Anda di halaman 1dari 1

F-35 Lightning II atau Joint Strike Fighter adalah pesawat tempur generasi ke 5, produksi

kerjasama Lockheed Martin, Northrop Grumman, dan BAE Systems. Pesawat super canggih ini
mempunyai kapabilitas "Stealth", tidak akan terlihat di radar lawan. Jumlah persenjataan dan
amunisi yang bisa dibawanya pun lebih bayak dibanding pesawat-pesawat tempur generasi
sebelumnya, seperti F-16 dan F-18.
F-35 Lightning II adalah pesawat canggih yang mampu mengelak dari radar lawan. Pesawat ini
merupakan hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat
ini adalah pesawat tempur berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak
fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara (dogfight), dukungan udara jarak dekat,
serangan ke permukaan, dan pengeboman taktis.
F-35 Lightning JSF bentuknya seperti pesawat jet tempur modern, tetapi yang membuat jet ini
khusus adalah perangkat lunak dan kemampuan mengumpulkan data intelijen.
JSF juga merupakan pesawat mata-mata di angkasa. Pesawat ini dapat mengumpulkan
informasi dari angkasa luar, darat dan pesawat lain, dan kemudian mengirimkannya ke para
komandan di darat. Pilot mempunyai "mata dewa" saat perang. Dengan menekan sebuah
tombol, maka sebuah kamera yang berada di bawah akan mulai bekerja, yang berfungsi untuk
melihat keseluruhan pesawat.
Saat terbang, jet ini mengetahui cara melayang lebih baik daripada pilot Harrier terbaik. Pilot
tidak disibukkan dengan mengemudi sehingga lebih dapat memusatkan perhatian berperang.
Pengembangan pesawat ini dibiayai oleh Amerika Serikat, Britania Raya dan beberapa negara
lainnya. Pesawat demonstrasi, pertama kali terbang pada tahun 2000, dan pesawat versi
produksi pertama kali terbang pada 15 Desember 2006. Steve Long, adalah pilot RAF pertama
yang mengemudi jet satu kursi tersebut.