Anda di halaman 1dari 3

RINGKASAN

Burung walet adalah jenis burung dalam famili Apodidae yang mampu
menghasilkan sarang dengan harga jual yang tinggi. Sarang Burung Walet
sendiri terbuat dari air liurnya yang mengandung banyak protein Banyak
jenis burung walet di alam, tetapi yang paling menguntungkan adalah jenis
burung walet putih.
Hasil yang diambil dari budidaya sarang burung walet bisa mencapai juta
rupiah, sehingga akhir akhir ini banyak orang yang membudidayakannya.
Persiapan untuk menjadikan sarang walet sebagai usaha:
1. Dapat Memilih dan mengenal jenis walet
2. Membuat rumah burung seperti pada habitat aslinya, baik di rumah kosong
maupun sebuah bangunan agar burung merasa betah
3. Memilih telur yang tepat untuk anakan walet
4. Menanggulangi hal hal yang menghambat pertumbuhan burung walet
5. Meningkatkan faktor2 untuk membuat walet tetap nyama
6. Mampu memanen sarang burung walet dengan cara yang tepat
7. Dapat memilih sarang burung walet yang mempunyai kualitas dan harga
jual tinggi
Selain persiapan2 diatas, kita harus juga belajar dari pengalaman orang yang
telah berhasil dan teori2 yang matang pula
Menternakkan walet tidak sama dengan ternak unggas lainnya, sehingga
diperlukan:
1. Kesabaran
2. Kemauan dan pengetahuan yang kuat tentang walet
3. Tekad yang kuat
4. Memiliki kasih sayang terhadap binatang
5. Tekun

LANGKAH PERTAMA: MENGENAL BURUNG WALET


Rumpun burung walet digolongkan dalam keluarga Apodidae dan kelompok
Coloocalia. Burung ini mempunyai kemampuan ekonavigasi dengan habitat
utamanya di goa. Burung ini membuat sarangya dengan air liurnya dan
dilakukan scr bergantian antar jantan dan betina. Beberapa jenis burung
walet ada yang sarangnya bisa dimakan ada yg tidak.
LANGKAH KEDUA: CARA CARA MEMBANGUN RUMAH WALET
Dalam membangun rumah walet harus memperhatikan syarat2 tertentu,
agar sesuai dengan habitat aslinya yang meliputi model bangunan, sehingaa
rumah walet harus dibangun roving area, roving room, dan resting room.
Selain itu, yang harus diperhatikan adalah kelembapan dan suhu, sehingga
rumah walet harus dibuat saluran air, kolam, dan sekam padi di atas plafon
LANGKAH KETIGA: BUDIDAYA BURUNG WALET DI RUMAH KOSONG
Rumah yang kosong, akan dihuni oleh burung Sriti dan dapat dimanfaatkan
untuk membudidayakan burung walet. Sarang yang dibuat burung Sriti bisa
untuk menetaskan burung walet. Tetapi rumah kosong tersebut harus sesuai
habitat asli Walet, sehingga harus memenuhi syarat seperti, lokasinya harus
jauh dari pabrik, lokasi tenang, dan lokasinya harus sering dilalui burung Sriti.
LANGKAH KEEMPAT: BUDIDAYA BURUNG WALET DI BANGUNAN BARU
Membangun burung walet juga dapat dilakukan di gedung baru. Sama seperti
dengan di rumah kosong, pembuatnnya juga harus sesuai dengan
habitatnya, sehingga harus memenuhi syarat seperti memilih lokasi yang
jauh dari pabrik, dekat dengan sasaran makanan, tempatnya aman, jauh dari
perkampungan, dan sering dilalui burung sriti
LANGKAH KELIMA: MERANGSANG WALET AGAR DATANG DI GEDUNG BARU
Gedung baru tidak akan langsung ditempati burung Walet dan sriti, karena
akan tercium bau semen dan burung tersebut peka terhadap zat kimia. Agar
burung mau datang ke gedung baru, maka bisa dilakukan dengan cara
seperti menggunakan tinja sriti dan walet, menggunakan air cucian sarang
walet, dan menggunakan kaset rekaman suara walet
LANGKAH KEENAM: MEMILIH TELUR WALET UNTUK DIKEMBANGBIAKKAN

Telur walet berbentuk lonjong dengan warna putih kebiruan. Telur walet yang
baik untuk dijadikan induk berukuran normal, tidak terlalu besar dan tidak
terlalu kecil, tidak retak, halus dan tidak tercemar kotoran. Selain itu, jika
telur burung diteropong dan terdapat bintik-bintik merah, telur tidak dapat
ditetaskan. Telur walet sebaiknya ditetaskan dengan burung sriti daripada
dengan mesin tetas.

LANGKAH KETUJUH: MENANGGULANGI FAKTOR PENGHAMBAT BURUNG WALET


Ketenangan adalah salah satu sifat yang dimiliki burung walet. Faktor yang
menghambat burung walet bisa dari binatang pengganggu seperti cicak,
tokek, kecoa, tikus, semut api, kutu busuk, burung elang, bangkai walet dan
bisa juga datang dari manusia yang sering mengambil sarang walet tidak
sesuai dengan metode, sehingga burung stress
LANGKAH KEDELAPAN: MENINGKATAKAN HASIL SARANG BURUNG WALET
Hal ini dilakukan jika sarang pada gedung terbatas, sehingga tidak dapat
menampung dan memadai lagi. Agar burung tidak pindah ke temoat lain,
pengusaha harus dapat menganggulangi faktor penghambat, memperbanyak
jalur kayu, memberi makanan tambahan, dan melakukan panen sarang
secara bertahap.
LANGKAH KESEMBILAN: BERMACAM MACAM CARA MEMANEN SARANG
BURUNG
Agar burung tidak pindah ke tempat lain, maka panen burung harus
dilakukan secara tepat yang dapat dilakukan dengan panen dua kali (1 tahun
2 kali panen), panen tiga kali dan panen empat kali
LANGKAH KESEPULUH: MENGKLASIFIKASIKAN KUALITAS SARANG BURUNG
Kualitas sarang burung akan mempengaruhi harga jual sarang, sehingga
harus diperhatikan. Bentuk sarang yang bagus yaitu menyerupai sebuah
mangkok kecil dan mempunyai bentuk segi tiga. Eelain itu, kita juga harus
tahu urutan klasifikasi sarang burung yang baik. Urutan yang terbaik
berwarna merah, lalu berwarna perak, mutu bulu, mutu sarang rampasan,
mutu tetasan, dan mutu sarang hancur