Anda di halaman 1dari 7

MODUL 1

PROXIMITY SWITCH

1.1 Tujuan
Setelah melakukan percobaan ini mahasiswa diharapkan dapat :
1. Memahami prinsip kerja dari proximity sensor
2. Memahami karakteristik dari proximity sensor
3. Memasangkan bermacam-macam beban (load) pada rangkaian proximity
sensor dengan benar

1.2 Keselamatan Kerja


1. Jangan menghidupkan pesawat latih (trainer) sebelum anda yakin membuat
rangkaian dengan benar.
2. Jangan menghubungkan terminal warna merah pada beban ke terminal warna
hitam pada sensor atau sebaliknya.
3. Ikuti langkah kerja pada percobaan ini.

1.3 Dasar Teori


Proximity Switch atau Sensor Proximity adalah alat pendeteksi yang bekerja
berdasarkan jarak obyek terhadap sensor. Karakteristik dari sensor ini adalah
menditeksi obyek benda dengan jarak yang cukup dekat, berkisar antara 1 mm sampai
beberapa centi meter saja sesuai type sensor yang digunakan. Proximity Sensor
terbagi dua macam, yaitu:

Proximity Inductive

Proximity Capacitive

Proximity

Inductive berfungsi

untuk

mendeteksi

obyek

besi/metal.

Meskipun terhalang oleh benda non-metal, sensor akan tetap dapat


mendeteksi selama dalam jarak (nilai) normal sensing atau jangkauannya. Jika
sensor mendeteksi adanya besi di area sensingnya, maka kondisi output sensor
akan berubah nilainya.
Proximity Capacitive akan mendeteksi semua obyek yang ada dalam jarak
sensingnya baik metal maupun non-metal.

1.4 Alat dan Bahan


1. ON/OFF SENSOR AND ACTUATOR MODEL : OSA B3510-L-N TRAINER
2. Jumper (konektor)
3. AVO meter

1.5 Langkah Kerja


1.5.1 Proximity Switch dengan beban relay
1. Semua perlengkapan yang diperlukan disiapkan
2. Rangkaian dibuat seperti ditunjukan oleh Gambar 1.1 dengan cara
menghubungkan :
-

Lilitan relay ke terminal beban (load) dari proximity switch.

Terminal (ground) power supply ke terminal (ground) proximity switch.

Terminal (VCC) +12 V) power supply ke terminal VCC (terminal warna


merah) proximity switch.

Terminal NO (Normally Open) relay ke AVO meter (Ohm Meter)

Gambar 1.1. Rangkaian proximity switch dengan beban relay


3. Selektor AVO meter diatur pada posisi Ohm meter.
4. Kabel AC line disambungkan ke jala-jala listrik 220V AC.
5. Saklar power

pada pesawat latih dihidupkan (terdapat pada panel bagian

belakang).
6.

Diamati jarum penunjuk pada AVO meter.

7. Bagaimana kondisi actuator (NO relay), terhubung atau terbuka?


NO relay..
8. Didekatkan benda logam ke ujung sensor proximity.
9. Diamati jarum penunjuk pada AVO meter.
10. Bagaimana kondisi actuator (NO relay) terhubung atau terbuka?
NO relay
11. Diganti benda (bahan) logam yang berbeda-beda (Aluminium), kuningan,perak,
dll) sebagai bahan yang akan didetesi oleh sensor proximity.
12. Diulangi langkah 8 sampai 10.
13. Diamati jarak antara masing-masing benda logam dengan ujung sensor hingga
sensor bekerja.
14. Sumber daya dimatikan pada pesawat latih anda.
15. Dibuat kesimpulan tentang hasil percobaan anda.

1.5.2 Proximity switch dengan beban reed relay


1. Dibuat rangkaian seperti Gambar 1.2

Gambar 1.2. Rangkaian proximity switch dengan beban reed relay

2. Diatur selektor AVO meter pada posisi Ohm meter.


3. Dihidupkan saklar power pada pesawat latih.
4. Diamati jarum penunjuk pada AVO meter.
5. Bagaimana kondisi pada NO relay? (terhubung atau terbuka?) NO relay
6. Didekatkan benda logam ke ujung sensor proximity.
7. Diamati jarum penunjuk pada AVO meter.
8. Bagaimana kondisi pada NO relay? (terhubung atau terbuka?) NO relay
9. Diganti benda (bahan) logam yang berbeda-beda (aluminium, kuningan, perak,
dll) sebagai bahan yang akan dideteksi oleh sensor proximity.
10. Diulangi langkah 6 sampai 8.
11. Diamati jarak antara masing-masing benda logam dengan ujung sensor hingga
sensor bekerja.
12. Sumber daya pada pesawat latih anda dimatikan.
13. Dibuat kesimpulan hasil percobaan anda.

1.5.3 Proximity switch dengan beban lampu (LED)


1. Dibuat rangkaian seperti ditunjukan pada Gambar 1.3

Gambar 1.3. Rangkaian proximity switch dengan bebang LED


2. Dihidupkan saklar power pada pesawat latih.
3. Bagaimana kondisi lampu LED? (menyala atau mati?) Lampu LED.
4. Didekatkan benda logam ke ujung sensor proximity.
5. Diamati lampu LED yang terpasang.
6. Bagaimana kondisi lampu LED yang terpasang? (menyala atau mati?) Lampu
LED.
7. Diganti benda (bahan) logam yang berbeda-beda (aluminium, kuningan, perak,
dll) sebagai bahan yang akan dideteksi oleh sensor proximity.
8. Diulangi langkah 4 sampai 6.
9. Diamati jarak antara masing-masing benda logam dengan ujung sensor hingga
sensor bekerja.
10. Sumber daya pada pesawat latih anda dimatikan.
11. Dibuat kesimpulan tentang hasil percobaan anda.

1.5.4 Proximity switch dengan beban buzzer


1. Dibuat rangkaian seperti ditunjukan pada Gambar 1.4.

Gambar 1.4. Rangkaian proximity switch dengan beban buzzer


2. Dihidupkan saklar power pada pesawat latih.
3

Bagaimana kondisi buzzer? (bersuara atau mati?) Buzzer.

4. Didekatkan benda logam ke ujung sensor proximity.


5. Diamati kondisi buzzer yang terpasang.
6. Bagaimana kondisi buzzer yang terpasang? (bersuara atau tidak?)
7. Diganti benda (bahan) logam ke berbeda-beda (aluminium, kuningan, perak,
dll) sebagai bahan yang akan dideteksi olej sensor proximity.
8. Diulangi langkah 4 sampai 6.
9. Diamati jarak antara masing-masing benda logam dengan ujung sensor higga
sensor bekerja.
10. Dimatikan sumber daya pada pesawat latih anda.
11. Dibuat kesimpulan tentang hasil percobaan anda.

1.5.5 Proximity switch dengan beban solenoid


1. Dibuat rangkaian seperti ditunjukan pada Gambar 1.5.

Gambar 1.5. Rangkaian proximity switch dengan beban solenoid


2. Dihidupkan saklar power pada pesawat latih.
3. Bagaimana kondisi solenoid? (bekerja atau tidak?) Solenoid..
4. Didekatkan benda logam ke ujung sensor proximity.
5.

Diamati solenoid yang terpasang.

6. Bagaimana solenoid yang terpasang? (bekerja atau tidak?) Solenoid..


7. Diganti benda (bahan) logam yang berbeda-beda (aluminium, kuningan, perak,
dll) sebagai bahan yang akan dideteksi oleh sensor proximity.
8. Diulangi langkah 4 samapai 6.
9. Diamati jarak antara masing-masing benda logam dengan ujung sensor hingga
sensor bekerja.
10. Dimatikan sumber daya pada pesawat latih anda.
11. Dibuat kesimpulan tentang hasil percobaan anda.