Anda di halaman 1dari 20

PENATALAKSANAAN DIET

PENYAKIT DISLIPIDEMIA

OLEH : RODLIA, S.Gz, MKM

overview
Klasifikasi lemak bahan makanan :
1.Lemak Jenuh : tanpa ikatan rangkap,
padat pada suhu ruang umumnya lemak
hewani: daging,ayam,telur,susu,keju,
2.Lemak tidak jenuh tunggal: dg 1 ikatan
rangkap: olive oil, alpukat, kc mete
3.Lemak tidak jenuh ganda: dg 2 atau
lebih
ikatan rangkap, bentuk
lunak/cair pada suhu ruang : minyak biji
bunga matahari, jagung, kc.tanah, wijen

overview
Kolesterol:
a. Zat sejenis lemak yang terdapat pada
makanan hewani dan sel tubuh, tidak
pada nabati
b. Fungsi dalam pembentukan hormon
steroid, vit D, asam empedu
c. Dapat disintesa oleh tubuh (hati), jadi
tidak esensial pada makanan
d. Sumber: kuning telur,lemak daging,keju,
jerohan, susu penuh

METABOLISME
Lemak disintesa dari asetil koA.
Lemak dikatabolisme menjadi asetil koA.
Lemak berfungsi sebagai penyimpan
energi.

Biosintesa lemak
= lipogenesis
Terjadi di dalam sitosol.
Pada hati, jaringan adiposa, ginjal, otak ,
paru, kelenjar payudara.
Substrat utama adalah asetil koA.
Hasil akhir utama adalah lemak palmitat.
Kofaktor yaitu NADPH, Mg, ATP,Biotin dan
HCO3.

PENCERNAAN & ABSORPSI


LEMAK :
DIET lemak
( TG )

-. TRI ASIL GLISEROL


-. FOSFOLIPID
-. STEROID :

DALAM
USUS :
KOLESTEROL
-. TG

lipase

( FL )

2-MONO ASIL GLISEROL


1-MONO ASIL GLISEROL
ASAM LEMAK ( FA )

-. KOLESTEROL ESTER
+ FA
-. FOSFOLIPID

kolesterase KOLESTEROL

fosfo lipase

LISO

HASIL PENCERNAAN + ASAM / GARAM


EMPEDU :
MISEL / EMULSI

DISERAP MUKOSA USUS


RE-ESTERIFIKASI / APOPROTEIN
RESINTESIS A & B
CALON KILOMIKRON ( NASCENT
CHYLOMICRON )
RUANG ANTAR SEL MUKOSA USUS
C & E
PEMBULUH APOPROTEIN
LIMFE
7

LUMEN USUS
TG

SEL MUKOSA
NASCENT
CHYLOMICRON

LIPASE

TG
FL

KOMPLEKS
EMULSI LEMAK

MG

TG FA
FL FL APOB48

SER

LFL

RER

C
APO E &

MISELE

MG MG
FA FA

MG
LPL
FA

KILOM
I
KRON

HDL

GARAM
EMPEDU

ABSORPSI LEMAK dan PEMBENTUKAN


KILOMIKRON

LIPOPROTEIN
PLASMA

. LEMAK TIDAK LARUT DALAM AIR


. MEDIA PELARUT DALAM TUBUH :
AIR
TRANSPORTASI LEMAK HARUS DALAM
BENTUK
EMULSI. UNTUK MEMBUAT EMULSI
DIPERLUKAN
EMULGATOR SENYAWA BIPOLAR :
FOSFOLI
PID ; KOLESTEROL ; PROTEIN.

STRUKTUR LIPOPROTEIN
: . INTI HIDROFOBIK : TG & KOLESTEROL
ESTER
. LAPISAN KULIT AMPIFATIK : APOPROTEIN ;
FOSFO LIPID ( FOSFATIDIL KOLIN /
MACAM
LIPOPROTEIN
:
SPINGOMIELIN
) ; KOLESTEROL BEBAS.
1. KILOMIKRON
2. VLDL = VERY LOW DENSITY LIPOPROTEIN
3. LDL

= LOW DENSITY LIPOPROTEIN

4. HDL

= HIGH DENSITY LIPOPROTEIN

10

Tipe lemak

LIPIDS IN BLOOD
TOTAL CHOLESTEROL

GOOD CHOLESTEROL
HDL 1 and HDL 2

TRIGLYCERIDES (TG)

BAD CHOLESTEROL
LDL, VLDL (TG), Lp(a)

www.drsarma.in

11

Good, Bad, Ugly & Deadly


HDL

LDL

GOOD
C

TG

T
G

A I, A II

VLDL
TG

BAD

B 100

Lp(a)

UGLY

DEADLY

TG

C
B 100 + E +C
www.drsarma.in

TG

B 100+ (a)
12

All are the terrorists !!

Measurements

VLDL

VLDLR

Apolipoprotein B
Non-HDL-C

IDL

TG-rich lipoproteins
www.drsarma.in

LDL

SDL

Highly atherogenic
13

Indian Dyslipidemic Triad

TG

Lp(a)

The Indian Triad

HDL
IHJ, 2000, 52: 173-177
Am J Med, 1998, vol 105(1A), 48S-56S
14

www.drsarma.in

Definisi
Dislipidemia
Kelainan metabolisme lemak
yang ditandai dengan
peningkatan atau penurunan
fraksi lemak dalam darah. Fraksi
lipid utama tersebut adalah
peningkatan kolesterol total,
LDL, TG dan penurunan HDL

TUJUAN DIET
Menurunkan kadar kolesterol, LDL dan TG
Meningkatkan kadar LDL
PRINSIP DIET
Rendah Lemak dan Rendah Kolesterol

Syarat Diet
Energi diberikan sesuai kebutuhan
Lemak sedang < 30 %, lemak jenuh :
a. Dislipidemia I : < 10% kebutuhan energi total
b. Dislipidemia II : < 7% kebutuhan energi total
Lemak tak jenuh tunggal maupun ganda :
Dislipidemia I dan II : 10-15% kebutuhan energi total
Kolesterol : DM < 200 mg/hari, non DM : < 300
mg/hari
Serat tinggi > 35 mg/hari
Zat gizi lain cukup

Bahan makanan yang dihindari :


1. Yang banyak mengandung lemak jenuh : minyak
yang berasal dari hewan : lemak sapi, babi, kambinh
susu penuh (full cream), cream, keju, mentega,
Minyak kelapa, santan kental, mayonaise
2. Daging berlemak (daging merah) dan jeroan : kambing
sapi, babi, otak, limpa, ginjal, hati, kuning telur
jantung, ham, sosis, babat, usus
3. Minuman keras : arak, bir, brendi, dll

Contoh Menu :
Makan Pagi :

Jam 10.00 :
Makan Siang :

Jam 16.00 :
Makan Malam :

Nasi
Pepes ikan
Tahu bumbu kuning
Ca sayuran
Pepaya
Nasi
Ikan acar kuning
Pepes tempe
Sayur ganggang kangkung
Melon
Apel
Nasi
Ikan bumbu asem manis
Tahu bumbu gadon
Bening bayam + labu siam
Pisang

TERIMA KASIH