Anda di halaman 1dari 14

Bagaimana Struktur Sel

Organisma Multiseluler
dan Organisme
Uniseluler?
Ole
h:
Nama
NIS
No.Urut
Kelas

:
:
:
:

Irsyaad Caesar Ramadhan


15791
13
XI MIPA III

Apa perbedaan antara struktur sel hewan,


tumbuhan, dan bakteri?
No. Bagian Sel

Sel Tumbuhan

Sel Hewan

Sel Bakteri

1.

Ukuran sel

Sel tumbuhan lebih


besar dari sel
hewan.

Sel hewan lebih


kecil dari sel
tumbuhan.

Sel bakteri
sangat kecil.

2.

Bentuk Sel

Mempunyai bentuk
sel yang tetap.

Tidak mempunyai
bentuk sel yang
tetap.

Mempunyai
bentuk sel yang
tetap

3.

Dinding Sel

Mempunyai dinding
sel dari selulosa.

Tidak mempunyai
dinding sel.

Mempunyai
dinding sel dari
lopoprotein.

4.

Plastida

Mempunyai plastida

Tidak mempunyai
plastida.

Tidak
mempunyai
plastida.

No.

Bagian sel

Sel Tumbuhan

Sel Hewan

Sel Bakteri

5.

Vakuola

Mempunyai
vakuola atau
rongga sel yang
besar

Tidak mempunyai
vakuola, walaupun
terkadang sel
beberapa hewan
uniseluler memiliki
vakuola (tapi tidak
sebesar yang dimiliki
tumbuhan)

Tidak
mempunyai
vakuola.

6.

Penyimpan
tenaga

Menyimpan tenaga
dalam bentuk
butiran (granul)
pati.

Menyimpan tenaga
dalam bentuk
butiran (granul)
glikogen.

7.

sentrosom

Tidak mempunyai
sentrosom.

Mempunyai
sentrosom.

Tidak
mempunyai
sentrosom.

8.

lisosom

Tidak memiliki
lisosom.

Memiliki lisosom.

9.

nukleus

Nukleus lebih
Nukleus lebih besar
kecil dari vakuola. daripada vesikel.

Tidak memiliki
nukleus dalam
arti sebenarnya

Gambar Sel Hewan

Gambar Sel Tumbuhan

Gambar Sel Bakteri

Berdasarkan strukturnya, sel hewan dan sel


tumbuhan disebut sel eukariotik dan sel
prokariotik?
Sel Prokariotik
Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki
membran inti sel. Maka materi genetik sel
prokariotik tidak dibungkus oleh membran.
Kebanyakan sel prokariotik adalah uniseluler,
walaupun ada pula beberapa yang multiseluler.
Sel prokariotik uniseluler ini mampu membentuk
koloni. Seperti beberapa contoh bakteri.
Sel Eukariotak
Sel eukariotik adalah sel yang memiliki
membran inti sel. Maka, materi genetiknya tidak
tersebar melainkan dibungkus selaput. Jenis-

Organel-organel apa saja yang


menyusun sel eukariotik dan sl
prokariotik?
Organel Sel Prokariotik
Dinding sel
Dinding sel tersusun atas peptidoklan, polisakarida, lemak, dan
protein. Fungsi dinding sel yaitu sebagai pelindung, mengatur
pertukaran zat, dan reproduksi.

Membran plasma
Membran plasma tersusun atas molekul lipid dan protein.
Fungsi membran plasma yaitu sebagai pelindung molekuler sel
terhadap lingkungan di sekitarnya dengan jalan mengatur lalu lintas
molekul dan ion ion dari dalam.

Sitoplasma
Sitomplasma tersusun dari air, protein, lipid, mineral, dan
enzim. Fungsinya untuk mencerna makanan secara ekstraselular
untuk melakukan metabolisme sel.

Mesosom
Mesosom yaitu membran plasma yang melekuk ke dalam

Ribosom
Ribosom merupakan tempat berlangsungnya sintetis protein.
sangat kecil, berdiameter antara 15-20 nm (1 nanometer = 10 -9
meter).

DNA
DNA (Asam Deoksiribonukleat), berfungsi sebagai pembawa
informasi genetika, yaitu sifat sifat yang harus diwariskan kepada
keturunannya.

Asam Ribonukleat
Asam ribonukleat (ribonucleic acid, disingkat RNA)
merupakan persenyawaan hasil transkripsi (hasil cetakan, hasil
kopian) DNA. RNA berfungsi kode kode genetika sesuai pesanan
DNA.

Flagela dan Pili


Beberapa bakteri memiliki flagela yang berfungsi untuk
bergerak dan untuk menempel saat melakukan reproduksi.

Organel Sel
Eukariotik
Membran Sel
Membran sel (selaput plasma) yaitu selaput selektif permeabel,
artinya hanya dapat dilalui oleh molekul-molekul tertentu, seperti glukosa,
asam amino. Gliserol dan berbagai ion.
Sitoplasma
Sitoplasma adalah materi yang mengisi antara inti dan selaput
plasma . Komponen utama penyusun sitoplasma yaitu sitosol (cairan seperti
gel), substansi genetik (simpanan dalam sitoplasma), sitoskeleton, dan
organel organel sel.
Sitoskleton
Sitoskleton atau rangka sel tersusun atas tiga jenis serabut yaitu
mikrofilamen, mikrotubulus, dan filamen intermediar.
Nukleus
Nukleus merupakan organel terbesar di dalam sel. Nukleus
berfungsi sebagai pengatur pembelahan sel, pengendali seluruh kegiatan
sel, dan pembawa informasi genetik.

Retikulum Endoplasma
Retikulum endoplasma merupakan organel yang tersusun
oleh membran yang terbentuk seperti jala dan berfungsi
sebagai salurun penghubung antara nekleus dengan bagian luar
sel.
Badan Golgi
fungsi badan golgi adalah tempat sintesis polisakarida
seperti mukus ,selulosa,hemiselulosa dan pektin sebagai
penyusun dinding sel, membentuk membran plasma,membentuk
kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan
sel seperti protein,glikoprotein,karbohidrat dan lemak.
Lisosom
Lisosom adalah organel yang membentuk agak bulat dan
dibatasi membran tunggal.Lisosom terdapat hampir pada
semua sel eukariotik terutama sel-sel yang bersifat
fagositik.
Badan mikro
Badan mikro adalah organel yang hampir menyerupai
lisosom. Terdapat dua tipe badan mikro yaitu peroksisom dan
glioksisom.

Mitokondria
Mitokondria adalah organel yang berbentuk bulat panjang
dan terdapat pada sel eukariotik. Dalam mitokondria berisi
cairan disebut matriks mitokondria yang kaya akan enzim
pernapasan,DNA,RNA,dan protein.
Kloroplas
Kloroplas adalah tempat berlangsungnya fotosintesis.
Didalam kloroplas terdapat klorofil (pigmen fotosintetik), dan
pigmen lain yang terletak pada membran atau pada bahan dasar
didalam kloroplas.Bahan dasar kloroplas berupa cairan yang
disebut stroma.
Sentriol
Sentriol terletak didekat permukaan luar nukleus.Sentriol
berperan dalam proses pembelahan sel.

Mengapa diperlukan mikroskop elektron


untuk mengamati struktur sel?
Kita pikirkan saja, jika menggunakan mikroskop cahaya
yang perbesarannya hingga 400 kali, hanya mampu melihat
jaringan yang disusun oleh sel-sel. Oleh karena itu diperlukan
mikroskop elektron yang perbesarannya mencapai 2 juta kali
perbesaran sehingga mampu melihat strktur sel serta organel
yang terdapat didalamnya.
Mikroskop elektron adalah sebuah mikroskop yang
mampu untuk melakukan pembesaran objek sampai 2
juta kali, yang menggunakan elektro statik dan elektro
magnetik untuk mengontrol pencahayaan dan tampilan
gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek
serta resolusi yang jauh lebih bagus daripada mikroskop
cahaya. Mikroskop elektron ini menggunakan jauh lebih
banyak energi dan radiasi elektromagnetik yang lebih
pendek dibandingkan mikroskop cahaya.

Mikroskop
Elektron

Mikroskop Elektron terbagi atas dua


jenis:

Mikroskop transmisi elektron (TEM)


Mikroskop transmisi elektron (Transmission electron
microscope-TEM)adalah sebuah mikroskop elektron
yang cara kerjanya mirip dengan cara kerja proyektor
slide, di mana elektron ditembuskan ke dalam obyek
pengamatan dan pengamat mengamati hasil
tembusannya pada layar.
Mikroskop pemindai elektron (SEM)
Mikroskop pemindai elektron (SEM) yang
digunakan untuk studi detail arsitektur
permukaan sel (atau struktur jasad renik lainnya),
dan obyek diamati secara tiga dimensi.