Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KASUS BEDAH UROLOGI

SEORANG LAKI-LAKI 44 TAHUN DENGAN GROSS HEMATURIA

Disusun oleh :
Damayanti Ika P.
Andromedae Kartika P.
Taufan Rizki S.
Dini Safitri Z.
Noor Akbar
Indah Febriyani
Yosef Aji G.
Jessica Novia F.
Devina Adiyani P.
Eka Kurniawan P.
Mentor Senior:
dr. Ken Ramadhan, Sp. U
BAGIAN ILMU BEDAH
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2015

IDENTITAS PENDERITA
Nama

: Tn. S

Umur

: 44 tahun

Jenis kelamin

: laki-laki

Status pernikahan

: Menikah

Alamat

: Wiradesa, Pekalongan

Pekerjaan

: Petani

MRS

: 18/3/2015

DAFTAR MASALAH
No.
1.

Masalah aktif
Hematuria

Tanggal
23 Maret 2015

2.

Disuria

23 Maret 2015

3.

Poliuria

23 Maret 2015

4.

Nokturia

23 Maret 2015

No.

Masalah pasif

Tanggal

ANAMNESIS
Autoanamnesis (tanggal 23 Maret 2015 pukul 07.00 di bangsal Flamboyan RSUD
Kraton)
Keluhan utama : Kencing berwarna merah
Riwayat Penyakit Sekarang :
Sejak 2 hari SMRS pasien mengeluh kencing pasien berwarna merah. Pasien
mengeluh kencing berwarna merah dirasakan mendadak, awlnya kencing berwarna merah
terang lama kelamaan menjadi merah gelap. Kencing dirasakan pasien berwarna merah
sejak awal kencing hingga akhir kencing. Pasien juga mengeluh kencing pasien menjadi
sering terutama pada malam hari, nyeri saat kencing, pasien juga mengeluh ada rasa tidak
puas tiap setelah kencing. Pasien juga mengeluh kesulitan kencing semenjak 1 hari SMRS.
Kencing bercampur batu (-), kencing bercampur pasir (-), kencing menetes (-), mengejan

sewaktu kencing (-), kencing terputus (-), nyeri pinggang (-), demam (-), nyeri perut
bagian bawah (-), nafsu makan menurun (-).
Riwayat Penyakit Dahulu :
Penderita belum pernah menderita penyakit ini sebelumnya.
Riwayat trauma di daerah pinggang dan perut (-).
Riwayat kencing berwarna merah (-).
Riwayat kencing dan mengeluarkan batu (-).
Riwayat hipertensi (-), DM (-)
Riwayat operasi (-)
Riwayat pengobatan TB (-)
Riwayat Penyakit Keluarga :
Tidak ada keluarga yang menderita sakit seperti ini.
Riwayat Sosial Ekonomi :
Pasien bekerja sebagai petani. Istri pasien tidak bekerja. Biaya pengobatan ditanggung
pribadi.
Kesan: sosial ekonomi cukup
PEMERIKSAAN FISIK ( Tanggal 23 Maret 2015)
Keadaan umum : compos mentis, tidak tampak kesakitan, terpasang infus dan DC,
produksi urin merah
Status Generalis :
Tanda Vital : Tekanan darah

: 130/90 mmHg

Nadi

: 88 x/menit, reguler, isi dan tegangan cukup

Frekuensi nafas

: 20 x/menit

Suhu (axillar)

: 37 0C.

Kepala

: Mesosefal

Mata

: Konjunctiva palpebra anemis (-)/(-), Sklera ikterik (-)/(-)

Hidung

: discharge (-), nafas cuping hidung (-)

Mulut

: mukosa mulut pucat (-)

Telinga

: discharge (-)/(-)

Tenggorok

: tonsil T1-1, mukosa faring hiperemis (-).

Leher

: trakea di tengah, limfonodi tidak teraba, pembesaran kelenjar tiroid (-)

Thoraks

:
-

Paru : Inspeksi

: simetris statis dinamis.

Palpasi

: stem fremitus kanan = kiri

Perkusi

: sonor seluruh lapangan paru

Auskultasi

: suara dasar vesikuler, suara tambahan (-)

Jantung : Inspeksi
Palpasi

: ictus cordis tak tampak


: ictus cordis 2 cm medial linea medio clavicularis
sinistra.

Perkusi

: konfigurasi jantung dalam batas normal

Auskultasi

: suara jantung murni, bising (-), gallop (-)

Abdomen : Inspeksi
Auskultasi
Palpasi

: Datar
: bising usus (+) normal
:supel, hepar lien tidak teraba, nyeri tekan (-), tidak

teraba massa di suprapubik


Perkusi
Ekstremitas

: timpani

superior

inferior

Sianosis

-/-

-/-

Akral dingin

-/-

-/-

Edema

-/-

-/-

<2/<2

Capillary refill

<2/<2

Status Urologis
1.

Regio Lumbal
Inspeksi

: cembung (-/-), warna kulit seperti kulit sekitar, tak tampak massa,
bulging (-/-)

Palpasi

:fluktuasi (-/-), nyeri tekan (-/-), massa (-/-),ballotement (-/-)

Perkusi

: nyeri ketok (-/-)

2. Regio Anoperineal
Inspeksi

: kulit perineum : tanda inflamasi (-), lesi (-), benjolan (-), fistula (-),
hemoroid eksterna (-), massa (-).

Rectal toucher : TSA cukup, mukosa licin, ampula recti tidak kolaps, nodul (-),
nyeri tekan (-).
Prostat : Dimeter mediolateral kanan 1,5 cm kiri 1,5 cm, permukaan rata,
konsistensi kenyal, sulcus medianus datar, nodul (-), polus
superior masih dapat diraba, nyeri tekan (-)
Sarung tangan : feses (+), darah (-), lendir (-)
DIAGNOSIS
Gross hematuria DD/ -Ca buli
INITIAL PLAN
IpDx :
S

: -

: USG abdomen, X-foto thorax AP, Darah lengkap, urin rutin, ureum,

creatinin, elektrolit
IpRx

: - Asam tranexamat 3x500 mg


- Paracetamol 3x500 mg

IpMx : Keadaan umum, tanda vital, Produksi Urin per 24 jam, warna urin
IpEx :
- Menerangkan kepada penderita dan keluarga tentang penyakit yang
dialami pasien.
- Menerangkan kepada keluarga mengenai pemeriksaan penunjang yang
dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis.