Anda di halaman 1dari 3

KETENAGAAN ORGANISASI LABORATORIUM

Komponen kunci dari perencanaan SDM adalah penetuan tipe SDM yang diperlukan.
Perencanaan SDM bertujuan untuk mencocokkann SDM dengan kebutuhan
organisasi yang dinyatakan dalam bentuk aktifitas. Merencanakan kebutuhan SDM
berhubungan dengan hal-hal sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.
e.

Mendapatkan dan mempertahankan jumlah dan mutu karyawan


Mengidentifikasi tuntunan keterampilan dan cara memenuhinya
Menghadapi kelebihan atau kekurangan karyawan
Mengembangkan tatanan kerja yang fleksibel
Meningkatkan pemanfaatan karyawan

Cara yang digunakan untuk menghitung SDM di laboratorium yaitu dengan


menggunakan analisis beban kerja yaitu frekuensi rata-rata masing-masing jenis
pekerjaan dalam jangka waktu tertentu. Beban kerja juga dapat berarti berat
ringannya suatu pekerjaan yang dirasakan oleh karyawan yang dipengaruhi oleh
pembagian kerja (job distribution), ukuraan kemampuan kerja (standard rate of
performance) dan waktu yang tersedia.
Salah satu cara untuk menghitung kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban
kerja diformulasikaan oleh Peter J. Shipp (1988) dan dianjurkan oleh WHO.
Panduan penghitungan kebutuhan tenaga kerja ini telah disesuaikan dengan
kondisi Rumah Sakit di Indonesia.
Ada lima langkah dalam menghitung kebutuhan tenaga laboratorium
berdasarkan beban kerja yaitu:
1. Menetapkan unit kerja dan kategori tenaga
Unit kerja laboratorium adalah Administrasi, unit Hematologi, unit Kimia
Klinik, unit Mikrobiologi dan Serologi dan unit Imunologi
Tenaga : 1 orang Spesialis Patologi Klinik, 5 orang penanggung jawab unit, 18
orang pelaksana, 5 orang petugas administrasi dan 4 orang pekarya
2. Menetapkan waktu kerja yang tersedia bagi tenaga analis kesehatan selama
satu tahun.
Data yang dibutuhkan untuk menetapkan waktu kerja yang tersedia adalah:
- Hari kerja (A): pelayanan dilaksanakan selama 24 jam yang dibagi dalam
3 shift sehingga dalam seminggu terdapat 7 hari kerja.
- Cuti tahunan (B): Jumlah cuti tahunan adalah 12 hari dalam satu tahun
- Pendidikan dan pelatihan : Sesuai dengan ketentuan yang berlaku di
Rummah Sakit, Analis Kesehatan memiliki hak untuk mengikuti pendidikan
dan pelatihan selama 5 hari kerja per tahun
- Hari libur Nasional (D): Dalam waktu satu tahun terdapat 15 hari libur
nasional
- Ketidakhadiran kerja (E): Dengan adanya system Shift, sesuadah bertugas
pada Pagi sampai sore dan malam hari petugas laboraatorium
mendapatkan ekstra libur 1 hari.

Waktu kerja (F): pada umumnya waktu kerja selama sehari adalah 7 jam

Berdasarkan data-data tersebut didapatkan rumus sebagai berikut:


Waktu kerja tersedia: A-(B+C+D+E)xF
Tabel perhitungan jumlah waktu kerja yang tersedia dalam setahun:
Kode
A
B
C
D
E
F

Factor
Hari kerja
Cuti Tahunan
Pendidikan dan
Latihan
Hari Libur Nasional
Ketidakhadiran
kerja
Waktu kerja
Waktu kerja
Jam kerja
Waktu kerja

Waktu kerja
365
12
5

Keterangan
Hari per tahun
Hari per tahun
Hari per tahun

15
84

Hari per tahun


Hari pertahun

7
249
1992
119520

Jam per hari


Hari per tahun
Jam per tahun
Menit per tahun

Uraian penghitungannya adalah sebagai berikut:


Waktu kerja tersedia= 365-(12+5+15+84)
= 249 hari/tahun
= 1992 jam/tahun
= 119520 menit/tahun
3. Menyusun standar beban kerja.
Standar beban kerja adalah volume atau kuantitas beban kerja selama 1
tahun untuk setiap kategori tenaga (dalam hal ini adalah Analis Kesehatan).
Standar beban kerja untuk suatu kegiatan pokok disusun berdasarkan waktu
yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan (rata-rata waktu) dan waktu
yang tersedia pertahun. Data dan informasi yang dibutuhkan untuk
menyusun standar beban kerja untuk kategori tenaga adalah sebagai berikut:
- Kategori tenaga pada unit kerja yang telah ditetapkan seperti diatas
- Standar profesi, standar pelayanan dan standar prosedur operasional
tetap yang berlaku
- Rata-rata waktu yang dibutuhkan oleh kategori tenaga analis kesehatan
untuk menyelesaikan kegiatan pelayanan
- Data dan informasi kegiatan pelayanan di masing-masing unit pelayanan
teknis (hematologi, kimia klinik, mikrobiologi &serologi dan imunologi)
Beban kerja analis kesehatan meliputi:

Kegiatan pelayanan meliputi: Billing rawat inap, sampling, preparasi


sampel, memeriksa sampel, mencatat hasil pemeriksaan, kalibrasi alat,
memeriksa sampel kontrol, membuat reagen ,dll
- Rata-rata waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap kegiatan
pokok, misalnya rerata waktu untuk persiapan analisa 15 menit,
rerata waktu untuk memeriksa Hb adalah 2 menit, dsb.
- Standar beban kerja analis kesehatan tiap satu tahun dihitung dengan
rumus perhitungan sebagai berikut:
Standar beban kerja= Waktu tersedia per tahun:rerata waktu per kegiatan
pokok
4. Menyusun standar kelonggaran yang bertujuan untuk mengetahui faktor
kelonggaran kategori tenaga yang meliputi jenis kegiatan dan kebutuhan
waktu untuk mennyelesaikan suatu kegiatan yang tidak terkait langsung atau
tidak dipengaruhi oleh tinggi rendahnya kuantitas atau jumlah kegiatan
pokok/pelayanan.
Kegiatan-kegiatan yang tidak terkait langsung dengan pelayanan misalnya
rapat, istirahat, sholat, makan
Frekuensi kegiatan dalam satu hari, minggu, bulan: waktu yang diselesaikan
dalam menyelesaikan kegiatan.
Rumus untuk menghitung factor kelonggaran adalah:
Standar kelonggaran= rerata waktu factor kelonggaran:waktu kerja tersedia
per tahun
Tabel perhitungan standar kelonggaran Analis Kesehatan:
Factor kelonggaran
Rapat
Istirahat, sholat, makan
Jumlah

Rata-rata waktu
2 jam
30 menit per hari

Standar Kelonggaran
0.012
0.092
0.104

5. Menghitung kebutuhan tenaga per unit kerja yang bertujuan untuk


memperoleh jumlah dan kategori Analis Kesehatan per unit kerja sesuai
dengan beban kerja selama 1 tahun. Sumber data yang diperlukan untuk
penghitungan kebutuhan tenaga terdiri dari :
- Data yang diperoleh dari langkah-langkah sebelumnya, yaitu waktu kerja
yang tersedia, standar beban kerja, dan standar kelonggaran.
- Kuantitas kegiatan pokok selama kurun waktu satu tahun
Dari data tersebut maka kebutuhan tenaga Analis kesehatan di laboratorium
dapat diperoleh dengan rumus:
Kebutuhan tenaga= (Jumlah kegiatan pokok: standar beban kerja)+Standar
kelonggaran