Anda di halaman 1dari 9

PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Kata kunci

ZAT PSIKOAKTIF, FUNGSI MENTAL SPESIFIK, NEUROTRANSMITER, SISTEM


REWARD MESOLIMBIK
SINDROMA DEFISIENSI REWARD, PENYALAHGUNAAN,REINFORCEMENT
TOLERANSI, KETERGANTUNGAN, GEJALA PUTUS ZAT, OVERDOSIS
KECANDUAN
GEN-ENVIRONMENT DIATHESIS
DISINHIBISI
TERATOGENIK
DETOKSIFIKASI

ZAT PSIKOAKTIF

Euphoriant
Zat yang menekan emosi atau persepsi menyakitkan (dysphoric state) tanpa
menurunkan kesadaran, sehingga timbul rasa nikmat. Dunia realitas yang penuh
kesulitan dan kekecewaan diganti dengan dunia sendiri dimana semua masalah
teratasi, cemas, sedih, marah ditenangkan, dan semua keinginan terpenuhi.
Contohnya narkotika opium dan cocaine.
Phantasticant
Halusinogen dan Psychedelic, mencetuskan perubahan sensoris (halusinasi visual
dan auditory) dan persepsi (benda atau suasana yang suram menjadi berwarnawarni). Contohnya mescaline ekstrak peyote cactus (Anhalonium lewinii), LSD,
harmine (fermentasi ayahuasca yang diekstraksi dari B. caapi and B. inebrians),
hashish dari Cannabis, jamur magic (Psylocybe semilanceata) dan alkaloid
antikholinergik seperti hyoscyamine, atropine dan scopolamine.
Inebriant
Zat yang menghambat pengaruh lingkungan terhadap mental, menimbulkan
ketenangan dan relaksasi, tetapi juga mengakibatkan disinhibisi dan perubahan
persepsi disertai penurunan kemampuan kognitif. Contohnya alkohol dan inhalan.

Hypnotic
Obat tidur, seperti barbiturate dan benzodiazepine.
Banal Excitant
Obat perangsang libido banal, menimbulkan hiperaktifitas SSP dan meningkatkan
kemampuan fisik tanpa merubah kesadaran. Contohnya derivat amphetamine.
Disinhibitor
Menekan fungsi PFC yang mengendalikan perilaku sehingga terjadi disinhibisi.
Contohnya Cannabis.
Aesthetic Excitant
Obat perangsang libido erotika, menimbulkan hiperaktifitas SSP dan meningkatkan
kemampuan fisik tanpa merubah kesadaran, meningkatkan cita rasa dan erotisme.
Contohnya cocaine.
Emphatogen
Membangkitkan empati secara sukarela: contohnya ecstacy

Reward & Reinforcement

Konsep reward
Reinforcing positif
Reinforcing negatif
Reward sejati (natural)
Reward palsu(artificial)

The reward pathway

View of the brain cut down the middle. Reward pathway: the ventral tegmental area (VTA), the
nucleus accumbens, and the prefrontal cortex. The VTA is connectedto both the nucleus
accumbens and the prefrontal cortex via this pathway and it sends information to these structures
via its neurons. The neurons of the VTA contain the neurotransmitter dopamine, which is released
in the nucleus accumbensand in the prefrontal cortex.This pathway is activated by a rewarding
stimulus. [Note: the pathway shown here is not the only pathway activated by rewards, other
structures are involved too, but only this part of the pathway is shown for simplicity.]

Sindroma Defisiensi Reward SDR)

Polimorphisme (allel A1 Gen DRD2)


Jumlah reseptor dopaminergik di nukleus akumben berkurang (1/3)
Dua arah manifestasi perilaku
Ditentukan pola asuh

Efek Teratogenesis

Alkohol: fetal alcohol syndrome


Cannabis: fetal cannabis syndrome

EFEK PEMICU PSIKOSIS


Pada individu dgn profil QTL yg tidak adekwat utk mencetuskan psikosis,
penyalahgunaan zat psikoaktif lsg memicu manifestasi psikosis