Anda di halaman 1dari 2

TANDA BACA TANDA PETIK

Tanda Petik ( )
1. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari
pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain. Kedua pasang
tanda petik itu ditulis sama tinggi di sebelah atas baris.
Contoh:
Sudah berangkat? tanya Sardi.
Belum, masih mandi, jawab Sari tunggu saja!
2. Tanda petik mengapit judul syair, karangan, dan bab buku,
apabila dipakai dalam kalimat.
Contoh:
Bacalah Belajar Membaca dalam buku Pelajaran Bahasa
Indonesia.
3. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri
petikan langsung.

Contoh:
Kata Amat, Saya akan pergi sekarang juga.
4. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal
atau kata yang mempunyai arti khusus.
Contoh:
Anton memakai celana panjang yang dikenal dengan nama
cutbrai.
Penemu vaksin hepatitis itu telah mendapat penghargaan dari
WHO.
5. Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan
di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan
yang dipakai dengan arti khusus.
Contoh:
Karena warna bulunya, kucingku kuberi julukan si Putih.
Diponegoro adalah pahlawan yang berjuang dengan gigih
dijaman perang sebelum kemerdekaan.