Anda di halaman 1dari 13

BACK HOE

M.Aulia Khairurrizal (1204101010011)


Sahmullah
(1204101010062)
Arief Adkha Santoso (1204101010068)
Rais Buldan
(1204101010071)
Twk. Ghozi Febrian (1204101010072)
Febrian Fonna
(1204101010133)
Bahrul Walidin
(1204101010136 )

Pengenalan Alat
Backhoe sering juga disebut pull shovel, alat yang
khusus dibuat untuk menggali material di bawah
permukaan tanah atau di bawah tempat kedudukan
alatnya. Galian di bawah permukaan ini misalnya
parit, lubang untuk pondasi bangunan, lubang galian
pipa dan sebagainya.
Keuntungan beckhoe ini jika dibandingkan dragline
dan clamshell ialah backhoe dapat menggali sambil
mengatur dalamnya galian yang lebih baik. Karena
jangkauan
konstruksinya,
backhoe
ini
lebih
menguntungkan untuk penggalian dengan jarak
dekat dan memuat hasil galian ke truk.

Gambar Alat Backhoe

Bagian-bagian alat
Bagian-bagian backhoe terdiri dari Bucket, Arm,
Boom, Cabin, Rotation pivot, Undercarriage :
Bucket : Berfungsi untuk melakukan penggalian tanah dan
menampung tanah sementara sebelum dituang ke alat
pengangkut. Besar kecilnya backhoe biasanya diukur
berdasarkan ukuran bucketnya. Ukuran bucket backhoe
bermacam-macam, antara lain yang terdapat di pasaran
adalah 0,5 m3 ; 0,8 m3 dan 1 m3. Untuk kapasitas bucket
dipakai satuan m3.
Arm : Berfungsi sebagai lengan yang menopang bucket
yang panjangnya dapat diganti sesuai dengan kebutuhan
jangkauan kerja.
Boom : Adalah lengan utama dari backhoe, lengan ini
terletak dekat dengan kabin.

Cabin (cab) : adalah ruangan untuk pengemudi yang

berfungsi untuk mengatur pergerakan dari backhoe.


Rotation pivot : terletak dibagian bawah backhoe,
yang berfungsi sebagai sumbu putar backhoe.
Rotation pivot hanya terdapat pada backhoe dengan
undercarriage (roda) yang berupa rantai (crawler
mounted).
Undercarriage : merupakan salah satu bagian yang
sangat vital dari backhoe. Bagian ini terletak di paling
bawah yaitu sistem penggerak. Bagian ini berfungsi
untuk menggerakkan backhoe kedepan, belakang,
samping kiri maupun kanan. Jenisnya dapat berupa
roda rantai ataupun roda karet.

Gambar bagian-bagian
alat

Cara kerja alat


Sebelum mulai bekerja dengan backhoe sebaiknya kita
pelajari lebih dahulu kemampuan alat seperti yang diberikan
oleh pabrik pembuatnya, terutama mengenai jarak jangkauan,
tinggi maksimal pembuangan dan dalamnya galian yang
mampu dicapai, karena kemampuan angkat alat ini tidak
banyak berpengaruh terhadap kemampuan standar alatnya.
Untuk mulai menggali dengan backhoe bucket dijulurkan ke
depan ke tempat galian, bila bucket sudah pada posisi yang
diinginkan lalu bucket diayun ke bawah seperti dicangkulkan,
kemudian lengan bucket diputar ke arah alatnya sehingga
lintasannya seperti terlihat pada gambar di bawah. Setelah
bucket terisi penuh lalu diangkat dari tempat penggalian dan
dilakukan swing, dan pembuangan material hasil galian dapat
dilakukan ke truk atau tempat yang lain.

Kelebihan dan
kekurangan
Kelebihan :
Mampu menggali material pada berbagai kondisi
(Loading di floor, Channel, dan Roof)
Manuver lebih baik
Dapat beroperasi dengan areal kerja lebih sempit
Pada kelas yang sama, Backhoe mempunyai
ketinggian gali ke atas dan ke bawah lebih besar
dari pada Shovel.
Kekurangan :
Ukuran Bucket lebih kecil dibanding Shovel untuk
ukuran mesin yang sekelas

Produktivitas alat

Jenis
material
berpengaruh
dalam
perhitungan
produktivitas backhoe. Penentuan waktu siklus backhoe
didasarkan pada pemilihan kapasitas bucket. Rumus yang
dipakai untuk menghitung produktivitas backhoe adalah :
Produktivitas = V x 60/CT x S x BFF x efisiensi
Ket :
V
CT
S
BFF

Produktivitas (m3/jam)
= kapasitas alat gali (m3)
= waktu siklus (menit)
= faktor koreksi untuk kedalaman dan sudut putar
= Faktor koreksi untuk alat gali (%)

Waktu siklus (CT) Backhoe beroda


Crawler (menit)

Faktor koreksi untuk kedalaman dan


sudut putar (S)

Faktor koreksi (BFF) untuk alat gali

Terima Kasih