Anda di halaman 1dari 25

RENCANA AKSI DAERAH (RAD)

Pencapaian Target MDGs


Provinsi Lampung
Oleh:
Kepala Bidang Prasarana Wilayah Bappeda
Provinsi Lampung

Disampaikan dalam acara:


Workshop MDGs dan Workshop DAK Provinsi Lampung Tahun 2012
Bandar Lampung, 25 Juni 2012

LATAR BELAKANG
189 negara anggota PBB menanda-tangani Deklarasi
Milenium (Millennium Declaration) pada pertemuan
tingkat tinggi PBB bulan September 2000:

Solidaritas internasional untuk pembangunan dan


pengurangan kemiskinan di seluruh dunia, termasuk
Tujuan Pembangunan Milenium (Millennium
Development Goals / MDGs)
Kepedulian bersama akan issu-issu perdamaian dan
keamanan, lingkungan hidup, hak azasi manusia,
demokrasi, tata pemerintahan yang baik, resolusi konflik,
bencana alam dan bencana lainnya, dll.
Tantangan khusus kebutuhan Afrika.

Slogan baru PBB


tahun 1990-2015

Millenium Development Goals

Masa depan
peradaban
manusia??

MDGs adalah:

upaya perbaikan
kemiskinan
dan kelaparan

dibuat
menjadi
8 point

titik-titik gelap
dalam peradaban
modern

Millenium Development Goals (MDGs)


Penghapusan
kemiskinan
Pendidikan
Untuk Semua

Persamaan
gender
Penurunan
Angka
Kematian
anak

Peningkatan
kesehatan ibu
Perlawanan
terhadap
penyakit
Pelestarian
lingkungan
hidup

Kerjasama
global

Tiap Tujuan
(1-7)
mempunyai
target &
indikator
yang terukur
menuju
tahun 2015

KEBERADAAN MDGs

MDGs bukan Tujuan Pembangunan PBB Tujuan masing2


negara/bangsa & Tujuan dari berbagai kesepakatan global
tingkat tinggi di PBB mendapat momentum solidaritas baru
MDGs bukan Sasaran Pembangunan pemerintah saja milik
seluruh masyarakat, pencapaiannya telah & akan dilaksanakan
oleh banyak pihak
Satu-persatu Sasaran MDGs tidak ada yang baru tapi
pendekatannya terpadu, pencapaiannya terukur
Pencapaian MDGs berlangsung di tingkat lokal tapi perlu
didukung dengan kebijakan-yang-memihak-pada-si-miskin
(pro-poor-policy) di tingkat nasional & daerah

Mengapa MDGs dibuat?


dampak proses pembangunan

Ketimpangan
sosial

Memperluas
kemiskinan

Penurunan
pendapatan

Tantangan MDGs tidak ada yang baru:

kemiskinan & kelaparan


akses akan pendidikan
ketidak setaraan jender
kematian anak balita
kematian ibu melahirkan
HIV/AIDS, malaria, TBC
kerusakan lingkungan hidup
ketimpangan global

tantangan
pembangunan
kita sendiri

memperoleh
momentum
solidaritas global

Yang baru mengenai MDGs: ada target


kongkrit, terukur, dan kuantitatif menuju tahun

Tujuan-Tujuan MDGs Saling


Mempengaruhi & Saling Terkait
penanggulangan
kemiskinan &
kelaparan
Strategi Penanggulangan
Kemiskinan Nasional
pengembangan
kemitraan global

pencapaian:
akses pendidikan untuk semua
kesetaraan gender
penurunan kematian anak balita
dan ibu melahirkan
pencegahan & penyembuhan
HIV/AIDS, malaria, TBC

kelestarian & pemulihan fungsi


lingkungan hidup

JUMLAH DAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN

Catatan: Pada tahun 1996 BPS melakukan perubahan metode penghitungan kemiskinan dengan
mempertinggi kriteria ambang batas kemiskinan di bidang pendidikan.
Sumber: Diolah dari Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) beberapa tahun, BPS.
9

Penduduk Miskin Menurut Provinsi, Maret 2011 (%)

KARAKTERISTIK 1:
Disparitas Tingkat
Kemiskinan Antar
Provinsi Sangat Tinggi
(Jakarta = 3,75%, Papua =
31,98%, Lampung=16,9%,
Indonesia = 12.49%

Sumber : BPS

Sasaran & Target Pencapaian MDGs


1. Memberantas kemiskinan & kelaparan:
- mengurangi sampai separuh jumlah penduduk yang hidup
dengan penghasilan kurang dari satu dollar per hari
- mengurangi sampai separuh jumlah penduduk yang
kelaparan
2. Mewujudkan pendidikan dasar untuk semua:
- menjamin agar semua anak perempuan & laki-laki
menyelesaikan pendidikan dasar
3. Mendorong kesetaraan jender & memberdayakan
perempuan
- menghapus ketidaksetaraan jender di pend.dasar &
menengah di thn 2005, pada semua tingkat di 2015

Sasaran & Target MDGs ..lanjutan


4. Mengurangi tingkat kematian balita:
- mengurangi sampai dua pertiga tingkat kematian balita
5. Meningkatkan kesehatan ibu:
- mengurangi sampai tiga perempat tingkat kematian ibu ketika
melahirkan
6. Memerangi HIV/AIDS, malaria & peny.menular lain
- menghentikan & membalikkan laju penyebaran HIV/AIDS
- menghentikan & membalikkan laju pemyebaran malaria &
penyakit menular utama lain

Sasaran & Target MDGs .. lanjutan


7. Menjamin kelestarian lingkungan:
- mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam
kebijakan & program negara dan membalikkan laju kerusakan
lingkungan
- mengurangi separuh jumlah penduduk tanpa akses pada air
bersih yang layak minum
- memperbaiki kehidupan setidaknya 100 juta penghuni
kawasan kumuh
8. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan
- sistem perdagangan & keuangan yg terbuka, berdasar
aturan, dapat diandalkan dan tidak diskriminatif
- akses bebas tarif & kuota ekspor negara berkembang

Sasaran & Target MDGs.. lanjutan


8. Kemitraan global untuk pembangunan lanjutan

- mendukung keringanan pembayaran utang negara miskin,


pembatalan utang bilateral resmi, peningkatan bantuan luar
negeri bagi pengurangan kemiskinan
- dukungan bagi negara berkembang yang terkurung daratan
dan negara kepulauan kecil
- menuntaskan masalah utang melalui kerjasama antar negara
agar bisa dilunasi dalam jangka panjang
- mendukung negara berkembang dalam penyediaan
lapangan kerja
- mendukung pengadaan obat-obatan yang terjangkau
- mendukung terjangkaunya teknologi informasi

PENCAPAIAN TARGET MDGs


PROVINSI LAMPUNG (GOAL 1)
GOAL 1 : Menanggulangi Kemiskinan dan
Kelaparan
TARGET 1 : Menurunkan proporsi penduduk yang
menderita
kelaparan
Indikator
Proxy menjadi setengahnya
Capaiandalam
kurun waktu 1990-2015
Persentase anak-anak berusia di
bawah 5 tahun yang mengalami
gizi buruk (severe underweight)

Persentase gizi buruk : 3,5 %


(2010)
Target MDGs < 4%
Sudah tercapai

Persentase anak-anak berusia di


bawah 5 tahun yang mengalami
gizi kurang (moderate
underweight)

Persentase gizi kurang : 10


% (2010)
Target MDGs < 5 %
Akan tercapai

PENCAPAIAN TARGET MDGs (GOAL 2) Lampung


Target
Indikator
Saat ini
MDGs
2015
TUJUAN 2 : MENCAPAI PENDIDIKAN DASAR UNTUK SEMUA
Acuan
Dasar

Status

Sumber

Target 2 A : Menjamin pada 2015 semua anak-anak, laki-laki maupun


perempuan
dimanapun dapat menyelesaikan pendidikan dasar
Angka Partisipasi
2.1 Murni (APM) SD/
MI

94,05%
(2001)

96,62
(2010)

Proporsi murid
kelas 1 yang
2.2 berhasil
menamatkan SD/
MI

99,77
(2010)

Angka melek
huruf penduduk
2.3 usia 15-24 tahun,
perempuan dan
laki-laki

P: 91,27%
L: 96,07%
(2005)

P: 99,93%
L: 99,93%
(2009)

98,35%

Akan
tercap
ai

Dinas
Pendidikan
, BPS

100%

Akan
Dinas
Tercap Pendidikan
ai

100%

Sudah
Dinas
Tercap Pendidikan
, BPS
ai

PENCAPAIAN TARGET MDGs (GOAL 3)


Target
Indikator
Saat ini
MDGs
Status
Sumber
2015
TUJUAN 3 :
MENDORONG KESETARAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN
Target 3 A : Menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan
dasar dan lanjutan pada tahun 2005, dan di semua jenjang pendidikan
tidak lebih dari tahun 2015.
Rasio Perempuan
terhadap laki-laki
ditingkat pen
3.1
didikan dasar
menengah dan
tinggi
- Rasio APM
Akan
perempuan/
98,45
99,03
100
tercapa
laki-laki di SD/
(2009)
(2010)
BPS
i
MI
- Rasio APM
Akan
perempuan/
96,82
97,80
100
tercapa
laki-laki di
(2002)
(2009/2010)
BPS
i
SMP
- Rasio APM
Akan
perempuan/
94,49
95,87
100
tercapa
BPS
laki-laki di
(2002)
(2008)
i
SMA
Acuan
Dasar

PENCAPAIAN TARGET MDGs (GOAL 3) lanjutan


Target
Indikator
Saat ini
MDGs
Status
Sumber
2015
TUJUAN 3 :
MENDORONG KESETARAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN
Target 3 A : Menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan
dasar Rasio
dan melek
lanjutan pada tahun 2005, dan di semua jenjang pendidikan
huruf dari tahun 2015.
tidak lebih
Acuan
Dasar

perempuan
3.2 terhadap lakilaki pada
kelompok usia
15-24 tahun
Kontribusi
perempuan
dalam
3.3 pekerjaan
upahan di
sektor non
pertanian
Proporsi kursi
yang diduduki

27.20
(2007)

12,03

100
(2009)

65,51%
(2009)

15,37%

100

Sudah
Tercapai

Akan
terca
Meningk pai

Dinas
Pendidikan,
BPS

Disnakertra
nsduk

at

Meningk

Akan

BP3AKB

PENCAPAIAN TARGET MDGs (GOAL 4)


GOAL 4: Menurunkan Angka Kematian Anak
TARGET 5: Menurunkan angka kematian bayi dan
balita sebesar dua pertiganya dalam kurun waktu
1990-2015
Indikator Proxy
Capaian
AKB :
43 per 1.000 kh (SDKI 2007)
Target MDGs 29 per 1.000
kelahiran hidup
Perlu perhatian Khusus
3. Anak usia 12-23 bulan yang Cakupan imunisasi campak
diimunisasi campak (90%)
93,6 % (2010 : Dinkes Prov
Lampung)
Target Meningkat
Sudah tercapai
1.Angka kematian bayi (AKB)
per 1000 kelahiran hidup

PENCAPAIAN TARGET MDGs (GOAL 5)


GOAL 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu
TARGET 6: Menurunkan angka kematian ibu
sebesar tiga perempatnya dalam kurun waktu 1990Capaian
2015 Indikator Proxy

Angka Kematian Ibu (AKI) per 100.000


kelahiran hidup

AKI :
-228 per 100.000 kh (SDKI 2007)

Target MDGs 102/100.000


Perlu perhatian Khusus
Persalinan oleh tenaga
kesehatan terlatih : 82,66 %
(data Dinkes 2010)
Target MDGs 91 %
Akan Tercapai
Proporsi wanita 15-49 tahun berstatus
Menggunakan indikator :
kawin yang sedang menggunakan atau Peserta KB Aktif : 50,28% ( data
memakai alat keluarga berencana (60%) Dinas Kesehatan tahun 2010)
Target MDGs 70,1 %
Akan Tercapai
Proporsi kelahiran yang ditolong oleh
tenaga kesehatan

PENCAPAIAN TARGET MDGs (GOAL 6) MALARIA & TB

TARGET 8
Dihentikannya penyebaran dan dikurangi insiden Malaria dan
Indikator
Proxy
Capaian
Tuberculosis
pada 2015
1. Prevalensi dan kematian akibat Malaria
Note :
Mengendalikan penyakit malaria dan
mulai menurunnya jumlah kasus baru
malaria pada tahun 2015.
2. Prevalensi dan kematian akibat
Tuberkulosis :
- Cure Rate (CR) / Penderita TB yg
sembuh : 85 %
- Case Detection Rate (CDR) / Angka
Penemuan
Kasus : 70 %

1. Proporsi populasi pada area risiko


Malaria yang menggunakan
pencegahan dan pengobatan
2. Proporsi kasus TB yang terdeteksi dan
sembuh dibawah directly observed
treatment short course (DOTS)

Annual malaria incidence (AMI)


di provinsi lampung sebesar
4,4/1000 penduduk (2010)
Target MDGs 5/1000 penduduk
Akan Tercapai
Cure Rate (CR) / Penderita TB yg
sembuh : 85 %
Case Detection Rate (CDR) /
Angka Penemuan
Kasus : 42,1 %
Success rate meningkat menjadi:
92,9 %
Target MDGs 85% dapat
disembuhkan
Akan Tercapai

PENCAPAIAN TARGET MDGs (GOAL 7)


Kelestarian Lingkungan Hidup
TARGET 7A: Menurunkan hingga setengahnya proporsi rumah
tangga tanpa akses berkelanjutan terhadap air minum layak.

Indikator Proxy
1.Proporsi rumah tangga dengan
akses berkelanjutan terhadap
air minum layak

Capaian
-Perkotaan 72,12 (2010)
-Perdesaan 71,79 (2010)
Target MDGs
- Perkotaan 75,29
- Perdesaan 75,81
Akan Tercapai

2. Proporsi rumah tangga dengan -Perkotaan 71,45 (2010)


akses berkelanjutan terhadap
-Perdesaan 38,55 (2010)
sanitasi dasar
Target MDGs
- Perkotaan 76,80
- Perdesaan 55,54
Akan Tercapai

PENUTUP

Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Pencapaian Target


Pembangunan Millenium (MDGs) Provinsi Lampung merupakan
komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka mencapai
tujuan pembangunan millenium yang telah disepakati secara nasional
dan global.
RAD MDGs ini menjadi pedoman bagi seluruh stakeholder
pembangunan di Provinsi Lampung dan diharapkan pencapaian
target yang telah ditetapkan dapat diwujudkan pada tahun 2015 sesuai
dengan Peta Jalan Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan
Millenium.
Dokumen RAD MDGs ini telah diintergrasikan dalam perencanaan
pembangunan daerah baik dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD), Renstra SKPD dan Rencana
Pembangunan Tahunan Daerah (RKPD).

PENUTUP lanjutan
Banyak hal yang mendukung keberhasilan RAD Percepatan Pencapaian MDGs:
1)
Dukungan pendanaan Pemerintah Daerah dalam APBD dan tidak
menutup kemungkinan pendanaan dari partisipasi swasta dan masyarakat.
2)
Komitmen dari DPRD sebagai wakil rakyat yang memiliki fungsi
budgeting dalam penentuan anggaran pembangunan daerah sangat penting
artinya untuk menjamin keberhasilan implementasi RAD ini.
3)
Dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam merespon RAD ini
dengan menjamin implementasi dan mencapai target
4)
Peran serta masyarakat dalam hal ini LSM, Perguruan Tinggi dan
organisasi masyarakat yang lainnya sangat dibutuhkan untuk pemantauan dan
evaluasi pelaksanaan program-program percepatan pencapaian target MDGs
Provinsi Lampung.