Anda di halaman 1dari 33

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PENERAPAN POMBIEFAR (PLANT VS ZOMBIE FARMING)


MODIFIED SEBAGAI UPAYA PENGHEMATAN LAHAN PERTANIAN
DAN PERIKANAN DI PACET-MOJOKERTO
BIDANG KEGIATAN:
PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Diusulkan oleh:
Firda Awalia Putri

120351410894/2012

Evi Normawati

120351410915/2012

Diana Cahya Ningrum

120351410901/2012

Lailatul Mufarokhah

120321419984/2012

Vindyastika Inke Rohana

130351615587/2013

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


MALANG
2014

PENGESAHAN PKM-PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


1. Judul Kegiatan

: Penerapan POMBIEFAR (Plant Vs Zombie

Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan Lahan Pertanian dan


2.
3.

4.
5.

6.
7.

Perikanan di Pacet-Mojokerto
Bidang Kegiatan
: PKM-M
Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap
: Firda Awalia Putri
b. NIM
: 120351410894
c. Jurusan (Program Studi) : S1 Pendidikan IPA
d. Universitas
: Universitas Negeri Malang
e. Alamat Rumah & No.Tel : Jl. Hayam Wuruk I Kav.A5, Gondanglegi,
Malang/ 085755050340
f. Alamat email
: firdaawalia@gmail.com
Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 orang
Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap & Gelar : Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.S
b. NIDN
: 0008096304
c. Alamat Rumah & No.Tel :Jl.Manggar No.17Z, Malang/085655575135
Biaya Kegiatan Total
:
a. Biaya Dikti
: Rp. 7.789.500,00
b. Sumber lain
:Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan
Malang, 20 September 2014
Menyetujui,
Ketua Program Studi
Ketua Pelaksana Kegiatan
(Dra. Sri Rahayu M. Ed, P.hD)
NIP. 196605141991122001
Wakil Rektor III
(Drs. H. Sucipto, M.S)
NIP.196503251986011001

(Firda Awalia Putri)


NIM. 120351410894
Dosen Pendamping,

(Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.S)


NIP. 196309081987012001

DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL................................................................................... i
HALAMAN PENGESAHAN........................................................................ ii
DAFTAR ISI.................................................................................................... iii
DAFTAR GAMBAR....................................................................................... iv
RINGKASAN.................................................................................................. v
BAB 1. PENDAHULUAN
Latar Belakang............................................................................................. 1
Perumusan Masalah..................................................................................... 2
Luaran yang Diharapkan.............................................................................. 2
Manfaat........................................................................................................ 2
BAB 2. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN...................... 2
BAB 3. METODE PELAKSANAAN ........................................................... 4
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran Biaya...................................................................................... 10
4.2 Jadwal kegiatan...................................................................................... 10
LAMPIRAN.................................................................................................... 11

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Desain Pombiefar Modified...............................................................

RINGKASAN
Masyarakat Desa Pacet adalah Masyarakat yang terkenal akan
profesinya sebagai petani. Dalam pertanian masyarakat sering kali
menggunakan pestisida kimia untuk pemberantasan hama. Penggunaan
pestisida kimia ini tentu berdampak pada kondisi petani serta lingkungan.
Pembelian pestisida kimia pun menguras banyak biaya, yakni sekitar 40 %.
Sedangkan hasil tani menggunakan pestisida juga tentu membahayakan
kesehatan tubuh.
Pombiefar

Modified

adalah

sistem

pertanian

dengan

cara

menggunakan lahan pertanian yang juga berfungsi sebagai lahan perikanan.


Pombiefar Modified juga menggunakan tanaman pagar yang mengandung
bau menyengat dan sangat tidak disukai hama sehingga hama tidak akan
menyerang pertanian. Tanaman pagar tersebut antara lain bunga matahari
dan kenikir yang berfungsi menarik predator yang dapat memangsa hama,
dan tanaman tembelekan serta paitan yang berfungsi mengusir hama.
Apabila hama masih dapat masuk maka akan digunakan pestisida nabati
yang jauh lebih efisien daripada pestisida kimia. Pada lahan pertanian yang
juga difungsikan sebagai lahan perikanan ditanami bawang merah dan cabai
merah karena karakteristik tumbuh dari tanaman tersebut sangat sesuai
dengan kondisi wilayah Desa Pacet.
Penanaman cabai merah yang selama ini dilakukan masyarakat
adalah dengan membentuk bedengan. Sela antar bedengan tidak
dimanfaatkan

dengan

baik

oleh

masyarakat.

Pombiefar

Modified

memanfaatkan sela antar bedengan sebagai area perikanan. Ikan yang


dipelihara adalah ikan nila yang dapat berkembang meski dalam kondisi
perairan berlumpur. Ikan tersebut juga berfungsi sebagai indikator
lingkungan pertanian tersebut.

BAB 1. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Berdasarkan angka sementara hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian
2013, jumlah usaha pertanian di Kabupaten Mojokerto sebanyak 93.822 dikelola
oleh rumah tangga, sebanyak 19 dikelola oleh perusahaan pertanian berbadan
hukum dan sebanyak 181 dikelola oleh selain rumah tangga dan perusahaan
berbadan hukum. Pacet masuk dalam urutan tiga teratas dari seluruh kecamatan di
Mojokerto yang mempunyai jumlah rumah tangga usaha pertanian yakni
sebanyak 8.646 rumah tangga.
Desa Pacet memiliki areal pertanian yang luas. Pada Desa Pacet terdapat
banyak tanaman yang dapat tumbuh disana seperti padi, bawang merah, bawang
putih, ubi-ubian, cabai, jagung, dan masih banyak lagi. Bawang merah menjadi
komoditas unggulan Desa Pacet. Berdasarkan hasil analisa LQ (Location
Quotient), komoditas unggulan bawang merah dimiliki oleh Desa Pacet yakni
dengan hasil LQ sebesar 1,47 (Nirmala, 2013).
Cabai merah merupakan tanaman yang juga dapat tumbuh di Desa Pacet.
Cabai merupakan tanaman bumbu dapur yang mudah sekali terserang hama.
Kebanyakan petani di Indonesia menghabiskan biaya bertanam cabai sampai 40 %
untuk pengendalian hama dan penyakit. Umumnya, cara yang mereka terapkan
adalah dengan mencampur beberapa insektisida seperti pestisida, fungisida,
bakterisida, secara bersamaan dan berulang-ulang dalam waktu yang lama karena
mereka tidak mengetahui penyakit atau hama yang menyerang tanaman mereka
(Wiryanta,2002:54). Pengendalian hama yang seperti ini tentu akan membuat para
petani menjadi lebih banyak mengeluarkan biaya. Hama-hama ini sebenarnya
dapat diatasi dengan penanaman tanaman pagar yang dapat mengatasi hama
tersebut.
Cabai adalah salah satu jenis tanaman yang memerlukan tata lahan seperti
gundukan dalam penanamannya. Diantara sela gundukan tersebut tidak
dimanfaatkan oleh petani sehingga di lahan penanaman cabai ini, sela tersebut
seolah-olah tidak berguna. Adanya sela ini dapat dimanfaatkan seperti dijadikan
kolam ikan yang dapat hidup di daerah berlumpur. Berdasarkan artikel yang

dimuat dalam majalah Trubus Edisi Juli 2014XLV ikan menjadi indikator
lingkungan sehat. Bila ikan tumbuh sehat, berarti tanaman pun bisa tumbuh
dengan baik.
Penggunaan tanaman pagar dapat mengatasi hama selain itu adanya
peluang penggunaan sela bercocok tanam cabai sebagai kolam ikan dapat
mengatasi permasalahan di Desa Pacet yang berkontribusi besar dalam pertanian
sekaligus penambahan manfaat dengan budidaya ikan tanpa menghabiskan lahan.
Perumusan Masalah
1. Bagaimana dampak dari penggunaan pestisida yang selama ini digunakan
oleh petani Desa Pacet?
2. Bagaimana sistem Pombiefar Modified dapat menanggulangi serangan
hama?
3. Bagaimana sistem Pombiefar Modified dapat mendukung penghematan
lahan pertanian dan perikanan?
Manfaat Kegiatan
1. Mengetahui dampak penggunaan pestisida terhadap manusia dalam hal ini
petani dan lingkungan.
2. Dapat menanggulangi hama dengan sistem Pombiefar Modified tanpa
penggunaan pestisida yang merugikan.
3. Dapat menghemat lahan perikanan

serta

menambah

pendapatan

masyarakat dari peternakan ikan.


Luaran yang Diharapkan
Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan
informasi sekaligus desain lahan pertanian (Pombiefar Modified) yang dapat
menangulangi serangan hama serta untuk menghemat lahan perikanan di Desa
Pacet Kabupaten Mojokerto.
2. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN
Pacet adalah wilayah di Mojokerto yang terletak pada ketinggian rata-rata
470 meter dpl. Bercocok tanam adalah profesi yang paling banyak digeluti
masyarakat di Pacet, Mojokerto karena letak geografis wilayah Pacet sangat
mendukung perkembangan masyarakat dalam sektor pertanian. Berdasarkan data
dari Kecamatan Pacet dalam Angka 2012, diketahui penduduk kecamatan pacet
secara mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan masih terdapat 29% dari

jumlah keseluruhan rumah tangga tergolong kedalam keluarga pra sejahtera atau
belum sejahtera (sangat miskin).
Pengelolaan lahan pertanian di Pacet sangat diprioritaskan mengingat
Pacet adalah wilayah yang sangat subur dan kebutuhan hidup banyak disuplai dari
hasil pertanian Pacet. Akan tetapi pengelolaan lahan pertanian di Pacet masih
belum maksimal serta penggunaan pestisida oleh para petani di Pacet tentu akan
menimbulkan banyak permasalahan. Pestisida dalam sistem pertanian cukup
berperan dalam peningkatan hasil tanam, namun penggunaan pestisida akan
mengorek biaya yang tinggi serta akan menimbulkan dampak negatif terhadap
lingkungan.
Pada tahun 1973 diketahui bahwa DDT (salah satu jenis
pestisida

yang

digunakan

petani)

ternyata

sangat

membahayakan bagi kehidupan maupun lingkungan, karena


meninggalkan residu yang terlalu lama dan dapat terakumulasi
dalam jaringan melalui rantai makanan. DDT sangat stabil baik di
air, di tanah, dalam jaringan tanaman dan hewan (Yuantari,
2009). Dalam penerapan di bidang pertanian, ternyata tidak semua pestisida
mengenai sasaran. Kurang lebih hanya 20 persen pestisida mengenai sasaran
sedangkan 80 persen lainnya jatuh ke tanah. Akumulasi residu pestisida tersebut
mengakibatkan pencemaran lahan pertanian. Apabila masuk ke dalam rantai
makanan, sifat beracun bahan pestisida dapat menimbulkan berbagai penyakit
seperti kanker, mutasi, bayi lahir cacat, CAIDS (Chemically Acquired Deficiency
Syndrom) dan sebagainya (Said dalam Sofia, 2001).
Dalam perekonomiannya, selain ditunjang dari hasil pertaniannya
masyarakat Pacet juga mendapatkan pendapatan melalui peluang berdagang di
sekitar area wisata karena di Pacet banyak sekali bahkan menjadi pusat wisata di
Kabupaten Mojokerto. Akan tetapi penunjang pendapatan masyarakat di Pacet
dari sektor perikanan belum maksimal. Hal ini sebenarnya bisa dimaksimalkan
mengingat Pacet adalah Desa yang sangat dekat dengan sumber mata air.
Pengelolaan perikanan di Pacet hanya didukung dari adanya sebagian usaha
penduduk dalam membangun kolam pancing. Pembangunan kolam pancing ini
tentu juga membutuhkan biaya serta lahan yang luas.

BAB 3. METODE PELAKSANAAN


Dalam pencapaian tujuan dari kegiatan ini maka perlu dilakukan tahapan
kegiatan yang baik, antara lain:
1. Observasi
Observasi dilakukan agar lebih memahami potensi wilayah yang ada serta
permasalahan yang terjadi sehingga dapat menghambat perkembangan potensi
wilayah tersebut. Wilayah yang dimaksudkan disini adalah Dsa Pacet Kabupaten
Mojokerto.
2. Studi literatur
Studi literatur dilakukan untuk memahami konsep yang berhubungan
dengan permasalahan yang terjadi di Pacet. Konsep yang dimaksud disini seperti
cara penanggulangan hama melalui teknik pertanian tanpa menggunakan
insektisida yang membahayakan bagi manusia dan lingkungan, pemanfaatan
pupuk kandang dalam menunjang pertumbuhan tanaman, dan pemanfaatan sela
penanaman dengan dijadikannya kolam sekaligus memanfaatkan ikan sebagai
indikator lingkungan pertanian.
2.1 Tanaman Tembelekan
Tanaman Tembelekan ( Latanacamara) Menurut Tjitrosoepomo (1988),
tanaman Tembelekan (Lantanacamara) adalah golongan tanaman tahunan dan
klasifikasi lengkapnya adalah Divisio Spermatophyta, Subdivisio Angiospermae,
Klas Dicotyledoneae, Ordo Lamiales, Famili Verbeneceae, Genus Lantana dan
Species Lantanacamara. Tembelekan merupakan gulma beracun dan berbau
sangat menyengat. Bau menyengat disebabkan oleh karena adanya kandungan
senyawa Phenol dalam tanaman tersebut. Sifat meracun tembelekan disebabkan
adanya bahan aktif berupa senyawa TriperpenoidLantadene A (Steenis, C.GG. J
Van.1987). Bau menyengat dan sifat beracun tumbuhan ini dapat dimanfaatkan
sebagai bahan penolak serangga.
2.2 Tanaman Paitan
Tanaman Paitan (Eupatoriuminuiifolium) Menurut Tjitrosoepomo (1988)
tanaman paitan termasuk golongan tanaman perdu dengan klasifikasi sebagai
berikut

yaitu

Divisio

Spermatophyta.

Subdivisio

Anghspermae,

Klas

Dicotyledoneae, Ordo Compasitalese, Famili Compasiteae, Genus Eupatorium

dan Species Eupatoriuminuiifolium. Tanaman tersebut dapat berperan sebagai


pestisida nabati mengingat kompleksitas senyawa yang dikandungnya dengan ciri
rasanya yang sangat pahit sehingga dapat berperan negatif bagi serangga hama
seperti disampaikan oleh ( Heyne K. 1987) adanya minyak atsiri sebanyak1,14%
menyebabkan tanaman paitan dapat digunakan sebagai insektisida nabati
alternatif.
2.3 Bunga Matahari dan Kenikir
Bunga matahari dan kenikir menghasilkan warna yang menarik sehingga
akan menarik perhatian dari predator untuk hinggap di sana. Adanya predator ini
diharapkan dapat memangsa hama-hama yang datang dan akan menyerang
tanaman bawang merah dan cabai merah.
3. Persiapan Alat dan Bahan
Dalam melaksanakan program atau kegiatan ini maka dilakukan persiapan
alat dan bahan, antara lain:
Pada waktu pelaksanaan penyuluhan
a. Peralatan yang diperlukan meliputi: LCD, laptop, kamera, dan sound
system.
b. Bahan: Handout tentang manfaat tanaman yang dapat menanggulangi
serangan hama.
Pada waktu pelaksanaan praktek di lapangan
a. Peralatan yang diperlukan meliputi: alat-alat pertanian seperti, cangkul,
sabit.
b. Bahan yang diperlukan: penyediaan lahan, tanaman tembelekan, tanaman
paitan, tanaman bunga matahari, tanaman kenikir, tanaman bawang merah,
tanaman cabai merah, bibit ikan nila, serta pupuk kandang.
4. Pelaksanaan Program
Program ini

dilaksanakan dengan

melibatkan

berbagai

kalangan

masyarakat Desa Pacet, perangkat desa, dan instansi pertanian yang terkait.
Masyarakat desa yang terlibat secara langsung dipilih dengan jumlah 50 KK
(kepala keluarga). Program kegiatan yang dilakukan dibagi menjadi dua program.
4.1 Pelaksanaan Penyuluhan
Penyuluhan merupakan sarana penyampaian informasi kepada masyarakat
yang bersangkutan, sebelum dilaksanakan praktek lapangan sehingga penyuluhan

merupakan bekal sebelum melakukan aplikasi di lapangan. Penyuluhan ini


dilaksanakan satu kali. Penyuluhan ini sebagai sarana penyampaian informasi
yang penting mengenai hal-hal berikut:
a) Pengenalan tentang bahaya dari penggunaan pestisida terutama pestisida
kimia.
b) Penjelasan mengenai manfaat tanaman yang dapat mengatasi serangan
hama.
c) Penjelasan mengenai teknik Pombiefar Modified sehingga dapat mengatasi
serangan hama sekaligus penghematan lahan perikanan.
Dalam penyuluhan ini digunakan metode presentasi secara audio visual,
dengan menggunaklan media power point yang akan ditampilkan melalui LCD
pada layar. Dalam penyuluhan ini juga mengundang pemateri dari departemen
yang berkaitan dengan pertanian sebagai pendamping dalam penjelasan tentang
bahaya pestisida kimia terhadap manusia dan lingkungan. Dalam penyuluhan ini
peserta akan diberikan makalah atau modul sebagai media penunjang dalam
tersampaikannya informasi dengan baik. Berikut adalah desain dari Pombiefar
Modified. Bentuk desainnya adalah sebagai berikut:
Keterangan :
: zona penanaman bunga matahari
diselingi kenikir
: zona penanaman tanaman
tembelekan
: zona penanaman tanaman paitan
a : 60 cm
b : 270 cm
c : 90 cm
d : 120 cm
sehingga total luas yang digunakan 10,5 m x
8,6 m.

Keterangan :
: zona penanaman
bawang merah
: zona penanaman cabai
merah
Gambar 1. Desain Pombiefar Modified

Adanya sela antar bedengan dari zona penanaman cabai merah dan bawang merah
dijadikan kolam ikan nila sehingga sela tersebut tidak dibiarkan tanpa guna.
Bunga Matahari ditanam lebih di dalam, dan selanjutnya semakin ke luar ditanam
kenikir, tembelekan, serta paitan. Penanaman bunga Matahari diletakkan di dalam
layaknya dalam game Plant Vs Zombie Farming. Fungsi tanaman-tanaman
pelindung seperti bunga matahari, kenikir, tembelekan, serta paitan diibaratkan
seperti tanaman dalam game yang berfungsi menembak Zombie agar tidak sampai
masuk ke dalam rumah. Rumah dalam game tersebut layaknya area penanaman
cabai dan bawang merah. Kerja dari sistem ini adalah ketika predator datang akan
hinggap di bunga Matahari dan kenikir. Lalu ketika hama datang akan mencium
bau menyengat dari tanaman tembelekan serta paitan yang tidak disukai hama,
apabila hama lolos dari kedua tanaman tersebut, maka hama akan dimangsa oleh
para predator yang sebelumnya telah hinggap di tanaman bunga matahari.
4.2 Teknik Pelaksanaan Praktek di Lapangan
a. Praktek pembuatan lahan pertanian dan perikanan berbasis desain Pombiefar
Modified
Pada lahan yang akan digunakan untuk pertanian dan perikanan berbasis
desain Pombiefar Modified dilakukan pembersihan dan pengolahan tanah
terlebih dahulu. Selanjutnya dibentuk 10 bedengan dengan ukuran panjang
270 cm 90 cm 50 cm sebagai tempat penanaman bawang merah dan cabai
merah. Jarak satu bedengan dengan bedengan yang lainnya adalah 60 cm.
Bedengan cukup tinggi karena saluran air dimanfaatkan pula untuk memelihara
ikan nila. Kemudian di sekeliling bedengan dibuat lahan penanaman bunga
matahari, kenikir, tanaman tembelekan, dan tanaman paitan.
b. Praktek penanaman bibit bawang merah, cabai merah, bunga matahari, kenikir,
tanaman tembelekan dan tanaman paitan serta pembuatan kolam ikan Nila
Sebelum penanaman, tanah yang sudah siap di tanami cabai merah dan
bawang merah di beri pupuk organik dan mikroorganisme Tricoderma, yang
berfungsi untuk menekan pertumbuhan jamur. Di dalam penanamannya,
digunakan bibit cabai merah yang sudah berusia 20 hari, dan bawang merah
yang digunakan yaitu potongan dari 1 siung bawang merah.
Jika lahan sudah siap, cabai merah di tanam terlebih dahulu dengan
jarak tanam sekitar 50 cm. Sisa lahan dari cabai merah atau bagian tanah yang
kosong siap di tanami dengan bawang merah dengan jarak tanam sekitar 15

cm. Di dalam teknik penanamannya, seperempat bagian ujung bawang diiris


dan dipotong untuk mempermudah kemunculan tunas. Selanjutnya, bibit
bawang merah ditanam langsung di bedengan dengan posisi calon tunas
menghadap ke atas.
Bagian terluar dari bedengan akan disiapkan security dari bunga
matahari, kenikir, tanaman tembelekan dan tanaman paitan. Keempat tanaman
ini akan menjaga tanaman cabai besar dan bawang merah dari serangan
serangga dan hama. Sehingga serangga atau hama yang akan menyerang cabai
merah dan bawang merah harus melawan keempat tanaman tersebut. Untuk
jarak tanam bunga matahari 50 cm, jarak tanam kenikir 25 cm, jarak tanam
tanaman tembelekan 15 cm dan jarak tanam tanaman paitan 10 cm.
Pemantauan tingkat pencemaran kebun dilakukan dengan pembuatan
kolam ikan. Kolam berada diantara 2 bedengan. Ikan menjadi indikator
lingkungan sehat. Bila tumbuh sehat, berarti tanaman pun bisa tumbuh dengan
baik. Manfaat lain, air kolam ikan bisa disiramkan ke tanaman karena
mengandung nutrisi.
c. Praktek perawatan pertanian dan perikanan berbasis desain Pombiefar
Modified
Perawatan yang dilakukan meliputi penyiraman, pemupukan serta
penyemprotan hama dan penyakit. Penyiraman dengan memanfaatkan air di
saluran yang mengandung banyak nutrisi. Tanaman cabai merah dan bawang
merah di sirami air setiap sore dan dalam seminggu sekali di siram dengan
pupuk organik. Pupuk ini bisa berasal dari upuk kandang, mengingat
masyarakat Pacet juga terkenal dengan profesinya yang sebagai peternak sapi
dan kerbau. Sehingga dari peternakan tersebut diperoeh kotoran sapi dan
kerbau yang dapat dijadikan pupuk kandang.
Setiap hari kondisi tanaman diamati, jika tanaman mulai rusak karena
serangan hama maupun serangga maka dapat dilakukan penyemprotan
pestisida nabati yang terbuat dari air hasil bacem daun sirih wangi dan
lengkuas dengan komposisi bahan 1 Kg dan air yang dibutuhkan sekitar 5L.
Jika kondisi tanaman baik dan tidak terserang hama, tanaman cukup di siram
dengan menggunakan bokasi cair.
Pakan ikan pun berbahan organik yakni dengan menumbuhkan
plankton. Ikan akan memakan plankton. Agar ketersediaan bahan pakan itu

tetap terjaga, maka sekali dalam sepekan di saluran air ditebar pupuk organik
yakni kotoran kambing fermentasi. Untuk luas 90,3 m2 diperlukan 10 kg pupuk
kandang.
Pemanenan dapat dilakukan dari pemanenan bawang merah terlebih
dahulu karena usia tanam bawang merah paling cepat dibandingkan dengan
cabai merah maupun ikan nila. Selanjutnya bisa dilakukan pemanenan cabai
merah setelah 65- 70 hari. Kemudian ikan siap di panen dengan cara
mengurangi air yang ada di kolam terlebih dahulu.
5. Evaluasi Hasil
Evaluasi dilakukan tiap minggu sejak praktek pelaksanaan di lapangan.
Hal ini berguna untuk mengetahui keefektifan Pombiefar Modified dalam hal
menangani

masalah

hama

tanpa

penggunaan

pestisida

kimia

serta

mengehemat lahan perikanan. Pada akhir program juga dilakukan evaluasi


untuk

mengetahui

perbandingan

hasil

antara

sistem

pertanian

dan

pengggunaan pestisida kimia yang selama ini dilakukan dengan sistem


Pombiefar Modified.
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran Biaya
Ringkasan Anggaran Biaya Penerapan Pombiefar Modified :
No.

Jenis Pengeluaran
Peralatan Penunjang (Untuk menunjang

Biaya (Rp)

pelaksanaan kegiatan sehingga memperoleh

1.950.000,00

hasil yang maksimal)


Bahan Habis Pakai
pelaksanaan
2

kegiatan

Untuk

bahan

sehingga

dapat

diketahui keefektifan sistem Pombiefar


Modified serta menyelesaikan permasalahan
pertanian

yang

ada

di

Desa

3.137.500,00

Pacet

Mojokerto)
Perjalanan (perjalanan dimulai dari Malang
menuju Pacet menggunakan transportasi
3

umum, perjalanan juga dilakukan dari


tempat

penyuluhan

praktek kegiatan)

menuju

lapangan

1.947.000,00

10

Biaya lain-lain (untuk penyusunan dan


4

penggandaan proposal serta fee untuk

755.000,00

pemateri)
Jumlah

7.789.500,00

4.2 Jadwal Kegiatan


Proses
No
.
1

Kegiatan
Observasi
Tempat

Kegiatan
Studi

Literatur
Persiapan
Alat dan

Bahan
Pelaksanaan

Program
Evaluasi

Hasil
Penulisan
Laporan

Bulan dan Minggu Ke1


2
3
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1

4
2

11

LAMPIRAN
LAMPIRAN 1.
DOSEN PEMBIMBING
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
B.

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Jurusan
NIDN
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/Hp
Riwayat Pendidikan

Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.S


Perempuan
Biologi
0008096304
Blora, 8 September 1963
Mimien_henie@yahoo.co.id
085655575135

S1
S2
Nama Institusi
IKIP Malang
ITB Bandung
Jurusan
Biologi
Biologi
Tahun Masuk-Lulus 1981/1986
1988/1990
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Institusi
Universitas
Islam Negeri
UIN

Jabatan

Narasumber

Nama Kegiatan
Edutainment dan
Edupreneurship dalam
Pembelajaran

S3
IKIP Malang
Biologi
1995/ 1998
Periode Kerja

2012

Jogjakarta
Karakter Timbulan Sampah
UNS Solo

Pemakalah

Pada Pilot Project Wilayah

2013

Bebas Sampah
MENINGKATKAN
PEMAHAMAN DAN
UNS Solo

Pemakalah

PEMBUDAYAAN 6M

2013

MASYARAKAT DI JAWA
UNS Solo

Pemakalah

TIMUR
Penerapan Contextual
Teaching And Learning
(CTL) Untuk Meningkatkan
Keterampilan Berpikir

2014

12

Kritis Mahasiswa Pada


Matakuliah Problematika
Lingkungan Hidup
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No
1

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi

Tahun

Kartini Award di Bidang

Penghargaan
Pusat Studi Wanita

2009

Sains dan Teknologi

Lembaga Penelitian

sebagai Perempuan yang

Universitas Airlangga

Meneladani Perjuangan
2

Ibu Kartini
SATYA LANCANA

Presiden Republik

2011

KARYA SATYA
Indonesia
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M (Penerapan POMBIEFAR (Plant
Vs Zombie Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan Lahan Pertanian
dan Perikanan di Pacet-Mojokerto)
Malang, 24 September 2014
Pembimbing,

(Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.S)

13

DAFTAR RIWAYAT HIDUP


KETUA KELOMPOK
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
B.

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/Hp
Riwayat Pendidikan

Nama Institusi

Firda Awalia Putri


Perempuan
S1 Pendidikan IPA
120351410894
Malang, 16 Juni 1994
firdaawalia@gmail.com
085755050340

SD
SDI Salafiyah

SMP
MTs N Malang

SMA
MAN 1

Khairudin

Malang
IPA
2009-2012

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus 2000- 2006
2006-2009
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
N

Nama Perteman

Judul Artikel

o
Ilmiah/Seminar
Ilmiah
1
2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No

Jenis Penghargaan

Waktu dan
Tempat

Institusi Pemberi

Tahun

Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M (Penerapan POMBIEFAR (Plant Vs
Zombie Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan Lahan Pertanian dan
Perikanan di Pacet-Mojokerto)
Malang, 24 September 2014

14

Pengusul,

(Firda Awalia Putri)

15

ANGGOTA KELOMPOK
E. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/Hp
F. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi

Evi Normawati
Perempuan
S1 Pendidikan IPA
120351410915
Mojokerto, 28 September 1994
evinormawati@gmail.com
085745742321

SD
SDN

SMP
SMPN 2

SMA
SMAN 1

Watukenongo II

Pungging

Mojosari
IPA
2009-2012

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus 2000-2006
2006-2009
G. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
N

Nama Perteman

Judul Artikel

o
Ilmiah/Seminar
Ilmiah
1
2
3
H. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No
1

Waktu dan
Tempat

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi

Tahun

Juara II OSN Kimia

Penghargaan
Kabupaten Mojokerto

2011

Tingkat Kabupaten
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M (Penerapan POMBIEFAR (Plant Vs
Zombie Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan Lahan Pertanian dan
Perikanan di Pacet-Mojokerto)
Malang, 24 September 2014
Pengusul,

16

(Evi Normawati)

17

ANGGOTA KELOMPOK
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
B.

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/Hp
Riwayat Pendidikan

Nama Institusi

Diana Cahya Ningrum


Perempuan
S1 Pendidikan IPA
120351410901
Pasuruan, 09 Desember 1993
dianacahya123@gmail.com
085736108148

SD
SMP
SDN Gadingrejo SMPN 2

SMA
SMAN 1

Pasuruan
IPA
2009-2012

Pasuruan

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus 2000-2006
2006-2009
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
N

Nama Perteman

Judul Artikel

o
Ilmiah/Seminar
Ilmiah
1
2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No

Jenis Penghargaan

Waktu dan
Tempat

Institusi Pemberi

Tahun

Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M (Penerapan POMBIEFAR (Plant
Vs Zombie Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan Lahan Pertanian
dan Perikanan di Pacet-Mojokerto)
Malang, 24 September 2014
Pengusul,

18

(Diana Cahya Ningrum)

19

ANGGOTA KELOMPOK
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
B.

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/Hp
Riwayat Pendidikan

Nama Institusi

SD
MIN Seduri

Lailatul Mufarokhah
Perempuan
S1 Pendidikan Fisika
120321419984
Mojokerto, 30 Oktober 1994
lailatul.mufarokhah@gmail.com
085655343174
SMP
MTsN Mojosari

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus 2000-2006
2006-2009
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
N

Nama Perteman

Judul Artikel

o
Ilmiah/Seminar
Ilmiah
1
2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No

Jenis Penghargaan

SMA
SMAN 1
Mojosari
IPA
2009-2012
Waktu dan
Tempat

Institusi Pemberi

Tahun

Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M (Penerapan POMBIEFAR (Plant
Vs Zombie Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan Lahan Pertanian
dan Perikanan di Pacet-Mojokerto)
Malang, 24 September 2014
Pengusul,

20

(Lailatul Mufarokhah)

21

ANGGOTA KELOMPOK
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
B.

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/Hp
Riwayat Pendidikan

Nama Institusi

SD
SDN Sisir 3

Vindyastika Inke Rohana


Perempuan
S1 Pendidikan IPA
130351615587
Batu, 21 Januari 1996
vindyastika_inke@yahoo.com
085748527609
SMP
SMPN 1 Batu

SMA
SMAN 1 Batu

Batu
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus 2001-2007
2007-2010
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
N

Nama Perteman

Judul Artikel

o
Ilmiah/Seminar
Ilmiah
1
2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No

Jenis Penghargaan

IPA
2010-2013
Waktu dan
Tempat

Institusi Pemberi

Tahun

Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M (Penerapan POMBIEFAR (Plant
Vs Zombie Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan Lahan Pertanian
dan Perikanan di Pacet-Mojokerto)
Malang, 24 September 2014
Pengusul,

22

(Vindyastika Inke)

23

LAMPIRAN 2
Justufikasi Anggaran Kegiatan
1. Peralatan penunjang
Material

Justifikasi

Kuantitas

Pemakaian

Harga

Keterangan

Satuan (Rp)

harga total

Penyuluhan
Penyuluhan
Penyuluhan

5 jam
5 jam
1 hari

125.000,00
63.000,00
200.000,00

(Rp)
625.000,00
315.000,00
200.000,00

Penyuluhan

1 hari

600.000,00

600.000,00

Praktek lapangan
5 buah
Praktek lapangan
3 buah
SUB TOTAL

15.000,00
45.000,00

Sewa LCD
Laptop
Sewa
Sound
system
Sewa
tempat
Sabit
Cangkul

75.000,00
135.000,00
1.950.000,00

2. Bahan Habis Pakai


Material

Justifikasi

Kuantitas

Harga Satuan

Keterangan

Bibit tembelekan
Bibit paitan
Bibit tanaman

Pemakaian
Praktek lapangan
Praktek lapangan
Praktek lapangan

40 buah
40 buah
40 buah

(Rp)
5.000,00
5.000,00
5.000,00

harga total (Rp)


200.000,00
200.000,00
200.000,00

matahari
Bibit Kenikir
Bibit bawang

Praktek lapangan
Praktek lapangan

40 buah
10 kg

5.000,00
25.000,00

200.000,00
250.000,00

merah
Bibit cabai merah
Pupuk kandang
Cairan

Praktek lapangan
Praktek lapangan
Praktek lapangan

50 bibit
75 kg
5 Liter

6.000,00
4.000,00
35.000,00

300.000,00
300.000,00
175.000,00

Praktek lapangan

75 buah

4.500,00

337.500,00

Penyuluhan

50 porsi
25 porsi

12.000,00
15.000,00

600.000,00
375.000,00

Mikroorganisme
Handout
Konsumsi
1). Peserta
2). Undangan dan
pemateri

SUB TOTAL

3.137.500,00

3. Transportasi
Material

Justifikasi Pemakaian

Kuantitas

Harga

Keterangan

24

Perjalanan ke

Pelaksanaan kegiatan

3x3 PP

Satuan(Rp)
299.000,00

harga total (Rp)


897.000,00

Pelaksanaan kegiatan
Pelaksanaan kegiatan

2 kali
2 orang

50.000,00
475.000,00

100.000,00
950.000,00

tempat
pelaksanaan
Lapangan
Pemateri yang
diundang
SUB TOTAL

1.947.000,00

4. Biaya Lain-lain
Material

Harga

Keterangan

Pemakaian

Satuan

harga total (Rp)

Browsing

Studi Literatur

20 jam

(Rp)
4.000,00

80.000,00

Literatur
Percetakan

Proposal Kegiatan

5x30

500,00

75.000,00

Banner

Pelaksanaan

lembar
2 buah

50.000,00

100.000,00

pelaksanaan

kegiatan

kegiatan
Fee pemateri

Pelaksanaan

2 orang

200.000,00

400.000,00

kegiatan
Perawat Lahan
2 orang
SUB TOTAL

50.000,00

100.000,00
755.000,00

Fee Petani

Justifikasi

Kuantitas

25

LAMPIRAN 3
Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
N
o

Nama / NIM

Program
Studi

Bidang
Ilmu

Alokasi
Waktu
(jam/minggu
)
18
jam/minggu

Firda Awalia Putri

S1
Pendidika
n IPA

Sains

Evi Normawati

S1
Pendidika
n IPA

Sains

18
jam/minggu

Diana Cahya
Ningrum

S1
Pendidika
n IPA

Sains

18
jam/minggu

Lailatul
Mufarokhah

S1
Pendidika
n Fisika

Sains

18
jam/minggu

Vindyastika Inke

S1
Pendidika
n IPA

Sains

18
jam/minggu

Uraian
Tugas

Membuat
desain
Pombiefar
Modified
beserta
teknisnya.
Menyusun
Proposal,
mencari
literatur,
berkoordinas
i dengan
mitra kerja
Membuat
teknis
pelaksanaan
kegiatan
Mencari
literatur,
berkoordinas
i dengan
mitra kerja
Membuat
perancangan
anggaran
biaya

26

LAMPIRAN 4
Surat Pernyataan Ketua Kegiatan
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)
Jalan Semarang 5, Malang 65145
Telepon/Fax: 0341-562180, 551312 Pesawat 265
Laman: www.um.ac.id
SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama

: Firda Awalia Putri

NIM

: 120351410894

Program Studi

: S1 Pendidikan IPA

Fakultas

: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-M saya dengan judul Penerapan
POMBIEFAR (Plant Vs Zombie Farming) Modified sebagai Upaya Penghematan
Lahan Pertanian dan Perikanan di Pacet-Mojokerto yang diusulkan untuk tahun
anggaran 2015 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau
sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesunguhnya dan dngan sebenarbenarnya.
Malang, 26 September 2014
Mengetahui,

Yang menyatakan,

Wakil Rektor III,


Universitas Negeri Malang

(Drs. H. Sucipto, M.S)

(Firda Awalia Putri)

NIP.196503251986011001

NIM. 120351410894

27

LAMPIRAN 5
Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra

28

LAMPIRAN 6
Denah Detail Lokasi Mitra Kerja