Anda di halaman 1dari 2

Cara Menguras Akuarium Yang Baik

Air merupakan hal yang sangat penting dalam memelihara ikan, selain asupan gizi dari
makanannya kualitas air pun mempengaruhi pertumbuhan ikan , maka untuk menjaga
hal tersebut dilakukan pembersihan dan pengurasan akuarium secara rutin, terlebih jika
filter yang digunakannya kurang baik, berbeda dengan yang menggunakan filter yang
baik mungkin akan lebih jarang menguras akuarium secara total dan hanya
menambahkan atau mengganti sebagian air setiap minggunya.

Menguras akuarium secara total biasa saya lakukan dalam kurun waktu 2-3 minggu
sekali
Cara menguras akuarium menurut pengalaman saya sendiri agar lebih mudah saya
jelaskan dengan tahap di bawah ini (langkah ini dilakukan bila ingin menguras akuarium
secara total)
Pertama pindahkan air dalam akuarium yang akan di kuras ke dalam wadah lain
seperti ember atau jolang .
Setelah dirasa cukup lalu pindahkan semua ikan yang ada di dalam akuarium
tersebut ke wadah tadi, ini dilakukan agar kita lebih leluasa dan lebih maksimal
memebersihkannya tanpa harus memikirkan ikan stress.
Nah, setelah itu angkat substrat dan tools, cuci hingga bersih, usahakan untuk
mencuci substrat dan media filtrasi hanya dengan menggunakan air akuarium, ini untuk
mencegah bakteri nitrit dan nitrat tidak mati. Lalu gosok semua permukaan akuarium
dengan menggunakan spons.
Setelah semuanya selesai anda bisa memulai mengisi akuarium dengan air yang
baru, namun diingat untuk yang menggunakan air PAM sebelumnya air yang akan
digunakan harus diendapkan dulu kurang lebih semalam, untuk mengurangi kadar
klorin yang terkandung yang nantinya bisa membahayakan ikan. Bisa juga anda
memasukkan air lama sekitar bagian untuk memudahkan ikan beradaptasi pada air
yang baru.
Tata kembali dekorasi akuarium anda dengan memasang tools dan subtrat
kembali.
Jangan terburu-buru untuk langsung memasukkan ikan ke dalam akuarium,
terlebih ikan yang anda pelihara termasuk ikan yang mudah stress dan sulit beradaptasi
dengan lingkungan yang baru, maka alangkah bijaksana dan baiknya air baru di dalam
akuarium tersebut di aerasi dulu dengan menyalakan filter, heater dan aerator kurang
lebih antara 30-45 menit untuk meningkatkan kadar oksigen yang terlarut, penambahan
garam ikan pun cukup dianjurkan untuk mengurangi pertumbuhan parasite seperti
jamur.
Setelah aerasi selesai, mulai masukkan kembali ikan, jika anda ragu mungkin
bisa memasukkan beberapa ikan yang kuat dan mudah beradaptasi, jika tidak ada
tanda2 stress pada ikan berarti air sudah sesuai, namun jika ikan terlihat pasif,
melayang layang terbawa arus air, berusaha loncat2 ke permukaan air, atau mungkin
dia berenang menhadap keatas dan tidak jarang juga terlihat lemas di dasar akuarium,

itu berarti suhu dan keadaan air belum sesuai dengan yang ikan butuhkan, untuk itu
bisa dilakukan proses aerasi lagi sampai dirasa cukup untuk ikan, meskipun
sebenarnya ikan juga nantinya akan beradaptasi dengan sendirinya, namun untuk
mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi alangkah bijaksananya kita melakukan
aerasi kembali.
Nah, untuk mengganti atau menambah air , biasanya saya lakukan seminggu sekali,
bila terlihat air di akarium sudah berkurang cukup signifikan, sebelum ditambahkan
biasanya saya menyipon dulu dasar akuarium hingga air yang tersisa hanya setengah
dari akuarium, lalu gosok kaca akuarium karena biasanya banyak terdapat alga atau
lumut yang menempel, setelah bersih lalu masukkan air baru dengan mengalirkan air
tersebut ke dalam filter, agar benar-benar bersih , tidak lupa juga saya tambahkan
garam ikan.