Anda di halaman 1dari 62

Adrian

1. Definisi IKM menurut WHO :


a. Kondisi seseorang yang memiliki
kemampuan
mengembangkan
intelektual dan emosional secara optimal
tanpa rintangan.
b. Kondisi
seseorang
memungkinkan
dirinya
menunaikan
tugas
perikehidupan di tengah-tengah masyarakat
tanpa merasa cemas dalam memelihara
diri dan keluarganya sehari-hari
c. Suatu keadaan yang sehat secara fisik,
sehat secara mental atau rohani, maupun
sehat secara sosial dapat berinteraksi
dan komunikasi dengan sesamanya.
d. Suatu keadaan yang baik secara klinis
e. Suatu keadaan yang baik secara mental
dan fisik
Jawaban : C
2. Yang bukan termasuk faktor risiko
adalah ....
a. Predisposisi Factor
b. Anabling Factor
c. Enforcement Factor
d. Re-enforcement Factor
e. Pecipitating Factor
Jawaban : C
3. Salah satu contoh Percipitating Factor
yaitu...
a. Perumahan maupun sanitasi yang jelek
b. Gizi jelek
c. Merokok
d. Pelayanan medis yang tidak terjangkau
e. Ras mongoloid
Jawaban : C
4. Yang termasuk karakteristik konsep
sehat ialah...
a. Comphresive public health oriented
b. Simple medical oriented
c. Pendekatan kuratif atau klinis
d. Strategi pelayanan menekankan pada
pelayanan rumah sakit

e. Tindakan dilakukan kalau jatuh sakit


Jawaban : A
5. Yang termasuk pilar utama YANKES
yaitu...
a. Preventif
b. Promosi
c. Rehabilitatif
d. Kuratif
e. Semua benar
Jawaban : E
6. Agen dibawah ini yang bukan termasuk
agen penyebab penyakit yaitu...
a. Agen biologis
b. Agen kimiawi
c. Agen fisika
d. Agen psikis
e. Agen infektiv
Jawaban : E
7. Salah satu Trias penyebab penyakit yaitu :
a. Habit
b. Emotional
c. Host
d. Fungsional
e. Biologis
Jawaban : C
8. Pernyataan dibawah ini yang berkaitan
dengan pencegahan sekunder yaitu....
a. Surveilans epidemiologi yang baik
b. Penyempurnaan
dan
intensifikasi
pengobatan lanjutan agar arah
penyakit tidak sebaliknya menjurus
kepada stadium komplikasi
c. Disability limitation
d. Rehabilitation
e. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai
penunjang untuk
dimungkinkan
pengobatan dan perawatan yang lebih
intensif
Jawaban : A

9. Pernyataan di bawah ini yang berkaitan


dengan web of causation...
a. Suatu penyakit tidak tergantung pada
satu sebab yang berdiri sendiri
melainkan
sebagai
akibat
dari
serangkaian
proses
sebab-akibat
sehingga penyakit dapat dicegah dengan
memotong rantai pada berbagai titik.
b. Memerlukan identifikasi dari berbagai
faktor yang berperan dalam timbulnya
penyakit dengan tidak mementingkan
pentingnya agent.
c. Peranan lingkungan sosial lebih besar
dari yang lainnya pada stress mental
d. Peranan lingkungan biologis lebih besar
dari yang lainnya pada penyakit lewat
vektor (malaria)
e. Tahapan subklinis mengikuti pajanan
biasa disebut incubation period (untuk
penyakit infeksi) atau latency period
(untuk penyakit kronis).
Jawaban : A
10. Salah satu syarat agen sebagai penyebab
penyakit ...
a. Viral Cause
b. Environment Cause
c. Spesific Cause
d. Individual Cause
e. Genetic Cause
Jawaban : C
Ika
1. Kondisi
seseorang
yang
memiliki
kemampuan mengembangkan intelektual dan
emosional secara optimal tanpa rintangan
merupakan pengertian dari :
a. Sehat jasmani
b. Sehat rohani
c. Sehat mental
d. Sehat sosial
e. Sehat akal-budi
Kunci jawaban :
c. Sehat mental

2. Faktor resiko merupakan faktor yang


mempengaruhi timbulnya suatu penyakit
namun bukan menjadi penyebab dari
penyakit tersebut. Faktor yang merupakan
penyebab suatu kondisi makin peka terhadap
kesempatan timbulnya penyakit tertentu
adalah :
a. Re-enforcement factor
b. Precipitating factor
c. Anabling factor
d. Predisposisi factor
e. Lifestyle factor
Kunci jawaban :
d. Predisposisi factor
3. yang termasuk kedalam konsep sehat adalah :
a. Pemeriksaan pap-smear pada wanita
berumur lebih dari 40 tahun
b. Mastectomy pada wanita yang
terkena Ca Mamma
c. Pemberian injeksi insulin pada
penderita DM
d. Pemasangan bypass pada penderita
aterosklerosis
e. Pemberian OAT pada penderita TB
Kunci jawaban :
a. Pemeriksaan pap-smear pada
wanita berumur lebih dari 40
tahun
4. Yang
merupakan
model
pendekatan
terjadinya penyakit adalah :
a. Segitiga Epidemiologi
b. Roda
c. Jaring-jaring sebab akibat
d. Semua benar
e. Semua salah
Kunci jawaban :
d. Semua benar
5. Model epidemiologi terjadinya suatu
penyakit yang menggunakan hasil interaksi
antara agent, host, dan environtment adalah :
a. Roda
b. Segitiga Epidemiologi
c. Jaring-jaring sebab akibat
d. Pie
e. Segiempat
Kunci jawaban :
b. Segitiga Epidemiologi

6. Pada gambar dibawah ini terjadi kondisi


tidak seimbang dimana kemampuan agent

meningkat. Kondisi ini biasa ditemukan


pada :
a. Peningkatan penduduk usia rentan
b. Sanitasi yang buruk menyebabkan
gangguan saluran pencernaan
c. Pencemaran udara mengakibatkan
infeksi saluran pernapasan
d. Musibah banjir yang menyebabkan
air kotor dan kuman mudah kontak
dengan tubuh manusia
e. Penyakit infeksi dengan train baru
dari agent
Kunci jawaban :
e. Penyakit infeksi dengan train
baru dari agent
7. Yang termasuk kedalam faktor penjamu
(host) yang menentukan resiko terpapar
terhadap agent adalah :
a. Jenis kelamin
b. Komposis agen
c. Sistem imun
d. Nutrisi
e. Bahan kimia
Kunci jawaban :
a. Jenis kelamin
8. Penyakit timbul akibat sisa makhluk hidup
yang mengalami pembusukan sehingga
menyebabkan
pengotoran
udara
dan
lingkungan sekitarnya merupakan pengertian
dari teori :

a.
b.
c.
d.
e.

Teori Contagion
Teori Hippocrates
Teori Miasma
Teori Humoral
Teori Jasad Renik
Kunci jawaban :
c. Teori Miasma
9. Penyakit timbul akibat gangguan dari
keseimbangan cairan dalam tubuh
merupakan pengertian dari teori :
a. Teori Hippocrates
b. Teori Humoral
c. Teori Miasma
d. Teori Jasad Renik
e. Teori Contagion
Kunci jawaban :
b. Teori Humoral
10. Penyakit terjadi akibat kontak antara
satu orang dengan orang lain
a. Teori Jasad Renik
b. Teori Hippocrates
c. Teori Humoral
d. Teori Miasma
e. Teori Contagion
Kunci jawaban :
e. Teori Contagion
Ibel
1. Dibawah ini yang bukan merupakan
faktor resiko timbulnya suatu
penyakit..
A. Predisposisi factor
B. Anabling factor
C. Precipitating factor
D. Re-enforcement factor
E. Intrinsic factor
2. Faktor yang merupakan paparan
terhadap suatu penyakit yang memang
terkait dalam timbulnya penyakit
tersebut (misalnya merokok, debu
asbestos terhadap kanker terhadap
kanker paru) disebut sebagai..
A. Predisposisi factor
B. Anabling factor
C. Precipitating factor
D. Re-enforcement factor
E. Extrinsic factor

3. Penyakit timbul akibat pengaruh


lingkungan (air, udara, tanah, cuaca,
dll), merupakan teori.
A. Teori Contagion
B. Teori Hippocrates
C. Teori Humoral
D. Teori Miasma
E. Teori Ekologi Lingkungan
4. Dibawah ini yang merupakan sifat dari
host adalah.
A. Infektivitas
B. Patogenesitas
C. Resistensi
D. Virulensi
E. Invasitas
5. Agen sebagai penyebab penyakit dapat
berupa unsur hidup atau mati. Virus,
bakteri, jamur, cacing, dan insekta,
merupakan agen..
A. Agen Kimiawi
B. Agen Nutrisi
C. Agen Psikis
D. Agen Fisika
E. Agen Biologis
6. Faktor-faktor yang mempengaruhi
kepekaan dan respon individu terhadap
agen adalah.
A. Umur, komposisi gen, nutrisi,
dan status imun
B. Umur, sex, nutrisi, dan status
imun
C. Umur, suku bangsa, nutrisi, dan
status imun
D. Umur, komposisi gen, nutrisi,
dan perilaku
E. Umur, komposisi gen, perilaku,
dan sex
7. Teori H.L. Blum mengatakan bahwa
kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh
empat faktor. Faktor yang ditentukan
oleh tingkat pendidikan dan kesadaran
untuk menjalankan hidup sehat,
merupakan faktor
A. Herediter

B.
C.
D.
E.

Health system
Perilaku masyarakat
Lingkungan
Health infrastructure

8. Perlindungan umum dan spesifik


meliputi kegiatan-kegiatan dibawah ini,
kecuali
A. Memberikan pengobatan kepada
golongan yang rentan
(vulnerable risk groups).
B. Peningkatan higiene perorangan
dan perlindungan terhadap
lingkungan yang tidak
menguntungkan.
C. Perlindungan terhadap
kemungkinan kecelakaan
D. Penyuluhan kesehatan yang
intensif
E. Perlindungan terhadap bahanbahan yang bersifat
karsinogenik, bahan-bahan
racun maupun alergen.
9. Proporsi mereka yang true positive
diantara keseluruhan penderita yang
menunjukan hasil tes konfirmasi positif,
merupakan pengertian dari.
A. Sensitivitas
B. Spesifisitas
C. Nilai prediktif
D. Prevalensi
E. Proporsi Total Positif
10. Menurut Wilson dan Jungler (WHO,
1968) persyaratan tes screening
morbiditas sebagai berikut, kecuali.
A. Tes harus etis
B. Dapat diterima masyarakat
(khususnya bila dilakukan
dilapangan)
C. Tes harus cukup peka (Validitas
harus tinggi, yaitu nilai
sensitivitas hendaknya dapat
mendekati satu)

D. Tes harus spesifik (nilai


spesifisitas harus tinggi
mendekati satu)
E. Biaya tes mahal
Else
1. Faktor-faktor yang sesungguhnya ikut
mempengaruhi timbulnya suatu penyakit
namun bukan menjadi penyebabnya
disebut :
a. Faktor predisposisi
b. Anabling factor
c. Faktor risiko
d. Precipitating factor
e. Re-enforcement factor
2. Hal-hal yang berkaitan dengan suatu
konsep sehat antara lain, kecuali :
a. Orientasi pelayanan bersifat
comprehensive public health
oriented
b. Baru melakukan tindakan kalau
jatuh sakit
c. Sifat pelayanan lebih menekankan
pada upaya-upaya preventif dan
promotive
d. Strategi pelayanan lebih di luar
rumah sakit yaitu melalui
comprehensive public health
e. Menggunakan pendekatan ekologi
dan epidemiologi
3. Penyakit terjadi akibat kontak antara
satu orang dengan orang lain merupakan
sebuah teori timbulnya penyakit, yaitu :
a. Teori Contagion
b. Teori Hippocrates
c. Teori Humoral
d. Teori Miasma
e. Teori Jasad Renik
4. Proses terjadinya penyakit merupakan
hasil interaksi antara Agen, host dan
Faktor Lingkungan, merupakan konsep
dari :
a. Epidemiologic Triangle
b. Wheel
c. The Web of causation
d. Jaring-jaring sebab akibat
e. roda

5. Kemampuan dari pejamu untuk bertahan


terhadap suatu infeksi disebut dengan :
a. Imunitas
b. Resistensi
c. Infektifnes
d. Toksisitas
e. Invasitas
6. kesanggupan dari organisme untuk
beradaptasi sendiri terhadap lingkungan
dari pejamu untuk mampu tinggal dan
berkembang biak dalam jaringan pejamu
dikenal sebagai :
a. Patogenesitas
b. Virulensi
c. Toksisitas
d. Antigenisitas
e. Infektivitas
7. Syarat Agen sebagai penyebab penyakit
antara lain :
a. Dapat meyebabkan berbagai
penyakit
b. Dijumpai hanya pada sebuah kasus
c. Tidak perlu ditumbuhkan dalam
biakan
d. Bukan merupakan spesifik cause
e. Dijumpai pada setiap kasus yang
diteliti, pada keadaan yang sesuai
8. Contoh Pencegahan primer adalah
sebagai berikut, kecuali :
a. Penyuluhan kesehatan yang intensif
b. Perbaikan gizi dan penyusunan pola
menu gizi yang adekuat
c. Pembinaan dan pengawasan
terhadap pertumbuhan balita
d. Perlindungan terhadap
kemungkinan kecelakaan
e. Pengendalian terhadap faktor
lingkungan yang dapat
mempengaruhi timbulnya suatu
penyakit
9. Yang termasuk upaya Perlindungan
umum dan spesifik adalah :
a. Nasihat perkawinan dan pendidikan
seks yang bertanggung jawab
b. Memberikan pengobatan kepada
golongan yang rentan
c. Kesempatan memperoleh hiburan
yang sehat untuk memungkinkan

pengembangan kesehatan mental


maupun social
d. Penyempurnaan dan intensifikasi
pengobatan lanjutan agar arah
penyakit tidak sebaliknya menjurus
kepada stadium komplikasi
e. Perbaikan fasilitas kesehatan
sebagai penunjang untuk
dimungkinkan pengobatan dan
perawatan yang lebih intensif.
10. Pencegahan dan Penanggulangan
penyakit menular dilakukan dengan
cara-cara sebagai berikut, kecuali :
a. Eliminasi sumber penyakit
b. Manusia /isolasi & karantina,
binatang dikontrol atau di vaksinasi
c. Perbaikan fasilitas kesehatan
d. Memutuskan mata rantai penularan
e. Proteksi kelompok rentan
Sovian
1. 3 Unsur sehat menurut kritera WHO
adalah :
a. Sehat Fisik, Sosial & Budaya
b. Sehat Sosial, Budaya & Rohani
c. Sehat Rohani, Jasmani &
Keuangan
d. Sehat Fisik, Rohani & Sosial
e. Sehat Saya, Aku & Dia
Kunci Jawaban : D
2. Undang Undang no berapa dan tahun
berapa yang mempunyai definisi tentang
sehat mental dan sehat sosial?
a. UU No. 1 Tahun 1966 Tentang
Kesehatan Jiwa
b. UU No. 3 Tahun 1966 Tentang
Kesehatan Jiwa
c. UU No. 5 Tahun 1966 Tentang
Kesehatan Jiwa
d. UU No. 7 Tahun 1966 Tentang
Kesehatan Jiwa
e. UU No. 2 Tahun 1966 Tentang
Kesehatan Jiwa
Kunci Jawaban : B
3. Kondisi seseorang yang memiliki
kemampuan mengembangkan
intelektual dan emosional secara optimal

4.

5.

6.

7.

tanpa rintangan adalah definisi dari


sehat secara ?
a. Moril
b. Edukasi
c. Sosial
d. Mental
e. Pemikiran
Kunci Jawaban : D
4 Pilar utama pelayanan Kesehatan
secara berurutan adalah :
a. Preventif, Promosi, Kuratif,
Rehabilitatif
b. Kuratif, Preventif, Promosi,
Rehabilitatif
c. Promosi, Kuratif, Rehabilitatif,
Preventif
d. Promosi, Preventif, Kuratif,
Rehabilitatif
e. Promosi, Preventif,
Rehabilitatif, Kuratif
Kunci Jawaban : D
Membaca dalam keadaan tidur
merupakan faktor resiko terkena miopi
(rabun jauh).
Contoh diatas adalah salah satu dari
jenis faktor resiko yaitu :
a. Re-enforcement factor
b. Precipitating factor
c. Anabling factor
d. Predisposisi factor
e. Risk Factor 2
Kunci Jawaban : B
Suatu keadaan dimana tdp gangguan
terhadap bentuk dan fungsi tubuh
sehingga berada dalam keadaan yang
tidak normal disebut penyakit.
Pernyataan diatas diambil dari :
a. Sherwood, 1978
b. Gold Medical Dictionary
c. Asmar, 1988
d. Azwar, 1988
e. Bramakumbara, 1999
Kunci Jawaban : D
Teori Humoral berkembang dari
bangsa / negara ?
a. Israel
b. China
c. Yunani
d. Inggris

e. Amerika
Kunci Jawaban : B
8. Teori Kontagion berawal dari
penyebaran penyakit ?
a. TBC
b. Hepatitis
c. Frambusia
d. Lepra
e. Malaria
Kunci Jawaban : D
9. Penyakit timbul akibat sisa makhluk
hidup yang mengalami pembusukan
sehingga menyebabkan pengotoran
udara dan lingkungan sekitarnya adalah
definisi dari teori :
a. Jasad Renik
b. Miasma
c. Sisa pembakaran
d. Polusi
e. Hipocrates
Kunci Jawaban : B
10. Hal yang mempengaruhi penjamu (host)
pada suatu segitiga epidemiologi yaitu :
a. Resistensi
b. Imunitas
c. Infektifnes
d. A dan C benar
e. Benar Semua
Kunci Jawaban : E

3.

4.

5.

Leo
1. Konsep strategi penanggulangan
penyakit dibagi atas
A. Menurut kausa
B. Menurut natural history
C. Menurut bentuk prevensi
D. A dan B benar
E. Semua benar
Kunci jawaban : D
2. Kemampuan suatu tes apakah sudah
sesuai dan absah untuk konfirmasi suatu
jenis penyakit tertentu disebut
A. Sensitivitas alat tes
B. Spesifitas alat tes
C. Validitas alat tes
D. Komoditas alat tes

6.

7.

E. Originalitas alat tes


Kunci Jawaban : C
Faktor agen dalam transmisi penyakit
dipengaruhi oleh
A. Karakteristik dari agennya
B. Kemampuan imun host orang tua
C. Kemampuan daya infeksi terhadap
host
D. A dan B benar
E. C dan A benar
Kunci jawaban : E
Cara penyebaran ( mode of
transmission) penyakit-penyakit infeksi
dibedakan menjadi
A. Technical transmission
B. Mechanical Transmission
C. Biological Transmission
D. A,B,C benar
E. B,C benar
Kunci Jawaban : E
Vehicle of infection adalah sebutan untuk
A. Tempat dimana mikroorganisme
hidup dan berkembang pada manusia
B. Tempat dimana mikroorganisme
menginfeksi penderita
C. Tempat dimana mikroorganisme
hidup pada non living bodies
D. Tempat dimana mikroorganisme
hidup dan mati pada preparat
laboratorium
E. Tempat dimana mikroorganisme
berkembang biak dalam tabung
laboratorium
Kunci Jawaban : C
Faktor yang menurunkan probabilitas
kejadian penyakit disebut
A. Faktor Prolaps
B. Faktor imunitas
C. Faktor Protektif
D. Faktor Resiko
E. Faktor Riwayat Keluarga
Kunci Jawaban : C
Yang merupakan pencegahan primer
adalah
A. Penyuluhan kesehatan yang intensif

B. Perbaikin gizi dan penyusunan pola


menu gizi yang tidak adekuat
C. Perbaikan perumahan sehat
D.A,B,C benar
E. A,C benar
Kunci Jawaban : E
8. Memberikan pengobatan kepada
golongan yang rentan (vulnerable risk
group) ada lah kegiatan yang termasuk
dalam
A. Perlidungan umum dan Spesifik
B. Perlindungan jasmani
C. Pencegahan Tersier
D. A,B,C benar
E. A, C benar
Kunci Jawaban : A
9. Di bawah ini yang termasuk dalam
tahapan patogenesis pada tahapan
perkembangan penyakit adalah
A. Inkubasi
B. Early illness stage
C. Extended illness stage
D. Ilness stop
E. Semua benar
Kunci jawaban : E
10. Proporsi total positif pada tes konfirmasi
diantara populasi penduduk setempat
disebut
A. Nilai prediktif
B. Proporsi True Positive
C. Prevalensi
D. Proporsi total positif
E. C,D benar
Kunci jawaban : E
Yeyen
1. Menurut Blum faktor-faktor yang
mempengaruhi kesehatan masyarakat
adalah sebagai berikut kecuali....
a) Herediter
b) Agent
c) Health system
d) Perilaku masyarakat
e) Lingkungan

2. Seorang pria berumur 35 tahun datang


berobat ke dokter dan didiagnosis
dengan sifilis. Dia menyarankan istrinya
untuk mengadakan pemeriksaan juga.
Tindakan pria ini termaksud :
a) Rehabilitation
b) Early diagnosis and prompt
treatment
c) Disability limitation
d) Spesific protection
e) Health promotion
3. Proporsi mereka yang tidak mengeluh
sakit yang pada tes konfirmasi tetap
menunjukan hasil yang negative
adalah ....
a) Spesifisitas
b) Sensitivitas
c) Nilai prediktif
d) Prevalensi
e) Validitas
4. Pencegahan untuk penyakit menular
adalah....
a) Proteksi kelompok kebal
b) PHBS
c) Jika manusia dikontrol
d) Jika binatang isolasi
e) Proteksi vektor
5. Alat penunjang diagnosis yang lebih
maju termasuk dalam level
pencegahan....
a) Pencegahan primer
b) Pencegahan sekunder
c) Pencegahan tersier
d) Rehabilitasi
e) Disability limitation
6. Faktor yang mempunyai hubungan
kausal dengan penyakit adalah....
a) Faktor resiko
b) Faktor penunjang
c) Faktor utama
d) Faktor tambahan
e) Faktor protektif
7. Suatu desa di suatu kabupaten yang
berpenduduk 450.000 jiwa. Pada tahun
2013 pernah dilakukan penelitian
terhadap kejadian tipus abdominalis.
Selama satu tahun tersebut tercatat 300
orang yang pernah panas (> 5 hari) yang
diduga tipus. Untuk mengkonfirmasi ini

dilakukan terhadap mereka tes Widal


dan ternyata diantaranya yang
menunjukan positif adalah 210 orang.
Sebaliknya pada kelompok 100 orang
lain setempat yang tidak pernah
mengeluh panas yang patut diduga
terkontaminasi ternyata pada
pemeriksaan tes Widal juga menunjukan
positif pada 50 orang diantara mereka.
Berapa sensitivitas tes Widal pada data
penelitian ini....
a) 1
b) 0,85
c) 0,70
d) 0,99
e) 0,90
8. Kemampuan agent sangat dipengaruhi
oleh.
a) Kondisi host
b) Pathogenesis agen
c) Perubahan lingkungan
d) Semua betul
e) Semua salah
9. Semua unsure atau elemen hidup yang
kehadiran dan ketidakhadirannya bila
diikuti dengan kontak efektif dengan
manusia yang rentan dalam kondisi yang
memungkinkan akan menjadi stimuli
dan memudahkan terjadinya penyakit.
Pernyataan diatas yang sesuai untuk :
a) Host
b) Environtment
c) Sanitasi
d) Agent
e) Segitiga epidemiologi
10. Masa dimana kuman ada didalam tubuh
namun belum menimbulkan gejala :
a) Inkubasi
b) Penyakit dini
c) Prepatogenesa
d) Illness stop
e) Carrier

Irvan
1. Konsep yang digunakan untuk
menjelaskan timbulnya penyakit secara
epidemiologi beranjak dari teori
a. Teori lingkungan (ekologi) dan teori
public health
b. Teori biomassa
c. Teori individu
d. Teori patologi
Jawaban : a
2. Timbulnya suatu penyakit senantiasa
berkaitan dengan lingkungan hidup
masyarakat setempat adalah konsep dari
a. B. Mc Mahon dan T. F. Fuchs
b. Gordon
c. H.L. Blum
d. Mc. Mahon saja
Jawaban : a
3. Menurut Gordon, suatu penyakit timbul
karena adanya gangguan terhadap
keseimbangan antara
a. Yin and yang
b. Cairan dalam tubuh
c. Host-agent-environment
d. Intake makanan dan aktivitas
Jawaban : c
4. Yang dimaksud dengan Faktor health
system atau health infrastructure oleh H.
L. Blum adalah
a. Factor yang berasal dari orang tua
b. Meliputi lingkungan fisik, biologi,
sosial dan ekonomi
c. faktor ini ditentukan oleh tingkat
pendidikan dan kesadaran untuk
menjalankan hidup sehat
d. sistem pelayanan kesehatan, fasilitas
yang tersedia, peraturan-peraturan
yang berlaku untuk memudahkan
orang mendapatkan pelayanan
jawaban : d
5. Pada masa pre-pathogenesis pencegahan
yang dapat dilakukan adalah
a. Early diagnosis and prompt
treatment
b. Pencegahan primer

c. Pencegahan sekunder
d. Pencegahan tersier
Jawaban : b
6. Berdasarkan 5 level of prevention
against disease yang dikemukakan oleh
Leavel and Clark yang termasuk
pencegahan sekunder adalah
a. Health promotion
b. Specific protection
c. Early diagnosis and prompt
treatment
d. Disability limitation and
rehabilitation
Jawaban : c
7. Yang termasuk kegiatan disability
limitation adalah
a. Penyuluhan kesehatan yang intensif
b.
Perbaikan gizi dan penyusunan
pola menu gizi yang adekuat
c.
Pembinaan dan pengawasan
terhadap pertumbuhan balita
d.
Pencegahan terhadap
komplikasi maupun cacat setelah
sembuh
jawaban : d
8. Dalam tahapan perkembangan penyakit,
fase pertama masa pathogenesis adalah
a. Inkubasi
b. Early illness stage
c. Extended illness stage
d. Illness stop
Jawaban : a
9. Yang bukan persyaratan tes screening
morbiditas adalah
a. Dapat diterima masyarakat
(khususnya bila dilakukan
dilapangan)
b. Tes harus cukup peka (Validitas
harus tinggi, yaitu nilai sensitivitas
hendaknya dapat mendekati satu)
c. Tes harus spesifik (nilai spesifisitas
harus tinggi mendekati satu)
d. Biaya tes harus mahal
Jawaban : d

10. Rumus untuk menghitung sensitivitas


adalah
a. TRUE + /TOTAL SAKIT
b. TRUE -/TOTAL POSITIF
c. FALSE NEGATIF/TOTAL SAKIT
d. TRUE-/TRUE +
Jawaban : a
Azario
1. Suatu penyakit timbul karena adanya
gangguan terhadap keseimbangan hostagent-environment termasuk dalam teori
ekologi:
a. Fenomena Gordon
b. Konsep diri dari B. McMahon
dan T.F. Fuchs
c. H.L Blum
d. B. McMahon
e. T.F. Fuchs
Jawaban: A
2. Kesehatan masyarakat menurut H.L
Blum dipengaruhi oleh kecuali:
a. Faktor herediter
b. Faktor health system atau health
infrastructure
c. Faktor obat-obatan
d. Faktor perilaku masyarakat
e. Faktor lingkungan
Jawaban: E
3. Termasuk pencegahan primer:
i. Penyuluhan kesehatan yang
intensif
ii. Perbaikan gizi dan penyusunan
pola menu gizi yang adekuat
iii. Pembinaan dan pengawasan
terhadap pertumbuhan balita
iv. Perbaikan perumahan sehat
Jawaban: E
4. Termasuk pencegahan primer:
i. Nasihat perkawinan dan
pendidikan seks yang
bertanggung jawab
ii. Pengendalian terhadap faktor
lingkungan yang dapat

mempengaruhi
timbulnya suatu penyakit
iii. Kesempatan memperoleh
hiburan yang sehat untuk
memungkinkan pengembangan
kesehatan mental maupun sosial
iv. Perbaikan perumahan sehat
Jawaban: E
5. Tingkatan dalam proses pencegahan
terhadap timbulnya suatu penyakit
menurut Level dan Clark:
i. Pencegahan primer
ii. Pencegahan sekunder
iii. Pencegahan tersier
iv. Pencegahan kuarterer
Jawaban: D
6. Termasuk pencegahan sekunder kecuali:
i. Alat penunjang diagnosis yang
lebih maju
ii. Surveilans epidemiologi yang
baik
iii. Kemampuan penegakan
diagnosis semakin dini
iv. Bukan salah satu diatas
Jawaban: D
7. Kegiatankegiatan Disability limitation
adalah sebagai berikut:
i. Penyempurnaan dan
intensifikasi pengobatan
lanjutan agar arah penyakit tidak
sebaliknya menjurus kepada
stadium komplikasi
ii. Pencegahan terhadap komplikasi
maupun cacat setelah sembuh
iii. Perbaikan fasilitas kesehatan
sebagai penunjang untuk
dimungkinkan pengobatan dan
perawatan yang lebih intensif
iv. Mengusahakan pengurangan
beban-beban nonmedis (social)
pada seorang penderita
memungkinkan ia meneruskan
pengobatan dan perawatan diri.
Jawaban: E

8. Tahapan patogenesis:
a. Inkubasi early illness stage
extended illness stage illness
stop
b. early illness stage Inkubasi
extended illness stage illness
stop
c. extended illness stage - illness
stop - Inkubasi early illness
stage
d. Inkubasi - illness stop
extended illness stage early
illness stage
e. illness stop Inkubasi
extended illness stage early
illness stage
Jawaban: A
9. Thorner-Remain menyusun kriteria
berupa beberapa indikator sebagai
berikut
i. Sensitivitas (proporsi true
positif)
ii. Spesifisitas (proporsi true
negative)
iii. Nilai prediktif (proporsi true
positive)
iv. Prevalensi (proporsi total
positif)
Jawaban: E
10. Menurut Wilson dan Jungler (WHO,
1968) persyaratan tes screening
morbiditas sebagai berikut:
i. Tes harus etis
ii. Dapat diterima masyarakat
(khususnya bila dilakukan
dilapangan)
iii. Tes harus cukup peka (Validitas
harus tinggi, yaitu nilai
sensitivitas hendaknya dapat
mendekati satu)
iv. Tes harus spesifik (nilai
spesifisitas harus tinggi
mendekati satu)
Jawaban: E

Intan
1. Riwayat alamiah penyakit
merupakan.
a. Proses perkembangan suatu
penyakit dengan adanya
intervensi manusia dengan
sengaja
b. Proses perkembangan suatu
penyakit tanpa adanya
intervensi manusia dengan
sengaja
c. Proses perkembangan suatu
penyakit dengan adanya
intervensi manusia tanpa
sengaja
d. Proses perkembangan suatu
penyakit
e. Proses perkembangan suatu
penyakit yang dikehendaki oleh
manusia
Kunci jawaban : B
2. Tahapan subklinis untuk penyakit kronis
biasa disebut .
a. Incubation period
b. Subclinic period
c. Latency period
d. Subclinic phase
e. Clinical phase
Kunci jawaban : C
3. Tujuan epidemiologi riwayat alamiah
penyakit adalah.
a. Mendiagnosa penyakit
b. Memperpanjang hidup
c. Menentukan strategi
pengendalian dan pencegahan
penyakit
d. Mengendalikan penyebaran
penyakit di dalam populasi
e. Memperbaiki status kesehatan si
pengidap penyakit
Kunci jawaban : D

4. Di bawah ini termasuk gambaran


perjalanan alamiah penyakit
1. Tahap pre-patogenesis
2. Tahap penyakit lanjut
3. Tahap klinis
4. Tahap terminal
a. 1,2,3 benar
b. 1 dan 3 benar
c. 2 dan 4 benar
d. 4 saja benar
e. Semua benar
Kunci jawaban :E
5. Tahap yang dimulai dari masuknya bibit
penyakit sampai sesaat sebelum
timbulnya gejala disebut.
a. Tahap prepatogenesis
b. Tahap penyakit lanjut
c. Tahap inkubasi
d. Tahap terminal
e. Tahap klinis
Kunci jawaban : C
6. Tahap dimana terjadi interaksi antara
host-bibit penyakit- lingkungan,
interaksi di luar tubuh manusia
disebut
a. Tahap peka/rentan
b. Tahap penyakit lanjut
c. Tahap inkubasi
d. Tahap terminal
e. Tahap klinis
Kunci jawaban : A
7. Kondisi ketika telah terjadi perubahan
fungsi organ yang terkena &
menimbulkan gejala disebut
a. Tahap peka/rentan
b. Tahap penyakit lanjut
c. Tahap inkubasi
d. Tahap terminal
e. Tahap klinis
Kunci jawaban : E

8. Tujuan dari level pencegahan penyakit


tingkat sekunder adalah sebagai
berikut.
a. Agar orang yang sehat tetap
sehat , mencegah orang yang
sehat menjadi sakit
b. Mengurangi keterpaparan
penjamu terhadap faktor risiko
c. Memperpendek masa durasi/
progresifitas penyakit
d. Memelihara orang sakit dari
pengaruh jangka panjang
penyakit
e. Memperpanjang usia dan
tingkat keparahan penyakit

2.

3.

Kunci jawaban : C
9. Fase klinis dan fase terminal termasuk
dalam level pencegahan penyakit di
tingkat
a. Primer
b. Sekunder
c. Tersier
d. Semua benar
e. Semua salah

4.

Kunci jawaban: C
10. Upaya untuk mengurangi atau
mencegah terjadinya cacad termasuk
dalam level pencegahan penyakit di
tingkat
a. Primer
b. Tersier
c. Sekunder
d. Semua benar
e. Semua salah

5.

Kunci jawaban: B
KItin
1. Riwayat alamiah penyakit merupakan
proses perkembangan penyakit pada
manusia dengan ...
a. Tanpa bantuan agent
b. Adanya campur tangan tenaga
medis

6.

c. Suatu penyakit tanpa intervensi


manusia dengan sengaja
d. Pengaruh imunisasi BCG
e. Pengaruh imunisasi dasar
Jawabanya C
Akhir dari suatu perjalanan penyakit
adalah
a. Sembuh, kronik, cacat, mati
b. Sembuh dan mati
c. Kronik, akut, eksaserbasi akut
d. Malignant dan non malignant
e. Komplikasi kronik, cacat, dan,
malignant
Jawabanya A
Estimasi hasil pada individu, dipakai
untuk menghitung riwayat alamiah
penyakit dan faktor resiko lainya dikenal
sebagai...
a. Predisposisi
b. Prognosis
c. Pola penyakit menular
d. Faktor Resiko
e. Etiologi
Jawabanya B
Keadaan suatu penyakit bisa juga
dimodifikasi pada titik manapun dalam
perkembangannya dengan ...
a. Imunisasi dan promosi
b. Kuratif dan promosi
c. Pencegahan dan pengobatan
d. Pengobatan dan pemeriksaan lab
e. Teknik operasi yang tepat
Jawabanya C
Tahapan subclinis mengikuti pejanan
biasa untuk penyakit infeksi disebut...
a. Masa prodormal
b. Periode laten
c. Periode subklinis
d. Periode klinis
e. Periode inkubasi
Jawabanya E
Ciri ciri dari tahapan inkubasi adalah
a. Pada penyakit infeksi terjadi
oerubahan anatomi dan histologi
b. Belum terjadi perkembangbiakan
mikroorganisme patogen
c. Perubahan paparan mulai tampak
d. Terlihatnya gejala akibat
mikroorganisme yang patogen

7.

8.

9.

10.

e. Perubahan akibat infeksi atau


paparan masih belum tampak
Jawabanya E
Pada penyakit non infeksi, tahapan
terminal yang terlihat adalah
a. Sembuh spontan
b. Sembuh dengan terapi
c. Remisi atau kambuh
d. Tingkah laku antisosial atau
psikopatologi
e. Self limiting disease
Jawabanya D
Sumber terjadinya suatu infeksi adalah
a. Penderita, karier, geografi, vektor,
zoonosis
b. Virus, bakteri, tetangga
c. Infeksi dari rumah sakit, droplet
d. Penderita, karier, populasi, individu
e. Vektor dan agent
Jawabanya A
Berikut ini adalah tujuan pencegahan
primer...
a. Memperpendek masa
durasi/progestifitas penyakit
b. Mengubah tingkat keganasan
penyakit
c. Mengurangi komplikasi
d. Memperpanjang usia dan tingkat
keparahan penyakit
e. Agar orang yang sehat tetap sehat
Jawabanya E
Tindakan yang dilakukan dalam
pencegahan tersier adalah
a. Mendeteksi penyakit secara dini
b. Mengadakan pengobatan secara
tepat dan tepat
c. Pada tingkat rentan melakukan
perlindungan khusus
d. Melakukan pengobatan, tindakan
(amputasi), dan rehabilitasi
e. Melakukan penyaringan dan survei
epidemiologis
Jawabanya D

a. Intervensi manusia dengan sengaja


b. Intervensi manusia dengan tidak
sengaja
c. Intervensi lingkungan dengan sengaja
d. Intervensi lingkungan dengan tidak
sengaja
e. BSSD
Kunci jawaban: A

2. Estimasi hasil pada individu, dipakai untuk


menghitung riwayat alamiah penyakit dan faktor
resiko lainnya dikenal sebagai?
a. Prognosis
b. Komplikasi
c. Prepatogenesis
d.Patogenesis
e. BSSD
Kunci jawaban: A
3. Tahapan subklinis mengikuti pajaran biasa
disebut?
a. Incubation period untuk penyakit
infeksi
b. Incubation period untuk penyakit
kronis
c. Latency period untuk penyakit infeksi
d. Latency period untuk penyakit
degenerative
e. BSSD
Kunci jawaban: A

Rises

4. Manfaat mengetahui riwayat alamiah penyakit


antara lain; kecuali

1. Riwayat alamiah penyakit merupakan proses


perkembangan suatu penyakit tanpa adanya?

a. Mendiagnosa penyakit

b Menentukan strategi tindakan pengendalian


dan pencegahan penyakit

8. Pencegahan primer bertujuan untuk


a. Mencegah orang sehat menjadi sakit

c. Memperpanjang hidup

b. Mendeteksi penyakit secara dini

d. Memperbaiki status kesehatan si pengidap


penyakit

c.Mengadakan pengobatan secara cepat


dan tepat

e. BSSD

d. Mencegah terjadinya kecacatan

Kunci jawaban: E
5. Beberapa hal yang dapat terjadi pada
pengidap penyakit; kecuali
a. Meninggal

e. BSSD
Kunci jawaban: A
9. Tujuan pencegan sekunder adalah

b. Kronis

a. Mencegah orang sehat menjadi sakit

c. Cacat

b. Mendeteksi penyakit secara dini

d. Sembuh

c. Mengadakan pengobatan secara


lambat

e. BSSD

d. Mencegah terjadinya kecacatan

Kunci jawaban: E
6. Garis yang membatasi antara tampak atau
tidaknya gejala penyakit disebut
a. Horizon klinik

e. BSSD
Kunci jawaban: B
10. Tujuan pencegahan tersier adalah

b. Vertical klinik

a. Mencegah orang sehat menjadi sakit

c. Diagonal klinik

b. Mendeteksi penyakit secara dini

d. Teritorial klinik

c. Mengadakan pengobatan secara


lambat

e. BSSD

d. Mencegah terjadinya kecacatan

Kunci jawaban: A
7. Dalam tahap terminal terdapat 5 pilihan
keadaan; antara lain
a. Sembuh sempurna
b. Penyakit menjadi ringan
c. Penyakit menjadi berat
d. Penyakit menjadi sangat berat
e. BSSD
Kunci jawaban: A

e. BSSD
Kunci jawaban: D
Sensi
1. Tingkat pencgahan yang dilakukan
terhadap orang yang belum mengidap
penyakit dengan tujuan agar orangyang
sehat tetap sehat dan mencegah orang
yang sehat menjadi sakit merupakan
pencegahan.....
a. Pencegahan primer
b. Pencegahan sekunder

c. Pencegahan tersier
d. Pencegahan lanjut
e. Pencegahan akhir
Kunci jawaban : A
2. Pencegahan yang mulai dilakukan mulai
tingkat klinik sampai tingkat
cacad,ketika perjalanan penyakit tidak
dapat dihentikan merupakan tingkat
pencegahan...
a. Pencegaha primer
b. Pencegahan sekunder
c. Pencegahan tersier
d. Pencegahan lanjut
e. Pencegahan akhir
Kunci jawaban : C
3. Dibawah ini yang merupakan tujuan
pencegahan sekunder adalah...
a. Mengurangi atau mencegah
terjadinya cacad
b. Membuat orang yang sehat tetap
sehat dan mencegah orang yang
sehat menjadi sakit
c. Mengurangi komplikasi
d. Memelihara kemandirian dan
produktivitas
e. Menjaga percaya diri
Kunci jawaban:C
4. Dibawah ini yang bukan merupakan
cara pencegahan primer adalah.....
a. Mengeliminasi faktor risiko dari
lingkungan
b. Mendeteksi penyakit secara dini
c. Mengubah perilaku
d. Mengurangi keterpaparan
penjamu terhadap faktor risiko
e. Membuat penjamu menjadi
lebih kuat dan resisten terhadap
penyakit
Kunci jawaban : B
5. Kondisi ketika telah terjadi perubahan
fungsi organ yang terkena dan
menimbulkan gejala merupakan kondisi

yang terjadi pada salah satu tahap


perjalanan alamiah penyakit.Tahap yang
dimaksud adalah...
a. Tahap klinis
b. Tahap peka/rantan
c. Tahap pragejala/sub-klinis
d. Tahap penyakit lanjut
e. Tahap terminal
Kunci jawaban : A
6. Kondisi dimana telah terjadi infeksi tapi
belum menunjukan gejala dan belum
terjadi gangguan fungsi organ
merupakan kondisi pada salah satu tahap
perjalanan alamiah penyakit.Tahap yang
dimaksud adalah....
a. Tahap klinis
b. Tahap peka/rentan
c. Tahap pragejala/sub-klinis
d. Tahap penyakit lanjut
e. Tahap terminal
Kunci jawaban : C
7. Interaksi antara host-bibit penyakitlingkungan dan interaksi diluar tubuh
manusia terjadi pada tahap....
a. Tahap klinis
b. Tahap peka/rentan
c. Tahap pragejala/sub-klinis
d. Tahap penyakit lanjut
e. Tahap terminal
Kunci jawaban : B
8. Pada tahap peka/rentan pada perjalanan
alamiah penyakit,langkah pencegahan
yang tepat dilakukan adalah...
a. Pencegaha primer
b. Pencegahan sekunder
c. Pencegahan tersier
d. Pencegahan lanjut
e. Pencegahan akhir
Kunci jawaban : A

9. Dibawah ini yang bukan merupakan


keadaan-keadaan yang terdapat pada
tahap terminal adalah....
a. Sembuh sempurna
b. Sembuh dengan cacad
c. Penyakit berlangsung kronik
d. Karier
e. Penderita tidak dapat melakukan
pekerjaan
Kunci jawaban :E
10. Dibawah ini yang bukan merupakan
manfaat dari riwayat alamiah penyakit
adalah...
a. Mendiagnosa penyakit
b. Memperpanjang hidup
c. Memperbaiki status kesehatan
penderita
d. Menentukan strategi
pengendalian dan pencegahan
penyakit
e. Membuat laporan kesehatan
Kunci jawaban : E
Ktita
1. Tahapan subklinis mengikuti pajanan
biasa untuk penyakit infeksi adalah....
a. Periode inkubasi
b. Periode laten
c. Periode akut
d. Periode pre patogenesis
e. Periode patogenesis
(Sumber: slide ke-11 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : A
2. Tahapan gambaran perjalanan alamiah
penyakit adalah....
a. Tahap pre patogenesis, tahap akut,
tahap sub klinis, tahap klinis, tahap
penyakit lanjutan, tahap kronik
b. Tahap patogenesis, tahap awal,
tahap klinis, tahap penyakit lanjut,
tahap kronik

c. Tahap pre patogenesis, tahap


inkubasi, tahap penyakit dini, tahap
penyakit lanjut, tahap teminal
d. Tahap patogenesis, tahap dini, tahap
klinis, tahap penyakit lanjut, tahap
akhir
e. Tahap patogenesis, tahap inkubasi,
tahap dini, tahap klinis, tahap kronik
(Sumber: slide ke-23 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : C
3. Ciri-ciri tahap pra gejala atau subklinis
adalah....
a. Pada penyakit non infeksi terjadi
perubahan anatomi & histologi. Ex
arterosklerotip pada pembuluh darah
koroner
mengakibatkan
penyempitan pembuluh darah.
b. Penyakit makin bertambah hebat
c. Terjadi interaksi antara host-bibit
penyakit- lingkungan, interaksi di
luar tubuh manusia
d. Penderita tidak dapat melakukan
pekerjaan
e. Sembuh sempurna
(Sumber: slide ke-16 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : A
4. Garis yang membatasi antara tampak
atau tidaknya gejala penyakit adalah....
a. Horizontal klinik
b. Vertikal klinik
c. Horizon klinik
d. Absis klinik
e. Ordinat klinik
(Sumber: slide ke-17 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : C
5. Sumber infeksi berdasarkan cara masuk
adalah....
a. Langsung
b. Udara

c. Makanan
d. Konjungtiva
e. Plasenta
(Sumber: slide ke-25 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : A
6. Manfaat riwayat alamiah penyakit
adalah sebagai berikut, kecuali....
a. Menentukan
strategi
tindakan
pengendalian
dan
pencegahan
penyakit
b. Mengendalikan status gizi buruk
dengan terapi
c. Memperpanjang hidup
d. Memperbaiki status kesehatan si
pengidap penyakit
e. mengendalikan penyebaran penyakit
di dalam populasi
(Sumber: slide ke-12 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : B
7. Mengeliminasi faktor risiko merupakan
salah satu level pencegahan....
a. Primer
b. Sekunder
c. Tersier
d. Kuratif
e. Rehabilitatif
(Sumber: slide ke-27 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : A
8. Di bawah ini yang termasuk dalam level
pencegahan sekunder adalah....
a. Mendeteksi penyakit secara dini
(penyaringan,
pengamatan
epidemiologis,
survei
epidemiologis)
b. Menjaga kelangsungan hidup
dengan penyakit (penderita
Diabetes Melitus & pasien gagal
ginjal)

c. Menempatkan penyangga antara


faktor risiko dan penjamu
d. Mengurangi keterpaparan penjamu
terhadap faktor risiko
e. Membuat penjamu lebih kuat dan
resisten terhadap penyakit
(Sumber: slide ke-29 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : A
9. Tindakan seorang dokter dalam level
pencegahan sekunder untuk mendeteksi
penyakit secara dini adalah....
a. Penyaringan
b. Pendidikan
c. Pelatihan
d. Promosi kesehatan
e. Rehabitasi
(Sumber: slide ke-29 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : A
10. Di bawah ini keadaan yang merupakan
akibat dari penyakit infeksi adalah....
a. Apatis
b. Gangguan jiwa
c. Sembuh dengan terapi
d. Cacad
e. Tingkah
laku
anti
sosial/psikopatologi
(Sumber: slide ke-22 Kuliah Kedua
Epidemiologi oleh dr. S. M. J.
Koamesah, MMR, MMPK)
Jawaban : C
KDian
1. Sistem Kesehatan yang digunakan
sekarang didasarkan pada keputusan
menteri nomor ....
a. SK Menteri Kesehatan RI
Nomor:
99a/Men.Kes/SK/III/1982
b. Keputusan Menteri Kesehatan
RI
Nomor:
131/MENKES/SK/II/2004

c. Keputusan
Menteri
Kesehatan
RI
Nomor:
374/MENKES/SK/II/2009
d. Keputusan Menteri Kesehatan
RI
Nomor:
212/MENKES/SK/I/2007
e. SK Menteri Kesehatan RI
Nomor:
33c/Men.Kes/SK/II/1983
2. Apa Pengertian SKN?
a. Sistem Kesehatan Nasional
(SKN) adalah bentuk dan
cara
penyelenggaraan
pembangunan kesehatan yang
memadukan berbagai upaya
bangsa Indonesia dalam satu
derap
langkah
guna
menjamin tercapainya tujuan
pembangunan
kesehatan
dalam kerangka mewujudkan
kesejahteraan
rakyat
sebagaimana dimaksud dalam
Undang-undang Dasar 1945.
b. Sistem Kesehatan Nasional
(SKN) adalah bentuk dan cara
penyelenggaraan pembangunan
kesehatan yang memadukan
berbagai upaya pemerintah
untuk menjamin kesejahteraan
rakyat dengan peningkatan
derajat kesehatan sebagai mana
dimksud
dalam
konstitusi
negara.
c. Sistem Kesehatan Nasional
adalah upaya pemerintah untuk
meningkatkan kualitas Sumber
Daya
Manusia
melalui
pelayanan kesehatan prima
menjangkau seluruh lapisan
masyarakat.
d. Sistem Kesehatan Nasional
adalah upaya pemerintah untuk
memberikan
pelayanan
kesehatan
terbaik
kepada

masyarakat melalui manajemen


rumah sakit dan puskesmas.
e. Sistem Kesehatan Nasional
adalah
penyelenggaraan
pembangunan kesehatan yang
berdasar pada landasan idiil
Republik Indonesia.
3. Salah
satu
dasar
pembangunan
kesehatan menurut UU Nomor 17 Tahun
2007 Tentang Rencana Jangka Panjang
Pembangunan Nasional (RPJP-N) tahun
2005-2025 adalah :
a. Pelayanan prima
b. Manajemen kesehatan yang baik
c. Mengutamakan rakyat miskin
d. Perikemanusiaan
e. Kebajikan
4. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh
subsistem sediaan farmasi alat kesehatan
dan makanan adalah
a. Meliputi berbagai kegiatan
untuk
menjamin
aspek
keamanan,
khasiat/
kemanfaatan
dan
mutu
sediaan
farmasi,
alat
kesehatan, dan makanan yang
beredar
b. Menjaga kebersihan makanan
rumah sakit
c. Merawat alat kesehatan di
rumah sakit agar tidak rusak
d. Melakukan
bisnis
dengan
perusahaan farmasi
e. Menyediakan makanan yang
enak untuk pasien
5. Apa
saja
peranan
manajemen
kesehatan?
a. Memberikan pelayanan asuransi
jiwa dan asuransi kesehatan
b. Memberikan
pelayanan
administrasi rumah sakit
c. koordinasi,
integrasi,
sinkronisasi,
serta
penyerasian
berbagai
subsistem SKN dan efektif,
efisien, serta transparansi dari

penyelenggaraan
SKN
tersebut.
d. Memberikan pelayanan rumah
sakit yang prima kepada
masyarakat
e. Memberikan jaminan pada
malpraktek
6. Apa saja bidang yang diliputi oleh sub
sistem manajemen dan informasi
kesehatan?
a. Pelayanan
kesehatan
di
puskesmas dan rumah sakit,
pelayanan
gizi,
pelayanan
farmasi dan alat kesehatan
b. Pelayanan
asuransi
jiwa,
pelayanan sertifikat kelahiran,
pelayanan makanan bergizi
c. Pelayanan penggunaan sarana
kesehatan dan alat kesehatan
d. Pengaturan pelayanan jumlah
maksimal kunjungan pasien di
bangsal rumah sakit dalam 24
jam
e. Kebijakan
kesehatan,
administrasi
kesehatan,
hukum
kesehatan
dan
informasi kesehatan
7. Pengembangan dan pemberdayaan SDM
Kesehatan salah satunya meliputi :
a. pengadaan yang meliputi
pendidikan tenaga kesehatan
dan
pelatihan
SDM
Kesehatan,
b. pengadaan cleaning service
rumah sakit
c. pengawas kinerja dokter
d. memberikan
pelayanan
administrasi rumah sakit
e. mendirikan pusat pendidikan
kesehatan
8. apa saja ketujuh dasar Sistem Kesehatan
Nasional (SKN)?
a. Hak Asasi Manusia (HAM),
Sinergisme dan Kemitraan
yang Dinamis, komitmen dan
tata pemerintahan yang baik,

dukungan regulasi, antisipatif


dan proaktif, responsif gender
dan kearifan lokal
b. Perikemanusiaan, perikeadilan,
kesejahteraan
umum,
kebudayaan, dinamis, good
governance, penggunaan SDM
yang maksimal
c. Responsif
gender,
mengutamakan hukum dan
keadilan, maksimalisasi sumer
daya alam, kearifan lokal, SDM
yang maksimal, pemberdayaan
masyarakat dan kemitraan yang
dinamis
d. HAM, keadilan, kesejahteraan,
proaktif, sinergis, supremasi
hukum, responsif gender
e. Kemitraan
yang
menguntungkan, HAM, Undang
Undang dasar 1945, dukungan
regulasi,
kearifan
lokal,
antisipatif, dan sinergisme
9. Tujuan pembangunan kesehatan dalam
SKN adalah:
a. meningkatkan
kesadaran,
kemauan, dan kemampuan
hidup sehat bagi setiap orang
agar peningkatan derajat
kesehatan masyarakat yang
setinggi-tingginya
dapat
terwujud.
b. Meningkatkan usia harapan
hidup bangsa
c. Meningkatkan angka melek
huruf
d. Meningkatkan kualitas SDM
e. Meningkatkan jumlah tenaga
kesehatan
10. Sistem Kesehatan Nasional disusun
dengan
menggunakan
pendekatan
revitalisasi pelayanan kesehatan dasar
yang meliputi :
a. Cakupan
pelayanan
kesehatan yang adil dan
merata, Pemberian pelayanan

b.

c.

d.

e.

kesehatan yang berpihak


kepada rakyat, Kebijakan
pembangunan kesehatan, dan
Kepemimpinan.
Pelayanan kesehatan yang adil
dan merata, pemberian sediaan
farmasi gratis di puskesmaspuskesmas
perbatasan,
pelayanan kesehatan yang prima
bagi rakyat miskin
Kebijakan
pembangunan
kesehatan,
kepemimpinan,
maksimalisasi
pemberdayaan
Sumber Daya Manusia
Pelayanan kesehatan berpihak
pada rakyat, prioritas pada
masyarakat kurang mampu,
kepemimpinan dan kebijakan
pembangunan kesehatan
Pelayanan kesehatan yang layak
bagi
rakyat
miskin,
pembangunan
kesehatan,
pemutakhiran teknologi bidang
kesehatan,
perencanaan
pembangunan
kesehatan
berdasarkan
surveilans
epidemiologi.

Nindy
1. Dasar pembangunan kesehatan dalam
undang-undang no 17 tahun 2007,
kecuali..
a. Preikemanusiaan
b. Pemberdayaan dan kemandirian
c. Adil dan merata
d. Pengutamaan dan manfaat
e. Mengutamakan rakyat kecil
Jawaban : E mengutamakan rakyat
kecil
2. SKN 2009 mempertegas makna
pembangunan kesehatan dalam rangka
pemenuhan
a. Kewajiban manusia
b. Hak asasi manusia
c. Hak da kewajiban manusia
d. Pembangunan nasional

e. Kesehatan nasional
Jawaban : B hak asasi manusia
3. Yang bukan merupakan Fungsi
pemerintahan menurut WHO adalah
a. Sebagai regulator
b. Sebagai pemberi biaya
c. Sebagai pelaksana
d. Sebagai pengelola tenaga kesehatan
e. Sebagai
4. SKN sebagai pedoman tentang bentuk
dan cara penyelenggaraan pembangunan
kesehatan yang dilakukan oleh
a. Masyarakat
b. Swasta
c. Pemerintah pusat
d. Pemerintah daerah, pemerintah
pusat, masyarakat, dan swasta
e. Pemerintah daerah
Jawaban : D. pemerintah daerah,
pemerintah pusat, swaasta, dan
masyarakat
5. Landasan operasional dari SKN
adalah
a. Pancasila
b. UUN 1945
c. Seluruh ketentuan peraturan
perundangan yang berkaitan dengan
penyelenggara SKN dan
pembangunan kesehatan, yang
terlampir dalam lampiran -1 dari
RPJP-K tahun 2005-2025
d. Pemerintahan
e. Masyarakat
Jawaban : C. Seluruh ketentuan
peraturan perundangan yang
berkaitan dengan penyelenggara
SKN dan pembangunan kesehatan,
yang terlampir dalam lampiran -1
dari RPJP-K tahun 2005-2025
6. Dalam menyelenggarakan SKN
diperlukan dukungan regulasi yaitu,,
a. Dukungan masyarakat
b. Biaya kesehatan murah
c. Peraturan perundangan
d. Pemerintahan
e. Dukungan tenaga kesehatan

Jawaban : C. peraturan perundangan


7. Penyelenggaraan SKN di daerah harus
memperhatikan dan menggunakan
potensi daerah agar dapat meningkatan
daya puna pembangunan kesehatan
disebut dengan
a. Antisipasi
b. Response gender
c. Kearifan local
d. Dukungan regulasi
e. Sinergisme dan kemitraan yang
dinamis
Jawaban : C. Kearifan local
8. Pembiayaan kesehatan bersumber dari
a. Pemerintah daerah
b. Masyarakat
c. Organisasi masyarakat
d. Swasta
e. Semua diatas benar
Jawaban : E. semua diatas benar
9. Pembiayaan pelayanan kesehatan
perorangan diselenggarakan melalui
a. Jaminan pemeliharaan kesehatan
dengan mekanisme asuransi sosial
b. Seutuhnya biaya masyarakat
c. Seutuhnya biaya pemerintah
d. Biaya perorangan
e. Semua benar
Jawaban : A. jaminan pemeliharaan
kesehatan dengan mekanisme
asuransi social
10. Responsive gender menurut SKN dasar
6 adalah
a. Laki-laki yang melaksanakan
pembangunan kesehatan
b. Perempuan yang melaksanakan
pembangunan kesehatan
c. Adil terhadap laki-laki dan
perempuan dalam pembangunan
kesehatan
d. Laki-laki dan perempuan yang
mengawasi pembangunankesehatan
e. Semua benar
Jawaban : C. Adil terhadap laki-laki
dan perempuan dalam pembangunan
kesehatan

Vonny
1. pengelolaan kesehatan yang
diselenggarakan oleh semua komponen
bangsa Indonesia secara terpadu dan
saling mendukung guna menjamin
tercapainya derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya
a. sistem kesehatan perorangan
b. sistem kesehatan masyarakat
c. sistem kesehatan daerah
d. sistem kesehatan nasional
e. sistem kesehatan internasional
jawaban : D
2. Dibawah ini yang termasuk elemen
sistem adalah.
a. Kebijakan
b. Administrasi
c. Hukum
d. Informasi
e. Tujuan
Jawaban : E
3. lembaga/yayasan/perkumpulan

sosial

yang dibentuk oleh masyarakat baik


berbadan hukum maupun tidak berbadan
hukum yang berfungsi sebagai sarana
partisipasi
melaksanakan

masyarakat
usaha

dalam

kesejahteraan

social, adalah
a. LSM
b. Organisasi sosial
c. Pustu
d. puskesmas
e. Rumah sakit daerah
Jawaban : B
4. Pengelolaan kesehatan diselenggarakan
melalui,kecuali
a. Pengelolaan admnistrasi
kesehatan
b. Informasi kesehatan
c. Sumber daya kesehatan
d. Upaya kesehatan
e. Pelaksanaan kesehatan

Jawaban : E
5. setiap kegiatan yang dilakukan oleh
pemerintah dan/atau masyarakat serta
swasta untuk memelihara dan
meningkatkan serta mencegah dan
menanggulangi timbulnya masalah
kesehatan di masyarakat.
a. Upaya kesehatan
b. Upaya kesehatan perorangan
c. Upaya kesehatan masyarakat
d. Upaya kesehatan daerah
e. Upaya kesehatan pemerintah
Jawaban : C
6. Peranan menajemen kesehatan adalah
a. Koordinasi kesehatan
b. Kebijakan kesehatan
c. Administrasi kesehatan
d. Hukum kesehatan
e. Informasi kesehatan
Jawaban : A
7. Subsistem upaya kesehatan
meliputi,kecuali
a. Peningkatan kesehatan
b. Pencegahan
c. Pengobatan
d. Preventif
e. Pemulihan
Jawaban : D
8. diperlukan komitmen yang tinggi,
dukungan, dan kerjasama yang baik dari
para pelaku untuk menghasilkan tata
penyelenggaraan pembangunan
kesehatan yang baik, termasuk dasar
SKN
a. dasar 1
b. dasar 2
c. dasar 3
d. dasar 4
e. dasar 5
jawaban : C
9. Setiap pelaku pembangunan kesehatan
harus mampu melakukan antisipasi atas
perubahan yang akan terjadi, yang di
dasarkan pada pengalaman masa lalu
atau pengalaman yang terjadi di negara
lain
a. Dasar 1

b.
c.
d.
e.

Dasar 2
Dasar 3
Dasar 4
Dasar 5

Jawaban : E
10. Untuk menjamin efektifitas, setiap
pelaku harus patuh pada asas yang
menjadi landasan setiap program dan
kegiatan. Pernyataan tersebut
merupakan.
a.
b.
c.
d.
e.

Landasan sistem kesehatan


Asas sistem kesehatan
Dasar sistem kesehatan
Sistem kesehatan daerah
Upaya kesehatan
Jawaban : B

Linda
1. Berikut ini yang bukan merupakan
elemen sistem adalah...
a. Objectives
b. Measuerments
c. Customers
d. Inputs
e. Selectives
Jawaban : e. Selectives
2. Tujuan dibentuknya Sistem Kesehatan
Nasional adalah...
a. Untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang biasa
b. Untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang sesuai standar
c. Untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya
d. Untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang sejahtera
e. Untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang seimbang
Jawaban : c. Untuk mencapai
derajat kesehatan
masyarakat yang
setinggi-

tingginya

3. Dalam sistem kesehatan provinsi yang


merupakan salah satu komponen input
adalah...
a. Sediaan farmasi dan perbekalan
b. Upaya kesehatan
c. Pemberdayaan masyarakat
d. Manajemen kesehatan
e. Pembangunan kesehatan yang
bermutu
Jawaban : a. Sediaan farmasi dan

b. Pemilihan SDM dengan cepat


c. Pengadaan yang meliputi
pendidikan tenaga kesehatan dan
pelatihan SDM Kesehatan
d. Pendayagunaan SDM Kesehatan,
termasuk peningkatan
kesejahteraannya
e. Pembinaan serta pengawasan SDM
Kesehatan
Jawaban : b. Pemilihan SDM

perbekalan
4. Yang bukan merupakan dasar

dengan cepat
8. Subsistem dalam Sistem Kesehatan

diselenggarakannya Pembangunan

Nasional yang memiliki peran

kesehatan menurut Undang-undang

koordinasi, integrasi, sinkronisasi, serta

Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana

penyerasian berbagai subsistem SKN

Jangka Panjang Pembangunan Nasional

dan efektif, efisien, serta transparansi

(RPJP-N) Tahun 2005-2025 adalah...


a. Perikemanusiaan
b. Pemberdayaan dan kemandirian
c. Keadilan sosial
d. Adil dan merata
e. Pengutamaan dan manfaat.
Jawaban : c. Keadilan sosial
5. Landasan konstitusional dari Sistem
Kesehatan Nasional adalah...
a. Peraturan Perundangan
b. UUD 1945
c. Pancasila
d. Peraturan Presiden
e. Tap MPR
Jawaban : b. UUD 1945
6. Yang bukan merupakan unsur utama
subsistem Pembiayaan Kesehatan
adalah...
a. Penggalian dana
b. Alokasi dana
c. Pembelanjaan
d. Rancangan dana
Jawaban : d. Rancangan dana
7. Pengembangan dan pemberdayaan SDM
Kesehatan meliputi, kecuali:
a. Prencanaan kebutuhan SDM yang
diperlukan

dari penyelenggaraan SKN adalah...


a. Subsistem Manajemen dan
b.
c.
d.
e.

Informasi Kesehatan
Subsistem SDM kesehatan
Subsistem Upaya Kesehatan
Subsistem Pembiayaan Kesehatan
Subsistem Sediaan Farmasi Alat
Kesehatan dan Makanan
Jawaban : a. Subsistem Manajemen

dan Informasi Kesehatan


9. Dibawah ini yang bukan merupakan
Asas dari Sistem Kesehatan Nasional
adalah...
a. Hak Asasi Manusia
b. Sinergisme dan Kemitraan yang
statis
c. Komitmen dan Tata Pemerintahan
yang Baik (Good Governance)
d. Antisipatif dan Pro Aktif
e. Responsif Gender
Jawaban : b. Sinergisme dan
Kemitraan yang statis
10. Sistem Kesehatan Nasional disusun
dengan memperhatikan pendekatan

revitalisasi pelayanan kesehatan dasar


(primary health care) yang meliputi,
kecuali :
a. Cakupan pelayanan kesehatan yang
adil dan merata
b. Pemberian pelayanan kesehatan
yang berpihak kepada pemerintah
c. Kebijakan pembangunan kesehatan
d. Kepemimpinan
e. Jawaban : b. Pemberian pelayanan
kesehatan yang berpihak kepada
pemerintah

E. Masalah
(Sumber: slide
Kunci jawaban: E
3. Di bawah ini adalah dasar pembangunan
kesehatan dalam UU No. 17 Tahun 2007
tentang RPJPN Tahun 2005-2025, kecuali
A. Pendayagunaan
B. Pemberdayaan
C. Adil
D. Merata
E. Pengutamaan
Kunci jawaban: A

Vini
1. Arah pembangunan kesehatan menurut
UUD 1945 adalah
A. Meningkatkan pembangunan
infrastuktur dan penyelenggaraannya
dalam upaya menghadapi tantangan
global di bidang kesehatan
B. Meningkatkan kesadaran, kemauan,
dan kemampuan hidup sehat bagi setiap
orang guna peningkatan derajat
kesehatan yang setinggi-tingginya
C. Mewujudkan pemerintahan yang peduli
terhadap pemikiran dan pendapat
masyarakat mengenai kesehatan yang
seutuhnya
D. Menciptakan layanan kesehatan yang
memadai dengan petugas kesehatan
yang mampu berpikir kritis dan berjiwa
melayani
E. Menghadapi masalah kesehatan dengan
komitmen penuh dari seluruh pihak
(Sumber: slide 10 Kuliah Sistem
Kesehatan Nasional, dr. Hyron)
Kunci Jawaban: B
2. Yang bukan merupakan elemen sistem
kesehatan adalah
A. Pelanggan
B. Masukan
C. Pemasok
D. Tujuan

4. Hak asasi manusia untuk mendapatkan


pelayanan kesehatan diatur dalam UUD
1945 pasal berapa?
A. 28 A ayat 1
B. 28 C ayat 1
C. 28 E ayat 1
D. 28 H ayat 1
E. 28 J ayat 1
Kunci jawaban: D
5. Salah satu sub sistem dari SKN yang
meliputi upaya peningkatan lingkungan
sehat oleh masyarakat sendiri adalah
A. SDM Kesehatan
B. Manajemen dan Informasi Kesehatan
C. Pemberdayaan Masyarakat
D. Pembiayaan Kesehatan
E. Upaya Kesehatan
Kunci jawaban: C
6. Kegiatan pengadaan data dan informasi
kesehatan dalam sub sistem manajemen dan
informasi kesehatan, dikelompokkan
sebagai berikut, kecuali
A. Dukungan kegiatan dan sumber daya
B. Pengembangan untuk peningkatan
mutu sistem informasi kesehatan
C. Pengumpulan data
D. Mengadakan penelitian
E. Manajemen sistem informasi
Kunci jawaban: D

7. Universal coverage menurut UU No. 40


Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial
Nasional (SJSN) adalah
A. Mengupayakan kesehatan masyarakat
yang menyeluruh
B. Meningkatkan pelayanan kesehatan
perorangan
C. Membiayai masyarakat miskin
D. Menyelenggarakan jaminan
pemeliharaan kesehatan dan asuransi
social
E. Semua salah
Kunci jawaban: D
8. Landasan idiil SKN, yaitu
A. UUD 1945
B. Pancasila
C. UU No. 17 Tahun 2007
D. UU No. 40 Tahun 2004
E. SK Menteri Kesehatan RI Tahun 2009
Kunci jawaban: B
9. Yang termasuk fungsi pemerintah menurut
WHO adalah
A.
B.
C.
D.
E.

Pelaksana
Pembina
Penuntun
Pendiri
Pengusaha

Kunci jawaban: A
10. Makna pembangunan kesehatan menurut
SKN Tahun 2009 adalah
A.
B.
C.
D.

Investasi kesehatan
Peningkatan derajat kesehatan
Pemenuhan hak asasi manusia
Pemberdayaan masyarakat dalam
bidang kesehatan
E. Penataan pelayanan kesehatan
Kunci jawaban: C
Wilda

1. Sistem Kesehatan Nasional tahun 2012


disusun dan diatur dalam....
a. Keputusan Kementrian Kesehatan
(KEPMENKES)
b. Peraturan
Presiden
(PERPRES)
c. Peraturan Pemerintah
d. Peraturan Daerah
e. Peraturan Walikota
2. Berikut
ini
adalah

unsur-unsur

pembangunan

kesehatan

memperngaruhi

Sistem

Nasional, KECUALI....
a. Lingkungan agama,

RI

yang
Kesehatan

sosial

dan

budaya
b. Lingkungan ilmu dan teknologi
c. Lingkungan politik dan hukum
d. Lingkungan ekonomi
e. Lingkungan industri
3. Peningkatan Akselerasi & Mutu
Pelaksanaan SKN, terkandung dalam
PERPRES

nomor

72

tahun

2012,

pasal....
a. Pasal 2
b. Pasal 3
c. Pasal 4
d. Pasal 6
e. Pasal 7
4. Di bawah ini merupakan penduduk
rentan yang menjadi sasaran utama
pembangunan kesehatan, KECUALI....
a. Ibu
b. Bayi
c. Anak
d. Masyarakat mampu
e. Manusia usia lanjut
5. Berikut
ini
merupakan
jenjang
dilakukannya
pengawasan
KECUALI....
a. Dokumentasi
b. Standarisasi
c. Sertifikasi

pembinaan
upaya

dan

kesehatan,

d. Lisensi
e. Akreditasi
6. Yang merupakan salah satu prinsip
upaya kesehatan adalah....
a. Diskriminatif
b. Sulit dijangkau
c. Adil dan merata
d. Bekerja individual
e. Mutu rendah
7. Pelayanan kesehatan dimana terjadi
kontak

pertama

secara

perorangan

sebagai

proses

awal

pelayanan

kesehatan

merupakan

peleyanan

kesehatan....
a. Pelayanan Kesehatan Perorangan
Primer (PKPP)
b. Pelayanan Kesehatan Perorangan
Sekunder (PKPS)
c. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Sekunder (PKMS)
d. Pelayanan Kesehatan Perorangan
Tersier (PKPT)
e. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Tersier (PKMT)
8. Pelayanan Kesehatan Perorangan Tersier
(PKPT) dapat dilakukan di....
a. Puskesmas
b. RS tipe C
c. RS setara kelas A dan B
d. Posyandu
e. Puskesmas Pembantu
9. Yang bukan merupakan bahan rujukan
yang diterima oleh Pelayanan Kesehatan
Perorangan Sekunder dari Pelayanan
Kesehatan Perorangan Primer adalah....
a. Rujukan Kasus
b. Alat kesehatan
c. Pasien
d. Spesimen
e. Pengetahuan tentang penyakit
10. Yang bukan merupakan cakupan upaya
kesehatan adalah....

a.
b.
c.
d.
e.

Fisik
Mental
Intelegensia
Sosial
Finansial

Iten
1. Sistem Kesehatan Nasional (SKN)
ditetapkan oleh presiden pada tanggal
a. 13 Agustus 2012
b. 17 Oktober 2012
c. 17 Agustus 2012
d. 13 Oktober 2012
e. Bukan salah satu di atas
(Jawaban : A slide ke-3 tentang
Upaya Ksehatan)
2. Yang bukan merupakan salah satu Subsistem SKN adalah
a. Sumber daya manusia
b. Pembiayaan
c. Litbang
d. Upaya kesehatan
e. Promosi Kesehatan
(Jawaban : E slide ke-8 tentang
Upaya Kesehatan)
3. Dalam pelaksanaan SKN,
perlu
diperhatikan beberapa hal di bawah ini,
kecuali
a. Pemberian pelayanan kesehatan
yang berpihak kepada rakyat
b. Kepemimpinan dan profesionaisme
dalam pembangunan kesehatan
c. Perubahan ekologi dan lingkungan
d. Epidemiologi penyakit
e. Pendekatan secara nasional dengan
mempertimbangkan
kebijakan
kesehatan
(Jawaban : E slide 13 & 14 tentang
Upaya Kesehatan)
4. Yang termasuk dalam unsur Sumber
Daya Upaya Kesehatan adalah
a. Rehabilitasi

b.
c.
d.
e.

Sarana-prasarana
Pelayanan sekunder
Sertifikasi
Penegakkan Hukum

(Jawaban : B slide 21 tentang Upaya


Kesehatan)
5. Fasilitas pelayanan kesehatan meliputi

a. Fasilitas
pelayanan
kesehatan
perorangan
dan/atau
fasilitas
pelayanan kesehatan masyarakat
b. Peningkatan,
pencegahan,
pengobatan, dan pemulihan, baik
pelayanan kesehatan konvensional
maupun
pelayanan
kesehatan
tradisional,
alternatif
dan
komplementer
c. Sumber daya manusia kesehatan,
fasilitas kesehatan, pembiayaan,
sarana dan prasarana, standarisasi,
sertifikasi, lisensi, akreditasi, dan
penegakan hukum
d. Berbagai upaya yang mempunyai
daya ungkit tinggi dalam pencapaian
sasaran pembangunan kesehatan
e. Penyelenggaraan upaya kesehatan
tidak langsung yang mendukung
penyelenggaraan upaya kesehatan
langsung
(Jawaban : A slide ke-25 tentang
Upaya Kesehatan)
6. Pernyataan di bawah ini yang
bertentangan
dengan
Prinsip
Pelaksanaan Upaya Kesehatan adalah
a. Bermutu,
aman,
dan
sesuai
kebutuhan
b. Bekerja dalam tim secara cepat dan
tepat
c. Adil dan merata
d. Teknologi terbaru dan canggih
e. Terpadu, berkesinambungan, dan
paripurna

(Jawaban : D slide ke-30 tentang


Upaya Kesehatan)
7. 3 Tingkatan Upaya Kesehatan menurut
pasal 158 yaitu
a. Individu, Kelompok, Masyarakat
b. Kabupaten, Provinsi, Pusat
c. Primer, Sekunder, Tersier
d. Local, Regional, Nasional
e. Pustu, Puskesmas, Rumah Sakit
(Jawaban : C slide ke-37 tentang
upaya Kesehatan)
8. Pernyataan yang benar mengenai
Pelayanan Kesehatan Perorangan Primer
(PKPP) adalah
a. Menjadi tanggung jawab Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota dapat
didelegasikan kepada Puskesmas,
dan/atau
fasilitas
pelayanan
kesehatan primer lainnya yang
diselenggarakan oleh Pemerintah,
Pemerintah
Daerah
dan/atau
masyarakat
b. Didukung kegiatan lainnya seperti
surveilans,
pencatatan,
dan
pelaporan
c. Pelayanan kesehatan dimana terjadi
kontak pertama secara perorangan
sebagai proses awal pelayanan
kesehatan
d. Pelayanan
peningkatan
dan
pencegahan tanpa mengabaikan
pengobatan dan pemulihan dengan
sasaran keluarga, kelompok, dan
masyarakat
e. Memberikan
penekanan
pada
pelayanan
pengobatan
dan
pemulihan dengan mengabaikan
upaya peningkatan dan pencegahan.
Diselenggarakan
oleh
tenaga
kesehatan yang ada
(Jawaban : C Slide ke-41 tentang
Upaya Kesehatan

9. Menerima rujukan subspesialistik dari


pelayanan kesehatan di bawahnya, dan
dapat merujuk kembali ke fasilitas
pelayanan kesehatan yang merujuk.
Pernyataan di atas sesuai dengan tingkat
upaya kesehatan
a. UK masyarakat primer
b. UK perorangan sekunder
c. UK masyarakat sekunder
d. UK perorangan tersier
e. UK masyarakat tersier
(Jawaban : D Slide ke-46 tentang
Upaya Kesehatan)

3.

4.

10. Perizinan fasilitas pelayanan kesehatan


menurut tingkatannya ditetapkan oleh

a. Direktur RS, dokter dan perawat


b. Pemerintah, pemerintah provinsi,
dan pemerintah kabupaten/kota
c. Presiden dan Menteri Kesehatan
d. Menteri
Kesehatan,
Kadis
Kesehatan dan Direktur RS
e. Menteri Kesehatan dan Komisi Etik
(Jawaban : B Slide ke-48 tentang
Upaya Kesehatan)

5.

Ustad
1. Peraturan mengenai Sistem Kesehatan
Nasional diatur dalam
a. Peraturan Presiden RI no. 72
tahun 2012
b. Peraturan Presiden RI no. 89 tahun
2012
c. Peraturan Presiden RI no. 72 tahun
2005
d. Peraturan Presiden RI no. 89 tahun
2005
e. Peraturan Presiden RI no. 72 tahun
2004
2. peningkatan akselerasi dan dan mutu
pelaksanaan SKN perlu melandaskan
pada pemikiran yang terdapat pada pasal
7 adalah kecuali :
a. Perikemanusiaan

6.

b. Pemberdayaan dan kemandirian


c. Adil dan merata
d. Pengutamaan dan manfaat
e. Pengabdian
Yang termasuk dalam unsur-unsur
sistem kesehatan masyarakat adalah,
kecuali
a. Upaya kesehatan
b. Fasilitas pelayanan kesehatan
c. Sumber daya upaya kesehatan
d. Pembinaan dan pengawasan upaya
kesehatan
e. Peningkatan kesejahteraan
masyarakat
Ketersediaan dan pembiayaan pelayanan
kesehatan yang bermutu harus
terjangkau oleh seluruh masyarakat
termasuk dalam prinsip sistem
kesehatan masyarakat bagian :
a. Upaya kesehatan
b. Fasilitas pelayanan kesehatan
c. Sumber daya upaya kesehatan
d. Pembinaan dan pengawasan upaya
kesehatan
e. Peningkatan kesejahteraan
masyarakat
Pelayanan peningkatan dan pencegahan
tanpa mengabaikan pengobatan dan
pemulihan dengan sasaran keluarga,
kelompok, dan masyarakat adalah
termasuk dalam :
a. Pelayanan kesehatan masyarakat
primer
b. Pelayanan kesehatan masyarakat
sekunder
c. Pelayanan kesehatan masyarakat
tersier
d. Pelayanan kesehatan umum
e. Pelayanan kesehatan tambahan
Terselenggaranya upaya kesehatan yang
adil, merata, terjangkau, dan bermutu
untuk menjamin terselenggaranya
pembangunan kesehatan guna
meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya
adalah termasuk

7.

8.

9.

10.

a. Tujuan penyelenggaraan sub


sistem upaya kesehatan
b. Pembangunan sistem kesehatan
c. Peraturan kesehatan nasional
d. Pembuatan teknologi kesehatan
e. Strategi sistem kesehatan nasional
Sumber daya manusia kesehatan,
fasilitas kesehatan, pembiayaan, sarana
dan prasarana termasuk dalam
a. Sumber daya upaya kesehatan
b. Pembinaan dan pengawasan
c. Fasilitas pelayanan kesehatan
d. Upaya kesehatan
e. Adil dan merata
Setiap penduduk harus mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan
medis, bukan status sosial ekonomi dan
tidak membeda-bedakan suku/ras,
budaya dan agama termasuk dalam :
a. Nondiskriminasi
b. Terjangkau
c. Teknologi tepat guna
d. Adil dan merata
e. Bermutu, aman, dan sesuai
kebutuhan
Upaya kesehatan termasuk dalam
pengelolaan kesehatan yang diatur
dalam :
a. Pasal 167 UU 36/2012
b. Pasal 165 UU 36/2012
c. Pasal 164 UU 36/2012
d. Pasal 163 UU 36/2012
e. Pasal 152 UU 36/2012
Dasar atau asas dari SKN adalah kecuali
a. Perikemanusiaan
b. Keseimbangan
c. Legalitas
d. Keadilan
e. kemajuan

Sri

c. Perikemanusiaan
d. Keseimbangan
e. Perlindungan
Kunci jawaban : C
2. Di bawah ini termasuk asas atau dasar
Sistem Kesehatan Nasional, kecuali :
a. Perikemanusiaan
b.
Manfaat
c. Keadilan

d.

Penghormatan HAM
e. Paripurna
Kunci jawaban : E
3. Pengelolaan upaya kesehatan yang terpadu,
berkesinambungan,

paripurna

dan

berkualitas meliputi upaya peningkatan,


pencegahan, pengobatan, dan pemulihan,
yang

diselenggarakan

tercapainya

derajat

guna

menjamin

kesehatan

yang

setinggi-tingginya merupakan pengertian


dari :
a. SKN

b. Usaha kesehatan

c.

Upaya kesehatan

d.

Pengaturan hukum kesehatan


e. Administrasi kesehatan
Kunci jawaban : C

1. Salah satu prinsip dasar pembangunan


kesehatan adalah :
a. Kebangsaan
b. Pancasila

4. Pengelolaan

kesehatan

yang

diselenggarakan oleh pemerintah daerah


dan atau masyarakat termuat dalam :
a. Pasal 122 UU 36/2012
b. SKN
1982 c. Kemenkes 131/2004

c. Perpres 72/2012

e. Pasal 167 UU

36/2012
Kunci jawaban : E

d. Pelayanan

kesehatan

perorangan

tersier
e. Pelayanan

kesehatan

masyarakat

tersier

5. Ketersediaan dan pembiayaan pelayanan

Kunci jawaban : B

kesehatan yang bermutu harus terjangkau


oleh seluruh masyarakat merupakan salah

8. Pelayanan kesehatan perorangan tersier


menerima

satu prinsip upaya kesehatan yaitu :


a. Adil dan merata

rujukan

subspesialistik

dari

pelayanan kesehatan di bawahnya, dan


dapat

b. Nondiskriminasi

merujuk

pelayanan

kembali

kesehatan

ke

fasilitas

yang

merujuk

c. Terpadu

merupakan definisi dari :


a. Pelayanan
kesehatan

perorangan

d. Paripurna

primer
b. Pelayanan

kesehatan

masyarakat

e. Terjangkau

primer
c. Pelayanan

kesehatan

perorangan

Kunci jawaban : E

sekunder
d. Pelayanan kesehatan perorangan tersier
e. Pelayanan kesehatan masyarakat tersier

6. Subsistem Sistem Kesehatan Nasional di


antaranya, kecuali :
a. Upaya Kesehatan
Litbang

Kunci jawaban : D

b. Input c.

d. SDM e. Pembiayaan

Kunci jawaban : B
7. Pelayanan peningkatan dan pencegahan
tanpa

mengabaikan

pemulihan

dengan

kesehatan

menerima

rujukan

kesehatan

perorangan

spesialistik
dari

yang

pelayanan

primer,

yang

meliputi rujukan kasus, spesimen, dan ilmu

dan

pengetahuan serta dapat merujuk kembali

keluarga,

ke fasilitas pelayanan kesehatan yang

pengobatan
sasaran

9. Pelayanan

kelompok, dan masyarakat merupakan

merujuk
a. Pelayanan

kesehatan

perorangan

definisi dari :
a. Pelayanan

kesehatan

perorangan

primer
b. Pelayanan

primer
b. Pelayanan

kesehatan

masyarakat

kesehatan

masyarakat

primer
c. Pelayanan

primer
c. Pelayanan

kesehatan

perorangan

kesehatan

perorangan

sekunder
d. Pelayanan kesehatan perorangan tersier
e. Pelayanan kesehatan masyarakat tersier

sekunder

Kunci jawaban : C
10.

Pelayanan kesehatan bagi masyarakat


harus berkualitas, terjamin keamanannya
bagi penerima dan pemberi upaya, dapat
diterima masyarakat, efektif dan sesuai,
serta mampu menghadapi tantangan global
dan regional merupakan salah satu prinsip
upaya kesehatan yaitu :
a. Nondiskriminasi

b. Terjangkau

c. Adil dan merata d. Paripurna


e. Bermutu, aman, dan sesuai kebutuhan
Kunci jawaban : E
Atin
1. Pengelolaan kesehatan melalui pengelolaan
Administrasi Kesehatan, Informasi Kesehatan,
Sumber Daya Kesehatan, Upaya Kesehatan,
Pembiayaan Kesehatan, Peran Serta Dan
Pemberdayaan Masyarakat, Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi Kesehatan, serta Pengaturan
Hukum Kesehatan, diatur dalam :
a. KEPMENKES 99a/1982
b. Peraturan Presiden RI no 72 tahun 2012
c. UU no 36 pasal 167 tahun 2012
d. KUHAP pasal 133 ayat (1)

b. Dokter, perawat, bidan dan seluruh pihak


medis yang berkepentingan di dalamnya.
c. Masyarakat umum dan rohaniwan pada daerah
tertentu.
d. Semua komponen bangsa Indonesia secara
terpadu dan saling mendukung guna menjamin
tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang
setinggi-tingginya.
e. Oknum oknum terpelajar dalam masyarakat.
=> jawaban : d

3. Dalam pelaksanaan SKN, yang harus di


perhatikan adalah, kecuali:
a. Cakupan pelayanan kesehatan
berkualitas, adil, dan merata.
b. Inovasi atau terobosan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang terbukti
bermanfaat bagi kepentingan pihak yang
berkuasa.
c. Pemberian pelayanan kesehatan yang
berpihak kepada rakyat.
d. Kebijakan kesehatan masyarakat untuk
meningkatkan dan melindungi kesehatan
masyarakat.
e. Kepemimpinan dan profesionalisme
dalam pembangunan kesehatan.

e. PP 27 tahun 1983 pasal 2 ayat (2)

=> jawaban : B

=> jawaban: C

4. Peningkatan dan akselerasi mutu pelaksanaan


SKN, perlu melandaskan pada pemikiran dasar
pembangunan kesehatan, meliputi pemikiran
tentang pelaksanaan, tujuan, dan prinsip dasar
pembangunan kesehatan, yang terdiri dari,
kecuali :

2. Sistem Kesehatan Nasional yaitu pengelolaan


kesehatan yang diselenggarakan oleh :
a. Presiden dan seluruh jajaran Menteri dalam
kabinetnya.

a. Perikemanusiaan.

b. Pemberdayaan dan kemandirian.

d. Pengutamaan dan manfaat .

7. Upaya kesehatan diutamakan pada berbagai


upaya yang mempunyai daya ungkit tinggi
dalam pencapaian sasaran pembangunan
kesehatan utamanya penduduk rentan, yaitu :

e. Perubahan ekologi dan lingkungan.

a. ibu, bayi dan remaja.

c. Adil dan merata.

=> jawaban : e

b. pasangan usia subur, bayi dan manusia usia


lanjut.
c. dewasa muda dan dewa tua.

5. Sistem Ketahan Nasional terdiri dari,


kecuali :
a. Sistem Pemilihan Umum
b. Sistem Pendidikan Nasional

d. ibu, bayi, anak, manusia usia lanjut, dan


masyarakat miskin.
e. anak anak dan remaja.
=> jawaban : d

c. Sistem Kesehatan Nasional


d. Sistem Ketahanan Pangan Nasional
e. Sistem Lain
=> jawaban : a

8. Prinsip pelayanan kesehatan yaitu, kecuali :


a. terpadu, berkesinambungan, dan
paripurna.
b. bermutu, aman, dan sesuai kebutuhan.

6. Unsur unsur fasilitas pelayanan kesehatan


adalah :
a. Promotif s/d rehabilitatif.
b. primer sekunder dan tersier.

c. adil dan merata.


d. nondiskriminasi.
e. menggunakan teknologi yang mutakhir.
=> jawaban : e

c. SDM, pembiayaan, manajemen, informasi dan


regulasi.
d. standarisasi, sertifikasi dan lisensi.
e. akreditasi dan penegakan hukum.
=> jawaban : b

9. Yang di maksud dengan prinsip non


diskriminasi adalah :
a. Ketersediaan dan pembiayaan pelayanan
kesehatan yang bermutu harus terjangkau oleh
seluruh masyarakat.
b. Upaya kesehatan menggunakan teknologi
tepat guna yang berbasis bukti. Teknologi tepat
guna berasas pada kesesuaian kebutuhan dan
tidak bertentangan dengan etika dan norma
agama.

c. Setiap penduduk harus mendapatkan


pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis,
bukan status sosial ekonomi dan tidak
membedabedakan suku/ras, budaya dan agama,
dengan tetap memperhatikan kesetaraan dan
pengarusutamaan gender serta perlindungan
anak.
d. Upaya kesehatan dilakukan secara kerjasama
tim, melibatkan semua pihak yang kompeten,
dilakukan secara cepat dengan ketepatan/ presisi
yang tinggi.
e. Pemerintah wajib menyediakan fasilitas
pelayanan kesehatan yang berkeadilan dan
merata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
di bidang kesehatan di seluruh wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan di
luar negeri dalam kondisi tertentu.
=> Jawaban : c

10. Yang dimaksud dari Pelayanan Kesehatan


Perorangan Sekunder (PKPS) adalah :
a. Pelayanan kesehatan masyarakat sekunder
menerima rujukan kesehatan dari pelayanan
kesehatan masyarakat primer dan memberikan
fasilitasi dalam bentuk sarana, teknologi, dan
sumber daya manusia kesehatan serta didukung
oleh pelayanan kesehatan masyarakat tersier
b. Pelayanan kesehatan spesialistik yang
menerima rujukan dari pelayanan kesehatan
perorangan primer, yang meliputi rujukan kasus,
spesimen, dan ilmu pengetahuan serta dapat
merujuk kembali ke fasilitas pelayanan
kesehatan yang merujuk

kesehatan dibawahnya dan dapat merujuk


kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan yang
merujuk. Dilaksanakan di RS setara kelas A dan
B
e. Upaya kesehatan rujukan lanjutan, yang
terdiri dari pelayanan kesehatan perorangan
sekunder dan pelayanan masyarakat sekunder.
=> Jawaban : b
Cindy
1. Epidemiologi merupakan ilmu yang
mempelajari mengenai ..
a. Frekuensi
b. Distribusi
c. Organisasi
d. Determinan
Kunci jawaban : C
2. Apa saja klasifikasi studi epidemiologi ..
a. Eksperimental vs observasional
b. Prospeltif vs individual
c. Case control vs longitudinal
d. Backward vs individual
Kunci jawaban : A
3. Apa yang dipelajari mengenai studi
deskriptif ...
a. Studi yang menggambarkan
karakter umum sebaran suatu
penyakit menurut orang, waktu dan
tempat
b. Tidak dapat memberikan bukti
untuk mengembangkan hpotesis
c. Mahal dan lama dibandingkan studi
analitik
d. Untuk menguji hopotesis
Kunci jawaban : A

c. Pelayanan kesehatan dimana terjadi kontak


pertama secara perorangan sebagai proses awal
pelayanan kesehatan.
d. Pelayanan kesehatan perorangan tersier
menerima rujukan subspesialistik dari pelayanan

4. Apabila yang diketahui adalah akibat


dan yang ingin diketahui adalah
penyebab maka studi yang digunakan
adalah ..
a. Cohort

b. Observasi
c. Experimental
d. Case-control
Kunci jawaban : D
5. Apabila angka drop-out diperkirakan
rendah maka studi yang dipakai adalah ..
a. Cohort
b. Observasi
c. Experimental
d. Case-control

d. le+lu
kunci jawaban A
10. apa kelemahan dari studi experimental..
a. tidak dapat dilakukan langsung
p[ada manusia
b. prinsipp double blin sulit diterapkan
c. prinsip double blind mudah
diterapkan
d. emungkinakan pengawasan yang
optimal

Kunci jawaban : A
6. Apa saja keuntungan dari case-control ..
a. Membutuhkan waktu,biaya,dan
tenaga yang besar
b. Tidak ditemukan kemungkinan drop
out pada responden
c. Hasil yang diperoleh lebih dapat
dipercaya
d. Kemungkinan drop out responden
tinggi
Kunci jawaban : B
7. Bagaimana langkah-langkah dalam studi
cohort ..
a. Menetapkan kelompok-kelompok
yang akan diteliti
b. Menetapkan besarnya sampel
c. Melakukan interprestasi data yang
diperoleh
d. Semua benar
Kunci jawaban : D
8. Apa saja jenis-jenis studi kohort ..
a. Prospektif
b. Retrospektif
c. Observasi
d. A dan B benar
Kunci jawaban D
9. Apa rumus dari AR (attributable Risk) ..
a. Le-lu
b. leXlu
c. le/lu

kunci jawaban D
Vivi
1. Ilmu yg mempelajari tentang Masalah
Kesehatan pada Sekelompok Manusia
adalah pengertian dari
a. Etiologi
b. Epidemiologi
c. Ekologi
d. Environment
e. Deskriptif
Kunci jawaban : B
2. Studi yang menggambarkan karakter
umum sebaran suatu penyakit menurut
orang (siapa), tempat (di mana), &
waktu (Bila mana) disebut
a. Studi analitik
b. Studi observasional
c. Studi deskriptif
d. Studi determinan
e. Studi kohort
Kunci jawaban : C
3. Study Kohort juga sering disebut
a. Study Follow-Up
b. Study kasus
c. Study contoh
d. Study banding
e. Study Carl
Kunci jawaban : A

4. Yang termasuk ciri-ciri study kohort


adalah
a. Pemilihan Subyek Penelitian
berdasarkan Status Paparannya dan
kemudian dilakukan pengamatan
dan pencatatan apakah Subyek
dalam perkembangannya mengalami
penyakit yang diteliti atau tidak.
b. Bersifat retrospektif
c. Peneliti hanya mengamati dan
mencatat Paparan dan Penyakit
d. A dan B benar
e. A dan C benar
Kunci jawaban : E
5. Seorang peneliti ingin mengetahui
pengaruh penggunaan Vit. C terhadap
penyembuhan penyakit gusi berdarah.
Pada penelitian ini para penderita
penyakit gusi berdarah dibagi dalam 2
kelompok. Kelompok pertama diberikan
Vitamin C dan kelompok kedua tidak
diberikan Vitamin C. Kemudian dilihat
hasilnya. Penelitian ini termasuk jenis
penelitian
a. Eksperimental
b. Factor resiko
c. Case control
d. Ekologi
e. Deskriptif
Kunci jawaban : A
6. Penelitian eksperimental dalam
Epidemiologi pada umumnya hanya
menerapkan Jenis Intervensi yang
bersifat :
a. Preventif
b. Profilaktif
c. Promotif
d. Terapeutik
e. Semua benar
Kunci jawaban : E
7. Populasi Trial adalah ..

a. Populasi yang sesuai dengan tujuan


peneitian.
b. Populasi yang akan menjadi sasaran
pada penelitian yang akan
dilakukan.
c. Populasi Study yang benar benar
bersedia diikutsertakan sebagai
responden dalam penelitian.
d. Populasi yang mudah di intervensi
e. Populasi yang digunakan sebagai
percobaan awal penelitian.
Kunci jawaban : C
8. Terdapat dua jenis studi kohort yaitu
a. Studi kohort prospektif dan
deskriptif
b. Studi kohort analitik dan
retrospektif
c. Studi kohort deskriptif dan analitik
d. Studi kohort prospektif dan
retrospektif
e. Studi kohort prospektif dan cross
sectional
Kunci jawaban : D
9. Penelitian Kasus Kontrol dikenal juga
sebagai
a. Cross-sectional study
b. Eksperimental study
c. Kohort study
d. Determinan study
e. Case study
Kunci jawaban : A
10. Keuntungan study kasus control
adalah ..
a. Karena mengumpulkan data masa
lampau, maka ada kemungkinan
datanya tidak lengkap.
b. Karena peristiwa telah terjadi, ada
kemungkinan cara pencatatan tidak
sama, sehingga sulit dalam
menganalisis.
c. Hasil yang diperoleh kurang dapat
dipercaya dan karena itu sering

dilanjutkan dengan Penelitian


Kohort atau Eksperimen.
d. Tidak membutuhkan waktu, biaya
dan tenaga yang besar.
e. Kemungkinan Drop Out responden
tinggi.
Kunci jawaban : D
Rizal
1. Desain
distribusi

epidemiologi
masalah

yang

menjelaskan

kesehatan

terutama

berdasarkan faktor orang, tempat dan waktu


disebut
a. Epidemiologi deskriptif
b. Epidemiologi analitik
c. Epidemiologi experiment
d. Epidemiologi kohort
e. Epidemiologi case control
Jawaban: a
2. Study yang bertujuan mencari penyebab dari
suatu akibat yang telah diketahui disebut
a. Kohort
b. Case control
c. Experiment
d. Prospective
e. Deskriptif
Jawaban : b
3. Keuntungan study kohort adalah
a. Tidak membutuhkan waktu, biaya dan
tenaga yang besar.
b. Tidak ditemukan kemungkinan Drop Out
pada responden.
c. Dapat dilakukan meskipun kasusnya
hanya sedikit.
d. Hasil yang diperoleh

lebih

dapat

dipercaya
e. Membutuhkan waktu, biaya dan tenaga
yang besar
Jawaban : d
4. Desain epidemiologi

c. Epidemiologi deduktif
d. Epidemiologi induktif
e. Epidemiologi cross sectional
Jawaban : a
5. Yang termasuk study analitik adalah
a.

Laporan kasus dan seri kasus

b.

Studi ekologi/korelasi

c.

Cross sectional

d.

kohort

e.

potong lintang

jawaban : d
6. yang termasuk ciri case control di bawah ini
adalah
a.
Pemilihan Subyek Penelitian
berdasarkan Status Paparannya
b. Peneliti hanya mengamati dan mencatat
Paparan dan Penyakit
c.

bersifat prospektif

d.

bersifat retrospektif

e.

bisa diberikan intervensi medis

jawaban : d
7. Yang tidak termasuk kelemahan study kohort
dibawah ini adalah
a. Membutuhkan Waktu, Biaya dan
Tenaga yang besar.
b. Kemungkinan Drop Out responden
tinggi.
c. Sulit dilakukan jika jumlah kasus sangat
sedikit.

yang

mempelajari

determinan dari masalah kesehatan disebut


a. Epidemiologi analitik
b. Epidemiologi deskriptif

d. Apabila ada kemajuan ilmu yang


mengubah cara diagnosa, metoden ini
kemungkinan juga berubah.

8.

e. Sulit menganalisa

e. populasi kontrol

jawaban : e

jawaban: c

study follow up disebut juga

Rina

a. case control

Studi mengenai determinants dari masalah


kesehatan disebut :
A. Epidemiologi deskriptif
B. Epidemiologi Analitik
C. Studi Ekologi
D. Laporan Kasus
Kunci Jawaban : B

b. analitik
c. kohort
d. cross sectional
e. deskriptif
jawaban: c
9. Penelitian yang membandingkan data dari
sekelompok manusia yang dengan sengaja
dialokasikan
tindakan tertentu atau
intervensi dengan kelompok lain yang sama
tetapi tidak dilakukan intervensi apapun
disebut
a. penelitian kohort

2.
Studi Deskriptif memberikan gambaran
sebaran suatu penyakit berdasarkan :
A. Lingkungan, Usia, Jenis kelamin
B. Sosial, ekonomi, budaya
C. Makanan dan minuman
D. Orang, Tempat, Waktu
Kunci Jawaban : D
3.

Apa sifat penelitian dari Kasus-kontrol ?


A. Retrospektif study
B. Analitik study
C. Prospektif Study
D. Deskriptif study
Kunci Jawaban : A

4.

Berdasarkan Karakter subyek


penelitiannya, eksperimen epidemiologi
dibedakan menjadi 3 yaitu :
A. Uji klinik, eksperimen lapangan,
intervensi komunitas
B. Uji klinik, observasi, analisis
C. Uji klinik, observasi, eksperimen
lapangan
D. Intervensi komunitas, intervensi
individu, observasi
Kunci Jawaban : A

5.

Penelitian eksperimental dalam


epidemiologi pada umumnya hanya
menerapkan jenis intervensi yang
bersifat :

b. penelitian expeiment
c. penelitian cross sectional
d. penelitian case control
e. penelitian deskriptif
jawaban: b

10. Bagian dari Populasi Study yang benar


benar bersedia diikutsertakan sebagai
responden dalam penelitian disebut
a. populasi referen
b. populasi study
c. populasi trial
d. polpulasi experiment

A. Preventif(Profilaktif), promotif dan


terapeutik
B. preventif, promotif dan edukatif
C. Preventif, Kuratif dan rehabilitasi
D. preventif, judikatif, legislatif
Kunci jawaban : A
6.

7.

8.

D. Apabila ingin lebih mengetahui


hubungan Awal sebab akibat
Kunci Jawaban : A
9.

Pemilihan studi eksperimen apabila :


A. Jika masalah kesehatan yang akan
diteliti sering ditemukan.
B. Jika diduga akibat yang ditimbulkan
terlalu berbahaya.
C. Jika masalah kesehatan yang akan
diteliti jarang ditemukan.
D. jika ingin mengetahui tendensi
hubungan kausal saja.
Kunci jawaban : C
Pemilihan studi kohort apabila :
A. Apabila akibat yang telah diketahui
tersebut jarang ditemukan.
B. Apabila yang diketahui adalah
Penyebab dan yang ingin diketahui
adalah Akibat.
C. Apabila jarak waktu antara adanya
penyebab dan timbulnya akibat terlalu
lama.
D. Apabila angka drop out diperkirakan
Tinggi.
Kunci Jawaban : B
Apa ciri-ciri studi kohort :
A. Pemilihan Subyek Penelitian
berdasarkan Status Paparannya dan
kemudian dilakukan pengamatan dan
pencatatan apakah Subyek dalam
perkembangannya mengalami
penyakit yang diteliti atau tidak.
B. Dapat dilakukan meskipun kasusnya
hanya sedikit.
C. Apabila yang diketahui adalah Akibat
dan yang ingin diketahui adalah
Penyebab.

Suatu ukuran dampak yang memberikan


informasi tentang absolut efek dari
pemajanan atau selisih risiko sakit pada
mereka di grup terpajan dibandingkan
mereka yang di grup tidak terpajan
disebut :
A. Relative Risk (RR)
B. Odds Risk (OR)
C. Atributable Risk (AR)
D. High Risk (HR)
Kunci Jawaban : C

10.

Bagian dari Populasi Study yang benar


benar bersedia diikutsertakan sebagai
responden dalam penelitian disebut :
A. Populasi Referen
B. Populasi Study
C. Populasi Trial
D. Kelompok study dan kelompok
kontrol
Kunci Jawaban : C

Norman
1. Defenisi Epidemiologi yang tepat di bawah
ini adalah
a. Ilmu yang mempelajari sifat penyakit,
kecacatan, dan kematian dalam populasi
manusia
b. Ilmu yang mempelajari sifat dan
penyebab penyakit, kecacatan, dan
kematian dalam populasi manusia
c. Ilmu yang mempelajari sifat, penyebab
dan pengendalian penyakit, kecacatan,
dan kematian dalam populasi manusia

d. Ilmu yang mempelajari sifat, penyebab,


pengendalian, dan faktor yang
mempengaruhi frekuensi dan distribusi
penyakit, kecacatan, dan kematian
dalam populasi manusia
e. Ilmu yang mempelajari sifat, penyebab,
pengendalian, dan faktor yang
mempengaruhi frekuensi dan distribusi
penyakit dalam populasi manusia
Kunci Jawaban : D
2. Bentuk studi analitik yang tepat di bawah ini
adalah :
a. Laporan kasus
b. Cross sectional
c. Studi kohort
d. Survei
e. Studi Ekologi
Kunci Jawaban : C
3. Salah satu ciri yang terdapat pada Studi
Kohort di bawah ini adalah :
a. apabila yang diketahui adalah akibat
maka yang ingin diketahui adalah
penyebab
b. angka drop out diperkirakan tinggi
c. ingin lebih mengetahui hubungan awal
sebab akibat
d. akibat yang telah diketahui tersebut
jarang ditemukan
e. jarak waktu antara adanya penyebab dan
timbulnya akibat relatif singkat
Kunci Jawaban : E
4. Susunlah pernyataan berikut ini sebagai
langkah-langkah dalam studi kohort
1. Mengobservasi dan Mencatat Segala
Keterangan yang Diperoleh.
2. Menetapkan Kelompok kelompok
yang Akan Diteliti
3. Menetapkan Besarnya Sample
4. Melakukan Interpretasi Data yang
Diperoleh
a.
b.
c.
d.

3124
1243
2314
132- 4

e. 2 1 3 4
Kunci Jawaban : C
5. Peneliti ingin mengetahui pengaruh
penggunaan Vitamin C terhadap
penyembuhan penyakit gusi berdarah. Maka
penelitian yang dilakukan termasuk ke
dalam jenis penelitian :
a. Analitik
b. Eksperimental
c. Deskriptif
d. Observasional
e. Cross Sectional
Kunci Jawaban : B
6. Dalam 5 tahun terakhir, masyarakat
kelurahan Osmo Tenau mengeluhkan
masalah kesehatan ISPA yang diduga akibat
asap dari pabik PT Semen Kupang.
Berdasarkan data 5 tahun terakhir dari
Puskesmas Alak, terdapat 2500 orang yang
datang berobat dengan keluhan ISPA dan
1500 orang tersebut merupakan warga
kelurahan Osmo Tenau yang tinggal di dekat
PT Semen Kupang. Menurut Laporan Dinas
Kependudukan Kota Kupang jumlah warga
di Kecamatan Alak sebanyak 8000 orang
dan 4000 orang diantaranya merupakan
warga kelurahan osmo tenau.
Hitunglah jumlah OR pada kasus tersebut
a. 1,8
b. 1,6
c. 1,7
d. 1,5
e. 1,9
Kunci Jawaban : A (Tidak perlu
menggunakan kalkulator)
7. Hitunglah RR pada kasus tersebut
a. 1,6
b. 1,5
c. 1,7
d. 1,8
e. 2
Kunci Jawaban : B (Tidak perlu
menggunakan kalkulator)

8. Studi yang menggambarkan karakter umum


sebaran suatu penyakit menurut orang
(siapa), tempat (di mana), & waktu
(bilamana) disebut
a. Studi Analitik
b. Studi Epidemiologi
c. Studi Kohort
d. Studi Case Control
e. Studi Deskriptif

2.

Kunci Jawaban : E

3.
9. Salah satu keuntungan yang terdapat pada
Studi Kohort di bawah ini adalah :
a. observasi semua keterangan yang
diinginkan tanpa perlu khawatir akan
terjadinya bias selection
b. dapat disusun kriteria responden seperti
yang diinginkan peneliti
c. tidak ada subyek yg sengaja dirugikan
karena suatu tindakan atau memberikan
paparan yg merugikan
d. metode ini kemungkinan juga berubah
jika ada kemajuan ilmu yang mengubah
cara diagnosa
e. hasil yang diperoleh lebih dapat
dipercaya

4.

Kunci Jawaban : D
10. Bentuk Eksperimen yang tepat di bawah ini
adalah :
a. Intervensi Komunitas
b. Survei
c. Laporan Kasus
d. Uji Lapangan
e. Studi Ekologi
Kunci Jawaban : A
Rizky
1. Yang dipelajari dalam Epidemiologi adalah

a. Distribution dan factor risiko

5.

b. Kasus
c. Diagnosis
d. Pemeriksaan fisis
e. Pemeriksaan penunjang
Kunci Jawaban : A
Yang bukan termasuk klasifikasi Studi
Epidemiologi :
a. Eksperimental vs observasional
b. Individual vs agregat
c. Longitudinal vs cross sectional
d. Cohort vs case control sampling
e. Randomized
vs
non-randomized
sampling
Kunci Jawaban : E
Karakter umum yang dijelaskan dalam suatu
studi deskriptif adalah .
a. Orang, waktu, factor risiko
b. Orang, tempat, waktu
c. Orang, tempat, factor risiko
d. Tempat, waktu, factor risiko
e. Pembanding, tempat, waktu
Kunci Jawaban : B
Pernyataan
yang
SALAH
tentang
Epidemiologi Analitik :
a. Untuk mengetahui besarnya kontribusi
factor risiko dan hubungannya dengan
kejadian penyakit yang diamati
b. Ada perbandingan antara dua kelompok
manusia atau masyarakat
c. Menguji
hipotesa
mengenai
kemungkinan hubungan kausal
d. Memberikan informasi untuk pelayanan
kesehatan dan administrator
e. Mendapat informasi mengenai tentang
bagaimana dan mengapa fenomena
kesehatan dalam masyarakat bisa terjadi
Kunci Jawaban : D
Apabila yang diketahui adalah Penyebab
dan yang ingin diketahui adalah Akibat,
maka design penelitian yang tepat :
a. Kasus control
b. Kohort
c. False Eksperimental
d. Cohort - Eksperimental
e. True Eksperimental
Kunci Jawaban : B

6. Pernyataan yang BENAR tentang Kasus


Kontrol :
a. Apabila akibat yang ingin diketahui
banyak ditemukan
b. Apabila angka drop out diperkirakan
rendah
c. Salah satu keuntungannya tidak
ditemukan kemungkinan drop out pada
pasien
d. Jika masalah kesehatan yang diteliti
jarang ditemukan
e. Jika diketahui akibat yang ditimbulkan
tidak berbahaya
Kunci Jawaban : C
7. Kasus Nomor 7 : Dalam suatu penelitian
ditemukan dengan besar sample 80 orang,
ditemukan kelompok yang sakit dan terpajan
factor risiko sejumlah 18 orang, sedangkan
kelompok tidak sakit namun terpajan factor
risio sejumlah 7 orang. Ada juga kelompok
yang sakit tetapi tidak terpajan factor risiko
sejumlah 20 orang dan yang tidak sakit dan
tidak terpajan factor risiko sejumlah 35
orang.
Hitunglah nilai Odd-Ratio kasus di atas !
a. 1,5
b. 2,5
c. 3,5
d. 4,5
e. 5,5
Kunci Jawaban : D
8. Yang TIDAK TERMASUK kelemahan
Study Kohort :
a. Membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga
yang besar
b. Kemungkinan drop out responden tinggi
c. Dapat disusun criteria responden seperti
yang diinginkan peneliti
d. Sulit dilakukan jika jumlah kasus sangat
sedikit
e. Apabila ada kemajuan ilmu yang
mengubah cara diagnose, metode ini
kemungkinan juga berubah
Kunci Jawaban : C
9. Suatu ukuran dampak yang memberikan
informasi tentang absolut efek dari

pemajanan atau selisih risiko sakit pada


mereka di grup terpajan dibandingkan
mereka yang di grup tidak terpajan
merupakan pengertian
a. Cohort study
b. Case-control study
c. Odd ratio
d. Rational Rate
e. Attributable risk
Kunci Jawaban : E
10. Tingkatan kelompok-kelompok (populasi)
dalam
Penelitian
Epidemiologi
Eksperimental adalah sebagai berikut,
kecuali
a. Populasi referen
b. Populasi study
c. Populasi retrospektif
d. Populasi trial
e. Kelompok study dan kelompok control
Kunci Jawaban : C
Inggrid
1. Pemberian vaksin BCG secara optimal
diberikan pada usia
a. 2-3 bulan
b. 8-12 minggu
c. 2-4 bulan
d. 0-6 bulan
e. 3-6 bulan
2. Tujuan imunisasi adalah
a. Melindungi seseorang terhadap
penyakit tertentu
b. Menurunkan prevalensi
penyakit
c. Eradikasi penyakit
d. Intermediated goal
e. Mengubah epidemiologi
penyakit
3. Di bawah ini yang merupakan imunisasi
pasif adalah
a. Seluruh organisme
b. Komponen organisme
c. Vaksin subunit dan vaksin
polisakarida
d. Vaksin toxoid
e. Imunoglobulin spesifik
4. Yang termasuk vaksin virus inaktif
adalah

a. BCG
b. Campak
c. Difteria
d. IPV
e. Rubela
5. Dibawah ini yang berhubungan dengan
catch-up immunization adalah
a. Pada anak yang tidak tertinggal
imunisasi 1 bulan atau lebih
b. Pada anak dengan imunisasi
yang terlewat
c. ACIP merekomendasi jadwal
catch-up immunization bagi
bayi 5 bulan -17 tahun
d. Dianjurkan digunakan secara
rutin
6. Prinsip catch-up immunization adalah
a. Jumlah dosis ditambah
b. Tidak perlu diketahui umur
minimal
c. Interval antar vaksin dapat
dipersingkat
d. Mengejar jadwal imunisasi yang
tertinggal
e. Terutama imunisasi bayi, wisata
atau perjalanan
7. Pemberian imunisasi simultan bertujuan
untuk :
a. Diberikan bila ada indikasi
kontra vaksin
b. Peningkatan kejadian KIPI
c. Respon imun adekuat, tidak
sebanding vaksin terpisah
d. Vaksin hidup dapat diberikan
simultan
e. Terutama mengejar jadwal
imunisasi yang baik
8. Pernyataan mengenai vaksin Polio Oral
adalah
a. Pemberiannya secara intrakutan
b. Jadwal imunisasi usia 0, 1, 6
bulan
c. Reaksi yang timbul setelah
imunisasi diare ringan
d. Proteksi mulai 8-12 minggu
pasca vaksin
e. Mengalami reaksi anafilaksis

9. Yang tidak berkaitan dengan vaksin


campak adalah
a. Mempermudah pemberian
vaksin
b. Tersedia DTwP/HB
c. Terdiri lebih dari 1 antigen
dalam kemasan
d. Dianjurkan sejak tahun 2000
e. Meningkatkan cakupan
imunisasi
10. Yang tidak berkaitan dengan imunisasi
adalah
a. Imunisasi menimbulkan
imunogenitas
b. Dapat diberikan catch up
imunisation
c. Menghindari terjadinya
sakit
d. Pencegahan sekunder
e. Efikasi optimal bila sesuai
rekomendasi atau jadwal
Megi
1. Pada usia berapa vaksin BCG
diberikan ?
a. Umur 2-3 bulan, bila > 3 bulan perlu uji
tuberkulin
b. Umur 2,4, dan 6 bulan bersama dengan
polio
c. Umur 0,2,4,6 bulan + 18, 60 bulan
d. Umur 0,1,6 bulan
2. Yang termasuk dalam vaksin bakterivaksin inaktifn adalah :
a. Influensa
b. IPV
c. Rabies
d. Hepatitis B
e. Difteria
3. Yang benar tentang vaksin Hepatitis B?
a. Rekombinan RNA sel ragi, infeksius
b. Jadwal immunisai 0, 1, 6 bulan
c. Penyuntikan di gluteal
d. Reaksi lokal mual muntah, nyeri kepala,
otot dan sendi
e. Reaksi sistemik demam ringan 2 hari

4.. . Yang salah tentang vaksin polio oral?


a. Virus hidup yang dilemahkan
b. Jadwal umur 0, 2, 4, 6 bulan + 18, 60
bulan
c. Dosis 3 tetes
d. Virus poliomielitis tipe 1, 2, 3 strain
sabin
e. Kejadian ikutan pasca Imunisasi :
sebagian kecil akan mengalami diare
ringan dan nyeri otot
5. Yang merupakan kontraindikasi vaksi BCG?
a. HIV
b. Pengobatan steroid
c. Gizi buruk
d. Immunosuppressant
e. Semua benar
6. Indikator VVM (Vaccine Viral Monitor)
untukJANGAN GUNAKANyaitu?
a. Warna segiempat lebih terang dari
lingkaran sekitar
b. Warna segiempat berubah gelap tapi
lebih terang dari lingkaran sekitar
c. Warna segiempat sama dengan lingkaran
sekitar
d. A dan B
e. Semua benar
7. Manfaat vaksin kombinasi?
a. Mempermudah pemberian vaksin
b. Meningkatkan cakupan Imunisasi
c. Mengejar Imunisasi yang terlewatkan
d. Semua diatas benar
e. Semua diatas salah
8. Prinsip Catch-up Immunization?
a. Tidak perlu diketahui umur minimal dan
maksimal untuk vaksi tertentu
b. Dosis ditambah
c. Imunisasi sebelumnya diabaikan
d. Interval antar vaksin diperpanjang
e. Dapat menggunakan vaksin kombinasi
atau pemberian simultan
9. Yang merupakan imunisasi wajib di
Indonesia?
a. BCG, Hib, Hepatitis B, Campak, DPT
b. Influenza, Hepatitis B, Polio, Hib, HPV
c. BCG, Polio, Hepatitis B, Campak, DPT

d. Hepatitis B, DPT, HIV, MMR, Polio


e. Hepatitis A, Polio, Hib, Campak,
Influenza
10. Vaksin polio boleh diberikan pada pH?
a. 6.0
b. 6.2
c. 6.4
d. 6.6
e. 6.8
Angga
a. Imunisasi yang dapat memberikan
perlindungan seumur hidup terhadap
penyakit?
a. Imunisasi aktif
b. Imunisasi pasif
c. Imunisasi primer
d. Imunisasi sekunder
e. Imunisasi tersier
2. Yang termasuk jenis vaksin hidup vaksin
bakteri?
a. Campak
b. Pertusis
c. Kolera
d. BCG
e. OPV
3. Yang benar tentang vaksin Hepatitis B?
f. Rekombinan RNA sel ragi, infeksius
g. Jadwal immunisai 0, 1, 6 bulan
h. Penyuntikan di gluteal
i. Reaksi lokal mual muntah, nyeri kepala,
otot dan sendi
j. Reaksi sistemik demam ringan 2 hari
4. Vaksin polio boleh diberikan pada pH?
f. 6.0
g. 6.2
h. 6.4
i. 6.6
j. 6.8
5. Yang salah tentang vaksin polio oral?
f. Virus hidup yang dilemahkan
g. Jadwal umur 0, 2, 4, 6 bulan + 18, 60
bulan
h. Dosis 3 tetes

i.
j.

Virus poliomielitis tipe 1, 2, 3 strain


sabin
Kejadian ikutan pasca Imunisasi :
sebagian kecil akan mengalami diare
ringan dan nyeri otot

6. Yang merupakan kontraindikasi vaksi BCG?


f. HIV
g. Pengobatan steroid
h. Gizi buruk
i. Immunosuppressant
j. Semua benar
7. Indikator VVM (Vaccine Viral Monitor)
untuk JANGAN GUNAKAN yaitu?
f. Warna segiempat lebih terang dari
lingkaran sekitar
g. Warna segiempat berubah gelap tapi
lebih terang dari lingkaran sekitar
h. Warna segiempat sama dengan lingkaran
sekitar
i. A dan B
j. Semua benar
8. Manfaat vaksin kombinasi?
f. Mempermudah pemberian vaksin
g. Meningkatkan cakupan Imunisasi
h. Mengejar Imunisasi yang terlewatkan
i. Semua diatas benar
j. Semua diatas salah
9. Prinsip Catch-up Immunization?
f. Tidak perlu diketahui umur minimal dan
maksimal untuk vaksi tertentu
g. Dosis ditambah
h. Imunisasi sebelumnya diabaikan
i. Interval antar vaksin diperpanjang
j. Dapat menggunakan vaksin kombinasi
atau pemberian simultan
10. Yang merupakan imunisasi wajib di
Indonesia?
f. BCG, Hib, Hepatitis B, Campak, DPT
g. Influenza, Hepatitis B, Polio, Hib, HPV
h. BCG, Polio, Hepatitis B, Campak, DPT
i. Hepatitis B, DPT, HIV, MMR, Polio

j.

Hepatitis A, Polio, Hib, Campak,


Influenza

Rita
1. Yang termaksud pencegahan primer
ialah :
a. Imunisasi
b. Skrining
c. Rehabilitasi
d. Pengobatan
e. Pendidikan kesehatan
Kunci jawaban : A
2. Manakah yang termaksud vaksin inaktif:
a. Campak
b. Rubela
c. Varisela
d. Parotitis
e. Kolera
Kunci jawaban : E
3. Vaksin hepatitis B diberikan pada umur:
a. Umur 1, 2, 3 bulan
b. Umur 0,2,4,6 bulan
c. Umur 0,1,6 bulan
d. Umur 2 - 3 bulan
e. Umur 18, 60 bulan dan 10 th
Kunci jawaban : C
4. Vaksin polio oral diberikan dengan dosis
berapa tetes?
a. 4 tetes
b. 3 tetes
c. 2 tetes
d. 1 tetes
e. Tak terhingga
Kunci jawaban : C
5. Bila vaksin BCG diberikan pada bayi
yang lebih dari 3 bulan maka tes apa
yang perlu dilakukan?
a. Tes beta HCG
b. Tes Tuberkulin
c. Tes Gmelins
d. Tes patenkoffers
e. Tes smith
Kunci jawaban : B
6. Apa yang dilakuka jika didapatkan
vacine vial monitor (VVM) berwarna
lebih gelap dari lingkaran sekitar?
a. Gunakan vaksin
b. Lapor pada pimpinan
c. Lapor pada BPOM
d. Lapor pada Polisi

7.

8.

9.

10.

e. Lapor pada Gubernur


Kunci jawaban : B
Pada umur berapa pemberian ulang
dosis Vaksin Difteri Tetanus Pertusis?
a. 2 bulan
b. 4 bulan
c. 6 bulan
d. 18 bulan
e. 20 bulan
Kunci jawaban : D
Vaksin kombinasi ialah :
a. Terdiri dari >1 antigen dalam 1
kemasan
b. Terdiri dari 1 antigen dalam 1
kemasan
c. Terdiri dari 2 antigen dalam 1
kemasan
d. Terdiri dari 3antigen dalam 1
kemasan
e. Terdiri dari 4 antigen dalam 2
kemasan
Kunci jawaban : A
Yang termaksud jadwal imunisasi
anjuran (Non-PPI) ialah :
a. BCG
b. Campak
c. Polio
d. Hepatitis A
e. Hepatitis B
Kunci jawaban : D
ACIP merekomendasikan jadwal catchup immunization yaitu :
a. bayi 4 bulan hingga 18 tahun
b. bayi 2 bulan hingga 16 tahun
c. bayi 6 bulan hingga 12 tahun
d. bayi 8 bulan hingga 10 tahun
e. bayi 10 bulan hingga 10 tahun
Kunci jawaban : A

Erwin
1. Ahmad bersama teman-temannya pergi
berenang bersama di hari minggu.
Ketika berenang, Ahmad mengamati
bahwa ia dan teman-temannya samasama memiliki tanda seperti bekas
luka berbentuk lingkaran di lengan atas
sebelah kanan mereka. Sepulangnya ke
rumah, Ahmad bertanya kepada ibunya

dan ibunya mengatakan bahwa bekas


luka tersebut muncul beberapa bulan
setelah Ahmad diimunisasi sewaktu
bayi. Imunisasi apakah yang dimaksud?
a. Hepatitis B
b. Injectable/Inactivated Polio
Vaccine (IPV)
c. BCG
d. DPT
e. Campak
2. Final Goal dari tujuan dilakukannya
imunisasi pada anak-anak adalah
sebagai berikut:
a. Eradikasi penyakit
b. Mengubah
epidemiologi
penyakit
c. Menurunkan
prevalensi
penyakit
d. Melindungi seseorang terhadap
penyakit tertentu
e. Tidak akan sakit seumur hidup
3. Berapakah dosis pemberian
Polio Oral (OPV)?
a. 1 tetes
b. 2 tetes
c. 3 tetes
d. 4 tetes
e. 5 tetes

Vaksin

4. Yang termasuk dalam imunisasi wajib


menurut PP IDAI adalah sebagai
berikut, kecuali:
a. Polio
b. DPT
c. Campak
d. Rabies
e. Hepatitis B
5. Contoh Vaksin Virus yang diberikan
dalam bentuk Vaksin Inaktif adalah:
a. BCG
b. Pertusis
c. Campak
d. OPV
e. Hepatitis B

6. Isi dari vaksin BCG adalah sebagai


berikut:
a. Mycobacterium
tuberculosis
yang dilemahkan
b. Mycobacterium
tuberculosis
yang dimatikan
c. Mycobacterium bovis yang
dilemahkan
d. Mycobacterium bovis yang
dimatikan
e. Mycobacterium leprae yang
inaktif
7. Imunisasi menurut Teori Public Health
termasuk dalam upaya pencegahan:
a. Health Promotion
b. General and Specific Protection
c. Early Diagnosis and Prompt
Treatment
d. Disability Limitation
e. Rehabilitation
8. Jika pada Vaccine Vial Monitor (VVM)
didapatkan segi empat sama warna
dengan lingkaran sekitar, maka vaksin
tersebut sebaiknya:
a. Digunakan
b. Segera digunakan
c. Jangan digunakan
d. Segera digunakan dan lapor
pimpinan
e. Dilakukan Tuberculin Test
9. Yang termasuk dalam indikasi kontra
pemberian vaksin BCG adalah sebagai
berikut, kecuali:
a. HIV
b. Gizi buruk
c. Demam tinggi
d. Nyeri otot
e. Infeksi kulit luas
10. Prinsip atau cara pemberian vaksin
Hepatitis B adalah sebagai berikut:
a. Intrakutan
b. Subkutan
c. Intramuskular,
di
gluteal/bokong

d. Intramuskular,
gluteal/bokong
e. Oral

jangan

di

Satria
1. Tujuan imunisasi adalah : a
a. Memberi kekebalan terhadap
penyakit tertentu
b. Mencegah agar penyakit tidak
berlanjut
c. Mengobati yang sudah terkena
penyakit
d. Mendapat pengobatan
e. Mencegah komplikasi
2. Antibodi ibu ditransfer melalui plasenta
selama : c
a. Trimester ke 1
b. Trimester ke 2
c. Trimester ke 3
d. Tiga bulan pertama kehamilan
e. Tiga bulan kedua kehamilan
3. Imunisasi aktif dapat bertahan selama : e
a. 1 bulan
b. 1 tahun
c. 10 tahun
d. 6 bulan
e. Seumur hidup
4. Yang bukan vaksin Inaktif adalah? a
a. BCG
b. Difteria
c. Tetanus
d. IPV
e. Rabies
5. Vaksin Hepatitis B tidak boleh diberikan
pada anak yang :a
a. Alergi pada komponen vaksin
b. Mengalami kelainan kongenital
c. Lahir prematur
d. Terkena virus Hepatitis B
e. Mengalami flu
6. Dosis pemberian vaksin Polio oral : e
a. 1 ml
b. 2 ml
c. 1cc
d. 2cc
e. 2 tetes
7. Yang tidak termasuk vaksin adalah e
a. OPV
b. BCG
c. IPV

d. DPTa
e. Vaksin Hepatitis C
8. Jika Vaccine Vial Monitor mengalami
perubahan warna pada segi empat
bagian dalam menjadi lebih gelap dari
warna lingkaran maka c
a. Vaksin di simpan di bawah suhu
-20
b. Vaksin segera digunakan
c. Jangan digunakan
d. Dapat digunakan
e. Kesalahan produksi
9. Vaksin kombinasi terdiri dari b
a. Antibodi
b. >1 antigen
c. Untuk penyakit spesifik
d. Kurang aman
e. Di berikan cukup sekali
10. Yang tidak termasuk imunisasi wajib e
a. BCG
b. Campak
c. DPT
d. Hepatitis B
e. Hepatitis C
Firman
1.Pengertian Posyandu menurut departemen
Kesehatan RI 2006 adalah:
a.Kegiatan dasar yang diselenggarakan dari,oleh
dan untuk masyarakat yang dibantu petugas
kesehatan
b.Wadah pemeliharaan kesehatan yang
dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang
dibimbing petugas terkait
c. pusat kegiatan masyarakat dalam upaya
pelayanan kesehatan dan keluarga berencana
d. salah satu bentuk Upaya Kesehatan
Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang
dilaksanakan oleh, dari dan bersama masyarakat,
untuk memberdayakan dan memberikan
kemudahan kepada masyarakat guna
memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi
dan anak balita
e.bukan salah satu diatas

jawaban:B
2.Tujuan adanya posyandu adalah:
a. Menurunkan angka kematian bayi (AKB),
angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan dan
nifas.
b. Meningkatkan peran serta masyarakat untuk
mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB
serta kegiatan lainnya yang menunjang untuk
tercapainya masyarakat sehat sejahtera.
c. Berfungsi sebagai wahana gerakan reproduksi
keluarga sejahtera, gerakan ketahanan keluarga
dan gerakan ekonomi keluarga sejahtera.
d.Semua Benar
e.Semua Salah
Jawaban:D
3.Manfaat Posyandu bagi masyarakat adalah
sebagai berikut kecuali,
a. Memperoleh kemudahan untuk mendapatkan
informasi dan pelayanan kesehatan bagi ibu,
bayi, dan anak balita.
b. Pertumbuhan anak balita terpantau sehingga
tidak menderita gizi kurang atau gizi buruk.
c. Bayi memperoleh imunisasi lengkap.
d. Ibu hamil akan terpantau berat badannya dan
memperoleh tablet tambah darah (Fe) serta
imunisasi Tetanus Toksoid (TT).
e. Menjadi panutan karena telah mengabdi demi
pertumbuhan anak dan kesehatan ibu.
Jawaban:E
4. Semua anggota masyarakat
yangmembutuhkan pelayanan kesehatan dasar
yang ada di Posyandu adalah
a.Bayi dan anak balita

b.Ibu hamil,ibu nifas dan ibu menyusui


c.Pasangan usia subur
d.Pengasuh anak.
e.Semua diatas benar

Jawaban:E
5.Yang merupakan kegiatan pokok Posyandu
adalah kecuali,
a.KIA dan KB
b.Imunisasi
c.Gizi
d.Penanggulangan Diare
e.Bukan salah satu diatas
6.Peran Kader sebelum hari buka Posyandu
adalah:
a. Melakukan persiapan penyelenggaraan
kegiatan Posyandu
b. Menyebarluaskan informasi tentang hari buka
Posyandu melalui pertemuan warga setempat
atau surat edaran
c. Melakukan pembagian tugas antar kader,
meliputi pendaftaran, penimbangan, pencatatan,
penyuluhan,pemberian makanan tambahan
d. Melakukan koordinasi dengan petugas
kesehatan dan petugas lainnya terkait dengan
jenis layanan yang akan diselenggarakan

a. Melakukan persiapan penyelenggaraan


kegiatan Posyandu
b. Memotivasi masyarakat, misalnya untuk
memanfaatkan pekarangan dalam rangka
meningkatkan gizi keluarga, menanam tanaman
obat keluarga, membuat tempat bermain anak
yang aman dan nyaman. Selain itu, memberikan
penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS)
c. Melakukan pertemuan dengan tokoh
masyarakat, pimpinan wilayah untuk
menyampaikan hasil kegiatan Posyandu serta
mengusulkan dukungan agar Posyandu terus
berjalan dengan baik
d. Melakukan kunjungan rumah pada balita yang
tidak hadir pada hari buka Posyandu, anak yang
kurang gizi, atau anak yang mengalami gizi
buruk, rawat jalan, dan lain-lain.
e. Mempelajari Sistem Informasi Posyandu
(SIP). SIP adalah sistem pencatatan data atau
informasi tentang pelayanan yang
diselenggarakan di Posyandu. Manfaat SIP
adalah sebagai panduan bagi kader untuk
memahami permasalahan yang ada, sehingga
dapat mengembangkan jenis kegiatan yang tepat
dan sesuai dengan kebutuhan sasaran
Jawaban:A
8.Kriteria berat badan di KMS adalah
a.Berat badan naik
b.Berat badan tidak naik
c.Berat badan dibawah garis merah

e.Semua Benar

d.Semua benar

Jawaban:E

e.Semua Salah

7.Peran Kader sesudah buka hari Posyandu


adalah kecuali.

Jawaban:D

9.Faktor-faktor yang mempengaruhi kedatangan


Ibu di Posyandu adalah:
a.Pengetahuan ibu tentang manfaat posyandu
b.Pekerjaan Ibu
c.Sarana dan prasarana di Posyandu
d.Jarak ke Posyandu tersebut
e.Semua Benar
Jawaban:E
10.Kegiatan di Posyandu Terintegrasi adalah
sebagai berikut:

bayi dan anak balita. Pernyataan di atas


merupakan definisi posyandu menurut :
a.Cessnasari
b.Departemen Kesehatan RI Tahun 2006
c.WHO
d.Nasrul Effendi
e.Buku pegangan kader posyandu
3.Pada hari buka posyandu, dilakukan pelayanan
masyarakat dengan sistem 5 meja. Pada meja
yang kelima dilaksanakan oleh :
a.Kader posyandu

a. Bina Keluarga Balita (BKB)

b.Petugas kesehatan

b. Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

c.Pasien tanpa memandang usia

c. Bina Keluarga Lansia (BKL)

d.Pasien 16 tahun

d. Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

e.Semua salah

e.Semua Benar
Jawaban:E
Calvin

4.Yang merupakan jenis pelayanan minimal


kepada anak dalam kegiatan posyandu adalah

1.Dibawah ini yang bukan merupakan kegiatan


utama posyandu adalah :

a.Program penyuluhan dan penyakit endemis


setempat

a.Keluarga berencana

b.Program sarana air minum dan jamban


keluarga (SAMIJAGA) dan perbaikan
lingkungan pemukiman

b.Gizi
c.Sanitasi lingkungan
d.Kesehatan ibu dan anak
e.Imunisasi
2.Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya
Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)
yang dilaksanakan oleh, dari dan bersama
masyarakat, untuk memberdayakan dan
memberikan kemudahan kepada masyarakat
guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu,

c.Program Pengembangan Anak Dini Usia


(PADU) yang diintegenerasikan dengan program
Bina Keluarga Balita (BKB) dan kelompok
bermain lainnya
d.Memantau kejadian ISPA dan diare, serta
melakukan rujukan bila perlu
e.Penyediaan air bersih dan penyehatan
lingkungan pemukiman

5.Pola makan anak yang tepat untuk usia 1-2


tahun adalah
a.ASI saja
b.ASI + Makanan Pendamping ASI ( MP-ASI )
c.ASI + MP-ASI yang lebih padat
d.Makanan keluarga/makanan yang dicincang
atau dihaluskan 3-4 kali sehari
e.Makanan keluarga + makanan selingan 2 kali
sehari
6.Jenis imunisasi yang harus di terima pada bayi
usia 1 bulan adalah
a.HB 0
b.BCG, Polio 1
c.DPT/ HB 1, Polio 1
d.Campak
e.DPT/ HB 2
7.Yang tidak tercantum dalam format sistem
informasi posyandu (SIP) adalah

a.Mempelajari Sistem Informasi Posyandu


(SIP). SIP adalah sistem pencatatan data atau
informasi tentang pelayanan yang
diselenggarakan di Posyandu. Manfaat SIP
adalah sebagai panduan bagi kader untuk
memahami permasalahan yang ada, sehingga
dapat mengembangkan jenis kegiatan yang tepat
dan sesuai dengan kebutuhan sasaran
b.Menyampaikan penghargaan kepada orangtua
yang telah datang ke Posyandu dan minta
mereka untuk kembali pada hari Posyandu
c.Melakukan pencatatan kegiatan yang telah
dilakukan pada hari buka Posyandu
d.Menyiapkan buku-buku catatan kegiatan
Posyandu
e.Bahan-bahan penyuluhan sesuai permasalahan
yang di dihadapi para orangtua serta disesuaikan
dengan metode penyuluhan, misalnya:
menyiapkan bahan-bahan makanan apabila ingin
melakukan demo masak, lembar balik untuk
kegiatan konseling, kaset atau CD, KMS, buku
KIA, sarana stimulasi balita
9.Dosis vitamin A yang tepat untuk balita adalah

a.catatan pemberian vitamin A

a.10.000 SI

b.catatan wanita usia subur, pasangan usia subur,


jumlah rumah tangga, jumlah ibu hamil, umur
kehamilan, imunisasi ibu hamil, risiko
kehamilan, rencana penolong persalinan, tabulin,
ambulan desa, calon donor darah yang ada di
wilayah kerja Posyandu

b.100.000 SI

c.catatan bayi dan balita yang ada di wilayah


kerja Posyandu; jenis kegiatan tepat dan sesuai
dengan kebutuhan sasaran d.Catatan tingkat
kerberhasilan posyandu

10.Tablet vitamin A bisa diperoleh secara gratis


pada bulan tertentu di posyandu. Pada bulan apa
bisa didapatkan vitamin A a.Januari
b.April

e.Catatan ibu hamil, kelahiran, kematian bayi,


kematian ibu hamil, melahirkan, nifas

c.Agustus
e.Desember

8.Yang merupakan peran kader posyandu setelah


hari buka posyandu adalah

KDedi

c.20.000 SI
d.200.000 SI
e.50.000 SI

d.November

1. Sasaran utama masyarakat yang


membutuhkan pelayanan kesehatan dasar
yang ada di Posyandu, kecuali.......
a)
b)
c)
d)
e)

Bayi dan anak balita


Ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui
Pasangan usia subur
Pengasuh anak
Pasangan Lansia

Kunci jawaban : e) Pasangan Lansia


2. Yang merupakan kegiatan pokok posyandu
adalah ......
a) Bina Keluarga Balita (BKB)
b) Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
c) Keluarga Berencana (KB)
d) Bina Keluarga Lansia (BKL)
e) Pos Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD)
Kunci jawaban : Keluarga Berencana
(KB)
3. Pada pelaksanaan pelayanan posyandu
dilaksanakan pelayanan masyarakan sistem
5 meja, pelayanan apakah yang etrdapat
pada meja 4?
a) Pendaftaran
b) Penimbangan
c) Pengisian KMS
d) Penyuluhan perorangan berdasarkan
KMS
e) Pelayanan kesehatan
Kunci jawaban : d) Penyuluhan
perorangan berdasarkan KMS
4.

Pada pelaksanaan pelayanan posyandu,


pelayanan yang diberikan pada meja 5
adalah, kecuali.....
a) Pemberian vitamin A dosis tinggi.
b) Pembagian pil KB atau kondom.
c) Pengukuran berat badan.
d) Pengobatan ringan.
e) Konsultasi KB.
Kunci jawaban : c) Pengukuran berat
badan

5. Keberhasilan posyandu tergambar melalui


cakupan SKDN, kecuali.....
a) Semua balita di wilayah kerja
posyandu.
b) Semua balita diberi makan.
c) Semua balita yang memiliki KMS.
d) Balita yang Ditimbang.
e) Balita yang Berat Badannya Naik
Kunci jawaban : b) Semua balita diberi
makan

6. Faktor yang tidak mempengaruhi


kedatangan ibu ke posyandu adalah......
a) Pengetahuan seorang kader tentang
posyandu
b) Pengetahuan ibu tentang manfaat
posyandu
c) Sarana dan prasarana di posyandu
d) Jarak rumah dan posyandu tersebut
e) Motivasi ibu untuk membawa anaknya
ke posyandu
Kunci jawaban : a) Pengetahuan seorang
kader tentang posyandu
7. Hasil yang diharapkan dari posyandu
terhadap kesehatan ibu dan anak adalah,
kecuali......
a) Pemeliharaan kesehatan ibu di
posyandu
b) Pemeriksaan kehamilan dan nifas
c) Pelayanan peningkatan gizi melalui
pemberian vitamin dan pil penambah
darah
d) Imunisasi TT untuk ibu hamil
e) Peningkatan pendapatan ibu
Kunci jawaban : e) Peningkatan
pendapatan ibu
8. Salah satu peran kader sebelum hari
posyandu adalah.....
a) Melakukan pembagian tugas antar
kader, meliputi pendaftaran,
penimbangan, pencatatan,

b)

c)

d)

e)

penyuluhan,pemberian makanan
tambahan
Melakukan pendaftaran, meliputi
pendaftaran balita, ibu hamil, ibu nifas,
ibu menyusui, dan sasaran lainnya.
Memotivasi orangtua balita agar terus
melakukan pola asuh yang baik pada
anaknya, dengan menerapkan prinsip
asih-asah-asuh.
Melakukan kunjungan rumah pada
balita yang tidak hadir pada hari buka
Posyandu, anak yang kurang gizi, atau
anak yang mengalami gizi buruk, rawat
jalan, dan lain-lain.
Melakukan pertemuan dengan tokoh
masyarakat, pimpinan wilayah untuk
menyampaikan hasil kegiatan Posyandu

Kunci jawaban : a) Melakukan


pembagian tugas antar kader, meliputi
pendaftaran, penimbangan, pencatatan,
penyuluhan,pemberian makanan
tambahan
9. Kriteria yang harus dimiliki oleh seorang
pengelola posyandu adalah, kecuali.....
a) Sukarelawan dan tokoh masyarakat
setempat.
b) Memiliki semangat pengabdian,
berinisiatif tinggi.
c) Memiliki sarana dan prasarana
memadai.
d) Mampu memotivasi masyarakat.
e) Bersedia bekerja secara sukarela
brsama masyarakat.
Kunci jawaban : c) Memiliki sarana
dan prasarana memadai.
10. Berikut adalah langkah-langkah
pembentukan posyandu :
1. Melakukan Survei Mawas Diri (SMD)
2. pemilihan pengurus dan kader
3. Mempersiapkan para petugas/aparat
4. Pembentukan dan peresmian Posyandu
5. Melakukan Musyawarah Masyarakat
Desa (MMD)

6. Mempersiapkan masyarakat
Bagaimanakah urutan yang benar dalam
pembentukan posyandu :
a)
b)
c)
d)
e)

1-2-3-4-5-6
4-2-5-1-6-3
2-1-5-3-6-4
3-6-1-5-2-4
6-5-4-3-2-1

Kunci jawaban : d) 3-6-1-5-2-4


Ketut
1. Dibawah ini yang bukan merupakan
kegiatan pokok posyandu adalah ?
a. Imunisasi
b. KIA
c. Penanggulangan imunisasi
d. Gizi
e. Penanggulangan diare
2. kriteria dari pengelola posyandu
dibawah ini adalah,kecuali?
a. Sukarelawan dan tokoh masyarakat
setempat.
b. Memiliki semangat pengabdian,
berinisiatif tinggi,
c. dan mampu memotivasi masyarakat.
d. Pengurus Posyandu sekurangkurangnya terdiri dari ketua,
sekretaris, dan bendahara.
e. Bersedia bekerja secara sukarela
brsama masyarakat
3. Dibawah ini Kriteria Berat Badan balita
di KMS adalah ?
a. Berat badan turun
b. Berat badan lebih
c. Obesitas tingakat II
d. Berat badan dibawah garis merah
e. Marasmaus
4. Macam-macam imunisasi yang
diberikan di posyandu dibawah ini
adalah?
a. BCG
b. DPT
c. Polio
d. A dan B benar
e. Semuanya benar

5. Untuk meningkatkan gizi balita tindakan


kader yang harus di berikan pada saat di
posyandu adalah?
a. Memberikan penyuluhan tentang
ASI
b. Status gizi balita
c. Imunisasi
d. Salah semua
e. A,b, dan c benar semua
6. Apa saja factor-faktor yang
mempengaruhi ibu datang ke
posyandu..?
a. Dukungan dan motivasi dari kader
posyandu dan tokoh masyarakat
b. Paksaan dari keluarga
c. Karena keadaan ekonomi yang
kurang
d. Pengetahuan ibu tentang manfaat
posyandu.
e. A dan D pernyataan yang benar
7. Salah satu peran kader dibawah ini
adalah?
a. Membantu menyukseskan
program pemerintah
b. Penimbangan secara rutin di
posyandu untuk pemantauan
pertumbuhan dan mendeteksi
sedini mungkin penyimpangan
pertumbuhan balita.
c. Melakukan penyuluhan
tentang pola asuh anak balita.
Dalam kegiatan ini, kader bisa
memberikan layanan
konsultasi, konseling, diskusi
kelompok dan demonstrasi
dengan orangtua/keluarga
anak balita.
d. Bukan salah satu di atas
e. A dan B benar
8. Dibawah ini yang merupakan tujuan dari
posyandu adalah?
a. Menurunkan angka kematian bayi
(AKB), angka kematian ibu (ibu
hamil), melahirkan dan nifas.
b. sebagai wahana gerakan reproduksi
keluarga sejahtera, gerakan

ketahanan keluarga dan gerakan


ekonomi keluarga sejahtera.
c. Meningkatkan peran serta
masyarakat untuk mengembangkan
kegiatan kesehatan dan KB serta
kegiatan lainnya yang menunjang
untuk tercapainya masyarakat sehat
sejahtera.
d. A dan C benar
e. Benar semua
9. Salah satu Syarat tempat untuk
menyelenggarakan kegiatan posyandu
adalah?
a. Tempat yang ramai
b. Ruangan perkantoran
c. Kios di pasar
d. Daerah yang mudah di jangkau
e. B, C dan D benar
10. Yang dinamakan posyandu terintegrasi
adalah ?
a. Bina Keluarga Balita
b. Bina Keluarga Lansia
c. Pos Pendidikan Anak Usia Dini
d. Tanaman Obat Keluarga
e. Benar semua
Odilia
1. Yang bukan merupakan kegiatan pokok
posyandu adalah...
a. KB
b. Usaha
Kesehatan
Gigi
Masyarakat Desa (UKGMD)
c. Gizi
d. Penanggulangan Diare
e. KIA
Kunci jawaban : B
2. Sasaran utama dari posyandu adalah...
a. Kader
b. Anak sekolah
c. Pasangan usia Subur
d. Tenaga kesehatan
e. Pasien diare
Kunci jawaban : C

3. Di bawah ini yang bukan merupakan


tahap pembentukan posyandu adalah..
a. Melakukan
musyawarah
masyarakat desa(MMD)
b. Melakukan survei mawas diri
(SMD)
c. Bina Keluarga Lansia (BKL)
d. Pemilihan pengurus dan kader
e. Mempersiapkan masyarakat
Kunci jawaban : C
4. Yang benar mengenai 5 tahap
pelaksanaan posyandu pada Lansia
adalah....
a. Tahap pertama : pemberian
penyuluhan dan konseling
b. Tahap kedua : pengukuran
tekanan darah, pemeriksaan
kesehatan dan pemeriksaan
status mental
c. Tahap ketiga : pemeriksaan air
seni
dan
kadar
darah
(laboratorium sederhana)
d. Tahap keempat : pemeriksaan
air seni dan kadar darah
(laboratorium sederhana)
e. Tahap kelima : pengukuran
tekanan darah, pemeriksaan
kesehatan dan pemeriksaan
status mental
Kunci jawaban : D
5. Yang merupakan kegiatan pokok
posyandu adalah...
a. KIA
b. Bina Keluarga Balita (BKB)
c. Bina Keluarga lansia (BKL)
d. Pos Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD)
e. Tanaman
Obat
keluarga
(TOGA)
Kunci jawaban : A

6. Pelayanan tambahan yang diberikan


pada kegiatan posyandu adalah....
a. Imunisasi
b. KB
c. Penanggulangan diare
d. Program penyuluhan penyakit
endemis setempat
e. Gizi
Kunci jawaban : D
7. Peran kader pada kegiatan posyandu
adalah...
a. Konsultasi KB
b. Melakukan pengukuran dan
pemantauan kondisi anak balita
c. Pemberian Vitamin A dosis
tinggi
d. Imunisasi
e. Pembagian pil KB atau kondom
Kunci jawaban : B
8. Pelaksanaan layanan posyandu yang
hanya dapat dilakukan oleh tenaga
kesehatan adalah...
a. Penimbangan
b. Pemberian Vitamin A dosis
tinggi
c. Pengisisan KMS
d. pengukuran dan pemantauan
kondisi anak balita.
e. Penyuluhan
perorangan
berdasarkan KMS
Kunci jawaban : B
9. Hal hal yang tidak terdapat dalam
format SIP (Sistem Informasi Posyandu)
adalah...
a. Catatan pemberian vitamin A
b. Catatan wanita usia subur, dan
pasangan usia subur

c. Catatan ibu hamil, kelahiran,


kematian bayi, dan kematian ibu
hamil
d. Catatan
pemberian
oralit,
pemberian tablet tambah darah
bagi ibu hamil, tanggal dan
status pemberian imunisasi
e. Catatan
untuk
memantau
perkembangan balita
Kunci jawaban : E
10. Fungsi KMS adalah....
a. Memantau perkembangan balita
dengan
melihat
garis
pertumbuhan berat badan anak
dari bulan ke bulan
b. Mencatat jumlah
bayi dan
balita yang ada di wilayah kerja
Posyandu
c. memantau pemberian oralit,
pemberian tablet tambah darah
bagi ibu hamil, tanggal dan
status pemberian imunisasi
d. mencatat jadwal
pemberian
vitamin A
e. Catatan ibu hamil, kelahiran,
kematian bayi, kematian ibu
hamil, melahirkan, nifas

2.

3.

4.

Kunci jawaban : A
Eus
1. Tujuan utama dari MDGS bidang
kesehatan ..
A. Menurunkan Angka
Kematian Anak (AKB dan
AKBA)
B. Menurunkan Angka
Kematian Ibu (AKI)
C. Mengendalikan penyebaran
penyakit menular (HIV dan
AIDS, Malaria, TB)
D. Penyediaan air minum dan
fasilitas sanitasi dasar

5.

E. Menurunkan malnutrisi
anak gizi buruk dan gizi
kurang
Yang bukan termasuk intervensi
untuk pencegahan diare
A. CTPS
B. Perbaikan wc
C. Suplai air bersih
D. Pengelolahan air minum
E. Intervensi lingkungan
Komponen dasar STBM.
A. Stop BABS
B. CTPS
C. Pengelolahan sampah
rumah tangga
D. Pengelolaan berbasis
masyarakat yang
berkelanjutan
E. Pengelolahan limbah cair
rumah tangga
Outcome kerangka pikir STBM
.
A. Meningkatnya sanitasi
higine melalui peningkatan
demand & supply
B. Peningkatan akses sanitasi
yang berkelanjutan
C. Menurunya kejadian
penyakit diare dan penyakit
berbasis lingkungan yang
berkaitan sanitasi dan
perilaku melalui penciptaan
kondisi sanitasi total
D. Menurunkan angka
kematian balita
E. Mengembangkan kemitraan
global untuk pembangunan
Output kerangka pikIr STBM ..
A. Meningkatnya sanitasi
higine melalui peningkatan
demand & supply
B. Peningkatan akses sanitasi
yang berkelanjutan
C. Menurunya kejadian
penyakit diare dan penyakit
berbasis lingkungan yang
berkaitan sanitasi dan

perilaku melalui penciptaan


kondisi sanitasi total
D. Menurunkan angka
kematian balita
E. Mengembangkan kemitraan
global untuk pembangunan

6. Kriteria suatu kejadian penyakit atau


keracunan yang bukan dikatakan
KLB .
A. Timbulnya suatu
penyakit/kesakitan yang
sebelumnya tidak ada/tdk
diketahui
B. Peningkatan kejadian
penyakit/kematian terus
menerus selama 2 kurun
waktu berturut-turut
menurut jenis penyakitnya
(jam,hari,minggu.)
C. Peningkatan kejadian
penyakit/kematian 2 kali
atau lebih dibandingkan
periode sebelumnya
(jam,hari,minggu,bulan,tahu
n)
D. Jumlah penderita baru
dalam satu bulan
menunjukkan kenaikan 2
kali lipat atau lebih bila
dibandingkan dgn angka
rata2 per bulan dlm tahun
sebelumnya
E. Case fatality rate dari suatu
penyakit dalam kurun waktu
tertentu menunjukkan 50%
atau lebih dibandingkan
CFR dari periode
sebelumnya
7. Klasifikasi KLB menurut
penyebabnya ..
A. Enterotoxin

B. Exotoxin
C. Endotoxin
D. Toxin
E. Toxin fisika
8. Defenisi kejadian luar biasa .
A. Timbulnya atau
meningkatnya kejadian
kesakitan/kematian yang
bermakna secara
epidemiologis dalam kurun
waktu dan daerah berbeda
B. Timbulnya atau
meningkatnya kejadian
kesakitan/kematian yang
bermakna secara etiologis
dan epidemologis dalam
kurun waktu tertentu
C. Timbulnya atau
meningkatnya kejadian
atau/kematian yang tidak
bermakna secara etiologis
dan epidemiologis dalam
kurun waktu berbeda
D. Timbulnya atau
meningkatnya kejadian
kesakitan/kematian yang
bermakna secara
epidemiologis dalam kurun
waktu dan daerah tertentu
E. Timbulnya atau
meningkatnya kejadian atau
kesakitan/kematian yang
bermakna secara etiologis
dan epidemiologis dalam
kurun waktu dan daerah
tertentu
9. Bukan termasuk kegiatan pokok
penanggulangan kejadian luar biasa
.
A. Memperkirakan adanya pop
rentan KLB berdasar
informasi dan data serta
mempelajari gambaran
klinis dan gambaran
epidemiologi

B. Pengumpulan data (laporan


rutin, data penyelidikan
epid, laporan rutin data
kesakitan&kematian dr
puskesmas/RS yg teratur &
lengkap, data lab yg
memberikn infoms
penyebab peny, data faktor
risiko
C. Penetapan populasi rentan
thd KLB berdasarkan
waktu, tempat pd klp
masyarakat
D. Pengumpulan data
epidemiologi (primer &
sekunder)
E. Pengolahan dan penyajian
data (tabel, grafk, peta)
10. Racun jamur, afla toxin, plankton,
racun ikan, racun tumbuh-tumbuhan
termasuk klasifikasi klb menurut
penyebabnya yaitu .
A. Toxin kimia
B. Infeksi
C. Toxin biologis
D. Toxin
E. Enterotoxin

3.

4.

5.

6.

Patricia
1. Keadaan dimana timbul atau
meningkatnya kejadian kesakitan atau
kematian yang bermakna secara
epidemiologis dalam kurun waktu dan
daerah tertentu disebut ?
a. Wabah
b. Kejadian Luar Biasa
c. Kejadian tak terduga
d. Prevalensi
e. Data epidemiologi
2. Case Fatality Rate dari penyakit
Frambusia di desa santian menunjukkan
peningkatan dari dari tahun sebelumnya
yaitu sebesar 40% menjadi 80%, data
tersebut menunjukkan adanya ?
a. Wabah
b. Kejadian Luar Biasa

7.

8.

c. Kejadian Tak Terduga


d. Data yang terbaru
e. Epidemiologi frambusia
meningkat
Pengumpulan data KLB dibagi menjadi
primer dan sekunder, data primer
didapatkan dari ?
a. Kuesioner
b. Pola penyakit
c. Vektor
d. Dari lingkungan
e. Dari host
Yang BUKAN merupakan sumber
sumber KLB adalah
a. Manusia
b. Serangga
c. Kegiatan manusia
d. Protozoa
e. Udara
Yang bukan merupakan sumber KLB
dari manusia ialah
a. Jalan napas
b. Tangan
c. Tinja
d. Air seni
e. Binatang peliharaan
Derajat Kesehatan menurut teori
Blum,1974 meliputi hal-hal sebagai
berikut, kecuali
a. Keturunan
b. Pelayanan kesehatan
c. Tenaga kesehatan
d. Lingkungan
e. Perilaku
Faktor perubahan iklim sangat berkaitan
dengan beberapa penyakit seperti,
kecuali
a. TB
b. Diare
c. Schitosomiasis
d. Malaria
e. ISPA
Hasil yang diinginkan pada pilar 1
STBM adalah
a. ODF ( open defecation free )
b. Masyarakat mampu mengelola
air minum mereka
c. Pengelolaan sampah
d. Mencuci tangan dengan sabun

e. Membangun jamban yang


mewah ditiap desa
9. CTPS mempunyai 5 tatanan penting
dalam penerapannya yaitu, kecuali
a. Sekolah
b. Kantor / tempat kerja
c. Rumah sakit
d. Rumah tetangga
e. Taman kota
10. Pengelolaan sampah rumah tangga dapat
dilakukan dengan cara, kecuali
a. Reuse
b. Recycle
c. Reduse
d. Repair
e. Residu
Naoly
1. Definisi KLB :
a. kejadian berjangkitnya suatu
penyakit menular dalam masyarakat
yang jumlah penderitanya
meningkat secara nyata melebihi
dari pada keadaan yang lazim pada
waktu dan daerah tertentu serta
dapat menimbulkan malapetaka.
b. timbulnya atau meningkatnya
kejadian kesakitan/kematian yang
bermakna secara epidemiologis
pada suatu daerah dalam kurun
waktu tertentu
c. terjadi penurunan kejadian
kesakitan/kematian yang bermakna
secara epidemiologis pada suatu
daerah dalam kurun waktu tertentu
d. kejadian berjangkitnya suatu
penyakit menular dalam masyarakat
yang jumlah penderitanya menetap
secara nyata melebihi dari pada
keadaan yang lazim pada waktu dan
daerah tertentu
e. timbulnya atau meningkatnya
kejadian kesakitan/kematian yang
tidak bermakna secara
epidemiologis pada suatu daerah
dalam kurun waktu tertentu

2. Kriteria KLB :
a. Timbulnya suatu
penyakit/kesakitan yang
sebelumnya tidak ada/tdk
diketahui
b. Jumlah penderita baru dalam satu
bulan menunjukkan penurunan dua
kali lipat atau lebih bila
dibandingkan dengan angka ratarata perbulan dalam tahun
sebelumnya.
c. Jumlah penderita baru dalam satu
minggu menunjukkan kenaikan 2
kali lipat atau lebih bila
dibandingkan dgn angka rata2 per
bulan dlm tahun sebelumnya
d. Case fatality rate dari suatu penyakit
dalam kurun waktu tertentu
menunjukkan 10% atau lebih
dibandingkan CFR dari periode
sebelumnya
e. Propotional Rate (PR) penderita
baru dari suatu periode tertentu
menunjukkan penurunan dua kali
atau lebih dibanding periode yang
sama dan kurun waktu/tahun
sebelumnya
3. Klasifikasi KLB menurut sumber
penyebab, kecuali :
a. Toxin
b. Infeksi
c. Udara
d. Toxin biologis
e. Toxin kimia
4. Klasifikasi KLB menurut sumber KLB :
a. Bersumber dr keg manusia
b. Bersumber dr binatang spt binatang
peliharaan
c. Bersumber pd serangga (lalat,
kecoak )
d. Bersumber dr makanan/minuman
e. Semua benar
5. Berdasarkan Permenkes RI
No.560/Menkes/Per/VIII/1989 Bab II
pasal 2 penyakit tertentu yg menimbulkn
wabah, kecuali :
a. Kholera

mencemari lingkungan, menjadi


media berkembang biak vektor
penyakit bahkan diupayakan
agar limbah cair rumah tangga
bisa dimanfaatkan kembali
c. Memanfaatkan sampah rumah
tangga lingkungan jadi sehat dan
indah
d. Melakukan langkah cuci tangan
pakai sabun di 5 tatanan
e. Tidak ada masyarakat yang buang
air besar di tempat terbuka /
sembarang tempat ( di kebun,
sungai, semak2, pantai)

b.
c.
d.
e.
6.

7.

8.

9.

10.

Campak
Malaria
HIV/AIDS
DBD
Yang merupakan pilar 2 STBM:
a. Stop BABS (Buang Air Besar
Sembarangan)
b. PAM-RT (Pengelolaan Air Minum
dan Makanan Rumah Tangga)
c. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
d. CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)
e. Pengelolaan Limbah Cair Rumah
Tangga
Komponen dasar STBM, kecuali:
a. Perubahan Perilaku
b. Peningkatan akses sanitasi yang
berkelanjutan
c. Pengelolaan berbasis masyarakat
yang berkelanjutan
d. Dukungan institusi kepada
masyarakat (enabling environment)
e. Pergaulan bebas
Hasil yang diinginkan dari pilar 1
adalah:
a. Tidak ada masyarakat yang
buang air besar di tempat terbuka
/ sembarang tempat ( di kebun,
sungai, semak2, pantai)
b. Daur ulang sampah RT
(pengomposan)
c. Masyrakat merebus air minum
d. Melakukan langkah cuci tangan
pakai sabun
e. Memanfaatkan sampah rumah
tangga lingkungan jadi sehat dan
indah
Pengelolaan Sampah RT merupakan
pilar ke :
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Upaya yang dilakukan pada pilar 5:
a. Daur ulang sampah RT
(pengomposan)
b. Suatu upaya untuk mencegah
limbah cair rumah tangga

K Jon
1. Yang bukan merupakan bentuk strategi
nasional Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat (STBM) adalah . . . .
a. Stop BABS
d. Penanaman pohon
b. CTPS
e. PAM RT
c. Pengelolaan sampah
Kunci jawaban: D
2. Komponen dasar STBM adalah sebagai
berikut, kecuali . . . .
a. Perubahan perilaku
b. Peningkatan akses sanitasi yang
berkelanjutan
c. Keindahan
dan
kebersihan
lingkungan
d. Pengelolaan berbasis masyarakat
yang berkelanjutan
e. Dukungan
institusi
kepada
masyarakat
Kunci jawaban: C
3. Intervensi
yang
paling
besar
pengaruhnya dalam pencegahan diare
adalah . . . .
a. Pengelolaan air minum
b. CTPS
c. Perbaikan sanitasi
d. Suplai air bersih

e. Intervensi lingkungan
Kunci jawaban: E
4. Salah satu pilar STBM adalah stop
BABS. Berdasarkan hal tersebut,
Indonesia menargetkan stop BABS pada
tahun . . . .
a. 2014
d. 2017
b. 2015
e. 2018
c. 2016
Kunci jawaban: A
5. Timbulnya atau meningkatnya kejadian
kesakitan/kematian yang bermakna
secara epidemiologis dalanm kurun
waktu dan daerah tertentu merupakan
definisi dari . . . .
a. Wabah
d. Malapetaka
b. Kejadian Luar Biasa (KLB)
e. Kecelakaan
c. Bencana
Kunci jawaban: B
6. Suatu kejadian penyakit atau keracunan
dapat
dikatakan
KLB
apabila
memenuhu kriteria sebagai berikut,
kecuali . . . .
a. Timbulnya suatu penyakit/kesakitan
yang sebelumnya tidak ada/tidak
diketahui
b. Peningkatan
kejadian
penyakit/kematian terus menerus
selama 3 kurun waktu berturut-turut
menurut
jenis
penyakitnya
(jam,hari,minggu . . . )
c. Peningkatan
kejadian
penyakit/kematian 2x atau lebih
dibandingkan periode sebelumnya
(jam,hari,minggu,bulan,tahun)
d. Jumlah penderita baru dalam satu
bulan menunjukkan kenaikan 2x
lipat atau lebih bila dibandingkan

dengan angka rata-rata perbulan


dalam tahun sebelumnya
e. Case Fatality Rate dari suatu
penyakit dalam kurun waktu
terytentu menunjukkan 80% atau
lebih
dibandingkan
CFR
sebelumnya
Kunci jawaban: E
7. Klasifikasi KLB menurut penyebabnya
adalah sebagai berikut, kecuali . . . .
a. Trauma
d. Toxin biologis
b. Toxin
e. Toxin kimia
c. Infeksi
Kunci jawaban: A
8. KLB menurut sumbernya adalah sebagai
berikut, kecuali . . . .
a. Sumber dari manusia
b. Bersumber dari alat elektronik
c. Bersumber dari kegiatan manusia
d. Bersumber dari binatang seperti
binatang peliharaan
e. Bersumber pada serangga (lalat,
kecoak)
Kunci jawaban: B
9. Logam berat (air raksa, timah) dan
pestisida
merupakan
salah
satu
penyebab terjadinya KLB. Menurut
penyebabnya, kedua zat ini dimasukkan
dalam . . . .
a. Toxin
d. Infeksi
b. Toxin kimia
e. Racun
c. Toxin biologis
Kunci jawaban: B
10. Penyakit-penyakit dibawah ini dapat
menyebabkan wabah, kecuali . . . .
a. Kholera, pes, demam kuning
b. Influenza, DBD, kholera
c. Difteri, pertusis, rabies
d. Hepatitis, malaria, scabies
e. Meningitis, encephalitis, anthrax
Kunci jawaban: D