Anda di halaman 1dari 22

Business Plan

HOST (House Of Sate Tusuk)


I.

RINGKASAN EKSEKUTIF

1.1 PROFIL PERUSAHAAN


1. Nama Perusahaan

: HOST (House Of Sate Tusuk)

2. Bidang Usaha

3. Jenis Produk/ Jasa

: Kuliner

4. Alamat Perusahaan

: Jalan Letjen. S. Parman No. 1.


Jakarta

5. Nomor Telepon

: 021-5663124

6. Nomor Faks

: 021-5663277

7. Alamat E-mail

: houseofsatetusuk@gmail.com

8. Situs Web

: www.houseofsatetusuk.com

9. Bank Perusahaan

: Bank Central Asia

10. Bentuk Badan Hukum

: (Dalam Proses)

11. Nomor Akta Pendirian

: (Dalam Proses)

12. NPWP

: (Dalam Proses)

13. Mulai Berdiri

: September 2015

1.2 PROFIL PEMILIK/PENGURUS


1. Nama

: Hary Setiawan

2. Jabatan

: CEO

3. Tempat dan Tanggal Lahir

: Jakarta, 20 Desember 1995

4. Alamat Rumah

: Jalan Krakatau Raya Blok B No.


109, 12/12, Harapan Jaya,
Bekasi Utara

5. Nomor Telepon

: 0812 8532 3727

6. Nomor Faks

:-

7. Alamat Email

: harysetiawansusanto@yahoo.com

8. Pendidikan Terakhir

: Strata 1

1. Nama

: Sally

2. Jabatan

: CEO

3. Tempat dan Tanggal Lahir

: Medan, 22 Juni 1995

4. Alamat Rumah

: Citra Raya Blok H2/12, 07/02,


Cikupa, Tangerang

5. Nomor Telepon

: 0812 9596 1697

6. Nomor Faks

:-

7. Alamat Email

: kim.salliie22@gmail.com

8. Pendidikan Terakhir

: Strata 1

1. Nama

: Eliska

2. Jabatan

: CEO

3. Tempat dan Tanggal Lahir

: Jakarta, 01 Oktober 1996

4. Alamat Rumah

: Teluk Gong Jalan J No. 25, 10/10


Penjagalan, Penjaringan,
Jakarta Utara

5. Nomor Telepon

: 0896 3150 2703

6. Nomor Faks

:-

7. Alamat Email

: eliska.libra@gmail.com

8. Pendidikan Terakhir

: Strata 1

1. Nama

: William Ricardo

2. Jabatan

: CEO

3. Tempat dan Tanggal Lahir

: Jakarta, 17 Juni 1996

4. Alamat Rumah

: Jembatan Gambang II Gang B.2


No.68,05/01,Penjagalan,
Penjaringan, Jakarta Utara

5. Nomor Telepon

: 0878 8112 8334

6. Nomor Faks

:-

7. Alamat Email

: rb236098@gmail.com

8. Pendidikan Terakhir

: Strata 1

1. Nama

: Herlin Agusnawati

2. Jabatan

: CEO

3. Tempat dan Tanggal Lahir

: Jakarta, 27 Agustus 1996

4. Alamat Rumah

: Perumahan Liga Mas Blok E1


No.36, 01/10, Nusa Jaya, Karawaci,
Tanggerang

5. Nomor Telepon

: 0896 3150 2121

6. Nomor Faks

:-

7. Alamat Email

: herlinagust@gmail.com

8. Pendidikan Terakhir

: Strata 1

1.3 URAIAN SINGKAT TENTANG PERUSAHAAN DAN PRODUK


HOST merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kuliner Sate
Tusuk. Menu HOST merupakan sate yang di buat dari berbagai bahan
seafood yang biasa digunakan pada makanan jepang yaitu Shabu-Shabu.
Sate-sate tersebut kemudian disajikan sesuai dengan rasa yang diinginkan,
seperti Tom Yam dan Kaldu Ayam. Adapun hal unik yang kami milik,
yaitu sate vegetarian. Sate vegetarian adalah sate yang berbahan dasar
sayuran yang di olah sedemikian rupa, sehingga bentuk dan teksturnya
menyerupai daging. Hal ini dilakukan agar para pelanggan yang hanya
mengkonsumsi sayur juga dapat menikmati sate tusuk ini.

II.

PERNYATAAN VISI DAN MISI


Visi :
Menjadikan

FOOD

STREET

sebagai

makanan

favourite

masyakarat Indonesia.

Misi :
mutu makanan terbaik dari cara memasak, pemilihan bahan,
sampai pada pelayanan yang akan disajikan

mengembangkan inovasi dan menciptakan suatu budaya baru


kuliner di Indonesia.
mendapatkan hasil yang baik dari penjualan produk FOOD
STREET yang akan digunakan untuk ekspansi usaha
ekspansi usaha hingga ke seluruh Indonesia danmenciptakan ide
bisnis baru yang kreatif.

III.

3.1

PROFIL BISNIS DAN INDUSTRI

ANALISIS INDUSTRI
a. Latar belakang
Karena di era globalisasi ini banyak orang yang terlalu sibuk bekerja,
sampai terkadang melupakan waktu makan siang. Jam istirahat terbatas
dan waktu memasak dan mengantri yang cenderung panjang, membuat
orang tidak mendapatkan kesempatan untuk makan. Maka dari itu,
diciptakan business ini dengan konsep fast food to go dimana orang
tidak perlu menunggu lama dan tidak perlu duduk untuk menikmati
makanannya.

b. Faktor kunci kesuksesan


Produk makanan yang berkualitas
Lokasi Usaha
Pembentukan persepsi konsumen
Promosi
Adanya Standart operating procedure

3.2

SASARAN DAN TUJUAN PERUSAHAAN


a. Pemasaran
Sekolah dan kampus
Ini dikarenakan, target market adalah remaja dan mahasiswa yang
mempertimbangkan kemudahan dalam mengkonsumsi makanan
dengan waktu yang praktis.

Tempat rekreasi
Hal ini dilakukan karena ketika berekreasi, tidak semua orang
membawa bekal makanan. Maka, produk kami merupakan salah
satu makanan praktis yang dapat menjadi pilihan.
Perkantoran
Perkantoran merupakan daerah strategis untuk menjual produk ini.
Waktu yang tidak lama dalam pembuatan makanan, menjadi salah
satu pertimbangan konsumen untuk membeli produk ini

b. Operasional
Hari senin merupakan hari berlibur untuk food truck, namun
apabila bisnis FOOD STREET sudah berkembang dan sudah
menambah unit maka akan diberikan shift agar dapat berjualan tiap
hari
Hari selasa, rabu, kamis, dan jumat : pukul 11.00 21.00
a. pukul 11.00 -18.00 : pelataran kampus dan Kantor
b. pukul 19.00 - 21.00 : Pusat jajanan
Hari sabtu dan minggu: pukul 17.00 pukul 00.00
a. Pukul 17.00 00.00 : pusat jajanan Pasar Modern Pantai
Indah Kapuk

IV.

STRATEGI BISNIS

4.1

CITRA DAN POSISI YANG DIINGINKAN DIPASAR


HOST menyediakan makanan yang siap-untuk dimakan makan
yang dijual di jalan atau tempat umum lainnya, seperti pasar, Kebanyakan
masyarakt menyukai makanan jalanan juga digolongkan sebagai makanan
cepat saji, dan lebih murah daripada rata-rata restoran makanan. Menurut
sebuah studi dari Organisasi Pangan dan Pertanian 2007, 2,5 miliar orang
makan makanan jalanan setiap hari.

4.2

ANALISIS SWOT
a. Strength (Kekuatan)
kebebasan dan fleksibilitas, konsep jualan ini berarti tidak perlu
terikat pada suatu tempat dan bisa setiap saat membangun market
yang baru, bahkan di daerah yang sepi dengan bisnis kuliner
sekalipun
sistem promosi

dengan menggunakan media online dan menu

yang bervariasi dan akan selalu dikembangkan sesuai dengan


kemauan pasar.
Terbuat dari bahan- bahan yang berkualitas yang dapat membuat
semua orang menyukainya.

b. Weakness (Kelemahan)
Dikarenakan

variasi

jualan

yang

banyak,

tentunya

akan

membutuhkan biaya yang lebih besar untuk stocknya. Kekurangan


ini akan diperbaiki dengan mengawasi pasar, untuk jenis yang
terbukti kurang populer akan dihilangkan atau dibatasi jumlahnya
untuk menekan biaya, beberapa bahan juga akan digabungkan
dengan bahan lain agar tidak ada bahan yang terbuang dan
menambah variasinya
Dikarenakan bisnis yang tidak menetap, memungkinkan juga akan
menimbulkan

kesulitan

untuk

mendapatkan

langganan

dikarenakan lokasi yang selalu berubah


Hak paten yang sulit didapatkan untuk bisnis jenis ini
memungkinkan

timbulnya

banyak

pesaing

yang

akan

mempersempit lingkup dan lokasi penjualan

c. Opportunity (Peluang)
Dengan maraknya sistem online dan jenis sosial media akan
mempengaruhi publikasi untuk HOST.

Interaksi langsung dan online dapat digunakan untuk analisis pasar,


serta kolom ide untuk penentuan variasi menu berikutnya membuat
produk HOST dapat dikembangkan secara tidak terbatas.

d. Threat (Ancaman)
Lemahnya badan perijinan di Indonesia dan banyaknya pungli
memungkinkan biaya yang cukup besar hanya untuk perijinan
Konsep bisnis yang cukup mudah ditiru dan market Indonesia yang
heterogen akan menimbulkan persaingan sempurna ( pesaing akan
berusaha untuk menjual barang serupa dengan harga yang lebih
rendah )
Gencarnya

promosi

dan

penggunaan

social

media

akan

memungkinkan timbulnya pihak pihak yang menimbulkan citra


buruk dari brand image HOST.

4.3

PROBLEM YANG BERPOTENSI MUNCUL


Muculnya makanan luar negeri, yang menyebabkan menurunnya
daya beli dan ketertarikan masyarakat terhadap makanan dalam
negeri
Peniruan logo, merek, ataupun produk dalam pasar
Persaingan yang tidak sehat antar pesaing seperti pembocoran
informasi yang dilakukan oleh karyawan

4.4

HAMBATAN DAN RESIKO


Hambatan dalam mendirikan HOST adalah :
Sulitnya memperoleh dana dalam mendirikan food street
Belum memiliki pengalaman dalam mendirikan usaha yang ada.
Resiko dalam mendirikan HOST adalah :
Resiko untuk ditiru oleh orang lain, baik dari segi produk
maun\pun merek.

4.5

PERENCANAAN KONTINGENSI
Tindakan alternatif dalam mengantisipasi segala hambatan dan resiko
yaitu dengan :
Mengajukan pengurusan hak paten atas usaha
Mempersiapkan menu lainnya yang juga unik dan dapat
mengalahkan menu luar negeri
Mengadakan pameran untuk memperkenalkan produk di Pasar
Malem setempat

4.6

STRATEGI KOMPETITIF
`

HOST tidak menerapkan strategi kompetitif berupa persaingan

harga, melainkan dengan memanfaatkan diferensiasi produk dan


pelayanan. Deferensiasi produk yang ditawarkan adalah menawarkan
produk yang terbuat dari sayuran yang lezat dan cocok dimakan oleh
setiap masyarakat, disajikan dengan empuk dan mengunggah nafsu makan
kita.

Diferensiasi

pelayanan difokuskan pada teknik penerimaan

pelanggan, selalu diberikan senyuman dan ucapan HAVE A NICE DAY!!

V.

PRODUK PERUSAHAAN

5.1

DESKRIPSI PRODUK
Produk yang dihasilkan dan dijual di HOST merupakan produk
kuliner yang berkhaskan Nusantara indonesia, berupa sate, yang dibuat
dari daging, maupun terbuat dari sayuran. Jadi HOST ini selalu berhasil
menarik perhatian semua kalangan masyarakat baik masyarakat yang
vegetarian dan tidak dapat menikmati sate tersebut yang disajikan dengan
nasi, atau dapat pula dengan mie.

5.2

PERLINDUNGAN HAK PATEN ATAU MEREK DAGANG


HOST akan segera mengajukan pengurusan hak paten untuk
produk atau makanan yang dihasilkan, mengingat produk yang dihasilkan
unik, menarik, dan kental akan budaya Nusantara Indonesia. Hal tersebut

dilakukan untuk menghindari kemunginan kecurangan dari pihak-pihak


lain di kemudian hari

5.3

PRODUCT
Produk diciptakan bervariasi dengan konsep sate, 1 tusuk sate
mengandung 3 susun sayur / daging. Pengunjung dapat memilih sendiri
sesuai dengan nampan yang disediakan yang lalu diserahkan kepada koki
untuk dimasak. Pengunjung dapat memilih cara memasak apakah akan
direbus, digoreng atau dibakar.

Terdapat 6 kelompok warna untuk produk sate seperti berikut:


Tusuk polos : kategori sate termurah barang yang masuk kategori
ini adalah sate ayam, dan jerohan ayam seperti usus ayam, ati
ampla ayam, brutu ayam, ceker ayam, kulit ayam, dan kikil, juga
ditambahkan pangsit goreng, tahu, dan batagor.
Tusuk hijau : kategori sayur sayuran caisim, kangkung, kol,
kentang, jamur merang, kembang tahu, toge berbungkus daun
selada, ketimun, kacang panjang, terung, kembang kol
Tusuk kuning : bakso baksoan serta sayuran yang lebih mahal
bakso sapi, bakso udang, bakso ayam, bakso ikan, bakso cumi,
crabstick, kaki naga, brokoli, pangsit udang, siomay, sosis sapi dan
ayam ukuran kecil, jamur kuping, telor puyuh, telor muda
Tusuk merah : olahan sayuran dan lauk berisikan daging terong
isi ikan, bakso tahu ikan, bakso tahu sapi, bakso tahu ayam,
kentang dengan lapisan ikan, serta daging sapi.
Tusuk biru : hidangan laut udang, cumi, sotong, kerang, ikan
patin, sate ikan mas
Tusuk hitam : bahan paling berkualitas sosis ukuran besar
berisikan keju, sosis dengan brokoli, kepiting soka, udang besar,
bebek, dan bahan bahan lain sesuai dengan permintaan pasar.

Setelah barang selesai dimasak, pengunjung dapat memesan


apakah sate tetap berada di tusukan dan dicelupkan ke saus ataukah
dipisahkan dan dipotong potong oleh koki. Pengunjung dapat mengambil
saus sesuai selera pada pot saus yang sudah disediakan. terdapat 3 jenis
saus.
Pilihan Saus:
Sweet Sauce
Chili Sauce
Peanut Sauce
Pilihan Soup Steam:
Chicken Soup
Tom Yam Soup
Pengunjung juga disediakan saus dan sambal botol serta mayonnaise.

NAMA PRODUCT

HARGA

tusuk polos

Rp. 3,000

tusuk hijau

Rp. 3,500

tusuk kuning

Rp. 4,000

tusuk merah

Rp. 5,000

tusuk biru

Rp. 8,000

tusuk hitam

Rp. 10,000

SKEMA PROSES PRODUKSI

KEUNGGULAN PROSES YANG DIMILIKI


HOST

akan

menerapkan

sistem

central

kitchen

dengan

menggunakan teknologi frozen food di mana proses produksi segala lauk


utama, seperti ayam, sosis, bumbu kacang, dan sayur-sayuran yang
dilakukan setiap hari, lalu, selesai diproduksi lauk utama tersebut segera
dibekukan agar tahan lama. Hal ini dilakukan untuk memungkinkan
FOOD STREET mempunyai gerai di berbagai kota dengan kualitas
masakan yang sama di tiap gerai dan chef atau juru masak yang handal.

BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA


BAHAN BAKU

kebutuhan rata rata per


bulan

daging ayam

160 kg

sosis

100 kg

rempah rempah

50 kg

tahu

100 biji

bayam

50 ikat

jamur

110 kg

kulit pangsit

100 kg

sumber
pedagang
pasar
pedagang
pasar
pedagang
pasar
pedagang
pasar
pedagang
pasar
pedagang
pasar
pedagang
pasar

5.4

BAHAN

kebutuhan rata rata per

PENOLONG

bulan

tusuk gigi

1000 Buah

tusuk sate

5000 buah

daun pisang

600 lembar besar

sumber
pedagang
pasar
pedagang
pasar
pedagang
pasar

PENAWARAN PRODUK DI MASA YANG AKAN DATANG


Saat ini akan fokus mengembangkan produk andalan yang terbuat
dari daging dan sayuran yang di implikasikan dalam bentuk sate, yang
disajikan dengan nasi ataupun mie. Sate yang disajikan dipanggang
dengan arang dan api.
Dimasa yang akan datang, tentunya variasi produk yang disaikan
akan semakin beragam, entah itu dari sate ayam maupun sate vegan atau
pun menu baru lainnya yang bekhaskan Nusantara lainnya.

VI.

STRATEGI PEMASARAN

6.1

TARGET PASAR
Target pasar yang dituju oleh HOST adalah pembeli pria dan
wanita dengan usia anak anak, remaja, dewasa, hingga orang tua yang
merupaan pecinta makanan lokal bahkan mempunyai perasaan bangga
terhadap budaya tradisional dala menikmati sajian kuliner yang ada di
Indonesia.

6.2

MOTIVASI PELANGGAN UNTUK MEMBELI


Strategi pemasaran yang diterapkan HOST bertujuan untuk
memberikan dan menciptakan motivasi bagi para calon pelanggan untuk
segera melakukan pembelian. Adapun, motivasi yang diberikan kepada
pembeli antara lain
Keunikan dalam pelayanan
Keunikan dalam penyajian produk
Sentuhan budaya tradisional indonesia yang kental
Keunikan dari strategi pemasaran
Rasa makanan yang tidak mudah dilupakan

6.3

UKURAN DAN TREN PASAR


Total volume penjualan makanan domestik diindonesia mencapari
RP 700 Triliwun pada tahun 2012. Dan pada tahun 2013, omzet industri
bisnis menembus Rp 152 Triliwun yang berkontibusikan 20 % terhadap
omzet industri total. Tren pasar dipastikan akan terus meningkat
mengingat jumlah penduduk Indonesia yang terus meningkat dan akan
adanya pertumbuhan ekonomi makro.

6.4

PERIKLANAN DAN PROMOSI


Personal selling
Pada tahap ini, setiap karyawan mendatangi rumah-rumah
masyarakat yang ada untuk melakukan promosi dan pengenalan
produk
Pameran
Tahap berikutnya, dengan mengadakan pameran. Seperti di PRJ
Iklan
Iklan yang dilakukan bisa dengan membagikan brosur-brosur
bahkan spanduk ataupun melalui media sosial.

6.5

PENETAPAN HARGA
Harga fipasarkan dengan mematok margin kotor dengan 60% dari
harga pokok penjualan menjadi RP 20.000 Per porsi

6.6

STRATEGI DISTRIBUSI
Wilayah pemasaran dan jalur distribusi yang direncanakan
1. Wilayah pemasaran
Lokal

60%

Regional

10%

Nasional

30%

2. Jalur distribusi
Gerai pribadi
Pesanan
Waralaba

VII. LOKASI
Berhubung usaha HOST (House of Sate Tusuk) ini menggunakan
truk, maka HOST tidak mempunyai tempat yang tetap.HOST akan
mengadakan rute patroli bergiliran. Pada hari Selasa-Jumat di siang hari,
HOST akan menempati wilayah Sekolah BPK Penabur 1. Lalu di sore
harinya, HOST menuju ke pinggiran jalan di Universitas Tarumanagara.
Malam harinya, truk

kami ini akan singgah di wilayah perkantoran

seputar Senen.
Pada hari Sabtu-Minggu, HOST akan berada di tempat wisata,
seperti Ancol, Taman Kota, Museum Fatahillah, dan Pantai Indah Kapuk.
Semua tempat ini akan disinggahi secara bergantian sesuai frekuensi
pelanggan terbanyak.

VIII. ANALISIS PESAING


PESAING

KEUNGGULAN

KELEMAHAN

Satetruck

Memiliki cita rasa khas Terbatas hanya dengan


Nusantara yang sesuai 3 jenis sate saja dan
selera

konsumen tidak tersedia nasi dan

Indonesia
Lezatos Sateee

Memiliki
makan

mie
desainmeja Harganya

beserta

kurang

kursi terjangkau dan satenya

yang unik.

sudah

dipaketkan

(tidak bisa pilih sendiri)

IX.

PERKIRAAN KEUANGAN

9.1

LAPORAN LABA RUGI

HOUSE OF SATE TUSUK (HOST)


Proyeksi Laporan Laba Rugi
Per Oktober 2015-Maret 2016
NAMA AKUN

SALDO

Pendapatan
Penjualan Bruto

Rp. 422.100.000,00

Potongan Penjualan

Retur Penjualan

Penjualan Neto

Rp. 422.100.000,00

Harga Pokok Penjualan


Harga Pokok Penjualan

Rp. 126.630.000,00

Laba Kotor

Rp. 295.470.000,00

Beban Operasional
Beban Gaji dan Tunjangan

Rp. 192.000.000,00

Beban Air, Listrik, Telepon, Gas

Rp. 15.000.000,00

Beban Pemeliharaan

Rp. 6.000.000,00

Beban Administrasi

Rp. 1.800.000,00

Biaya Transpor

Rp. 4.800.000,00

Biaya Penyusutan

Rp. 18.000.000,00

Total Beban Operasional

Rp. 237.600.000,00

Laba Operasional

Rp. 57.870.000,00

Beban lain-lain

9.2

Beban Pajak

Rp. 15.600.000,00

Total Beban Lainnya

Rp. 15.600.000,00

Laba Bersih

Rp. 42.270.000,00

Neraca

HOUSE OF SATE TUSUK (HOST)


Proyeksi Neraca
Per Oktober 2015-Maret 2016

DEBET

KREDIT

Kas

Rp 132.000.000,00

Piutang

Inventaris

Rp. 90.000.000,00

Perlengkapan

Rp. 125.700.000,00

AKTIVA

Peralatan

Rp. 15.000.000,00

Akumulasi Penyusutan Rp. 3.000.000,00

Peralatan
Kendaraan

Rp. 150.000.000,00

Akumulasi Penyusutan Rp. 15.000.000,00

Kendaraan
Total Aktiva

Rp. 500.700.000,00

Utang Dagang

Rp 0,00

Total Kewajiban

Rp. 0,00

Modal Akhir

500.700.000

Total Ekuitas

500.700.000

PASIVA
KEWAJIBAN

EKUITAS

Total Pasiva

Rp 500.700,000,00

KETERANGAN :
1. Modal Awal
MODAL AWAL
No

Nama

Harga

Unit

Total

Rp. 150.000.000,00

Rp. 150.000.000,00

.
1

Mobil box

Estalase

Rp. 2.000.000,00

Rp. 2.000.000,00

Tempat

Rp. 350.000,00

Rp. 700.000,00

Rp. 300.000,00

Rp. 300.000,00

Rp. 200.000,- /set

5 set

Rp. 1.000.000,00

500

Rp. 1.000.000,00

Penggorengan
4

Tempat
Pemanggangan

Peralatan

Brosur / Flyer / Rp. 2.000,00


Pamflet

Total Modal Awal

Rp. 155.000.000,00

2. Cost Structure
Fixed Cost (per hari)
No.

Nama

Harga

Unit

Total

Bensin

Rp. 7.000,00 /liter

30 L

Rp. 210.000,00

Gas Elpiji

Rp. 20.000,00 / tabung 15

Rp. 300.000,00

Bola Lampu

Rp. 10.000,00

15

Rp. 150.000,00

Gaji pegawai

Rp. 2.000.000,00

Rp. 4.000.000,00

Utilities

Rp. 2.000.000,00

Rp. 2.000.000,00

Total Fixed Cost

Rp. 6.660.000,00

Variabel Cost (per hari)


No. Nama

Harga

Unit

Total

Bahan Makanan Rp. 500.000,00

Rp. 500.000,00

Tusuk Sate

Rp. 5.000,00 / bungkus

Rp. 30.000,00

Steroform

Rp. 8.000,00/bungkus

Rp. 40.000,00

Tissue

Rp. 5.000,00 /box

Rp. 15.000,00

Sambal

Rp. 10.000,00/liter

1L

Rp. 10.000,00

Wages

Rp. 30.000,00

Rp. 60.000,00

Total Variabel Cost


3.

Rp. 655.000,00

Revenue Stream

Revenue (per hari)


No.

Jenis Revenue

Harga

Target

Total

Tusuk Polos

Rp.3000,00

70

Rp. 210.000,00

Tusuk Hijau

Rp. 3.500,00

70

Rp. 245.000,00

Tusuk Kuning

Rp. 4.000,00

70

Rp. 280.000,00

Tusuk Merah

Rp. 5.000,00

70

Rp. 350.000,00

Tusuk Biru

Rp. 8.000,00

70

Rp. 560.000,00

Tusuk Hitam

Rp.10.000,00

70

Rp. 700.000,00

Total Revenue

Rp. 2.345.000,00

X.

LAMPIRAN

10.1 STRUKTUR ORGANISASI


Herlin agusnawati

Sally Tjia

Ricardo william

Eliska

Hary setiawan

CEO

CEO

CEO

CEO

CEO

Manajer
Penjualan

Staf
Kitchen(Chef)

Manager
Keuangan

Staf Penjualan

10.2 Analisis Kompetensi SDM


TINGKAT PENDIDIKAN

JUMLAH

SD

SMP

SMA

SMK

Sarjana (S1)

Total

Staf Administrasi
(Kasir)

BAGIAN/DEPARTEMEN

JUMLAH

Manajemen

Bagian Kitchen

Bagian Penjualan

Bagian Administrasi

TOTAL

KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAIN-LAIN


1. Jujur
2. Cekatan
3. Bertanggung Jawab
4. Integritas Tinggi
5. Pantang Menyerah
6. Mampu Bekerja Tim Dengan Baik
7. Ramah dan Bersemangat

10.3 Foto Rancangan Produk

Gambar 1. Tusuk Hijau

Gambar 2. Tusuk Kuning

Gambar 3. Tusuk Merah dan

Gambar 4. Tusuk Biru

Tusuk Polos

Gambar 5. Tusuk Hitam

10.4 Foto Rancangan The HOST (House of Sate Tusuk) Truck