Anda di halaman 1dari 9

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

Bidang Studi Keahlian


Program Studi Keahlian
Kompetensi Keahlian
Satuan Pendidikan

:
:
:
:

Teknologi dan Rekayasa


Teknik Elektronika
Teknik Audio Video
SMK Negeri 2 Bawang

MERENCANAKAN, MERAKIT
DAN MENGUJI RANGKAIAN
PRE AMP MIC DENGAN IC
OP-AMP 741

No. Jobsheet
Kelas/Semester
Waktu
Tanggal

: 03
: X TAV / 2
:
:

A. TUJUAN
Setelah selesai praktik diharapkan siswa dapat:
1. Mengidentifikasi komponen elektronika pasif dan aktif yang membangun rangkaian
pre amp mic dengan menerapkan IC Op-Amp 741;
2. Memahami gambar skema rangkaian pre amp mic dengan menerapkan IC Op-Amp
741;
3. Menjelaskan prinsip kerja rangkaian pre amp mic dengan menerapkan IC Op-Amp
741;
4. Membuat perencanaan PCB rangkaian rangkaian pre amp mic dengan menerapkan
IC Op-Amp 741, meliputi sisi tata letak komponen (componen side) dan jalur
hubungan/lay out PCB (solder side);
5. Merakit rangkaian rangkaian pre amp mic dengan menerapkan IC Op-Amp 741;
6. Melakukan uji fungsi/uji dengar rangkaian pre amp mic dengan menerapkan IC OpAmp 741;
7. Melakukan pengukuran tegangan kerja rangkaian pre amp mic dengan menerapkan
IC Op-Amp 741;
8. Melakukan pengukuran respons frekuensi rangkaian pre amp mic dengan
menerapkan IC Op-Amp 741;
9. Membuat grafik respons frekuensi rangkaian pre amp mic dengan menerapkan IC
Op-Amp 741.
B. LANDASAN TEORI
Penguat operasional (Op Amp) adalah suatu rangkaian terintegrasi yang berisi beberapa
tingkat dan konfigurasi penguat diferensial. Penguat operasional memilki dua masukan
dan satu keluaran serta memiliki penguatan DC yang tinggi. Untuk dapat bekerja dengan
baik, penguat operasional memerlukan tegangan catu yang simetris yaitu tegangan yang
berharga positif (+V) dan tegangan yang berharga negatif (-V) terhadap tanah (ground).
Simbol Op-Amp ditunjukkan oleh gambar berikut.

Gambar 1. Simbol Op-Amp


Jika pada IC Op-Amp ini ditambahkan suatu jenis rangkaian masukkan dan suatu jenis
rangkaian umpan balik, maka IC ini dapat dipakai untuk mengerjakan berbagai operasi
matematika, seperti menjumlah, mengurangi, membagi, mengali, mengintegrasi, dsb.
Oleh karena itu IC jenis ini dinamakan penguat operasi atau operasional amplifier,
disingkat OpAmp. Op-Amp dapat pula dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya
sebagai penguat audio, pengatur nada, osilator atau pembangkit gelombang, sensor
circuit, dan sebagainya. Op-Amp banyak disukai karena faktor penguatannya besar
(100.000 kali).

Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003


Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

Op-Amp umumnya terdiri atas tiga stage atau amplifier yang dirangkai secara cascade.
Ketiga stage itu masing-masing:
1. Differensitial amplifier
2. Voltage amplifier
3. Output amplifier
Differential amplifier memiliki respon frekuensi yang sangat lebar dan input impedance
yang sangat tinggi. Voltage amplifier memberikan penguatan yang sangat tinggi dan
output amplifier memberikan output impedance yang sangat rendah sehingga dapat
mengeluarkan arus listrik yang besar terhadap beban.

Gambar 2. Tiga Stage Op-Amp


Tidak seperti amplifier konvesional, Op-Amp mempunyai dua terminal masukkan, yaitu:
inverting input dan noninverting input yang masing-masing ditandai dengan "+" dan "-",
sehingga ada dua konfigurasi Op-Amp sebagaimana ditunjukkan Gambar 3.

Gambar 3. Dua Macam Konfigurasi Op-Amp


1. Inverting Konfiguration
Jika signal dimasukkan di antara terminal inverting input dan bumi sementara terminal
noninverting input dibumikan maka signal keluaran akan berlawanan fasa dengan signal
masukkan.
2. Noninverting Konfiguration
Sebaliknya jika signal dimasukkan di antara terminal noninverting input dan bumi
sementara terminal inverting input dibumikan maka signal keluaran sefasa dengan signal
masukkan.
Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003
Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

C. ALAT DAN BAHAN


1. Perencanaan/design PCB
a. Alat tulis (pensil, penghapus, pulpen 2 warna hitam dan merah)
b. Kertas gambar F4 70 gram
c. Penggaris
d. Mal/Sablon Lingkaran
2. Pembuatan PCB
a. Papan PCB Polos Single Side ukuran 40 mm X 60 mm
b. Pensil
c. Mal/Sablon Lingkaran
d. Skotlet
e. Cutter
f. Larutan Ferry Clhoride (FeCl3)
g. Air
h. Wadah plastik
i. Detergen
j. Penitik
k. Bor tangan/Bor DC
l. Amplas halus
3. Alat Tangan/Mekanik untuk Perakitan Rangkaian
a. Solder
b. Dudukan solder
c. Attractor (desoldering pump)
d. Tang potong
e. Tang lancip
f. Obeng +
4. Bahan dan Daftar Komponen
a. Rangkaian Catu Daya 12 VDC
b. PCB Pre Amp Mic dengan Op-Amp 741
c. Tinol
d. Kabel
e. Terminal Mikropon
f. Mikropon Dinamik
g. Resistor
47 k; 33 k; 22 k, dan 1 k
h. Kapasitor elco
10 UF (3 buah); 100 UF (1 buah)
i. IC
LM 741
5. Alat Ukur:
a. AVO meter standard
b. AFG (audio Frequency Generator)
c. CRO (Cathode Ray Oscilloscope) Dual Trace
D. KESELAMATAN KERJA
1. Pastikan lay out PCB yang akan dibuat sudah benar sesuai dengan gambar skema
rangkaian.
2. Pada saat melarutkan PCB (etching) menggunakan larutan ferrichloride (FeCl3)
lakukan dengan benar, jangan sampai larutan tumpah. PCB yang telah dietching
dibersihkan dengan menggunakan sabun cuci hingga bersih.
3. Cek kembali hubungan jalur-jalur komponen lay out PCB dengan menggunakan
ohmmeter, pastikan semua jalur sudah benar dan tidak ada yang hubung singkat
(short).
4. Cek kondisi komponen yang akan dirakit untuk memastikan bahwa komponen yang
dirakit adalah komponen yang dalam keadaan baik.
Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003
Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

5. Bersihkan kaki komponen dan pad PCB dengan menggunakan amplas halus agar hasil
solderan baik (kokoh, mengkilat, dan runcing).
6. Gunakan alat tangan/mekanik dengan benar sesuai dengan fungsinya.
7. Pastikan semua komponen terpasang pada PCB dengan benar sesuai gambar skema
rangkaian.
8. Gunakan alat ukur AVO meter dengan benar, yaitu pemilihan range sesuai dengan
tegangan yang diukur.
9. Pada saat mengukur respon frekuensi dengan menggunakan CRO dan AFG, lakukan
kalibrasi CRO terlebih dahulu dan setting awal AFG pada frekuensi tengah (1 kHz)
dengan wave form sinus dan attenuasi 0 dB.
E. GAMBAR KERJA
1. Gambar Skema Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

2. Gambar Pengukuran tegangan Kerja

Rangkaian Uji
(Pre Amp Mic dengan
OP-Amp 741)

3. Gambar Uji Fungsi/Uji Dengar

Rangkaian Uji
(Pre Amp Mic dengan
OP-Amp 741)

Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003


Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

Rangkaian
Audio Amplifier

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

4. Gambar Pengukuran Respons Frekuensi

CRO
CH1

AFG

IN

Rangkaian Uji
(PreAmp Mic
dengan Op-Amp
741)

CH2

OUT

F. LANGKAH KERJA
1. Siapkan alat dan bahan.
2. Cek semua komponen yang akan dirakit dengan menggunakan AVO meter pada
fungsi ohm meter untuk mengidentifikasi komponen dalam keadaan baik. Pastikan
bahwa semua komponen dalam kondisi baik.
3. Cek lay out PCB. Pastikan jalur hubungan antar titik/kaki komponen sudah benar
sesuai dengan gambar skema rangkaian.
4. Pasang komponen sesuai dengan tata letak komponen. Pastikan bahwa komponen
terpasang dengan benar sesuai tata letak komponen dan gambar skema rangkaian.
5. Solder kaki komponen pada pad PCB. Penyolderan dimulai dari komponen pasif
terlebih dulu baru dilanjutkan dengan komponen aktif, yaitu: dimulai dengan resistor
dilanjutkan kapasitor (elco) dan terakhir IC Op-Amp 741. Gunakan teknik menyolder
yang benar agar hasil solderan baik, yang ditunjukkan dengan hasil solderan matang
(mengkilat) dan kokoh.
6. Lakukan pengkabelan dengan benar dan rapi.
7. Lakukan uji fungsi/uji dengar rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741 dengan
menghubungkan input rangkaian ke mikropon dan output rangkaian ke input audio
amplifier serta output audio amplifier dihubungkan dengan beban loudspeaker.
Pastikan sambungan pengujian benar dan berikan tegangan catu sebesar 12 V DC dari
catu daya. Lakukan cek sound dengan bersuara di mikropon. Perhatikan hasil
reproduksi suara yang dihasilkan oleh louspeaker. Catat hasil pengujian.
8. Pengukuran Tegangan Kerja Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741:
a. Hubungkan rangkaian pada catu daya 12 VDC. Ukurlah tegangan keluran catu
daya dan catat hasilnya.
b. Lakukan pengukuran tegangan kerja pin-pin IC Op-Ampn 741 yang meupakan
komponen aktif inti pada rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741
menggunakan AVOmeter pada range DVC. Masukkan data hasil pengukuran
pada Tabel 1.
9. Pengujian Respons Frekuensi Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741:
a. Lakukan kalibrasi CRO CH1 dan CH2. Catat dan gambar bentuk sinyal hasil
kalibrasi CH 1 dan CH2.
b. Lakukan setting awal AFG, meliputi:
1) Frekuensi = frekuensi tengah 1 kHz
2) Bentuk gelombang (waveform) = sinusioda
3) Attenuasi = 0 dB
4) Amplitudo output AFG = Vinput rangkaian CE = 20 mVP-P = 0,02 VP-P
Catat dan gambar bentuk sinyal hasil setting AFG.

Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003


Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

c. Hubungkan input rangkaian pre amp mic pada out AFG dan probe CH1 CRO,
output rangkaian pre amp mic pada CH2 CRO, dan terminal VCC dihubungkan ke
catu daya 12 VDC.
d. Pada saat frekuensi 1 kHz, perhatikan tampilan CRO CH1 dan CH2. Pastikan layar
CRO menampilkan bentuk gelombang input dan output yang bersih (smooth)
dan output tidak cacat.
e. Lakukan pengukuran untuk seluruh spektrum frekuensi audio 20 Hz 20 kHz,
dengan mengubah-ubah frekuensi AFG. Perhatikan Vin adalah konstan jadi
jangan melakukan perubahan amplitudo AFG. Perhatikan tampilan bentuk
gelombang output CH2. Masukkan hasil pengukuran pada Tabel 2.
10. Lakukan penghitungan besar amplitudo sinyal output, penguatan dalam kali, dan
penguatan dalam decibel untuk seluruh spektrum frekeunsi audio yang diuji.
11. Gambarkan grafik respons frekuensi rangkaian pre amp mic dengan IC Op-Amp 741
pada kertas semilogaritma.
12. Praktik selesai. Kembalikan semua alat dengan rapi dan buatlah laporan praktik.
G. TABEL DATA HASIL PRAKTIK
1. Hasil Uji Fungsi/Uji Dengar Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
2. Tabel 1. Hasil Pengkuran Tegangan Kerja IC Op-Amp 741
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Titik Ukur

Hasil Pengukuran (VDC)

Pin 1
Pin 2
Pin 3
Pin 4
Pin 5
Pin 6
Pin 7
Pin 8

Besar tegangan catu daya = .......... VDC


3. Hasil Kalibrasi CH1 dan CH2 CRO:
Gambar bentuk gelombang hasil kalibrasi CH1

Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003


Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

Skala Volt/div
Skala Time/div
Div vertikal (amplitudo)
Div horizontal (perioda)

= .... V/div
= ... s/div
= ... div
= ... div

Amplituo sinyal (VP-P)

= div vertikal X skala V/div


= ..... VP-P

Perioda sinyal

Frekuensi

= div horizontal X skala Time/div


= .... s
= 1/T
= .... Hz

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

Gambar bentuk gelombang hasil kalibrasi CH2


Skala Volt/div
Skala Time/div
Div vertikal (amplitudo)
Div horizontal (perioda)

= .... V/div
= ... s/div
= ... div
= ... div

Amplituo sinyal (VP-P)

= div vertikal X skala V/div


= ..... VP-P

Perioda sinyal

Frekuensi

= div horizontal X skala Time/div


= .... s
= 1/T
= .... Hz

4. Hasil setting awal AFG:


Frekuensi = .... x .... = 1 kHz
Waveform = sinusioda
Attenuasi = 0 dB
Output AFG = Vin rangkaian uji = ... div X ... V/div = ... VP-P
Gambar bentuk gelombang out AFG = Vin rangkaian uji
Skala Volt/div
Skala Time/div
Div vertikal (amplitudo)
Div horizontal (perioda)

= .... V/div
= ... s/div
= ... div
= ... div

Amplituo sinyal (VP-P)

= div vertikal X skala V/div


= ..... VP-P

Perioda sinyal

Frekuensi

= div horizontal X skala Time/div


= .... s
= 1/T
= .... Hz

5. Tabel 5. Pengujian Respons Frekuensi Rangkaian Pre Amp Mic


No.

Frekuensi
(Hz)

1.

20

2.

50

3.

80

4.

100

5.

200

6.

500

7.

1K

8.

2K

9.

5K

10.

10 K

11.

12 K

12.

15 K

13.

20 K

Vin
(VPP)

Vout
Bentuk Sinyal

Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003


Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

VPP

AV(X) =
Vout/Vin

AV(dB) =
20 . log Vout/Vin

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

6. Gambar Grafik Respons Frekuensi Rangkaian Pre Amp Mic dengan Op-Amp 741

Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003


Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang

Jobsheet Praktik: Merencanakan, Merakit dan Menguji Rangkaian Pre Amp Mic dengan IC Op-Amp 741

LEMBAR PENILAIAN PRAKTIK (PROJECT WORK)


MERENCANAKAN, MEMBUAT DAN MENGUJI RANGKAIAN PRE AMP MIC
DENGAN IC OP-AMP 741
Nama Siswa
: _______________________________
NIS / No. Absen
: _____________
Kelas
: _____________
Komponen / Sub Komponen
Penilaian
I.
Persiapan Kerja
1.1. Menggunakan Pakaian Kerja
1.2. Mempersiapkan Alat dan Bahan
1.3. Mempersiapkan Tempat Kerja
Skor Komponen Persiapan Kerja (maks=12)
Nilai Komponen Persiapan Kerja = (SKI / 12)*100
II. Proses
2.1. Merencanakan (design) PCB manual
2.2. Membuat work art (solder side) PCB
2.3. Melarutkan (etching) PCB
2.4. Mengecek PCB
2.5. Menitik dan membor PCB
2.6. Menata Komponen Elektronika
2.7. Menyolder Komponen Elektronika
2.8. Melakukan Finishing
2.9. Melakukan Uji Fungsi
2.10. Melakukan Pengukuran VDC
2.11. Melakukan Uji Teknis
Skor Komponen Proses (maks = 44)
Nilai Komponen Proses = (SKII /44) * 100
III. Hasil Kerja
3.1. Solderan Rapi, Matang, dan Kokoh
3.2. Pengawatan Rapi dan Aman
3.3. Rangkaian Berfungsi
3.4. Data Pengukuran Lengkap
Skor Komponen Hasil Kerja (maks = 16)
Nilai Komponen Hasil Kerja = (SKIII /16) * 100
IV. Sikap Kerja
4.1. Penggunaan Alat Kerja
4.2. Keselamatan Kerja
Skor Komponen Sikap Kerja (maks = 8)
Nilai Komponen Sikap Kerja = (SKIV /8) * 100
V. Waktu
5.1. Waktu Penyelesaian Praktik
Skor Komponen Waktu (maks = 4)
Nilai Komponen Waktu = (SKV /4) * 100
Nilai Akhir =
(0,1*NI) + (0,4*NII)+(0,2*NIII) + (0,2*NIV) + (0,1 * NV)
No.

Pencapaian Kompetensi
2
3
4

Penguji 2

Bawang, ___________________
Penguji 1

IMAM FADOLI, S.Pd.


NIP. 19670118 199402 1 001

AGUS SAEFUDIN, S.Pd.


NIP. 19751018 200903 1 002

Agus Saefudin, S.Pd / NIP. 19751018 200903 1 003


Teknik Elektronika Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang