Anda di halaman 1dari 9

Kelompok 5

Tugas Kliping Prakarya

Kerajinan Dari
Bahan Pelepah
Pisang Atau Daun
Pisang
Disusun Oleh :
Abel Firdiansyah Roy
Aulia Nur Aini
Kaieda Tri Devia Amin
Moh. Rustam Hidayat

Rabu, 26 Agustus
2015

Cara Membuat Tempat Tisu Dari Pelepah Pisang


Kerajinan tangan bisa di buat dari apa saja baik itu dari bahan yang tak mengeluarkan biaya
bahkan yang mengeluarkan biaya. Bahan yang tak mengeluarkan biaya misalnya dari bahanbahan yang tak dipakai contohnya kardus, pelepah pisang dll. Yang akan saya jelaskan adalah
cara untuk membuat tempat tisu dari pelepah pisang, bahannya gampang dicari bukan.
Pisang selain buahnya yang diambil tetapi pelepahnya pun juga dapat digunakan untuk pernakpernik hiasan rumah misalnya membuat bingkai, gelas , tempat tisu dll. Tetapi saya akan
memberi tahu cara membuatnya.

Bahan-bahan :
1.

Pelepah pisang

2.

Tempat tisu

3.

Pernak-pernik

Alat :
1.

Gunting

2.

Lem

Cara membuatnya :
1.

Ambil pelepah pisang yang telah kering

2.

Setrika pelepah pisang yang sudah kering.

3.

Kemudian lilitkan pelepah pisang tersebut pada kotak tisu. Berikan lem pada setiap lilitan
tersebut.

4.

Jangan lupa lubangnkan tengah-tengah atas tempat tisu tersebut dengangunting.

5.

Setelah selesai, sekarang hiasi tempat tisu tersebuk dengan pernak-pernik seperti gambar
tersebut.

6.

Semuanya telah selesai, maka tempat tisu dapat digunakan.

CARA MEMBUAT VAS BUNGA DARI PELEPAH PISANG


Bahan-bahan yang harus disiapkan adalah :
1. Pelepah pisang yang sudah dikeringkan

2. Daun jagung yang sudah diwarnai

3.

Lem tembak dan gunting

4. Botol Bekas

Cara membuatnya adalah :


1.
Pelepah pisang digunting dengan ukuran panjang 50 cm dan lebar 1 cm kemudian
dianyam dengan motif tumpang tindih.

2.
Letakkan di bawah dasar botol kemudian lem. Lalu dianyam sampai ke
permukaan botol

3.
Selanjutnya kita hias botol yang sudah dianyam dengan motif tumpang tindih
diatas dengan gambar bunga. Untuk hiasannya, kita ambil daun jagung yang sudah
melalui proses pewarnaan. Daun jagung tersebut digunting berbentuk bunga kemudian
ditempel dengan menggunakan lem. Nah sobat semuanya tampaklah seperti gambar di
bawah ini. Unik bukan?

4.

Berikut ini macam- macam bentuk vas bunga

KERAJINAN DARI PELEPAH PISANG


( CARA MEMBUAT BONEKA DARI PELEPAH PISANG )
Pelepah pisang merupakan bahan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat boneka. Bahan ini
sangat mudah didapat karena banyak tersedia di alam Indonesia. Selain mudah, pelepah pisang
merupakan bahan yang biasanya dibuang tidak dimanfaatkan. Oleh karena itu, sangat tepat jika
pelepah pisang dimanfaatkan untuk bahan membuat boneka. Pelepah pisang yang dapat
digunakan adalah semua jenis pohon pisang.
Berikut ini cara membuat boneka dari pelepah pisang :
1. Pilihlah pelepah pisang yang tidak terserang hama. Artinya pelepah pisang tidak rusak.
2. Pelepah pisang dikupas, diambil bagian kulitnya yang berserat lembut.
3. Kulit pelepah pisang dijemur sampai kering. Tampak seperti gambar berikut

4. Selanjutnya siapkan kulit pelepah pisang yang sudah kering untuk :

a. Bahan Rok sebanyak 2 lembar dengan ukuran ;


(1) Tinggi 7 cm lebar 10 cm
(2) Tinggi 7 cm lebar 7 cm

b. Bahan pakaian dengan ukuran panjang 10 cm dan lebar 5 cm digunting bagian


tengahnya

c. Bahan kerudung dengan ukuran panjang 12 cm dan lebar 2 cm. Sehingga tampaklah
bahan-bahan untuk rok, pakaian dan kerudung pada gambar di bawah ini :

5. Siapkan tali agel untuk melilit bagian leher, tangan, dan pinggang boneka.

6. Siapkan daun jagung yang sudah diwarnai untuk pita bagian belakang dan bagian kerah
boneka

7. Siapkan bahan untuk badan boneka dengan bahan-bahan sebagai berikut :


a. Bagian kepala terbuat dari tanah liat yang dibentuk bulat kemudian ditusuk dengan lidi
untuk bagian badan boneka dengan ukuran panjang 5 cm. Setelah itu dikeringkan dengan cara
diangin-anginkan.
b. Bagian tangan terbuat dari kawat dilapisi kertas yang diikat pada bagian bawah kepala
pada bagian a diatas. Kemudian diolesi dengan lem kayu lalu dililit dengan tali agel.
c. Bagian badan terbuat dari kain percak yang dililit pada lidi gambar a diatas dibentuk
seperti bentuk badan. Kemudian dilapisi dengan pelepah pisang lalu lem bagian pakain pada
gambar 5.b
d. Tampaklah badan boneka pada gambar berikut :

8. Pasangkan bagian rok pada gambar 4.a diatas pada bagian pinggang boneka seperti pada
gambar berikut :

9. Lem bagian kerudung pada gambar 4.c lalu kepang.

10. Lem bagian kerah dan pita bagian belakang boneka dari daun jagung pada gambar 6 diatas.
Tampak dari belakang seperti pada gambar di bawah ini :

11. Langkah terakhir boneka yang sudah jadi dipernis supaya awet, pelepah pisang dan daun
jagung tidak dimakan rayap dan hasilnya lebih bagus dan mengkilap.
12. Inilah boneka berbahan pelepah pisang dan daun jagung tampak dari depan dan belakang.
Semoga bermanfaat.

Kerajinan Tangan Dari Daun Pelepah Pisang Kering


Sebagain besar masyarakat menganggap daun pelepah pisang kering adalah sampah yang tidak
berguna. Bahkan terkadang oleh orang tua dau pelepah pisang kering hanya dibakar begitu saja
karena dianggap sampah yang mengotori kebun. Namun kini daun pelepah pisang kering dapat
dijadikan sebagai kerajinan tangan yang indah dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tangantangan kreatiflah yang menjadikan limbah daun kering menjadi kerajinan tangan yang
mendatangkan rezeki dan dapat dijadikan sebagai peluang usaha.
Kerajinan tangan dari daun pelepah pisang kering merupakan kerajinan tangan yang gampanggampang susah, yang penting adalah niatnya untuk belajar. Kerajinan tangan dari daun sebaiknya
menggunakan daun yang berjatuhan di tanah, mulai dari daun yang berwarna kuning hingga
daun yang berwarna cokelat dan benar-benar kering. Berikut ini adalah cara membuat kerajinan
tangan dari daun pelepah pisang kering.
Bahan :
1. Daun pelepah pisang kering.
2. Straples.
3. Lidi atau kawat kaku yang panjang.
4. Kertas kreps warna hijau.
5. Pylox.
Alat :
1. Gunting.
2. Penggaris.
3. Pulpen.
Cara membuat kerajinan tangan dari daun pelepah pisang kering :
1. Siapkan daun pelepah pisang yang sudah kering, kemudian buat pola daun pisang dengan
menggunakan pulpen. Polanya berbentuk segitiga (pola segitiga ini di buat untuk di
jadikan sebagai mahkota bunga). Usahakan membentuk pola menggunakan gunting jangan
menggunakan cutter.
2. Masukkan lidi di tengah pola yang telah dibuat. Kemudian bentuk pola segitiga yang
telah dibuat menjadi sebuah kerucut.
3. Siapkan daun pelepah pisang yang sudah kering, kemudian buat pola daun pisang dengan
menggunakan pulpen. Pola yang kedua ini berbentuk oval panjang (pola ini di buat untuk
di jadikan kelopak bunga). Buat pola sebanyak 5 buah untuk setangkai bunga.
4. Ambil 1 buah pola oval lalu buat pola tersebut menjadi agak melengkung seperti daun
pada umumnya dengan cara menggesekkan nya dengan penggaris.
5. Ambil satu pola segitiga yang telah dibentuk menjadi kerucut, kemudian ambil satu pola
oval yang sudah melengkung dan selanjutnya di straples di bagian ujung pola melengkung
dengan bagian luar kerucut (yang di balik). Lalu ambil lagi pola melengkungnya dan di
straples lagi sampai 5 buah. Lalu di pylox sesuai warna bunga.
6. Untuk mempercantik bunga, masukkan beberapa tangkai bunga dari daun kering ke
dalam vas atau pot, pot bisa juga di buat dari botol air mineral bekas biar lebih unik, dan
di warnai dengan pylox.
Itulah proses pembuatan kerajinan tangan dari daun pelepah pisang kering yang dapat menjadi
panduan jika Anda tertarik untuk membuatnya. Semoga dapat bermanfaat dan selamat berkreasi.

CARA MEMBUAT HIASAN BUNGA DARI KOLOBOT/KULIT JAGUNG

Cara Mudah Membuat Bunga Dari Kulit Jagung. Apa kabar sobat semuanya? Kali ini kita akan
membahas tentang cara mudah membuat bunga dari daun jagung. Kalian semua tahu kan? Daun
jagung bagus sekali untuk dijadikan bahan pembuatan bunga. Banyak orang yang masih belum
tahu bahwa bunga dari daun jagung cantik sekali. Sebagian orang suka membuang daunnya
setelah diambil bijinya.
Sebelum dijadikan bunga, daun jagung diolah dulu untuk diawetkan dan diwarnai. Prosesnya
adalah :
a. Pilihlah daun jagung yang tidak rusak.
b. Panaskan air pada panci sampai mendidih.
c. Masukkan pewarna pakaian secukupnya.
d. Masukkan detergent kurang lebih 2 sendok teh dan cairan formalin kurang lebih 2 sendok teh.
Hal ini dilakukan untuk mencegah supaya daun jagung tidak dimakan rayap dan tidak dihinggapi
lalat. Jika pengawetan ini tidak dilakukan biasanya bunga suka dihinggapi lalat sehingga timbul
bercak warna hitam pada daun jagung.
e. Masukkan daun jagung ke dalam panci. Proses pewarnaan dilakukan selama kurang lebih 15
menit dengan api kecil.
f. Angkat daun jagung kemudian tiriskan.
g. Daun jagung kemudian dikeringkan dengan cara diangin-anginkan selama kurang lebih 2 hari.
Nah, sobat semuanya kalau sudah dilakukan proses pewarnaan, sekarang kita siapkan untuk
membuat bunga.