Anda di halaman 1dari 8

Pendiskripsian Sifat Fisik Mineral

Pendiskripsian Sifat Fisik Mineral


Mineral dapat diklasifikasikan atas sifat-sifat dasar yaitu : sifat kimia, sifat kristal, manfaat atau
kegunaan, jalur dan banyaknya mineral tersebut membentuk suatu batuan dan lain-lain. Mineral
merupakan unsur tunggal dapat pula berupa senyawa kimia bahkan senyawa kimia yang komplek.
Dalam praktikum Kristalografi dan Mineralogi diklasifikasi berdasarkan kandungan zat kimia yang
dominan yang terdapat didalamnya, maka mineral dapat klasifikasikan menjadi beberapa golongan
atau group, yaitu native elements, sulfides,oxides, hidroxides, carbonates, sulphates, dan silicates.
4.1 Native Elements
Adapun beberapa mineral yang tergolong dalam native elements antara lain .Unsur-unsur native
elements jarang terdapat dipermukaan ataupun didalam kerak bumi. Native elements ini bukan
merupakan golongan pembentuk batuan (rock forming).
Asal mula pembentukan mineral native element berkaitan dengan pengerasan atau pembentukan
magma dengan reaksi kimia yang sekunder atau dengan reaksi-reaksi kimia yang bertemperatur dan
memiliki tekanan yang tinggi.
Mineral golongan native elements ini biasanya terdiri hanya satu unsur saja, tetapi kadang-kadang
terdapat juga campuran dari mineral lain yang jumlahnya sangat sedikit didalamnya. Unsur-unsur
yang membentuk mineral golongan native element merupakan satu jenis unsur kimia saja tanpa
berasosiasi dengan unsur yang lainnya. Mineral native elements ini sering dijumpai pada batuan
beku dan sedimen atau juga batuan metamorf.
PENDEPKRIPSIAN :
Emas (Au)
1. Warna (Colour) : Kuning emas
2. Cerat (Streak) : Kuning emas
3. Kilap (Luster) : Kilap logam
4. Perawakan (Habit) : Glanular
5. Belahan (Cleavage) : Buruk
6. Pecahan (Fructure) : Hackly
7. Kekerasan (Hardness) : 3
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 19,4 15,5
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : Au
- Klas : Native element
- Group : Gold group
12. Sistem Kristal : Isometri
11. Asosiasi dan Kegunaan : Bismuth, Kwarsa, Pyrite
Untuk bahan perhiasan.
Bismuth (Bi)
1. Warna (Colour) : Cokelat
2. Cerat (Streak) : Cokelat
3. Kilap (Luster) : Metalic
4. Perawakan (Habit) : Glanular
5. Belahan (Cleavage) : Buruk
6. Pecahan (Fructure) : Earthly
7. Kekerasan (Hardness) : 2,5
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,09 2,33
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : Bi
- Klas :Native element
- Group : Carbon group

11. Asosiasi dan Kegunaan : Sulfur, besi


Bahan campuran logam
Belerang/Sulfur (S)
1. Warna (Colour) : kuning
2. Cerat (Sreak) : Kuning
3. Kilap (Luster) : lilin
4. Perawakan (Habit) : Granular
5. Belahan (Cleavage) : Buruk
6. Pecahan (Fructure) : uneven
7. Kekerasan (Hardness) : 1,5-2,5
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specivic Gravity) : 2,7
Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : S
- Klas : Native Element
- Group : Sulfur Group
11. Asosiasi dan Kegunaan : - Pyrite,tembaga, perak
- obat-obatan, pupuk, kosmetik
Grafit (G)
1. Warna (Colour) : Hitam
2. Cerat (Streak) : Hitam
3. Kilap (Luster) : Kilap lemak
4. Perawakan (Habit) : Glanular
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Even
7. Kekerasan (Hardness) : 2,5
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Britle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,09 2,23
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : C
- Klas : Native element
- Group : Carbon group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Batu beku pegmatik
Untuk pembuatan alat tulis.
4.2 Sulfides
Adapun beberapa conto dari mineral golongan sulfides ini antara lain :
Kelompok mineral sulfide menduduki urutan kedua dalam klasifikasi mineral berdasarkan unsurunsur kimianya, tetapi jika ditinjau dari banyak sedikitnya masa yang terdapat dilapisan kerak bumi
maka golongan sulfides menduduki posisi yang terakhir.
Unsur-unsur sulfides seperti halnya golongan native elements maka golongan inipun merupakan
unsur yang tidak pembentuk batuan (rock farming), namun golongan sulfides ini merupakan
golongan yang sangat penting, hal ini karena unsur-unsur kimia yang membentuk merupakan
kombinasi dari berbagai bentuk dari belerang.
Asal mula terbentuknya sulfides sangat bekaitan erat dengan pengendapan dari larutan-larutan air
panas. Dan aktivitas gunung api serta instrusi magma. Tetapi kadang-kadang ditemukan juga
mineral golongan sulfides ini merupakan hasil dari pengerasan atau pembekuan magma walaupun
jumlahnya sangat sedikit.
Kebanyakan mineral golongan sulfides mempunyai kilap logam (Metalic) sedangkan berat jenisnya
umumnya tinggi dan kekerasannya umumnya rendah.
mineral-mineral yang termasuk dalam golongan mineral sulfates ini merupakan mineral pembentuk
batuan (rock forming) yang sangat penting yang terbentuk dari hasil pengendapan batuan.
PENDEPKRIPSIAN :
galena (PbS)
1. Warna (Colour) : Hitam
2. Cerat (Streak) : Abu-abu
3. Kilap (Luster) : Metalic
4. Perawakan (Habit) : Glanular

5. Belahan (Cleavage) : Sempurna


6. Pecahan (Fructure) : Hackly
7. Kekerasan (Hardness) : 2,5
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Malleable
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 7,58
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : PbS
- Klas : Sulfides
- Group : Galena group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Pyrite, Chalcite
Untuk bahan industri logam timah
PENDEPKRIPSIAN :
Calcopyrite (CuFeS2)
1. Warna (Colour) : Kuning Kehijauan
2. Cerat (Sreak) : Hitam
3. Kilap (Luster) : Metalik Logam
4. Perawakan (Habit) : Menjarum
5. Belahan (Cleavage) : Tidak Sempurna
6.Pecahan (Fructure) : uneven
7. Kekerasan (Hardness) : 3,5-4
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specivic Gravity) : 4,1-4,3
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : CuFeS2
- Klas : Sulphides
- Group : Calcopyrite Group
11. Asosiasi dan Kegunaan : - pyrite
- Bahan campuran tembaga
Pyrite (FeS2)Spalerit (Zn,Fe)S
1. Warna (Colour) : Kuning
2. Cerat (Streak) : Coklat kehitaman
3. Kilap (Luster) : Metalic
4. Perawakan (Habit) : Glanular
5. Belahan (Cleavage) : Buruk
6. Pecahan (Fructure) : Choncoidal
7. Kekerasan (Hardness) : 6 6,5
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Malleable
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 4,95 5,11
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : FeS2
- Klas : Sulfides
- Group : Pyrite group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Iron, Galena, Chalcopyrite
Untuk pembuatan Sulfur dioksida.
4.3 Oxides dan Hidroxides
Golongan mineral oxides terbentuk dari magma yang mengalami pembekuan atau magma yang
mengintruksi batuan lainnya. Mineral golongan oxides merupakan mineral pembentuk batuan (rock
forming). Pada mineral golongan oxides dan hidroxides mineral yang terbentuk paling akhir pada
seri reaksi Bowen yaitu kwarsa. Beberapa contoh mineral yang merupakan golongan mineral oxides
antara lain .Cuprit (Cu2O)
Sedangkan golongan hidroxides yang hampir sama dengan golongan oxides ini juga merupakan
mineral pembentuk batuan (rock forming) dan mineral ini banyak ditemukan di alam. Seperti
halnya golongan mineral hidroxides inipun terbentuk dari pembekuan magma dipermukaan kulit
bumi atau dibawah kulit bumi ataupun hasil ubahan dari instruksi magma terhadap batuan
sampingnya.
Adapun beberapa mineral yang merupakan mineral dari golongan oxides ini antara lain yaitu :

PENDEPKRIPSIAN :
Magnetit (MnO(OH))
1. Warna (Colour) : Putih
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Kilap tanah
4. Perawakan (Habit) : Glanular
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Uneven
7. Kekerasan (Hardness) : 3,5 4,5
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 3,0 3,12
10. Kemagnetan : Diagmagnetik
11. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : MgCO3
- Klas : Carbonates
- Group : Calcite
12. Asosiasi dan Kegunaan : Talck, Chlorite, Serpentine
Untuk bahan campuran garam dan
Magnesia..
Limonite (Fe2 O3H2 O)
Warna (Colour) : Kuning
2. Cerat (Streak) : Kuning
3. Kilap (Luster) : Earthy Luster (Kilap tanah)
4. Perawakan (Habit) : Clloform
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Uneven Fructre
7. Kekerasan (Hardness) : 5 - 5,2
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle Tancity
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 3,3 4.3
10. Kemagnetan : Diagmagnetik
11. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : Fe2 O3H2 O
- Klas : Hidroxides
- Group : Diaspore Group
12. Asosiasi dan Kegunaan : Asosiasi dengan Lipidocortise Kegunaan untuk bahan baku induistri
tembaga
Corondum (Al2O3)
Warna (Colour) : Abu-abu Kecoklatan
2. Cerat (Streak) : Abu-abu
3. Kilap (Luster) : Adamatine Luster (Kilap Intan)
4. Perawakan (Habit) : Granullar (Rounded Habits)
5. Belahan (Cleavage) : Tak ada
6. Pecahan (Fructure) : Even Fructre
7. Kekerasan (Hardness) : 9
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle Tancity
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 3,9 4.1
10. Kemagnetan : Diagmagnetik
11. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : Al2O3
- Klas : Oxides
- Group : Hematite Group
12. Asosiasi dan Kegunaan : Asosiasi dengan Silika,Felsfar Kegunaan untuk manufacture Optik
Hematite (Fe2O3)
Warna (Colour) : Coklat Kehitaman
2. Cerat (Streak) : Merah Kehitaman
3. Kilap (Luster) : Submetallic Luster (Kilap Luster)
4. Perawakan (Habit) : Tabular (Falaned Habits)
5. Belahan (Cleavage) : Sempuarna
6. Pecahan (Fructure) : Unevan Fructre
7. Kekerasan (Hardness) : 5-6

8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle Tancity


9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 3,9 4.1
10. Kemagnetan : Diagmagnetik
11. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : Fe2O3
- Klas : Oxides
- Group : Hematite Group
12. Asosiasi dan Kegunaan : Asosiasi dengan Limonite dan Clays
Kegunaan untuk bahan baku besi
Golongan mineral oxides dan hidroxides ini terkadang terdapat juga sebagai mineral penting pada
batuan metamorfosa, dan sering juga terdapat sebagai vein (urat pada suatu lapisan batuan).
Adapun kegunaan mineral-mineral oxides dan hidroxides ini kebanyakan digunakan pada industriindustri kimia, industri untuk bahan-bahan bangunan, industri alumunium dan sebagainya.
4.4 Carbonates
Adapun mineral pada golongan ini dibagi menjadi 3 group, conto mineral yang termasuk dalam
golongan ini antara lain adalah :
Mineral-mineral yang termasuk dalam golongan ini adalah mineral-mineral yang mengandung dan
terdiri dari senyawa-senyawa garam asam karbon.
Beberapa diantara mineral golongan ini menjadi mineral-mineral pembentuk batuan (rock forming)
atau pembentuk batuan. Yang berasal dari endapan dan metamorfosa dari lapisan tanah dan batu.
Ciri khas yang paling menonjol dari mineral-mineral golongongan carbonates adalah dapat bereaksi
dengan HCl. Reaksi ini mmenghasilkan karbon dioksida (CO2) yang terlihat seperti buih yang
memberi kesan mineral tersebut seperti mendidih.
Mineral-mineral pada golongan carbonates sering dijumpai pada batuan beku dan sedimen ada juga
pada batuan metamorf. Pada batuan sedimen yaitu pada batuan gamping, sedangkan pada batuan
metamorf yaitu pada batuan marmer (marble).
Beberapa kegunaan dari mineral-mineral pada golongan ini diantaranya adalah mineral-mineral
pada golongan ini diantaranya adalah untuk dipakai pada industri kimia, juga untuk bahan
bangunan.
PENDEPKRIPSIAN
Calcite (CaCO3)
1. Warna (Colour) : Putih
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Kilap kaca
4. Perawakan (Habit) : Membilah
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Uneven
7. Kekerasan (Hardness) : 3
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,710
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : CaO3
- Klas : Carbonate
- Group : Calcite group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Dolomite
Untuk bahan pembuatan semen.
Dolomite (CaMg(CO3)2)
1. Warna (Colour) : Putih
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Kilap lemak
4. Perawakan (Habit) : Menyerat
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Uneven
7. Kekerasan (Hardness) : 3,5 4,0
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,8 2,9

10. Kemagnetan : Diagmagetik


11. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : CaMg(CO3)2
- Klas : Carbonates
- Group : Calcite group
12. Asosiasi dan Kegunaan : Calcite
Untuk bahan baku industri semen.
Magnesite (MgCO3)
1. Warna (Colour) : Putih kehitaman
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Non metallic luster (vitreus luster)
4. Perawakan (Habit) : Rounded habits (granular)
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Choncoidal
7. Kekerasan (Hardness) : 3,5 4,0
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 3,0 3,12
10. Kemagnetan : Diagmagetik
11. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : MgCO3
- Klas : Carbonates
- Group : Calcite group
12. Asosiasi dan Kegunaan : Calcite
Untuk bahan baku industri semen.
4.5 Sulphates
Beberapa conto mineral golongan sulfates ini antara lain :
Adapun proses pembentukan dari mineral ini sebagai akibat dari mengendapnya garam-garam asam
belerang dari permukaan bumi ataupun yang merupakan hasil dari produk oksidasi sulfida.
Sedangkan kegunaan dari pada mineral golongan sulfates ini lebih banyak digunakan dalam industri
kimia dan bahan bangunan. Mineral-mineral golongan sulfates ini kebanyakan ditemukan pada
batuan beku, sedimen dan metamorf serta pada urat suatu lapisan batu (vein).
PENDEPKRIPSIAN
Gypsum (CaSO42H2O)
1. Warna (Colour) : Putih kecoklatan
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Non metallic luster (Pearly luster)
4. Perawakan (Habit) : Elongated habits (tabular)
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Evan
7. Kekerasan (Hardness) : 2
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Sectile
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,35
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : CaSO42H2O
- Klas : Sulphates
- Group : Melanterite group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Berasosiasi dengan anhydrite dan halite
untuk bahan campuran pada industri semen
4.6 Silicates
Mineral golongan ini dibagi menjadi tiga group, conto yang termasuk golongan mineral silikat ini
antara lain adalah :
Mineral-mineral yang termasuk pada golongan silicates ini adalah mineral dengan jenis dan jumlah
yang terbanyak yaitu sekitar 73%. Mineral-mineral pada golongan silicates sangat banyak dijumpai
baik didalam kerak bumi ataupun diatas permukaan bumi.
Mineral-mineral pada golongan ini adalah mineral yang terbanyak yang menjadi mineral pembentuk
batuan (rock forming). Silikat merupakan komponen dari batuan utama yang terbentuk akibat
pembekuan atau pendininan magma, dan juga mineral-mineral pada golongan ini yang terbentuk

akibat metamorfosa thermal. Kadang-kadang pembentukannya juga sebagai akibat lelehan magma
akibat aktifitas gunung api.
Pada umumnya mineral-mineral pada golongan silikat ini mempunyai senyawa-senyawa (unsur)
kimia yang kompleks. Salah satu cirri khas dari mineral golongan ini adalah silikat yang terdapat
didalamnya (SiO4) dengan ion oksigen pada aspek-aspek dan satu ion silicon pada titik pusatnya.
Pada silikat tetrahedron (SiO4) saling berhubungan pada aspek-aspeknya membentuk cicin, rantai
dan pita. Sistem tetrahedron seperti diatas tergantung pada komposisi kimianya dan ketentuan dari
sifat fisika mineralnya.
Silikat yang berbeda jaringan ionnya (silikon) digantikan oleh ion alumunium disebut dengan
alumusilikat. Sifat dari silicaterosrock forming yaitu terdapat pada mineral olivine, augit
hornblende, muskovit, dan lain-lain. Sedangkan kegunaan dari mineral-mineral silikat berguna
mulai dari keperluan industri kimia, untuk obat-obatan, keperluan industri bangunan, dan untuk
perhiasan.
PEDEPKRIPSIAN
Kwarsa (SiO2)
1. Warna (Colour) : Colourless
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Kilap kaca
4. Perawakan (Habit) : Meniang
5. Belahan (Cleavage) : Buruk
6. Pecahan (Fructure) : Choncoidal
7. Kekerasan (Hardness) : 7
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,653 2,660
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : SiO2
- Klas : Silicates
- Group : Quarts group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Galena
Untuk bahan pembuatan kaca.
Hornblende (Ca,Na)2-3(Mg, Fe+2, Fe+3, Al)5 (AlSi)8O22(OH)2
1. Warna (Colour) : Hitam kehijauan
2. Cerat (Streak) : Abu-abu
3. Kilap (Luster) : Non metallic luster (Viterous luster)
4. Perawakan (Habit) : Rounded habits (granular)
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Even
7. Kekerasan (Hardness) : 6
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 3,0 3,4
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : (Ca,Na)2-3(Mg, Fe+2, Fe+3, Al)5 (AlSi)8O22(OH)2
- Klas : Silicates
- Group : Amphibole group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Berasosiasi dengan magnetite dan limonite
Untuk penelitian dan koleksi
Muscovite KAl2 (AlSi3)O10(OH)2
1. Warna (Colour) : Coklat ke putih-putihan
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Non metallic luster (Viterous luster)
4. Perawakan (Habit) : Flanttened habits (bladed)
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Even
7. Kekerasan (Hardness) : 2,5 - 4
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Elastic
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,8 2,9
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : KAl2 (AlSi3)O10(OH)2

- Klas : Silicates
- Group : Mica group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Berasosiasi dengan kyanite, kwarsa dan orthoclase
Untuk industri semen, karet dan kertas
Orthoclase (KAlSi3O8)
1. Warna (Colour) : Putih
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Non metallic (pearly luster)
4. Perawakan (Habit) : Flanttened habits (bladed)
5. Belahan (Cleavage) : Sempurna
6. Pecahan (Fructure) : Uneven
7. Kekerasan (Hardness) : 6
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Brittle
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 2,56
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : KAlSi3O8
- Klas : Silicates
- Group : Feldspar group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Berasosiasi dengan kwarsa, plagioklas
Untuk industri collector dan penelitian
Olivine (MgFe) SiO4
1. Warna (Colour) : Coklat kehitaman
2. Cerat (Streak) : Putih
3. Kilap (Luster) : Non metallic luster (vitreous luster)
4. Perawakan (Habit) : Rounded habits (granular)
5. Belahan (Cleavage) : Buruk
6. Pecahan (Fructure) : Choncoidal
7. Kekerasan (Hardness) : 6,5 7
8. Sifat Dalam (Tenacity) : Ductile
9. Berat Jenis (Specific Gravity) : 3,27 4,20
10. Susunan Komposisi Kimia (Chemistry) : (MgFe) SiO4
- Klas : Silicates
- Group : Olivene group
11. Asosiasi dan Kegunaan : Berasosiasi dengan serpentite
Untuk bahan permata dan untuk koleksi