Anda di halaman 1dari 8

Warta Thomas

Berita Gereja
Ekaristi harian dalam
minggu ini Senin s/d
Kamis Pukul 05.30 di
Gereja. Sabtu pukul
06.00 di Susteran.
Jumat, 11 Sept :
Novena Tiga Salam
Maria pukul 18.30 di
Gereja
TIDAK DIPERKENANKAN BAGI
UMAT UNTUK MEMARKIRKAN
KENDARAAN DI HALAMAN
RUMAH PINTAR, GPIB GIDEON,
MINI MARKET, DAN LAPANGAN
MAKO BRIMOB.

Gereja Katolik
Paroki Santo Thomas
Kelapadua

halaman 1

Jalan Kompleks Ksatrian, Korps


Brimob, Kelapa Dua, Cimanggis
16951, Telepon (021) 8715526
Fax. (021) 87706362.
Email: sekreparoki@thomas.
keuskupanbogor.or.id
Website:
http://
thomas.keuskupanbogor.or.id

Warta Mingguan Paroki St. Thomas Kelapa Dua


Edisi : Minggu, 13 September 2015 Hari Minggu Biasa ke XXIV
Nomor : 42 Th. XVIII

Identitas
Setiap orang memiliki identitas,identitas
adalah satu tanda pengenal yang diperoleh
manusia sejak awal mula hidupnya. Identitas
juga lahir dari petualangan manusia bersama
dengan yang lain. Identitas lahir dari ribuan
kegiatan manusia,kegiatan ini mencerminkan
apa yang dipikirkannya,apa yang
dihayatinya,dan apa yang diimpikannya.
Semuanya itu menggoreskan banyak hal dalam
hidup manusia.
Siapakah Aku
Banyak orang di dunia melakukan gerak
yang mengharukan dunia berdasarkan
ketertarikkannya ataupun apa yang membakar
ataupun hidup dalam jiwanya. Kobaran api
yang dimunculkan dalam ketertarikkan
ataupun muncul dari apa yang dilihatnya ini
mendorongnya untuk membuat satu keputusan
untuk memperjuangkannya walaupun
menghadapi sejuta tantangan dan rintangan.
Ibu theresa dari kalkuta dan banyak lainnya
hidup dan pelayanannya terdorong dalam satu
kemauan menolong mereka yang
menderita,memberi sentuhan kasih yang
utuh,tanpa batas. Gaya hidup ini awalnya
menjadi tantangan tersendiri bagai theresa
dari Kalkuta,tantangan awal berasal dari
dirnya sendiri,merasa tak mampu,tak layak
untuk melakukan hal itu, tantangan kedua
berasal dari luar dirinya sehingga apa yang
terjadi itu mematahkan semangat mematikan
cita cita hidupnya namun akhirnya
menghasilkan kegembiraan yang luar biasa
bagi dirinya serta bagi sesamanya. Inilah

identitas theresa yang berjuang memanusiakan manusia disekitar


kalkuta,hingga kalkuta menjadi nama identitasnya yang tak
terlupakan oleh banyak orang.
Apa yang dilakukan Theresa dari kalkuta merupakan sikap iman
yang mendalam akan Yesus yang menantikan satu jawaban pasti
tentang siapa Yesus bagi saya sejauh mereka (para murid)mengenal
Nya. Sikap iman ini bukanlah sikap yang mudah untuk dipahami dan
dijawab dengan segera. Ketidak mungkinan untuk menjawabnya
dengan segera ini karena manusia membutuhkan satu letupan dari
dalam hati manusia untuk terikat oleh daya hidup Yesus yang
mempesona. Ada semangat tak layak,ada semangat kehinaan,ketak
berdayaan. Semangat ini bila dibiarkan menerkam dan mematikan
manusia tetapi bila ditunjukkan dengan aksi maka menjadi inspirasi
bagi banyak orang untuk berani peduli,berbagi dan menjadikan yang
lain sebagai saudara seperjalanan yang membawanya pada kerajaan
surga. RD. Albertus Kurniadi

Ucapan Syukur
Terima kasih serta puji dan syukur bagi Tuhan
Yesus dan Bunda Maria atas terkabulnya permohonan kami melalui Doa Novena 3 Salam
Maria & Doa Rosario _ Keluarga Petrus

Ucapan Syukur
Terima kasih serta puji dan syukur bagi Tuhan
Yesus dan Bunda Maria atas terkabulnya permohonan kami melalui Doa Novena 3 Salam
Maria _Vero & Keluarga
Penanggungjawab: DPP Paroki St. Thomas - Komsos Penasihat: RD. Robertus Eeng
Gunawan Koordinator: K. Tatik Pelaksana: Sekretariat Paroki Sirkulasi/Iklan:
Pieter Fernandez - 0218715526 Email: warta@thomas.keuskupanbogor.or.id.
Tim Warta menerima sumbangan tulisan berita/non berita dengan maksimum panjang tulisan 2000 karakter
termasuk spasi dikirim via email paling lambat hari Rabu. Tim Warta berhak mengedit tulisan atau tidak
menerbitkan jika mengandung SARA atau bertentangan dengan Etika, Moral, Hukum dan HAM.

Warta Thomas

halaman 2

BELA GEREJA MELALUI BELA RASA


GERAKAN OTA

halaman 3

Sia-sia membangun gereja dan masjid mewah, jika di sekitarnya masih


banyak orang miskin dan anak-anak yang hidup tanpa pendidikan.
Ungkapan Henny Kristianus (Majalah Hidup, 06 September 2015), relawan
dan pegiat pendidikan anak-anak miskin di pedalaman tentu bukan
bermaksud mengecilkan hati umat beserta para gembala yang ingin
membangun rumah ibadah yang megah dan nyaman karena kita pun tidak
dilarang untuk mendapatkannya. Henny Kristianus hanya menggugat
kepedulian kita akan keberadaan kaum miskin khususnya anak-anak tidak
berdaya yang ada di sekitar kita. Mereka sangat memerlukan uluran tangan
sesamanya agar dapat menapaki masa-masa yang rentan namun amat
menentukan perjalanan hidupnya kelak. Mereka membutuhkan pendidikan
yang layak, karena hanya cara ini yang dapat membawa mereka pada
tingkat kehidupan yang layak apalagi sentausa. Bapak dan Ibu warga Paroki
Santo Thomas yang budiman, pernahkah kita membayangkan bila kita
dahulu menjadi seperti mereka, atau suatu hari anak-cucu kita mengalami
kepapapan seperti mereka? Pernahkan terpikirkan bahwa sekecil apapun
bantuan yang kita berikan amat berguna bagi sesama kita yang lemah ini ?
Sekali lagi kita diingatkan pada realitas yang dialami sesama kita kaum
papa.
Setidaknya ada dua hal yang mendasari tindakan umat untuk
mengulurkan tangan membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung
ini. Yang pertama tentu ajaran cinta kasih yang ditanamkan Yesus Kristus
kepada segenap umat-Nya. Kitab Ulangan bab 24:19 menggambarkan secara
tepat perihal berbagi kepada kaum miskin : Apabila engkau menuai di
ladangmu, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah engkau kembali
untuk mengambilnya; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda supaya Tuhan, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu.
Tanpa bermaksud merendahkan siapapun, orang asing, anak yatim dan para
janda dalam ayat ini diambil untuk menggambarkan kaum miskin pada
jaman itu. Pesan yang ingin disampaikan ayat ini bahwa sebagian dari rejeki
yang kita miliki adalah hak orang-orang miskin di sekitar kita.
Hal kedua, Paroki Santo Thomas, gereja kita tercinta mengacu Visi
Keuskupan Bogor, mengemban Visi sebagai communio dari aneka
komunitas basis yang beriman mendalam, solider dan dialogal,
memasyarakat dan misioner. Dalam kaitan ini, solider alias bela rasa kepada
sesama sudah semestinya menjadi ciri yang mencuat dari sosok Gereja di
agar keberadaannya sebagai agen cinta kasih dirasakan nyata oleh umat dan
lingkungan di sekitarnya.
Bertolak dari dua hal di atas, Dewan paroki Santo Thomas berniat
mengajak seluruh umat untuk menggalang solidaritas, merelakan sebagian

tuaian gandum yang tercecer di ladang, untuk membantu kaum papa agar
mereka dapat mengenyam pendidikan yang layak guna merenda masa depan
mereka. Disadari atau tidak, membantu pendidikan anak-anak sejatinya
merupakan gerakan nyata Bela Gereja, karena dengan menghantarkan
generasi penerus yang sehat dan sejahtera, masa depan Gereja akan
terjamin karena kaum dewasa akan segera surut dan generasi penerus akan
tampil mengambil alih kendali menjaga gereja kita. Demikianlah
perjalanan Gereja akan bergulir dari masa ke masa.
Segenap umat Paroki yang terkasih, kita semua sebagai pribadi maupun
kelompok diundang untuk ambil bagian dari gerakan Bela Gereja melalui
gerakan Orang Tua Asuh (OTA) untuk membantu pendidikan anak-anak kita
yang kekurangan. Program ini akan segera digulirkan. Seksi OTA Bidang
Pelayanan DPP akan berperan sebagai mediator dan pengelola yang
mempertemukan calon OTA dengan calon anak asuh. Bapak Ibu dan Saudara
terkasih yang terpanggil berbela rasa dapat menghubungi Koordinator Seksi
OTA (Niken Widorini, 08161113450) atau Koordinator Bidang Pelayanan ( H
Sukardi, 08128139450). Tatacara selengkapnya mengenai program ini akan
segera disampaikan kepada umat dalam waktu dekat.
(Ig. Amrih Dumadi, Wakil Ketua I DPP).

KEDAI BUDAYA BATAK


Talk Show Interaktif
Hari
: Minggu, 20 Sept. 2015
Tempat : Aula Paroki St. Thomas Kelapadua

Batak Wanna Be, Batak On The Way, Batak Coming Soon


HTM : Rp 25.000,Cp :

Romo Anton Sahat M. 0813 1713 6725 Bennu D


5601
Evalina S
0819 5251 0350
Theresia S 0822 1001 6940

0858 1151

halaman 4

Mengapa Tuhan Membiarkan Kita di Masa-masa Sulit?


Kadang-kadang kita bertanya-tanya, Apakah yang saya lakukan ini layak? atau
Mengapa Tuhan harus melakukan ini pada saya?
Kisah berikut ini mungkin bisa menjadi penjelasan yang indah.
Seorang anak perempuan bercerita kepada Ibunya bagaimana segala sesuatu yang
dikerjakannya selalu tidak berkenan. Ia gagal dalam pelajaran aljabar, pacarnya
memutuskannya, dan sahabatnya menjauh.
Saat itu, Ibunya sedang membuat cake, dan bertanya pada putrinya apakah ia
menyukai camilan yang dibuatnya. Anak perempuan itu berkata, Benar-benar Bu,
aku sangat menyukai kue buatan Ibu.
Sini, coba cicipi minyak goreng ini, kata Ibunya menawarkan.
Waks, kata putrinya.
Coba dengan telur mentah ini?
Ihh, gak enak, Bu!
Atau mau mencicipi sedikit tepung terigu atau baking soda?
Bu, itu semua kan gak enak!
Lalu, sang Ibu berkata, Ya, semuanya tampak tidak enak bila sendiri-sendiri.
Tetapi ketika semuanya disatukan dengan cara yang benar, akan menjadi sebuah
kue yang enak!
Tuhan pun bekerja dengan cara yang sama. Sering kali kita bertanya kenapa Dia
membiarkan kita melalui masa-masa sulit dan tidak menyenangkan. Tetapi Tuhan
tahu bahwa ketika Dia menempatkan hal-hal itu semua dalam rangka-Nya, mereka
selalu bekerja untuk kebaikan!
Kita hanya harus percayak kepada-Nya, bahwa pada akhirnya, semuanya akan
membuat segala sesuatu indah pada waktunya. (Tatik inspire)

halaman 5

[PDKY ST.THOMAS] Telah berpulang ke rumah Bapa di surga,


surga
Ibu Catharina Hendriaty, 18 Agustus dalam usia 74 Th. dari lingk Ignatius
Loyola / V
Semoga jiwanya diterima di pangkuan Bapa di surga dan keluarga yang
ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan iman.

Pengumuman Perkawinan
Ivan Ignatius Simamora dari Paroki St. Thomas dengan Lucia

Ekaristiyanti dari Paroki Pancoran Mas Depok


Ignatius Aditya Agung Wijaya dari paroki St. Paulus Depok dengan

#1

Maria Elizabeth Rini Puspitasari dari Lingkungan St. Yustinus


Yoseph Dittya Putra Gattiono dari Paroki St. Yusuf Pekerja Magelang

dengan Isabella Veronica dari Lingkungan St. Agnes


Maria Floriany dari Paroki St.Thomas Kelapadua dengan Agustinus

Widyarto dari paroki St. Antonius Padua Bidaracina Jakarta


dengan Theresia Beatrik Victory dari Paroki St. Gabriel Pulo Gebang
Jakarta Timur.
Magdalena Riama Sitorus dari Kramatjati Jakarta

#3

Agustinus Wisnu Nova Wistowo dari Paroki Herkulanus dengan

#2

Juiventus Tintus Edgardi Bayu dari Paroki St. Thomas Kelapadua

Bagi umat yang mengetahui adanya halangan atas rencana perkawinan tersebut;
WAJIB memberitahukan kepada Pastor Paroki.
Hari/Tanggal

18.30
18.00
06.00
08.00
18.00

Koor

Pemandu Umat

Tata Bunga

Petugas Liturgi

JUMAT, 18/09
SAB, 19/09
MGG, 20/09
MGG, 20/09
MGG, 20/09
MGG, 20/09STASI

Pkl.

07.00

halaman 6

Tgl
14/09
15/09
16/09
17/09
18/09
19/09
20/09

Daftar Bacaan Harian

halaman 7

Baptis Anak Bulan September


Minggu II: 13 September 2015, baptis bayi pukul 10.00

WIB di Gereja

KATEKESE K R I S M A
Diberitahukan kepada para penerima Sakramen
Penguatan, pengambilan sertifikat, Foto+ surat baptis
asli di Sekretariat Paroki.

SEKSI
Kerasulan
Keluarga

Kursus Persiapan Perkawinan

akan dilaksanakan pada hari :


- Jumat, 30 Oktober pukul 19.30
- Sabtu, 31Oktober pukul 08.00-17.00
- Minggu, 1 November pukul 10.00 - 17.00
Pendaftaran di Sekretariat Paroki setiap jam kerja
Pembaharuan

PRISKAT

Janji Perkawinan bagi pasutri yang


berulangtahun dibulan September hari Sabtu,
26 September saat Perayaan Ekaristi pukul 18.00.
Pendaftaran di Sekretariat Paroki.
Cam Pria Sejati ke 3 Katolik
akan dilaksanaakn tanggal 2-4 Oktober 2015
Tempat Griya Dhama Wulan Jl. Babakan Madang 99
Sentul Selatan.
CP : Gondo 0812 9582 3888
Andreas 0818 993 787
Biaya : 900.000

Kursus / Pelatihan Organis Gereja


Paroki St. Thomas KelapaDua & Stasi Bunda Maria Ratu Sukatani
- Umat Paroki St Thomas / Stasi Bunda Maria Ratu
- Berusia minimal 6 tahun
- Bersedia mengikuti pelatihan dengan tekun, bertanggung jawab dan
mengikuti tata aturan kursus/pelatihan
>>> Yuk daftar: ambil formulir pendaftaran melalui secretariat paroki /
Ketua lingkungan / dapat menghubungi Mira: 0856 7644 911
>>> Formulir paling lambat diterima panitia penerimaan/sekretariat
paroki tanggal 13 September 2015
>>> Terbuka juga volunteer tambahan sebagai tenaga pelatih
halaman 8