Anda di halaman 1dari 41

PENGENALAN

PERTOLONGAN PERTAMA
Oleh :

Dr. H. HARI SAPNA

KEPALA PUSKESMAS BINJAI SERBANGAN

1. Penutup Luka
- Kassa steril
- Bantalan Kassa
2. Pembalut
3. Cairan antiseptik
4. Cairan pencuci mata
5. Peralatan stabilisasi
6. Gunting
7. Pinset
8. Senter

9. Kapas
10. Selimut
11. Kartu Penderita
12. Alat tulis
13. Oksigen
14. Tensimeter
15. Stetoskop
16. Tandu

JENIS LUKA TERBUKA


1. LUKA LECET
Umumnya
terjadi
akibat
gesekan
sehingga
permukaan kulit terkelupas,
mungkin tampak titik-titik
perdarahan.
Tepi luka tidak teratur

JENIS LUKA TERBUKA


2. LUKA SAYAT / IRIS
Umumnya terjadi akibat
kontak dengan benda
tajam
Jaringan kulit dan lapisan di
bawahnya terputus
sampai kedalaman yang
bervariasi
Tepi luka dan bentuk luka
teratur

JENIS LUKA TERBUKA


3. LUKA ROBEK
Umumnya terjadi akibat
benturan keras dengan
benda tumpul
Tepi luka dan bentuk luka
tidak teratur

JENIS LUKA TERBUKA

4. AMPUTASI
Luka terbuka dengan jaringan
tubuh terpisah karena
tindakan medis yang tidak
dapat dipertahankan lagi

PERAWATAN LUKA
TERBUKA
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pastikan daerah luka terlihat


Bersihkan daerah sekitar luka
Kontrol perdarahan bila ada
Beri penutup luka dan balut
Baringkan penderita bila kehilangan banyak darah
dan lukanya cukup parah
Tenangkan penderita
Rujuk ke fasilitas kesehatan

PERDARAHAN
Perdarahan terjadi akibat rusaknya dinding
pembuluh darah yang dapat disebabkan
oleh ruda paksa (trauma) atau penyakit

KLASIFIKASI SUMBER
PERDARAHAN
1. Perdarahan Nadi (arteri) :

Darah yang berasal dari pembuluh nadi


keluar menyembur/muncrat sesuai dengan
denyutan nadi dan berwarna merah terang

2. Perdarahan Balik (vena) :


Darah yang berasal dari pembuluh
balik, mengalir, berwarna merah gelap.

3. Perdarahan pembuluh drah kecil (kapiler) :


Berasal dari pembuluh darah kecil, darah
yang keluar merembes perlahan

JENIS PERDARAHAN
Perdarahan Luar :
Perdarahan yang tampak/terlihat jelas
keluar dari luka terbuka.
Perdarahan Dalam :
Perdarahan dalam biasanya tak terli hat
dan kulit tidak tampak rusak. Kadangkadang terlihat berbeda dibawah
permukaan kulit berupa memar rujuk ke
puskesmas/ RS.

WASPADA
!!!
1. Luka tusuk

2. Darah atau cairan keluar dari

telinga atau hidung.


3. Muntah atau batuk darah
4. Memar luas pada batang tubuh
5. Luka tembus dada atau perut
6. Nyeri tekan, kaku atau kejang pada
dinding perut
7. BAK/BAB berdarah

B. Mengendalikan Perdarahan
Luar
1. Tekanan langsung
Tekan bagian yang berdarah tepat di
atas luka (5 15 menit). Beri penutup
luka yang tebal. Bila belum berhenti
dapat ditambah penutup lain tanpa
melepas penutup pertama.

2. Elevasi
Tinggikan anggota badan yang berdarah lebih
tinggi dari jantung. Hanya dapat dilakukan
pada perdarahan di daerah alat gerak.

3. Tekan pada titik tekan


Bila kedua cara tersebut di atas belum
berhasil maka perlu dilakukan cara ketiga
yaitu menekan pembuluh nadi di atas
daerah yang mengalami perdarahan

PERAWATAN PERDARAHAN

Perdarahan terkendali :

1. Gunakan tekanan langsung dengan


2.
3.
4.

penutup luka.
Tekan sampai perdarahan terkendali.
Pertahankan penutup luka dan balut.
Sebaiknya jangan melepas pentup
luka atau balutan pertama.

PERAWATAN PERDARAHAN

Perdarahan dalam atau curiga ada


perdarahan dalam :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Baringkan dan istirahatkan penderita.


Buka janan nafas dan pertahankan
Periksa pernapasan dan denyut nadi
Perawatan syok bila terjadi atau diduga
Jangan beri makan dan minum
Rawatlah cedera berat lainnya bila ada.
Bila ada beri oksigen
Rujuk kefasilitas kesehatan

LUKA BAKAR
Penyebab :
-suhu > 60 C
-Kimia ( air aki,asam /
basa kuat )
-Listrik
-Radiasi

PENANGANAN LUKA BAKAR


1. Hentikan proses luka bakar
2. Lepaskan pakaian dan perhiasan.
3. Lakukan penilaian dini
4. Tentukan derajat luka bakar
5. Tutup luka bakar
6. Jagalah kehangatan tubuh
7. Bawalah ke puskes/RS

Luka bakar kimia :


1. Segera siram dengan air + 20 Menit
2. Jangan menyiram bahan kimia yang bereaksi
dengan air.

Luka bakar listrik :


Gejala & tanda
1. Perubahan status mental
2. Tampak luka bakar berat
3. Pernapasan dangkal & tidak teratur
4. Denyut nadi lemah sampai tidak teraba
5. Patah tulang majemuk karena kontraksi otot

Penanganan :

1. lakukan penilaian dini


2. Periksa dan cari luka bakar didaerah listrik
masuk dan listrik keluar
3. Tutup luka
4. Atasi syok bila ada
5. Rujuk

Luka Bakar Inhalasi


Luka bakar yang terjadi karena
Menghirup udara panas, asap atau
bahan racun.

Gejala & Tanda :


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Bulu hidung terbakar


Luka bakar pada wajah
Butir arang karbon dalam cairan ludah
Bau asap pada pernafasan
kesukaran nafas
Pernafasan berbunyi
Serak, batuk, sukar bicara
Gerakan terbatas
Sianosis

Penanganan :
1.
2.
3.
4.

Pindahkan penderita
Berikan Oksigen
Pernafasan buatan bila perlu
Bawalah ke puskes/RS

PINGSAN
Terjadi karena peredaran darah ke otak
berkurang, dapat terjadi akibat emosi yang
hebat, berada dalam ruangan yang penuh orang
tanpa udara yang cukup, letih dan lapar serta
aktifitas berat

Gejala

&

tanda

1.Perasaan linglung
2.Pandangan berkunang-kunang
3.Lemas, keluar keringat dingin
4.Menguap
5.dapat menjadi tidak respon
6.Denyut nadi lambat

Penatalaksanaan
Baringkan penderita dengan tungkai
ditinggikan
Longgarkan pakaian
Usahakan penderita menghirup udara segar
Periksa cedera lainnya
Beri selimut
Bila tidak pulih, periksa nadi dan napas,
posisikan stabil dan rujuk ke fasilitas
kesehatan terdekat

Kekakuan tubuh & anggota gerak untuk beberapa saat


yang disertai kejang dan diikuti hilangnya kesadaran.

Gejala & tanda :

1. Pandangan kosong
2. Teriakan tercekik
3. Jatuh tiba-tiba
4. Wajah & leher kaku dan pucat
5. Gerakan kejang otot
6. Tidak ada respon
7. Mulut berbuih
8. Bab & Bak secara spontan
9. Penderita sadar pada waktu yang tidak lama
10. Setelah kejang biasanya korban kelelahan dan
tertidur

Penanganan :
1. Lindungi penderita dari cedera
2. Jangan menahan kejang
3. Lindungi lidah penderita
4. Posisikan stabil
5. Rawat cedera
6. Jaga jalan nafas

Terjadi karena penderita secara


kejiwaan ingin mendapat perhatian
dari orang-orang sekitarnya

Hilang kesadaran sesaat yang terkesan


dibuat-buat
Mungkin terguling-guling di tanah
Napas cepat
Tidak dapat bergerak atau jalan tanpa sebab
yang jelas

Tenangkan penderita
Hindarkan penderita dari orang sekitar
Bawa penderita ke tempat yang tenang
Dampingi penderita dan awasi terus
Anjurkan ke dokter setelah tenang

Anda mungkin juga menyukai