Anda di halaman 1dari 2

Jumat, 19 Oktober 2012

Contoh Esai

Kesalahan yang umumnya dilakukan penulis pemula adalah cepat puas dengan esai yang
berhasil mereka selesaikan. Kesalahan ini diperparah dengan anggapan bahwa esainya
berkualitas baik, bahkan sangat baik. Anggapan semacam ini tentu tidak sepenuhnya salah.
Sebagai penulis, kita boleh bangga atau puas dengan apa yang telah kita hasilkan. Namun,
ada baiknya kita meminta orang lain membaca esai kita dan meminta pendapat mereka.
Hanya orang lainlah yang dapat menilai apakah tulisan kita berkualitas atau tidak. Karena itu,
berikut adalah sebuah contoh esai sederhana yang dimaksudkan untuk membantu kita
mengorganisasi gagasan kita dengan baik. Perhatikan bagaimana esai berjudul Pesona Bali
ini menyampaikan gagasan-gagasannya secara sistematis.
Pesona Bali
Siapa tak kenal Bali, pulau kecil di seberang ujung Timur Jawa ini? Pulau indah nan
menawan yang dijuluki pulau dewata ini bagai magnit yang menarik wisatawan, baik
domestik maupun mancanegara. Bahkan sebelum mengenal nama Indonesia, banyak
wisatawan asing lebih dulu mengenal nama Bali. Ada banyak hal yang dapat dinikmati ketika
mengunjungi Bali, mulai dari wisata pantai, gunung, budaya, dan lain sebagainya. Jutaan
wisatawan mengunjungi Bali setiap tahunnya karena keramahan masyarakatnya, keindahan
panoramanya, dan keunikan budayanya.
Pertama, Bali menjadi tujuan wisata dunia karena keramahan masyarakatnya. Sesaat
setelah wisatawan menginjakkan kaki di bumi seribu pura ini, senyum ramah penduduk Bali
akan menyambut mereka. Masyarakat Bali yang sangat taat menjalankan agama Hindhu dan
adat-istiadat mereka ini sangat terbuka dan menghargai para pendatang. Sistem pemerintahan
desa yang kuat dengan ribuan banjar di seluruh Bali juga memberi suasana damai dan tentram
bagi para wisatawan. Dengan masyarakat yang taat adat, Bali memberikan segala keramahan
bagi wisatawan.
Disamping keramahan masyarakatnya, wisatawan jatuh cinta dengan Bali karena
keindahan panoramanya. Wisatawan dapat memanjakan diri dengan berjemur di pantai
dengan sinar matahari yang hangat di sepanjang garis pantainya. Bagi mereka yang menyukai
olah raga pantai seperti surfing, snorkeling, dan diving, Bali adalah surganya. Ombak Pantai
Kuta yang bisa mencapai 2-3 meter memberikan tantangan tersendiri bagi para surfers. Tak
heran kalau Pantai Kuta sering digunakan sebagai ajang pertandingan surfing internasional.
Pantai lain, seperti Sanur, menawarkan keindahan batu koral dan air lautnya yang jernih.
Pantai Lovina di Bali Utara memberikan atraksi lumba-lumba bagi mereka yang menyukai
binatang laut. Selain pantai, wisatawan yang merindukan udara sejuk pegunungan, Bali tak
kalah menariknya. Kintamani, misalnya, memberikan kesejukan dan kesegaran alami.
Wisatawan dapat menikmati keanggunan Gunung Batur beserta Danau Batur yang terkenal

dan penuh misteri itu. Mereka pun bisa pergi ke Sangeh dengan legenda monyetnya atau ke
lereng Gunung Agung yang dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para dewa dengan
pura terbesar di Bali, Besakih. Pendek kata, dari pantai hingga gunung, panorama Bali tiada
duanya.
Yang paling mengesankan adalah keunikan budaya Bali yang sudah tersohor ke
seluruh dunia. Adat istiadat yang kuat dan tidak pudar dengan derasnya industri pariwisata
merupakan daya tarik tersendiri. Perayaan dan festival, baik yang bersifat keagamaan
maupun adat, selalu mewarnai kehidupan masyarakat Bali. Galungan, Kuningan, Nyepi,
Purnama, Ngaben, dan banyak lagi lainnya mampu menghipnotis para wisatawan. Beragam
tarian yang enerjik dan dinamis akan memberikan ingatan yang tak mudah lenyap di benak
wisatawan. Ini semua dibarengi dengan irama dan komposisi gamelan yang sesekali lembut,
terkadang menghentak, penuh mistik. Lihatlah tari Janger yang dinamis, Pendet yang
gemulai, atau Kecak yang magis. Para penarinya pun dihiasi dengan berbagai ornamen, baik
baju maupun pernak-pernik lainnya, dengan beragam warna-warni yang mengagumkan.
Disamping pesona festival dan tarian, hasil olah budaya penduduk Bali juga mengagumkan.
Beragam hasil kerajinan Bali terkenal karena keunikan dan keindahannya. Patung, ukiran,
lukisan, atau cindera mata lain dijual dengan harga terjangkau. Semua ini dapat dinikmati di
pulau kecil yang dapat dicapai selama dua jam penerbangan dari Jakarta.
Dengan pesona yang dimiliki Bali, tidaklah mengherankan bila Bali dikunjungi jutaan
wisatawan setiap tahunnya. Banyak diantara mereka, sepulang liburan di Bali, mendapatkan
pengalaman unik yang sering menjadi inspirasi dan semangat hidup. Jadi, kalau Anda
bingung menentukan kemana akan liburan tahun ini, mengapa tidak ke Bali? (527 kata)