Anda di halaman 1dari 21

ANDRAGOGI

(Pendidikan Orang Dewasa)

Definisi
Pendidikan orang dewasa merupakan pengalaman belajar
berdasarkan kebutuhan dan minat orang dewasa pada
tingkatan kemampuan dan pengetahuan yang berbeda untuk
mendukung perubahan peranan serta tanggung jawab dalam
kehidupan orang dewasa..

27/09/15

prepared by Imron@Hakim

Andragogy - Pedagogy
Pengertian:
Andragogy:
Andr = Adult
orang dewasa
Agogos
= Leading membimbing
Ilmu dan Kiat membimbing orang dewasa

Pedagogy:
Paid = Child anak
Agogos
= Leading membimbing
Ilmu dan kiat membimbing/mengajar anak
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

Pengertian:
Pengertian
Andragogy/Pendidikan Orang Dewasa
Kiat dan Ilmu tentang membantu orang
dewasa belajar (the art and science of
helping adults learn)

Pedagogy
Kiat dan Ilmu tentang mendidik atau
mengajar anak-anak (the art and science

of educating and often is used as synonym


for teaching)

27/09/15

prepared by Imron@Hakim

Asumsi
Aspek
1. Konsep diri

Pedagogy
Tergantung

Andragogy
Mandiri

Sedikit manfaat

Kaya manfaat sbg


sumber belajar

3. Kesiapan
Belajar

Perkembangan
Biologis/Paksaan

Perkembangan
Tugas sosial

4. Perspektif
Waktu

Utk masa nanti

Segera
dilaksanakan

2. Pengalaman

5. Orientasi
belajar

Mata pelajaran/ Teori


Problem Hidup/
(subject- centered)
(Problem centered)
5

Model
pembelajaran
dewasa
Asumsi
Pedagogi
Andragogi
Konsep pembelajaran

Bergantung pada guru


(pasif)

Belajar secara mandiri


(aktif)

Peran guru

Sosok berkuasa

Pemandu dan sebagai


fasilitator

Peran pengetahuan
sebelumnya (prior
knowledge)

Ditambah, bukan sebagai


sumber belajar

Sebagai sumber yang


kaya untuk belajar sendiri
dan bagi temannya

Kesiapan belajar

Seragam, berdasarkan
umur dan kurikulum

Berkembang dari
pengalaman hidup dan
masalah nyata masingmasing individu

Orientasi pembelajaran

Berpusat pada
subyek/disiplin ilmu/
matakuliah

Berpusat pd tugas atau


masalah sesuai dengan
kebutuhan nyata

Motivasi

Penghargaan dan
hukuman dari luar
prepared by Imron@Hakim
(kredit)

Dorongan internal dan


keingintaahuan yang kuat

27/09/15

Disain_1
Aspek
1. Guru

Pedagogy

Andragogy

Serba tahu

Dapat disanggah

2. Murid

Belajar dgn cara yg Belajar adalah tugas


telah ditetapkan
sekunder diantara
adalah tugas utama tugas-tugas lainnya

3. Iklim

Orientasi otoritas
Formal kompetitif

4. Perencanaan

27/09/15

Oleh guru

prepared by Imron@Hakim

Kerjasama guru-murid

Kerjasama informal
Bersama gurumurid
7

Disain_2
Aspek
5. Diagnosis
Kebutuhan
6. Rumusan
tujuan

Pedagogy
Oleh guru
Oleh guru

Andragogy
Self diagnosis,
diagnosis bersama
Guru-murid;
Perundingan

7. Disain

Logika Matpel Unit-unit


isi

Diurutkan berdasarkan
kesiapan unit-unit masalah

8. Kegiatan

Teknis penyampaian
(transmisi)

Teknik-teknik pengalaman
(penelitian)

9. Evaluasi

Oleh guru

Re-diagnosis; Self
Evaluation dan evaluasi
bersama

27/09/15

prepared by Imron@Hakim

POLA RELASI

A directing
relationship
27/09/15

A helping
relationship
prepared by Imron@Hakim

One-way
communication

Dosen kepada
murid
27/09/15

Multicommunication
shared by all

Komunitas Dosen dan


murid
prepared by Imron@Hakim

10

Lerners group themselves


according to intersest

Learner are grouped by


grade and class

Guru menetapkan kurikulum


untuk pelajar
Fasilitator membantu pelajar utk
mendiagnosis kebutuhan belajarnya
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

11

Belajar
Aktif

Belajar
Mandiri
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

12

PEMBELAJARAN ORANG DEWASA (1)

Apa?
orang dewasa (usia, psikis, biologis)
proses formal / informal
berbeda dengan pendidikan anak-anak

Untuk Apa ?

membangkitkan semangat
menanamkan kemampuan
menanamkan kepercayaan diri / mandiri

Dipengaruhi Oleh:

27/09/15

kebebasan, pengarahan diri


faktor psikologis, fisik
motivasi (goal, social
& learning oriented)
prepared by Imron@Hakim

PEMBELAJARAN ORANG DEWASA (2)

Bagaimana?
Program memungkinkan peserta didik:
mengarahkan diri
memanfaatkan kekayaan pengalamannya
Ciri Pembelajaran
peserta didik diberi kesempatan untuk aktif
dan kreatif
demokratis
menghargai peserta didik sebagai orang
dewasa
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

14

PEMBELAJARAN ORANG DEWASA (3)

Fungsi Fasilitator/Tutor
organisator yang mampu:
memulai diskusi
menyediakan informasi
meningkatkan partisipasi
menentukan kriteria dan rambu-rambu
menengahi perbedaan
mengkoordinasi & menganalisis informasi
memberi ringkasan
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

BELAJAR AKTIF (1)

Apa?

pendekatan: belajar hanya terjadi jika aktif


keterlibatan optimal intelektual & emosional

Mengapa?
mengembangkan potensi
kemandirian / belajar mandiri

Bagaimana?

pertanyaan

refleksi
diskusi / rangkuman
observasi / simulasi
27/09/15

berlatih, kegiatan lain


kegiatan individual,
kelompok, klasikal

prepared by Imron@Hakim

16

Peran Fasilitator/Tutor

BELAJAR AKTIF (2)

fasilitator, nara sumber


kelebihannya: sementara & kebetulan

Sumber Belajar
tak terbatas

guru, teman, media, dll

Jenjang Keterampilan
Dampak Instruksional & Dampak Pengiring

27/09/15

berpikir kompleks
memproses informasi
berkomunikasi efektif
bekerja sama
berdaya nalarprepared
efektif
by Imron@Hakim

17

Apa?

BELAJAR MANDIRI (1)

otonomi dalam belajar


tidak sama dengan individual learning

Mengapa?

Bagaimana?

tujuan pendidikan nasional?


independent learner

Beri kesempatan kepada peserta didik:


menentukan tujuan, proses, keputusan akademik
sumber belajar
Hilangkan ketergantungan pada tutor, teman, dll
Fasilitator sebagai konsultan & fasilitator
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

18

BELAJAR MANDIRI (2)

Prinsip Umum
Tutor merencanakan kegiatan secara teliti & lengkap
kegiatan & tugas harus sesuai dengan kemampuan
awal peserta didik
tutor perlu memperkaya pengetahuan &
keterampilan secara terus-menerus
sarana & sumber belajar memadai
menghargai mahasiswa sebagai orang
dewasa
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

19

BELAJAR MANDIRI (3)

Bentuk Kegiatan

studi kasus
telaah pustaka
proyek penelitian (inquiry/discovery)
seminar, dll

Strategi

kontrak pembelajaran
bekali peserta didik dengan strategi kognitif

Evaluasi
jelas dalam kontrak pembelajaran
proses dan hasil
27/09/15

prepared by Imron@Hakim

20

Silakan pelajari lebih lanjut pada buku


Rujukan:

1. A.G. Lunandi, 1981. Pendidikan Orang Dewasa, Jakarta:


PT Gramedia
2. Gordon G. Darkenwald dan Sharah B.Merriam, 1982.
Edult Education Foundation of Practices, New York:
Harper & Row, Publishers.
3. Konkon Subrata dan Nunu Heryanto, 1986. Materi
Pokok Teori Belajar Orang Dewasa. Jakarta: Penerbit
Karunika Universitas Terbuka
4. John D. Ingalls, 1973. A Trainer Guide to Andragogy.
Washington D.C. U.S. Deparment of Health, Education,
and Welfare.
5. Suprijanto, 2005. Pendidikan Orang Dewasa, Jakatara:
Bumi Aksara
6. Gunawan, Adi W. 2004. Genius Learning Strategy,
Petunjuk Praktis untuk Menerapkan Accelerated
Learning. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.