Anda di halaman 1dari 4

PROSEDUR SENAM OTAK

A. Pengertian
Brain gym sendiri merupakan serangkaian gerakan senam yang
berfungsi untuk meningkatkan kemampuan otak (Dennison. Paul E &
Dennison. Gail E, 2003).
B. Manfaat
1. Memungkinkan belajar dan bekerja tanpa stres.
2. Dapat dipakai dalam waktu singkat (kurang dari lima menit).
3. Meningkatkan kepercayaan diri.
4. Sangat efektif dalam penanganan seseorang yang mengalami hambatan
keseimbangan.
5. Memandirikan seseorang dalam hal belajar, mengaktifkan seluruh
potensi dan ketrampilan yang dimiliki seseorang.
C. Indikasi
1. Lansia yang masih bisa bergerak atau bekerja
2. Lansia dengan gangguan keseimbangan
3. Lansia dengan penurunan konsentrasi
4. Gangguan proses pikir
5. Penurunan kemampuan daya ingat
D. Kontraindikasi
1. Lansia dengan stroke
2. Lansia yang mengalami tirah baring,
3. Lansia dengan lumpuh total
E. Prosedur senam otak
Pada prinsipnya senam otak dilakukan agar otak tetap bugar dan
mencegah pikun. Latihan senam otak dapat dilakukan tiga kali seminggu,
sekitar 15 20 menit. Adapun pelaksanaan senam otak adalah sebagai
berikut (Maryam. SR, 2010) :
1. Tahap persiapan
a. Senam otak dapat dilakukan pada segala usia.
b. Lansia dapat melakukan dengan duduk atau berdiri. Dilakukan
dengan perasaan senang, rileks, serta tidak menahan napas.
c. Kaji kondisi lansia sebelum melakukan senam otak.
d. Sebelum melakukan rangkaian gerakan senam otak dianjurkan
terlebih dahulu meminum air putih.
2. Tahap pelaksanaan
Berikut beberapa macam gerakan gerakan senam otak :
a. Gerakan Silang (Cross Crawl)

Cara : Gerakan ini menyilang antara gerakan tangan kanan


bersamaan dengan kaki kiri dan tangan kiri bersamaan dengan kaki
kanan. Bergerak ke depan, ke samping, ke belakang, atau jalan di
tempat. Untuk menyeberangi garis tengah sebaiknya tangan
menyentuh lutut yang berlawanan, 8 kali.
Manfaat : merangsang bagian otak yang menerima informasi
(receptive) dan bagian yang menggunakan informasi (expressive)
sehingga memudahkan proses mempelajari hal hal baru dan
meningkatkan daya ingat.
b. Angka 8 tidur (lazy 8s for eyes)
Cara : Buat angka delapan tidur dengan tangan kiri sebanyak
3 kali, lalu buat angka delapan tidur dengan tangan kanan sebanyak
3 kali, selanjutnya buat angka delapan tidur sebanyak 3 kali dengan
menggunakan kedua tangan.
Manfaat : Memperbaiki penglihatan dan meningkatkan koordinasi
otot mata.
c. Saklar otak (brain buttons)
Cara : Letakan 2 jari tangan kanan di bagian kanan dan kiri tulang
tengah (sternum) lalu letakan 2 jari tangan kiri dan kanan pusar,
lalu tekan dan lakukan pemijatan sebanyak 30 kali. Dilakukan
secara bersamaan.
Manfaat : Memperbaiki kerjasama kedua mata dan keseimbangan
tubuh kiri kanan.
d. Tombol bumi (earth buttons)
Cara : Ujung dua jari menyentuh bawah bibir, ujung jari lainnya di
pusar dengan jari menunjuk ke bawah. Di sentuh selama 30 kali
hitungan. Dilakukan secara bersamaan.
Manfaat : Mengurangi kelelahan mental (stres), mengoptimalkan
jenis pekerjaan seperti organisasi, perancangan seni, pembukuan.
e. Tombol imbang (balance buttons)

Cara : Sentuhkan dua jari ke belakang telinga, pada lekukan di


belakang telinga sementara tangan satunya lagi menyentuh pusar,
lakukan pemijatan selama kurang lebih 30 kali, dilakukan secara
bersamaan.
Manfaat : Meningkatkan koordinasi dan konsentrasi (melihat
secara vertikal dan horizontal sekaligus tanpa keliru, seperti saat
membaca kolom dalam tabel).
f. Tombol angkasa (space buttons)
Cara : Sentuhkan dua jari ke atas bibir sementara dua jari tangan
satunya lagi menyentuh tulang ekor, lakukan pemijatan selama
kurang lebih 30 kali. Dilakukan secara bersamaan.
Manfaat : Meningkatkan kemampuan dan memusatkan perhatian.
g. Mengaktifkan Tangan (The Active Arm)
Cara : Luruskan satu tangan ke atas, tangan yang lain ke samping
kuping memegang tangan yang ke atas. Buang napas pelan,
sementara otot-otot diaktifkan dengan mendorong tangan keempat
jurusan (depan, belakang, dalam dan luar), sementara tangan yang
satu menahan dorongan tersebut, selama 8 kali.
Manfaat : Peningkatan fokus dan konsentrasi tanpa fokus
berlebihan, pernafasan lebih lancar dan sikap lebih santai,
peningkatan energi pada tangan dan jari.
3. Tahap akhir
Kaji kondisi lansia : hitung pernapasan dan nadi lansia, kaji
adanya nyeri pada sendi.
F. Hal yang harus diperhatikan dalam senam otak
1. Jangan memberikan senam otak yang terlalu sulit bagi lansia.
2. Untuk merelaksasikan otot dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.
3. Posisi tubuh, lebih nyaman dengan mata terbuka dan berdiri untuk
memudahkan lansia mengikuti gerakan instruktur.
4. Melakukan pada bagian kanan tubuh satu kali, kemudian bagian kiri
satu kali.
5. Memeriksa apakah lansia benar-benar melakukan dengan benar.
6. Terus menerus memberikan instruksi.
7. Memberikan instruksi tidak terlalu cepat, dan tidak terlalu lambat.

G. Hal yang harus dilakukan setelah senam otak


Setelah melakukan senam otak, hal yang harus dilakukan yaitu
melakukan evaluasi dengan kriteria sebagai berikut :
1. Lansia mampu untuk mandiri.
2. Lansia mampu untuk bergerak.
3. Keseimbangan lansia dapat stabil.
4. Menyegarkan jasmani.