Anda di halaman 1dari 16

Mahasiswa Praktik

profesi
FIK UI 2015

DEFINISI
Perawatan payudara atau breast care
merupakan suatu tindakan perawatan
payudara yang dilaksanakan baik oleh
pasien maupun dibantu orang lain yang
dilaksanakan mulai hari pertama atau
kedua setelah melahirkan, namun bisa
dilakukan setelah usia kehamilan 6 bulan
untuk mempersiapkan produksi ASI
sebelum melahirkan.

TUJUAN BREAST CARE


Memelihara kebersihan payudara
Melenturkan
dan
menguatkan
puting susu
Mengeluarkan puting susu yang
masuk kedalam atau datar
Mempersiapkan produksi ASI

PRINSIP PADA BREAST CARE


Dikerjakan dengan sistematis dan
teratur
Menjaga kebersihan sehari-hari
Nutrisi harus lebih baik dari
sebelum hamil
Memakai bra yang bersih dan
menopang payudara
Dilakukan setelah usia kehamilan
lebih dari 6 bulan

BEBERAPA KONDISI YANG BERKAITAN DENGAN


TEKNIK DAN SAAT PERAWATAN PAYUDARA
Pada ibu dengan puting susu yang sudah
menonjol
dan
tanpa
riwayat
abortus,
perawatnnya
dapat
dimulai
pada
usia
kehamilan 6 bulan keatas
Ibu dengan puting susu yang sudah menonjol
dengan riwayat abortus, perawatannya dapat
dimulai pada usia kehamilan diatas 8 bulan
Pada puting susu yang mendatar atau masuk
kedalam, perawatannya harus dilakukan lebih
dini, yaitu usia kehamilan 3 bulan, kecuali bila
ada riwayat abortus dilakukan setelah usia
kehamilan setelah 6 bulan.

Alat-Alat Yang Digunakan


1.Minyak kelapa (Baby oil)
2. Handuk bersih dua buah
3. Baskom dua buah
- Satu di isi air hangat
- Satunya berisi air dingin
4. Kapas / Kassa
5. Bengkok
6. Waslap dua buah

TEKNIK PERAWATAN PAYUDARA


Tempelkan/
kompres
putting
ibu
dengankapas / kassa yang sudah diberi
minyak kelapa (baby oil )selama 5 menit,
kemudian puting susu dibersihkan

Melakukan Perawatan Putting dengan Cara :


1. Jika putting susu normal, lakukan perawatan
berikut:
Oleskan minyak pada ibu jaritelunjuk, lalu letakkan
pada kedua putting susu. Lakukan gerakan memutar
kearah dalam sebanyak 30x putaran untuk kedua
putting susu.
2. Jika putting susu datar atau masuk ke dalam ,
lakukan tahap berikut:
Letakkan kedua ibu jari disebelah kiri dan kanan
putting susu, kemudian tekan dan hentakkan kearah
luar menjauhi putting susu secara perlahan.
Letakkan kedua ibu jari diatas dan di bawah putting
susu, lalu tekan serta hentakkan kea rah luar
menjauhi putting susu secara perlahan.

Melakukan Pengurutan Pada Payudara


Licinkan
tangan
dengan
minyak/baby
oilsecukupnya
Tempatkan kedua tangan diantara kedua
payudara ibu, kemudian diurut kearah atas,
terus ke samping, kebawah, melintang
sehingga
tanganmenyangga
payudara
(mengangkat payudara) kemudian lepaskan
tangan dari payudara.

Menyokong payudara kiri dengan


tangan kiri, kemudian 3 jari tangan
kanan membuatgerakan memutar
sambil menekan mulai dari pangkal
payudara berakhir pada putting susu.
Lakukan tahap yang sama pada
payudara kanan. Lakukan 2 kali
gerakan pada setiap payudara

Lakukan gerakan pengurutan dengan


salah satu sisi telapak tangan dari
pangkal ke puting, dan tangan yang
satu menyangga, dilakukan 20-30x

Telapak tangan kiri menopang payudara,


tangan dikepalkan kemudian buku-buku
jari tangan mengurut payudara mulai dari
pangkal kearah putting susu, gerakan ini di
ulang sebanyak 30 kali untuk setiap
payudara.
Selesai
pengurutan,
kedua
payudara
dikompres dengan waslap hangat selama 2
menit, kemudian ganti dengan kompres
waslap dingin selama 1 menit.

Keringkan payudara dengan handuk


kering dan pakaikan bra

MENJAGA PAYUDARA TETAP BERSIH DAN KERING


(TERUTAMA PUTING SUSU)
Menggunakan BH yang menyokong payudara
Apabila puting susu lecet oleskan colostrum atau ASI yang
keluar pada sekitar puting susu setiap kali selesai menyusui,
menyusui tetap dilakukan dimulai dari puting susu yang tidak
lecet
Apabila lecet sangat berat dapat diistirahatkan selama 24 jam.
ASI dikeluarkan dan diminumkan dengan menggunakan sendok
Untuk menghilangkan rasa nyeri ibu dapat minum
parasetamol 1 tablet setiap 4-6 jam
Apabila payudara bengkak akibat bendungan ASI, lakukan :
pengompresan payudara menggunakan kain basah dan hangat
selama 5 menit, urut payudara dari arah pangkal menuju puting
susu, keluarkan ASI sebagian dari bagian depan payudara
sehingga puting susu menjadi lunak, susukan bayi setiap 2-3
jam, apabila tidak dapat menghisap ASI sisanya dikeluarkan
dengan tangan
Letakkan kain dingin pada payudara setelah menyusui

Masalah yang sering muncul dalam


pemberian ASI
Puting susu lecet yang disebabkan
oleh
kesalahan
teknik
menyusui,
pemakaian sabun, saat menghentikan
menyusui tidak hati-hati.
Payudara bengkak disebabkan ASI
tidak disusukan dengan adekuat