Anda di halaman 1dari 1

1.

Ontologi

Ontologi adalah reori dari cabang filsafat yang membahas tentang realitas. Realitas
ialah kenyataan yang selanjutnya menjurus pada suatu kebenaran. Bedanya realitas
dalam ontologi ini melahirkan pertanyaan-pertanyaan : apakah sesungguhnya
hakikat dari realitas yang ada ini; apakah realitas yang ada ini sesuatu realita
materi saja; adakah sesuatu di balik realita itu; apakah realita ini monoisme,
dualisme, atau pluralisme. Menurut Bramel, interprestasi tentang suatu realita itu
dapat bervariasi.

2. Epistemologi

Istilah epistemologi pertama kali dicetuskan oleh L. F. Ferier pada abad 19 di Institut
of Methaphisycs (1854). Buku Encyclopedia of Phylosophy, dan Brameld mempunyai
pengertian yang hampir sama tentang epistemologi. Epistemologi aalah studi
tentang pengetahuan, bagaimana kita mengetahui benda-benda. Contoh beberapa
pernyataan yang menggunakan kata tahu yang berdeda sumber maupun
validitasnya:
a. Tentu saja saya tahu ia sakit, karena saya melihatnya;
b. Percayalah, saya tahu apa yang saya bicarakan;
c. Kami tahu mobilnya baru, karena baru kemarin kami menaikinya.

3. Aksiologi

Aksiologi adalah suatu bidang yang menyelidiki nilai-nilai. Ada 3 bagian yang
membedakan di dalam aksiologi, yakni moral conduct, esthetic conduct,dan sociopolitical life. Nilai dan implikasi aksiologi dalam pendidikan ialah pendidikan menguji
dan mengintegrasikan semua nilai tersebut di dalam kehidupan manusia dan
membinanya di dalam kepribadian anak. Beberapa contoh untuk menilai orang itu
baik :
a. Baik, Bu. Saya akan selalu baik dan taat kepada Ibu!
b. Nak, bukankah ini bacaan yang baik untukmu?
c. Baiklah, Pak. Aku akan mengamalkan ilmuku.