melanosom (terletak pada
sitoplasma dari melanosit).

Tirosinase merupakan ratelimiting step pada produksi


melanin.
Tirosinase di stimulasi oleh
sinar UV, MSH (melanocytestimulating-hormon), growth
factor bFGF dan endothelin

HIPERPIGMENTASI KULIT
Hiperpigmentasi adalah keadaan dimana
terjadi peningkatan melanin pada
epidermis, dengan gambaran kulit lebih
coklat dari normal atau pada dermis yang
tampak keabu-abuan atau kebiruan pada
kulit.
Peningkatan melanin atau tidak meratanya
distribusi melanin dapat menyebabkan
perubahan pigmentasi lokal atau spot yang
terjadi
di
bagian
epidermal
(Hiperpigmentasi epidermal) atau dermal
(Hiperpigmentasi dermal)

HIPERPIGMENTASI KULIT
Hiperpigmentasi dapat terjadi karena:
1. Faktor eksternal, diantaranya karena paparan
cahaya atau sinar matahari yang berlebihan,
kontak dengan zat-zat kimia, polusi dan infeksi
lokal.
2. Faktor internal, misalnya:
Ketidakseimbangan endokrin sebagai akibat beberapa
penyakit.
Trauma fisik atau pigmentasi setelah peradangan (post
inflammatory pigmentation).
Kelainan pigmentasi: kloasma atau melasma, efelid,
atau freckles, lentigo, okronosis, dan lainnya.

SEDIAAN PENCERAH KULIT


Sediaan kosmetik pencerah kulit adalah
sediaan kosmetik yang digunakan untuk
memperbaiki
penampakan
atau
penampilan kulit dari warna gelap yang
menyeluruh atau sebagian agar tampak
lebih terang dan merata.
Sediaan ini mengandung bahan aktif yang
mencerahkan warna kulit (lightening agent)
atau memutihkan kulit (bleaching agent).

MEKANISME KERJA PENCERAH KULIT


Proses pencerahan kulit atau depigmentasi dapat
dilakukan melalui pendekatan, yaitu:
1. Menghambat atau memperlambat pembentukan
melanin dalam hal ini ada dua pendekatan yang
dikenal, yaitu:
1.

2.

Mengganggu biosintesis melanin dan prekursornya,


yaitu dengan cara inhibisi 3 enzim yang terlibat dalam
melanogenesis, yaitu: tirosinase, DHICA oksidase, dan
DOPAkrom tautomerase.
Regulasi genetik yang berpengaruh pada melanogenesis

2. Mempercepat metabolisme melanin


3. Mempercepat eliminasi melanin
4. Toksisitas selektif pada melanosit

Perbedaan Bleaching dan Whitening- Definisi


Bleaching

Whitening

Bahan utk memutihkan atau


memulihkan
kelainan
pigmentasi
mekanisme
kerja
menghambat
/
mengurangi
pembentukan
pigmen melanin

Bahan supaya kulit lebih cerah


bersih & membuang sel-sel kulit
mati
Menghambat sinar UV
Memberikan
lapisan
di
permukaan kulit
Efek whitening tidak permanen

Perbedaan Bleaching dan Whitening- Aplikasi


Bleaching

Whitening

Hiperpigmentasi karena :
melasma, bekas jerawat yang
menghitam, bekas terbakar,
melanosis pada penyakit
Addisons

Untuk estetika supaya terlihat


lebih putih

Perbedaan Bleaching dan Whitening- B.A


Bleaching
Golongan asam :
1. AHA (asam alfa hidroksi)
2. Asam glikolat, asam tartrat,
asam sitrat, asam laktat
3. Kojic acid (asam kojat)
4. Arbutin
5. Peroksida
6. Hydroquinone, asam retinoat
7. Ekstrak Licorice

Whitening
1. Pengikisan
2. Tabir surya
3. Vitamin C,E Provit.B

DEPIGMENTING AGENTS
Tyrosinase
Inhibitor

Melanosome
Transfer
Inhibitors

Hidroquinone
Aloesin

Kojic Acid

Antioxidants

Other Agents

Azelic Acid

Vitamin C

AHA

Mequinol

Vitamin E

BHA

Monobenzone

Green Tea

Retinoids

Niacinamide

Arbutin
Flavonoid

Melanosytecytotoxic
Agents

Soy

Tyrosinase Inhibitors
Hydroquinone (HQ)
Mekanisme : menghambat tirosinase dan
sitotoksisitas pada melanosit.
Kadar HQ dalam sediaan :
OTC : 2%
Prescription drugs : 4%
Custom pharmacy formulation : 2 sampai 10%

HQ efektif sebagai tyrosinase inhibitor


penurunan aktifitas 90%
HQ dapat dikombinasi dengan tretionin, asam
glikolat, kojic acid, dan azelaic acid.

Tyrosinase Inhibitors Arbutin


Mekanisme Kerja Arbutin :
Arbutin merupakan penghambat kompetitif
enzim tirosinase secara reversibel. Dengan Ltyrosin atau L-Dopa sebagai substrat, diduga
mekanisme kompetisi antara arbutin dan Ltyrosin pada pengikatan terhadap sisi aktif
tirosinase. Hasil ini menunjukkan bahwa
mekanisme kerja depigmentasi arbutin pada
manusia lebih melibatkan penghambatan
aktifitas tirosinase melanosom.

Tyrosinase Inhibitors - Flavonoid


Menghambat tirosinase dan bekerja pada
bagian akhir dalam proses oksidatif
melanogenesis.
Contoh : Ellargic acid : terdapat pada isolat
strawberry, green tea, eucalyptus, dan
geranimums.
Mekanisme Ellargic acid : menghambat
tirosinase dan mencegah pigmentasi
karena sinar UV.
Ellargic acid lebih efektif dibandingkan dgn
kojic acid, arbutin. Lebih aman
dibandingankan HQ.

Tyrosinase Inhibitors Kojic Acid


Hasil metabolit Aspergillus, Acetobacter,
Penicillium.
Mekanisme : menekan aktivitas tyrosinase,
membentuk khelat dengan Cu yg ada dalam grup
prostetil dalam enzim tirosinase.
Dapat meningkatkan waktu simpan produk
(mekanisme pengawet dan antibiotik)
Lebih stabil jika dibandingkan dengan hidroquinon.
Digunakan sehari dua kali selama 1 sampai 2 bulan

Melanosome Transfer Inhobitor Niacinamide


Niacinamide, dikenal sebagai nikotinamide
amida aktif dari Vitamin B3.
Berfungsi sebagai : anti inflamasi, antioksidan,
dan immunomodulator.
Menghambat transfer melanosomes ke
keratinosit epidermal.

Antioxidant Vit C & E


Vitamin C : menghambat pembentukan
melanin dan menurunkan oksidasi
melanin.
Vitamin E : Inhibitor produksi melanin
yang lebih kuat dibandingkan dengan
arbutin dan kojic acid. Diminum p.o
dapat mengobati hiperpigmentasi pada
wajah

Vit C- L ascorbic acid

Vitamin E -tocopherol

Antioxidant Green Tea


Mengandung katekin polifenol.
Polifenol katekin yang paling banyak ECG, GCG,
EGCG.
GCG paling kuat menghambat tirosinase,
menghambat kompetitif pada sisi aktif enzim.

Sunscreen
Radiasi UV menstimulasi sisntesis melanin
dan memfasilitasi transfer pigmen dari
melanosit ke keratinosit sehingga terjadi
hiperpigmentasi.

ANTIOKSIDAN UNTUK KULIT

ANTIOKSIDAN UNTUK KULIT


Mekanisme Kerja :
1.
2.
3.
4.

Mengikat radikal bebas


Mengikat radikal lipida peroksil
Mengikat ion logam
Menghilangkan sel biomolekul hasil oksidasi

ANTIOKSIDAN UNTUK KULIT

Larut Lemak

Larut Air

Vitamin E

Glutathione

Coenzyme Q10
Idebenone
Lycopene
Curcumin

Vitamin C
Green Tea
Sylimarin
Coffea Arabica

Pomegranate

Vitamin C
Mempunyai potensial reduksi
tinggi, efisien untuk mengikat
radikal anion superoksida, radikal
hidroksil,
hipoklorit,
oksigen
singlet, radikal thil dan radikal
peroksil larut air.
Berfungsi juga untuk regulasi
biosintesis kolagen dan elastin.
Suplemen Vit C per oral tidak dapat
meningkatkan kadar vit c dalam
kulit. turunan Vit C