Anda di halaman 1dari 1

Cara pemakaian baterai laptop yang benar.

1. Cara kompromi : Charge baterai hingga 95%an (ga perlu 100%), pakai hingga
baterai mau habis 5-10% tergantung tipe laptop, ada laptop yang 15% uda
sekarat (laptop yang besar dan haus daya) ada juga yang 5% msh santai
(netbook). Baru colok lagi charger sambil dipakai. Inget kalau udah mau penuh
(95%an) lepas charge ulangin lagi.
2. Cara sedikit repot: Sama kayak diatas, cuman pas mau charger, laptop
standby/matiin/jangan dipakai, pas udah ijo/full copot charger. Disini inteligent
circuitnya biasanya bekerjanya bener, jadi ga terjadi disconnet dan charge yang
berulang (karena sambil dipakai) yang menyebabkan penurunan umur baterai.
3. Cara repot. Matiin laptop, charge ampe ijo, lepas charger, lepas baterai lalu
simpen di tas. Pake laptop via UPS biar aman. Pas lagi travel baru dipasang lagi
tuh baterai. Cara ini ga bisa dipakai untuk laptop dengan tipe baterai yang built
in (contoh: MACBOOK UNIBODY)

Test drive.
Dengan laptop baru, metode 1 umur baterai setelah 2 tahun kurang lebih
capacity dari kondisi awal msh 30-40%.
Metode 2 msh sisa 40-60%
Metode 3 msh sisa 50-70%

Berikut caranya:
a. Charge laptop sampai penuh (100%) dan biarkan kabel charge tertancap
selama 2 jam sembari digunakan laptop buat aktifitas
b. Aktifkan system hibernate
c. Setting agar system hibernate dijalakan otomatis jika baterai laptop udah
habis (critical battery)
d. Gunakan laptop dengan aktifitas2 anda dan tunggu sampai baterai habis
bis bis dan system hibernate dilakukan
e. Selama hibernate, diamkan laptop selama +- 8 jam dengan kondisi baterai
tetap tertancap
f. Setelah 8 jam, charge laptop selama sampai penuh namun dalam kondisi
masih hibernate (belum dihidupkan).