Anda di halaman 1dari 25

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM :
KESUJU (KEFIR SUSU JAGUNG) DENGAN STARTER ALGA KRISTAL
SEBAGAI MINUMAN YANG KAYA AKAN GIZI DAN MANFAAT
BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHAAN
Diusulkan oleh:
Evi Normawati

120351410915/2012

Budi Darmawan

100533402571/2010

Diana Cahya Ningrum

120351410901/2012

Alif Nur Hasanah

120351402778/2012

Lailatul Mufarokhah

120321419984/2012

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


MALANG
2013

PENGESAHAN USULAN PKM-KEWIRAUSAHAAN


1. Jenis Kegiatan

: Kesuju (Kefir Susu Jagung) Dengan Starter Alga Kristal


Sebagai Minuman Yang Kaya Akan Gizi Dan Manfaat

2. Bidang Kegiatan

: PKM-K

3. Ketua Pelaksana

a. Nama lengkap

: Evi Normawati

b. NIM

: 120351410915

c. Jurusan (Program Studi)

: S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam

d. Universitas

: Universitas Negeri Malang

e. Alamat Rumah & No. Telp. : Dsn. Tengger, Ds. Watukenongo, Kec.
Pungging, Kab. Mojokerto/085745742321
f. Alamat email
4. Anggota Pelaksana Kegiatan

: vi_evi28@yahoo.com
: 5 orang

5. Dosen Pendamping
a. Nama

: Dra. Hj. Susilowati, M.S

b. NIDN

c. Alamat Rumah & No. Telp. : Jl. Sumbersari VI/19 Malang/08125200457


6. Biaya Total Kegiatan
a.

DIKTI

b.

Sumber lain

7. Jangka Waktu Pelaksanaan

: Rp. 8.000.000,00
:: 4 bulan

Malang, 30 September 2013


Menyetujui,
Ketua Program Studi Pendidikan IPA

Ketua Pelaksana Kegiatan

Dra. Sri Rahayu, M.Ed, Ph.D

Evi Normawati

NIP. 196605141991122001

NIM. 120351410915

Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan

Dosen Pendamping,

Universitas Negeri Malang


Drs.H. Sucipto, M.S

Dra. Susilowati, M.S

NIP. 196503251986011001

NIP. 195203031980032001

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL....................................................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN USUL................................................................ ii
DAFTAR ISI.................................................................................................... iii
DAFTAR TABEL............................................................................................ iv
RINGKASAN.................................................................................................. v
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1...............................................................................................................Latar
Belakang............................................................................................... 1
1.2...............................................................................................................Rum
usan Masalah........................................................................................ 2
1.3...............................................................................................................Luara
n Yang Diharapkan................................................................................ 2
1.4...............................................................................................................Manf
aat.......................................................................................................... 3
BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA................................... 4
BAB 3. METODE PELAKSANAAN
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................
8
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN................................................ 11
4.1...............................................................................................................
Angaran Biaya...................................................................................... 11
4.2...............................................................................................................
Jadwal Kegiatan.................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 13
LAMPIRAN.................................................................................................... 14

RINGKASAN
Penggunaan susu hewani dalam pembuatan kefir adalah hal yang
sudah biasa. Akan tetapi, ada beberapa orang yang alergi terhadap susu
hewani oleh karena itu digunakan susu nabati berupa susu jagung dalam
pembuatan kefir kali ini. Selain itu, susu jagung juga memiliki protein yang
lebih tinggi dari susu hewani sehingga masyarakat akan memperoleh
manfaat yang lebih banyak. Dalam pembuatan kesfir susu jagung ini
digunakan alga kristal sebagai starternya. Alga kristal yang digunakan akan
dikembangbiakkan sendiri sehingga meminimalisir biaya yang dibutuhkan.
Kefir Susu Jagung (Kesuju) ini nantinya akan dipasarkan dengan
harga Rp. 5000,00 per botol dengan ukuran botol 250 ml. Lamanya
pengembalian modal (BEP) kurang lebih selama 18 bulan. Kesuju ini akan
dipasarkan di lingkungan industri, sekolah, serta ditipkan di toko-toko.
Kegiatan produksi akan dilakukan selama 4 bulan.

DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Komposisi Susu Jagung.......................................................................

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Jagung

berperan

penting

dalam

perekonomian

nasional

dengan

berkembangnya industri pangan yang ditunjang oleh teknologi budi daya dan
varietas unggul (Richana, 2007). Jawa Timur merupakan provinsi penghasil
jagung terbanyak di Indonesia dengan jumlah yang selalu meningkat tiap tahun.
Pada tahun 2011 jumlah produksi mencapai 5443705 ton, sedangkan pada tahun
2012 jumlah produksi jagung mencapai 6295301 ton (Sumber : Badan Pusat
Statistika).
Saat ini pengolahan jagung yang ada di Jawa Timur khususnya di
Mojokerto masih belum maksimal. Masyarakat di Mojokerto mayoritas mengolah
jagung hanya menjadi makanan pengganti dari makanan pokok. Pengolahan
tersebut didasarkan atas karbohidrat yang terkandung dalam jagung padahal dalam
jagung juga terkandung protein. Protein yang terkandung dalam jagung lebih
tinggi daripada protein yang terkanding dalam susu.
Kefir merupakan produk hasil fermentasi susu, tetapi mikroba yang
digunakan berbeda dengan yoghurt. Cara pembuatannya adalah dengan fermentasi
susu segar dari sapi, kambing atau domba dengan kultur kefir (kefir grain) yang
terdiri dari bakteri asam laktat dan khamir (Saleh,2004).
Penggunaan susu hewani dalam pembuatan kefir adalah hal yang sudah
biasa. Akan tetapi, ada beberapa orang yang alergi terhadap susu hewani oleh
karena itu digunakan susu nabati berupa susu jagung dalam pembuatan kefir kali
ini. Selain itu, susu jagung juga memiliki protein yang lebih tinggi dari susu
hewani sehingga masyarakat akan memperoleh manfaat yang lebih banyak.
Adapun komposisi susu jagung menurut Dwi Setyaningsih (Manajer Mutu
Pengujian Laboratorium Teknologi Industri Pertanian IPB : 2007) menyatakan
bahwa komposisi susu jagung sebagai berikut :
Tabel 1.1 Komposisi Susu Jagung
Komposisi
Air
Besi
Protein
Lemak
Karbohidrat

Satuan
%
Mg
G
G
G

Jumlah
72,20
0,70
1,92
1,00
22,80

Fosfor
Mg
111,00
Kalsium
Mg
3,00
Vitamin C
Mg
12,00
Vitamin A
SI
400,00
Niacin
Mg
1,70
Riboflavin
Mg
0,12
Thiamin
Mg
0,2
Sumber : Mutu Pengujian Laboratorium Teknologi Industri Pertanian IPB: 2007
Karbohidrat adalah komponen paling banyak yang terdapat dalam susu
jagung. Karbohidrat tersebut akan menambah energi dalam tubuh manusia
sehingga kefir susu jagung dapat dijadikan sebagai minuman pengganti sarapan
yang banyak mengandung gizi.
Masyarakat Mojokerto adalah masyarakat konsumtif tetapi lalai terhadap
pola makan. Baik anak sekolah maupun karyawan pabrik mayoritas tidak sempat
untuk sarapan. Maka dari itu, penjualan kefir susu jagung sebagai alternatif
sarapan bagi masyarakat Mojokerto akan berlangsung dengan baik.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah pada
penulisan PKM ini adalah sebagai berikut.
1. Bagaimanakah cara membuat kefir susu jagung (KESUJU) dengan starter
alga kristal?
2. Bagaimanakah pengelolaan biaya produksi kefir susu jagung (KESUJU)
dengan starter alga kristal?
3. Bagaimanakah cara pemasaran kefir susu jagung (KESUJU) dengan starter
alga kristal?
1.3 Luaran Yang Diharapkan
Luaran pada program ini adalah kefir susu jagung (KESUJU) dengan
starter alga kristal yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas
jagung secara maksimal dan mampu memberikan manfaat tidak
hanya dari segi kesehatan tetapi juga bernilai jual tinggi.
1.4 Kegunaan Program

2. Perguruan Tinggi
Pembuatan kefir susu jagung (KESUJU)

dengan starter alga kristal

diharapkan dapat memberikan inovasi temuan-temuan produk baru.


3. Pemerintah
Pembuatan kefir susu jagung (KESUJU) dengan starter alga kristal
diharapkan dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi pemerintah.
4. Masyarakat.
Pembuatan kefir susu jagung (KESUJU) dengan starter alga kristal
diharapkan

dapat

memberikan

banyak

manfaat

dari

gizi

yang

dikandungnya.
Pembuatan kefir susu jagung (KESUJU) dengan starter alga kristal
diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih kreatif dalam hal
kewirausahaan.

BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA


Jagung merupakan bahan pangan yang harganya relatif stabil. Jagung
paling banyak terdapat di Jawa Timur. Di Kabupaten Mojokerto khususnya di
Kecamatan Pacet banyak sekali petani jagung. Maka bahan baku untuk membuat
kefir susu jagung dapat dengan mudah didapatkan. Kefir yang ada sampai saat ini
adalah kefir yang berbahan baku susu hewani dan susu nabati yang berupa susu
kedelai. Pemanfaatan susu jagung sebagai bahan baku pembuatan kefir masih
belum ada. Kesuju masih asing bagi masyarakat Mojokerto. Oleh karena itu
pembuatan sekaligus penjualan Kesuju di Mojokerto akan berlangsung dengan
baik mengingat kondisi masyarakat Mojokerto yang konsumtif.
Kesuju ini nantinya akan dikemas dalam botol kemasan sehingga tidak
mudah tumpah. Kesuju ini baik dikonsumsi oleh segala kalangan masyarakat.
Kesuju ini berasa sedikit asam namun tidak sekental yoghurt. Walaupun rasanya
yang sedikit asam namun Kesuju tidak menimbulkan efek samping jika
dikonsumsi baik oleh balita maupun orang dewasa.
Kesuju memiliki banyak manfaat bagi kesehatan baik
ditinjau dari manfaat kefir maupun jagung itu sendiri. Kefir dapat
berperan sebagai probiotik yakni menekan pertumbuhan bakteri
jahat dalam sistem pencernaan sehingga masalah pencernaan
dapat diatasi dan juga dapat menurunkan kolesterol. Sedangkan
jagung merupakan makanan berkarbohidrat yang kaya akan
nutrisi

dan

serat.

Jagung

mengandung

serat

sehingga

bermanfaat besar bagi sistem pencernaan. Selain itu, jagung bisa


mencegah sembelit, wasir, dan menurunkan risiko kanker usus
besar.
Banyaknya karbohidrat dalam Kesuju juga mampu menggantikan sarapan
di pagi hari. Kesuju ini bisa diminum di pagi hari setelah bangun tidur dan ketika
akan tidur. Akan tetapi Kesuju tidak diperkenankan untuk dikonsumsi pada saat
pengobatan menggunakan antibiotika.

Kesuju ini tidak menggunakan bahan

pengawet akan tetapi mampu bertahan hingga 2 minggu dengan penempatannya


di dalam lemari es bagian penyimpanan daging yang bersuhu 0-5oC.

Kelemahan dari Kesuju ini adalah rasanya yang agak asam sehingga ada
beberapa masyarakat yang mungkin tidak suka. Akan tetapi kelemahan ini dapat
tertutupi dengan manfaat serta kandungan Kesuju yang juga berfungsi sebagai
detoksifikasi. Selain manfaat yang diperoleh, harga dari Kesuju ini cukup
terjangkau untuk semua kalangan masyarakat.
Target pengembangan usaha agar pembuatan serta penjualan Kesuju ini
tetap berkelanjutan adalah dengan cara mempromosikan Kesuju serta manfaatnya
baik secara langsung ke konsumen maupun melalui jejaring sosial. Pemasaran
dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kesuju ini akan
didistribusikan ke kantin-kantin sekolah serta industri. Pemasaran juga dapat
dilakukan melalui kerjasama dengan toko-toko sehingga pendistribusian akan
lebih maksimal serta masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan produk
Kesuju ini. Pemasaran Kesuju juga dapat dilakukan di tempattempat yang ramai seperti terminal bus, jalan-jalan besar dan
pasar.
Analisis Ekonomi
Di bawah ini adalah rancangan produksi yang akan dilakukan selama
proses produksi nanti dan hal-hal yang diperlukan antara lain :

No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Rincian biaya
Jenis biaya
Peralatan produksi
Bahan baku
Biaya Pengemasan
Biaya Komunikasi
Biaya Transportasi
Biaya Pemasaran, Administrasi dan ATK
Biaya Tak Terduga
Jumlah

Total (Rp)
1.340.000,00
2.308.000,00
2.400.000,00
500.000,00
500.000,00
800.000,00
153.000,00
8.000.000,00

Perkiraan Perhitungan Laba


Biaya penyusutan :
Diasumsikan peralatan memilki umur ekonomis selama 10 tahun
dengan menggunakan metode garis lurus dan diperkirakan nilai residu
peralatan atau nilai sisanya adalah Rp 0,00.
Maka penyusutan biaya per tahun = Peralatan nilai residu

Umur ekonomis
= Rp 1.340.000,00
10
= Rp 134.000,00 per tahun
Penyusutan selama 1 bulan

= Rp 134.000,00 x ( 1/ 12)
= Rp 11.167,00

1. Biaya variabel untuk 20 liter/8xproduksi (80 botol) Kesuju


a. Biaya Habis Pakai Bahan Baku
Rp 128.833,00
b. Biaya Transportasi
Rp
16.700,00
c. Biaya Pengemasan
Rp
80.000,00
d. Biaya Pemasaran
Rp
23.300,00
e. Biaya komunikasi
Rp
16.700.00
f. Biaya Tak Terduga
Rp
3.300,00 +
Jumlah biaya variabel

Rp

Biaya tetap untukbiaya penyusutan peralatan

Rp

268.833,00
11.167,00 +

Produksi bulan keI


II
III
IV
Jumlah kemasan
250
350
350
250
Modal kerja untuk 4 bulan 1.200 x Rp 3.500,00 = Rp 4.200.000,00
Penjualan(botol)
200
350
400
250
Penjualan untuk 4 bulan produksi 1.200 x Rp 5.000 = Rp 6.000.000,00
Laba untuk 4 bulan produksi = Rp 1.800.000,00
Biaya total

Rp

280.000,00

2. Biaya Rata- rata Per Unit


Biaya rata- rata per unit ( AC) = Biaya Variabel + Biaya Tetap
Volum
= Biaya Total ( Total Cost)
Volum
= Rp 280.000,00
20 (liter)
= Rp 14.000/liter
Harga per botol

= Rp 3.500/botol

Harga jual

= Rp 5.000/botol

3. Perkiraan Penjualan
4. Proyeksi Cash Flow/ Arus Kas (dalam pecahan ribuan)
Produksi bulan ke-

II

III

IV

Modal Awal
Pemakaian Modal Awal (peralatan)
Penjualan
Biaya Bahan Baku
Biaya Pemasaran
Biaya Pengemasan
Laba Bersih
Saldo

8.000
1.340
1000
322
133
400
145
6805

6805
1750
564
233
700
253
7058

7058
2000
644
266
800
290
7348

5. Tingkat Pengembalian (BEP)


Total modal

= Rp 8.000.000

Harga kemasan

= Rp 5.000

Pendapatan per 1bulan produksi (300 x Rp 5.000)

= Rp 1.500.000,00

Rata- rata biaya per 1bulan produksi

= Rp 1.050.000,00 -

Keuntungan per 1bulan produksi

= Rp 450.000,00

BEP

Total Modal Awal


Keuntungan per 1bulan produksi

8.000.000
450.000

= 18 bulan
Keterangan:
Dengan modal awal sebesar Rp 8.000.000,00, dengan pendapatan rata-rata per
bulan Rp 1.500.000,00 dan biaya rata- rata per bulan sebesar Rp 1.050.000,00,
maka tingkat pengembaliannya ( BEP) dalam waktu kurang lebih 18 bulan.

7348
1250
403
166
500
181
7581

BAB 3. METODE PELAKSANAAN PROGRAM


Metode pelaksanaan program kreativitas ini melalui beberapa prosedur
yang dijabarkan sebagai berikut:
1. Konsultasi dengan pembimbing mengenai proposal program kreativitas
mahasiswa kewirausahaan
2. Melakukan observasi lapangan dan bahan baku produk. Pada kegiatan ini
akan dilakukan peninjauan ulang mengenai pemasaran Kesuju serta
ketersediaan bahan baku produk.
3. Mengurus perijinan serta desain produk. Pada kegiatan ini juga dilakukan
pengembangbiakkan alga kristal serta membuat desain lebelling.
4. Mempersiapkan alat dan bahan. Pada kegiatan ini dilakukan persiapan
mengenai alat dan bahan baku agar pelaksanaan produksi berjalan dengan
baik
5. Melakukan kegiatan produksi, dengan rincian membuat susu jagung serta
Kesuju yang dilakukan secara berkelanjutan. Pada kegiatan ini, Kesuju
langsung di distribusikan setiap hari.
6. Melakukan evaluasi program dilakukan secara mingguan bersamaan agar
bisa mengontrol kegiatan pemasaran. Dengan begitu kegiatan produksi
dan pemasaran bisa menjadi lebih baik lagi tiap minggunya.
7. Evaluasi program, membuat dan menyusun rencana tindak lanjut
8. Membuat laporan dan menyusun rencana kedepan
Berikut adalah gambar bagan proses pengembangbiakkan alga kristal:
Alga
Kristal

Dimasukkan
dalam toples
kaca

Diberi air+gula
pasir+kismis

Dimasukkan
dalam
lemari es

Keterangan bagan:
1. Memasukkan tiga sendok teh alga kristal ke dalam toples kaca
2. Menambahkan satu liter air minum yang tidak mengandung sulfur ke dalam
toples kaca

3. Memasukkan dua sendok teh gula pasir ke dalam toples kaca serta tujuh
buah kismis kering yang telah dicuci bersih
4. Memasukkan toples ke dalam lemari es dan mendiamkannya semalam
5. Mengganti air serta menambahkan dua sendok gula pasir lagi setiap hari.
6. Mengganti kismis setiap seminggu sekali
Metode perkembangbiakkan alga kristal ini dapat memperbanyak alga
kristal terus menerus sehingga meminimalisir biaya untuk membeli bibit alga
kristal. Selain mengembangbiakkan alga kristal, penulis juga membuat susu
jagung sendiri terlebih dahulu sebelum membuat Kesuju. Berikut bagan
pembuatan susu jagung :

Jagung pipilan

Ditambahkan
gula
secukupnya

Dicuci dan
dibersihkan

Disaring dengan
kertas saring
rangkap

Dipanaskan selama 20
menit dengan suhu 80oC
sambil diaduk
Keterangan Bagan:

Direbus hingga
suhunya 90oC

Diblender sambil
ditambahkan air
sedikit demi sedikit

Ditambahkan
susu skim

1. Mencuci dan membersihkan jagung pipilan dari kotoran dan biji yang
mengapung.
2. Memanaskan air hingga suhunya 90oC. Jumlah air yang dipanaskan
sebanyak 6 kali berat jagung pipilan basah yang agar jagung terendam
seluruhnya dalam air. Mempertahankan suhu selama proses berlangsung.
3. Menggiling jagung dengan blender. Selama proses penggilingan,
tambahkan air sedikit demi sedikit sampai menjadi jus jagung.
4. Menyaring jus dengan kain saring rangkap dua. Hasil yang diperoleh
berupa susu jagung tawar.
5. Menambahkan gula secukupnya kedalam susu jagung tawar lalu
memanaskannya selama 20 menit dengan suhu 80oC sambil diaduk.
6. Menambahkan 1sdm susu skim kedalam susu jagung.

Setelah tersedianya alga kristal yang banyak serta susu jagung yang siap
diolah menjadi yoghurt. Maka proses selanjutnya adalah pembuatan yoghurt susu
jagung menggunakan starter alga kristal. Bagan pembuatannya adalah sebagai
berikut :
Susu jagung
bersuhu 23oC

Keterangan bagan:

Ditambahkan
alga kristal

Didinginkan
selama 2-3jam
pada suhu 5oC

Di inkubasi pada
suhu 23oC selama
20 jam

Di saring untuk
memisahkan alga
dengan kefir

1. Susu jagung yang telah dipanaskan dalam suhu 80 oC diturunkan suhunya


menjadi 23oC.
2. Menambahkan alga kristal secukupnya ke dalam susu jagung.
3. Menginkubasi susu jagung yang telah diberi alga kristal pada suhu 23 oC
selama 20 jam
4. Menyaring kefir susu jagung yang telah jadi agar terpisah dari alga kristal.
Alga kristal yang tersaring dapat digunakan kembali.
5. Kefir yang sudah jadi didinginkan selama 2-3jam pada suhu 5 oC untuk
memperpanjang umur simpan.

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1.

Anggaran Biaya

Di bawah ini adalah rancangan produksi yang akan dilakukan selama


proses produksi nanti dan hal-hal yang diperlukan antara lain :

Rincian biaya

No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Jenis biaya

Total (Rp)
1.340.000,00
2.308.000,00
2.400.000,00
500.000,00
500.000,00
800.000,00
153.000,00
8.000.000,00

Peralatan produksi
Bahan baku
Biaya Pengemasan
Biaya Komunikasi
Biaya Transportasi
Biaya Pemasaran, Administrasi dan ATK
Biaya Tak Terduga
Jumlah

4.2.

Jadwal Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu 4 bulan dengan rincian sebagai berikut :
N

Kegiatan

o
1

Konsultasi
Pembimbing

Observasi
Lapangan
dan Bahan

Baku Produk
Mengurus
Perijinan
serta Desain

Produk
Persiapan
Alat dan
Bahan

Bulan Ke
I
1 2 3 4

II
1 2

III
1 2

IV
1 2

Pelaksanaan
Produksi

Evaluasi
Mingguan

Evaluasi
akhir
program

Laporan

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2009. Aneka Olahan Jagung. Jakarta : Badan penelitian dan
pengembangan pertanian departemen pertanian.
Santoso, Hieronymus Budi. 1994. Susu & Yoghurt Kedelai. Kanisius. Yogyakarta

LAMPIRAN-LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
KETUA KELOMPOK
Nama

: Evi Normawati

Tempat, tanggal lahir

: Mojokerto, 28 September 1994

Fakultas/ Program Studi

: MIPA/S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam

Nomor telepon/HP

: 085745742321
Malang, 25 September 2013

Evi Normawati
NIM. 120351410915
ANGGOTA KELOMPOK
Nama

: Budi Darmawan

Tempat, tanggal lahir

: Mojokerto, 14 Juni 1992

Fakultas/ Program Studi

: Teknik/S1 Pendidikan Teknik Informatika

Nomor telepon/HP

: 085646848219
Malang, 25 September 2013

Budi Darmawan
NIM. 100533402571

Nama

: Diana Cahya Ningrum

Tempat, tanggal lahir

: Mojokerto, 09 Desember 1993

Fakultas/ Program Studi

: MIPA/S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam

Nomor telepon/HP

: 085736108148
Malang, 25 September 2013

Diana Cahya Ningrum


NIM. 120351410901
Nama

: Alif Nur Hasanah

Tempat, tanggal lahir

: Mojokerto, 15 Mei 1993

Fakultas/ Program Studi

: MIPA/S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam

Nomor telepon/HP

: 085749084259
Malang, 25 September 2013

Alif Nur Hasanah


NIM. 120351402778
Nama

: Lailatul Mufarokhah

Tempat, tanggal lahir

: Mojokerto, 30 Oktober 1994

Fakultas/ Program Studi

: MIPA/S1 Pendidikan Fisika

Nomor telepon/HP

: 085655343174
Malang, 25 September 2013

Lailatul Mufarokhah
NIM. 120321419984

DOSEN PEMBIMBING

LAMPIRAN 2
ANALISIS PERKIRAAN BIAYA
1.

Biaya Peralatan Produksi


Kompor 1 buah @ Rp 350.000,00
Gas LPG 1 buah x @ Rp 150.000,00
Isi ulang gas LPG 6 x @ Rp 13.500,00
Blender 1 buah x @ Rp 400.000,00
Ember plastik 2 buah x @ Rp 25.000,00
Panci aluminium 2 buah x @ Rp 50.000,00
Pisau 3 buah x @ Rp 10.000,00
Timbangan 1 buah x @ Rp 70.000,00
Pengaduk 3 buah x @ Rp 8.000,00
Serbet 2 buah x @ Rp 7.500,00
Kain kasa 2 buah x @ Rp 10.000,00
Termometer 2 x @ Rp 10.000,00
Telenan 2 x @ Rp 15.000,00
Total

2.

Biaya Bahan Baku Produksi


Jagung muda 60 Kg x @ Rp 10.000,00
Gula pasir 30 Kg x @ Rp 10.000,00
Alga Kristal 240gr
x @ Rp 500.000,00
Kismis 1 Kg x @ Rp 65.000,00
Susu skim 8 Kg x @ Rp 30.000,00
Essence jagung 5 Kg x @ Rp 25.000,00
Garam 2 Kg x @ Rp 5.000,00
Air galon 2 buah x @ Rp 50.000,00
Isi ulang air galon 16 kali x @ Rp. 13.000

350.000,00
150.000,00
81.000,00
400.000,00
50.000,00
100.000,00
30.000,00
70.000,00
24.000,00
15.000,00
20.000,00
20.000,00
30.000,00 +

Rp 1.340.000,00

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

600.000,00
300.000,00
500.000,00
65.000,00
450.000,00
75.000,00
10.000,00
100.000,00
208.000,00 +

Total

Rp 2.308.000,00

Total

Rp 1.200.000,00
Rp 1.200.000,00 +
Rp 2.400.000,00

3. Biaya Pengemasan
Botol 12.000 buah x @Rp 100,00
Labeling 12.000 buah x @Rp 100,00
4.
5.
6.
7.

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Biaya Komunikasi
Biaya Transportasi
Biaya Pemasaran, Administrasi dan ATK
Biaya Tak Terduga

Rp
Rp
Rp
Rp

500.000,00
500.000,00
800.000,00
62.000,00

Rekapitulasi Biaya
1. Biaya Peralatan Penunjang

Rp

1.439.000,00

2. Biaya Bahan Baku

Rp

2.308.000,00

3. Biaya Pengemasan Produk

Rp

2.400.000,00

4. Biaya Komunikasi

Rp

500.000,00

5. Biaya Transportasi

Rp

500.000,00

6. Biaya Pemasaran, Administrasi dan ATK

Rp

700.000,00

7.

Rp

153.000,00+

Biaya Tak Terduga


Total

Rp

8.000.000,00