Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah
ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa saya juga mengucapkan banyak terimakasih atas
bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun
pikirannya.
Dan harapan saya semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman
bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi
makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman saya, saya yakin masih banyak
kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu saya sangat mengharapkan saran dan kritik yang
membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Manado, Agustus 2015

Penyusun

PENDAHULUAN

Analisis respon struktur terhadap beban gempa memerlukan pemodelan.


Pemodelan struktur dilakukan menurut derajat kebebasan (degree of freedom) pada struktur.
Terdapat dua jenis pemodelan struktur berdasarkan jumlah derajat kebebasannya, yakni
struktur dengan satu derajat kebebasan (single degree of freedom) dan struktur dengan
banyak derajat kebebasan (multi degree of freedom).
Untuk dapat menganalisa struktur portal bertingkat banyak, kita terlebih dulu harus
mempelajari portal bertingkat satu (single degree of freedom). Namun dalam praktek,
bangunan gedung merupakan bangunan bertingkat banyak, dengan struktur penunjang berupa
portal ruang. Oleh karena itu sangatlah diperlukan pemahaman analisa respon struktur terhadap
beban gempa dengan menggunakan model/metode multi degree of freedom (MDOF).

MULTI DEGREE OF FREEDOM SYSTEM

m2

F2(t)

F2(t)

1
2K2

1
2K2

1
2K1

c2

x2

K2

m1

F1(t)

m2

F1(t)

m1

c1

x1

K1

1
2K1

Model Matematis

Struktur Portal Tingkat 2

Gambar 1
Pada idealisasi diatas balok dan kolom adalah kaku. Massa yang terdistribusi pada
seluruh gedung akan diidealisasi terpusat pada bidang lantai. Pada gambar 1, portal tingkat 2
dengan massa terpusat pada setiap lantai memiliki 2 DOF : perpindahan lateral x1 dan x2.

MDOF SYSTEM DERAJAT N


Persamaan dinamik MDOF dari hokum Newton kedua yang diberikan untuk setiap setiap
massa adalah
[m] {} + [c] {} + [k] {x} = {F(t)}
Atau dapat ditulis dalam bentuk matriks

]{ }

]{ }

]{

Model matematis untuk MDOF dengan derajat N dpat dilihat pada gambar 2.

F4(t) mn

cn

xn

Kn
F3(t)

mn-1 cn-1

F2(t)

m2

c2

xn-1

x2

K2
m1

F1(t)

c1

x1

K1

Model Matematis
gambar 2

Analisa MDOF untuk getaran bebas tanpa redaman


Getaran Bebas

Fi(t) = 0

atau {F(t)} = {0}

Tanpa Redaman Ci = 0

atau [C] = [0]

Persamaan dinamiknya akan menjadi


[m] {} + [k] {x} = {F(t)}
Atau dapat ditulis dalam bentuk matriks

]{ }

]{

{ }

Getaran bebas dan tak teredam untuk sistem dua DOF dapat diuraikan secara matematis
[

Ini merupakan suatu persamaan eigen dimana nilai eigen / eigen value adalah
vector eigen / eigen vector adalah ragam getar.

dan

Suatu MDOF derajat n, mempunyai n buah ragam getar dengan masing-masing


frekwensinya.

Ragam 1

Ragam 2

Ragam 3

(1)

(2)

(3)

Dst

MDOF Derajat 2
21

11

Ragam 1
Ragam 1

{ }

Ragam 1

22

12

Ragam 2

NORMALISASI RAGAM
Untuk menyeragamkan ragam, maka diadakan normalisasi

Dst

Beberapa sifat vector ragam


1. Banyaknya ragam sejumlah dengan DOF
2. Frekwensi ragam getar
w1 w2 wi wn
3. Ragam ke-I memotong sumbu sejumlah i-1 kali

4. Vector ragam bersifat Orthogonal terhadap matrix massa dan matrix kekakuan
{ } [ ]{ }
{ } [ ]{ }

MENGHITUNG FREKWENSI DAN VECTOR RAGAM SUATU MDOF SYSTEM


Persamaan gerak harmonis tanpa redaman

m2

k2

[ ]{ }

[ ]{ }

]{ }

]{ }

{ }

x1

m1

k1

Matriks massa [m] berupa matriks diagonal


Matriks kekakuan [k] dihitung dengan asumsi portal sebagai
struktur bangunan geser (shear building)

k22

k21
1
2k2

k2

1
2k2

x1

[ ]

k1

1
2k1

1
2k1

k11

k12

Contoh :
Sebuah struktur 2 lantai mempunyai berat lantai m1 = m2 = 2500 kg d2/m dan kekakuan lantai k1 = k2 =
5000000 kg/m.
Persamaan dinamik

]{ }

]{ }

]{ }

]{ }
[

]{ }

]{ }

Eigen Value Problem


Bila |det| = 0 maka

[ ]

[ ]

|[

]|

frekwensi ragam getar

Vector ragam
Ragam 1
Substitusi

[[ ]

kedalam persamaan

[ ]] {

{ }

{ }

{ }

{ }

|[

]| {
]{

]{

{ }

{ }

{ }

***REPAIRED***

Diperoleh 2 Persamaan yang identik

Misalkan
Maka Vector ragam {

Atau ditulis sesuai dengan posisi DOF


{

m2

0,618
m1

Ragam 1
Ragam 2

1 = 27,64 rad/detik

Substitusi

kedalam persamaan

[[ ]

[ ]] {

{ }

Diperoleh vector ragam


{

2 = 72,36 rad/detik

-1,618

Ragam 2

1,000

1,000

0,618
-1,618

MDOF

Ragam 1

Ragam 2

Alternatif Normalisasi Ragam


Panjang vector ragam dibuat = 1
Ragam 1 {

ragam 2 {

dengan cara perhitungan yang sama seperti ragam 1


diperoleh {

Check sifat Orthogonal lengkap

0,525
-0,850

Ragam 1

Ragam 2

} {

} {

} {