Anda di halaman 1dari 3

I.

1 Latar Belakang
Sampai saat ini, telah banyak pemanfaatan tanaman obat tradisional oleh
masyarakat Indonesia untuk menanggulangi beberapa penyakit. Manfaat penggunaan
obat tradisional tersebut secara luas telah dirasakan oleh masyarakat. Hal ini juga
tercermin dengan semakin meningkatnya penggunaan obat tradisional, atau
meningkatnya produk obat dari industri-industri obat tradisional. Seiring dengan ada
slogan back to nature maupun krisis ekonomi yang berkepanjangan sehingga
mengakibatkan daya beli masyarakat terhadap obat tradisional menjadi meningkat
terutama masyarakat golongan menengah ke bawah, penggunaan obat tradisional
menjadi alternatif pengobatan disamping obat modern. Pemanfaatan tanaman obat
tersebut meliputi pencegahan, pengobatan maupun pemeliharaan kesehatan. Banyak
tanaman obat tradisional yang telah dipasarkan antara lain sebagai pencegahan
ataupun pengobatan suatu penyakit. Meskipun demikian, bukti ilmiah keberkhasiatan
berbagai tanaman obat terkait, belum dilaporkan.
Buah manggis (Garcinia mangostana L) adalah komoditas andalan ekspor
Indonesia dengan kontribusi

ekspor 34,4 % dari

total ekspor buah - buahan.

Produksi buah manggis masih mengandalkan tanaman yang tumbuh liar atau yang
ada di hutan sehingga produksinya berfluktuasi . Produksi buah manggis Indonesia
pada 2007 mencapai 112.722 ton, kemudian turun menjadi 78.674 ton pada 2008.

Kulit buah manggis yang dibuang, ternyata dapat dikembangkan sebagai


kandidat obat. Pada artikel kali ini akan disajikan mengenai pemanfaatan kulit buah
manggis (G.mangostana L.) dalam upaya penemuan suatu obat baru.
Pembuatan kulit buah manggis dalam ekstrak telah dilakukan tetapi dalam
sediaan nano partikel ekstrak kulit buah manggis belum pernah dilakukan, sehingga
penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan melakukan pembuatan sediaan nano
partikel dan uji aktivitasnya sebagai antioksidan serta daya hambat -Glukosidase
I.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian dalam latar belakang masalah di atas, dapat dirumuskan
pertanyaan penelitian berikut:
I.2.1

Apakah kulit buah manggis dapat dibuat sediaan nano partikel

menggunakan nanopartikel kitosan?


I.2.2
Apakah sediaan nano partikel ekstrak kulit buah manggis memiliki
aktivitas antioksidan dan daya hambat -Glukosidase?
I.3 Tujuan Penelitian
I.3.1
Untuk membuat sediaan nano partikel dari kulit buah manggis.
I.3.2
Untuk menguji aktivitas antioksidan dan daya hambat -Glukosidase
sediaan nano partikel kulit buah manggis.
I.4 Manfaat Penelitian
I.4.1
Bagi Peneliti
I.4.1.1 Memperoleh pengetahuan tentang cara pembuatan sediaan nano
partikel ekstrak kulit buah manggis
I.4.1.2 Memperoleh data mengenai aktivitas antioksidan dan daya hambat Glukosidase sediaan nano partikel ekstrak kulit buah manggis
I.4.2
Bagi Masyarakat
I.4.2.1 Masyarakat mengetahui akan potensi pemanfaatan ekstrak kulit buah
manggis dalam sediaan nano partikel

I.4.2.2 Masyarakat memperoleh informasi mengenai aktivitas antioksidan dan


daya hambat -Glukosidase sediaan nano partikel ekstrak kulit buah
manggis
I.4.3 Bagi Negara
I.4.3.1 Negara dapat memanfaatkan penelitian ini untuk dikembangkan seluasluasnya untuk masyarakat luas