Anda di halaman 1dari 22

ELIMINASI URINE

OVERVIEW
REVIEW ANATOMI
PENGKAJIAN
PENGKAJIAN

URINE
TEST DIAGNOSTIC
DIAGNOSA KEPERAWATAN
INTERVENSI

Anatomi

Saluran Perkemihan

KIDNEYS

VESICA
URINARIA

URETHRA
COME BACK

URETER

Fungsi Ginjal
Menunjang Homeostasis Cairan Tubuh
1. Pengaturan volume cairan
2. Pengaturan jumlah elektrolit tubuh
3. Mempertahankan keseimbangan normal
4. Ekresi sisa-sisa metabolisme, zat racun,
obat-obatan
5. Reabsorbsi bahan-yang bersifat vital
6. Fungsi hormonal dan metabolisme

OVEVIEW

Pengkajian
Pola miksi
Frekwensi : 5 x /hari tergantung kebiasaan
seseorang
Volume
Faktor yang mempengaruhi BAK :
1. Diet dan pemasukan cairan
2. Respon dorongan untuk BAK
3. Gaya hidup
OVEVIEW

4. Stress psikologis
5. Tingkat aktivitas
6. Tingkat perkembangan
7. Keadaan patologi
8. Obat-obatan
OVEVIEW

Tabel

Produksi urine rata-rata

Umur
Lahir - 2 hr
3 hr - 10 hr
10 hr - 2 bl
2 bl - 1 th
1 th - 3 th
3 th - 5 th
5 th - 8 th
OVEVIEW

8 th - 14 th

Jumlah
15 60 ml
100 300 ml
250 450 ml
400 500 ml
500 600 ml
600 700 ml
700 1000 ml
800 1400 ml
1500 ml

Karakteristik

Faktor
Warna
Bau
Ph
BD
Jumlah
Konsistensi
Steril

Urine Normal
Karakteristik
Bening kekuningan
Khas
4,5 7,5
1,010 1,025
1200 1500 ml
Sangat cair
Bebas dari
mikroorganisme
OVEVIEW

Pengkajian Urine
Protein
Darah
Glukosa
Ketone

OVEVIEW

Test

Diagnostik

Tes Darah
BUN
Creatinin Clearance
Cystoscopi, IVP

OVEVIEW

Masalah

dalam urinary
1. Retensi Urine
2. Incontinensia Urine
3. Enuresis
4. Polyuria
5. Disuria
Penyebab
1. Obstruksi
2. Pertumbuhan jaringan yang tidak normal
3. Infeksi
4. Masalah sistemik
OVEVIEW

Diagnosa Keperawatan
1.

Retensi Urine
Yaitu urine yang tertahan dan tidak bisa
keluar
- Kandung kemih meregang
- 3000 4000 ml ( dewasa )
- Intake : output tidak seimbang
OVEVIEW

Masalah keperawatan
1. Gangguan eliminasi urine : retensi b.d.
pembesaran kelenjar prostat
2. Resiko infeksi traktus urinarius b.d.
tertahannya urine

OVEVIEW

2. Incontinensia urine
Yaitu BAK yang tidak terkontrol oleh otot
spingter external
- Seluruh : Complet incontinensia
- Sebagian : Partial incontinensia
Masalah Keperawatan
1. Gangguan integritas kulit b.d.
ketidakmampuan mengontrol urine
2. Gangguan eliminasi : incontinensia urine
b.d kelemahan otot spingter eksternal
OVEVIEW

Tindakan

Pertahankan jadwal yang tetap


Atur pemasukan cairan
Tingkatkan aktivitas fisik
Monitor sirkulasi darah
Perineal exercise
Pasang kateter : kondom
OVEVIEW

Membantu mempertahankan pola BAK yang normal

Bantu ps BAK pada posisi normal


Jaga privacy ps
Pergunakan pot dan urinal
Posisi fowler
Siram perinea dengan air hangat
Support : relaks
Jaga kebersihan : rasa nyaman, cegah infeksi
OVEVIEW

3. Enuresis
Terjadi lebih banyak pada anak-anak,
malam hari ( nocturnal enuresis )
Faktor penyebab :
a. Kapasitas kandung kemih kurang
b. Infeksi
c. Psikologis : takut
d. Gangguan lain dalam pola miksi
OVEVIEW

4. Polyuria
Produksi uring yang banyak
Penyebab :
* Produksi hormon yang tidak seimbang :
ADH
* DM
Masalah keperawatan
1. Gangguan eliminasi : polyuria b.d. kurangnya
produksi ADH
2. Kurang cairan dan elektrolit b.d. output yang
berlebihan
OVEVIEW

5. Dysuria
Yaitu nyeri dan kesulitan saat BAK
Penyebab :
* Infeksi traktusurinarius
* Trauma pada uretra
Masalah Keperawatan
1. Gangguan eliminasi BAK : Dysuria b.d.
infeksi pada uretra
2. Resiko infeksi traktus urinarius atas b.d.
infeksi uretra
OVEVIEW

Intervensi
Tujuan Umum
Mempertahankan dan memelihara pola eliminasi BAK
yang normal
Tujuan khusus
- Memenuhi intake cairan yang sesuai
- Menjaga keseimbangan intake dan output
- Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit
- Mencegah infeksi traktus urinarius
- Meningkatkan kontrol urinary
OVEVIEW

Tindakan :
1. Kaji penyebab
2. Monitor intake output/balance cairan
3. Monitor vital sign
4. Batasi pemasukan cairan pada kasus ginjal
dan udem
5. Jaga kebersihan daerah perinea
6. Lakukan kateterisasi bila perlu
7. Kolaburasi untuk pemberian medikasi
OVEVIEW

OVEVIEW