Anda di halaman 1dari 22

PT.

PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

13. ALAT PELINDUNG DIRI

13.1. PENDAHULUAN
Lingkungan kerja industri dapat memberikan banyak bahaya keselamatan
kerja, maka dilakukan berbagai upaya untuk menghilangkan berbagai
bahaya tersebut dengan mengubah cara kerja dan melakukan modifikasi
mesin.
Untuk bahaya yang tidak dapat dihilangkan, sudah seharusnya alat
pelindung diri yang telah diseleksi digunakan.
Alat perlindungan diri yang sudah diseleksi tersebut digunakan dengan baik.
Untuk tujuan ini, adalah sangat penting untuk memilih peralatan pelindung
diri yang tidak hanya baik tetapi juga harus nyaman digunakan dan mudah
dipakai bergerak serta mudah pemeliharaannya. Alat proteksi yang kurang
pas dipakai memberikan rasa aman palsu bagi pekerja. Hal tersebut sangat
berbahaya dan harus dihindari.
Penggunaan alat pelindung sangat diperlukan dalam melaksanakan suatu
pekerjaan yang mempunyai risiko kecelakaan, maka penggunaan secara
rutin dan benar menjadi sangat penting, karena kita tidak tahu kapan
kecelakaan akan terjadi.
Hanya dengan menggunakan alat pelindung diri secara teratur dapat
mengurangi secara efektif paparan terhadap kondisi bahaya dan melindungi
pekerja dalam jangka waktu yang lama.
Apabila alat pelindung diri yang terbaik pun tidak dapat melindungi pekerja
dari bahaya di lingkungan kerja kecuali bila digunakan dengan sempurna.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

219

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Kecelakaan di lingkungan kerja tidak setiap hari menyebabkan kematian,


cedera atau penyakit akibat kerja. Maka hal tersebut dapat memberikan
kepada pekerja salah pengertian bahwa alat pelindung diri tidak diperlukan.
Untuk

itu

usaha

khusus

sangat

penting

dilakukan

agar

mereka

menggunakan alat pelindung setiap hari.


Alat pelindung diri yang memberikan proteksi untuk bagian tertentu dari
tubuh (misalnya proteksi tangan, proteksi saluran pernapasan) ada berbagai
jenis. Setiap jenis alat perlindungan diri dirancang untuk melindungi
terhadap jenis bahaya tertentu.
Maka sangatlah penting menyesuaikan alat pelindung diri terhadap setiap
jenis bahaya yang dapat terjadi di tempat kerja.
Menandai daerah di mana pekerja wajib menggunakan alat pelindung diri
akan membantu menciptakan kebiasaan penggunaannya. Menandai daerah
dimaksud akan menghilangkan keraguan pekerja kapan alat pelindung diri
harus digunakan dan kapan tidak.
Penandaan dengan jelas pada daerah dimana alat pelindung diri harus
digunakan ditekankan pada perlunya penggunaan pelindung diri. Tandatanda ini akan memudahkan pengawasan dan pekerja untuk selalu
mempraktekkannya tanpa ragu.
Keefektifan setiap alat pelindung diri akan dapat berkurang karena waktu
dan seringnya penggunaan. Maka pemeliharaan yang baik sangat penting
untuk penggunaan alat pelindung diri secara rutin.
Alat pelindung yang bersih dan terpelihara baik akan meningkatkan minat
pekerja untuk pemakaiannya secara rutin, dengan dernikian pembersihan
peralatan harus sudah termasuk dalam program pemeliharaan / alat
pelindung diri.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

220

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Dengan instruksi sederhana saja kepada pekerja. untuk membersihkan dan


memeiihara alat pelindung mereka adalah tidak cukup. Maka berilah
dukungan yang baik dan terencana sehingga mereka dapat dengan mudah
bekerjasama dalam membersihkan dan memelihara alat pelindung mereka
sendiri.
Apabila alat perlindungan diri dapat diterima oleh pekerja maka alat tersebut
akan digunakan secara rutin dan dapat dipastikan mengurangi kecelakaan
dan cidera.
Alat perlindungan yang dapat diterima akan mengurangi ketegangan dan
masalah ketenagakerjaan di tempat kerja.
Dalam hal ini ada beberapa persyaratan alat pelindung diri yang dapat
diterima, dengan demikian upayakan sebaik-baiknya untuk menjamin agar
peralatan yang diinvestasikan digunakan dengan baik.
Manajemen yang baik adalah kunci bagi program berkelanjutan untuk setiap
alat pelindung diri. Hal ini harus termasuk pula dalam kebijakan
penyimpanan yang baik.
Penggunaan dan pemeliharaan alat pelindung diri yang baik perlu didukung
dengan penyediaan tempat penyimpanan untuk setiap jenis peralatan.
Pekerja merasa bertanggung jawab terhadap penggunaan alat pelindung
yang diperlukan apabila penyimpanan alat pelindung di tempat yang tepat
setelah digunakan.
Kondisi tempat kerja bangunan paling banyak terjadi kasus walaupun telah
dilakukan usaha pencegahan dan penilaian pada rencana proyek dan
rencana kerja. Alat pelindung diri tertentu diperlukan untuk menghindari
sumber bahaya langsung terhadap tenaga kerja. Namun pengunaan alat
pelindung diri pun tidak menjamin tidak adanya kecelakaan dan bila
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

221

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

mungkin lebih baik mengurangi sumber bahaya dari pada sekedar


menyediakan alat pelindung diri.
Beberapa hal yang membuat pekerja tidak memakai alat pelindung diri
antara lain :

Pemakaian alat peindung diri mungkin mengganggu pekerjaan dan


menurunkan prestasi kerja;

Perlu pengawasan ketat untuk pemakaian alat pelindung diri;

Alat pelindung diri merupakan beban biaya.

Untuk

itu

diperlukan

pemasangan,

training,

prosedur

dalam

pemakaian,

penyimpanan,
pengawasan,

pengadaan,
pemeliharaan,

pembersihan dan penggantian bila digunakan alat pelindung diri untuk


melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja.
Adalah lebih aman dan lebih murah mengurangi/mengeliminasi sumber
bahaya dari pada menyediakan alat pelindung diri.

13.2. ALAT PERLINDUNGAN DIRI


Dalam mencegah tenaga kerja dari bahaya di tempat kerja, diperlukan suatu
pengendalian ataupun pengawasan sistem kerja maupun alat produksinya.
Ada 3 hal pokok yang harus diperhatikan ;

Pengendalian sistem peralatan/mesin paling baik dalam mencegah


bahaya adalah mesin yang dirancang tidak akan mengganggu
tenaga kerja dan lingkungannya. Setidaknya mengurangi bahan
beracun, atau memasang pelindung mesin dan memakai ventilasi
yang baik.

Pengendalian sistem administrasi perlu diatur suatu sistem kerja,


waktu kerja yang baik. Mengurangi jumlah tenaga kerja ditempat

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

222

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

kerja yang berbahaya, termasuk pula perlunya pelatihan.

Menyediakan alat pelindung diri. Apabila kedua hal tersebut diatas


belum dapat mengurangi bahaya, maka

alat pelindung diri harus

dipergunakan.
Untuk menetapkan alat pelindung diri yang dibutuhkan tenaga kerja,
diperlukan beberapa pertimbangan ;

Memeriksa bahan dan proses produksi harus diketahui sistem


pemesinan serta bahan yang dibutuhkan maupun hasil sampingan
dari proses produksi terutama bahan kimia dan gas.

Perlu diketahui angka kesakitan tenaga kerja, maupun kecelakaan


yang terjadi.

Mempelajari pengalaman pada industri lain yang lebih maju maupun


yang telah mengalami kecelakaan.

Selalu mengikuti perkembangan teknologi.

Mengikuti standar yang baku.

Pimpinan perusahaan adalah yang bertanggung jawab dalam penyediaan


dan efektifitas penggunaan alat pelindung diri ditempat kerja.
Dalam hal ini perlu adanya tanggung jawab dan keterlibatan pimpinan
dalam pelaksanaan program alat pelindung diri sehingga perlu adanya
rencana kerja yang tertulis untuk menyediakan alat pelindung diri, perlu pula
adanya pendidikan bagi tenaga kerja dalam hal APD.
Kemudian meningkatkan kesadaran dalam penggunaan alat pelindung diri,
sehingga tenaga kerja memakainya dengan taat dan sadar akan kesehatan
dirinya. Kebijaksanaan dan tata cara penggunaan alat keselamatan kerja
harus jelas dan terbuka bagi semua tenaga kerja.

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

223

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Ada dua kategori utama alat pelindung diri


Alat pelindung diri yang lazim digunakan:

Pelindung kepala - helm;

Pelindung kaki - sepatu atau boot pengaman;

Pelindung kulit - baju kerja yang cocok.

Alat pelindung diri untuk pekerjaan atau tugas khusus yang harus
dikerjakan :

Pelindung tangan - sarung tangan;

Untuk paru-paru - respirator;

Untuk mata - pelindung mata/kaca mata;

Menahan jatuh - pakaian keselamatan / belt pengtkat;

Menahan kebisingan - pelindung telinga.

a. Pelindung Kepala
Benda-benda yang jatuh, beban di tempat ketinggian, dan benda di
berbagai tempat dan arah ada di mana-mana pada pekerjan bangunan.
Alat yang kecil atau baut jatuh dari ketinggian 10 atau 20 meter dapat
menyebabkan luka serius atau apabila jika terkena kepala tanpa
pelindung. Kecelakaan pada kepala sering terjadi ketika naik dari suatu
tempat ke tempat yang lebih tinggi.
Helm pengaman sangat efektif melindungi kepala untuk manahan
bahaya-bahaya tersebut dan anda harus memakainya walaupun anda
tidak berada di tempat kerja dan khususnya jika anda berada dalam
daerah dimana sedang berlangsung pekerjaan pada ketinggian. Daerah
ini dikategorikan sebagai daerah helm (hard hat areas) yang secara
jelas ditulis dan dipasang pada pintu masuk dan tempat yang strategis.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

224

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Ketentuan ini berlaku bagi para manager, supervisor dan tamu /


pengunjung. Hanya helm yang sudah diuji oleh Standard Nasional atau
International boleh digunakan secara benar untuk menghindari lepas
helmnya tersebut.
Helm melindungi anda hanya jika anda memakainya.
b. Pelindung Kaki
Banyak cidera kaki akibat tertusuk paku akibat benda yang jatuh tidak
dicabut pakunya atau dipindahkan atau dihancurkan. Apabila hal ini
dilakukan akan sangat mengurangi kecelakaan dan membatasi
pemakaian sepatu pengaman. Type sepatu pengaman atau bot
pengaman yang digunakan tergantung dari jenis pekerjaan. Semua
sepatu pengaman, bagian solnya harus keras dan bagian ujung atasnya
mempunyai lapisan pelindung besi.
Banyak jenis pengaman yang sering digunakan :

Ringan, sepatu pengaman dengan sol/atas yang lebih rendah/tipis


untuk memanjat;

Sepatu pengaman biasa untuk pekerjaan berat;

Sepatu pengaman karet atau plastik yang digunakan untuk


melindungi terhadap cairan kimia korosif, bahan-bahan kimia dan
air.

c. Pelindung Tangan
Cidera tangan adalah hal biasa terjadi dan kemungkinan menyebabkan
beberapa cacat, maka cegahlah agar tidak terjadi pada setiap pekerjaan
anda. Tangan sangat sering terluka dan dalam pekerjaan bangunan
lebih banyak kejadian kecelakaan pada pergelangan tangan ke bawah
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

225

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

dari pada bagian tubuh lainnya. Luka terbuka, tergores, pecah/retak,


keseleo, kejang, amputasi dan terbakar pada bagian ini lebih sering
terjadi. Banyak cara pencegahan dengan teknik sederhana dalam
penggunaan peralatan pada pekerjaan dengan memakai pelindung
tangan yang cocok seperti sarung tangan dan kaos tangan.
Diantaranya pekerjaan yang biasanya berbahaya dimana diperlukan
pelindung tangan adalah:

Bekerja kontak dengan benda keras, tajam atau permukaan


bergerigi;

Kontak dengan pancaran panas,

luka korosif,

atau bahan

beracun seperti aspal dan damar;

Bekerja dengan mesin getaran seperti bor pneumatik dimana


bantalan turut bergetar;

Pekerjaan listrik pada keadaan lembab dan dingin.

d. Perlindungan Pernapasan
Pada pekerjaan bangunan terdapat pekerjaan tertentu dimana terdapat
debu berbahaya, kabut atau gas yang timbul seperti:

Industri kimia, gas, debu dan Iain-Iain;

Pengamplasan;

Penutupan bangunan dengan bahan isolasi yang mengandung


asbes;

Pengelasan atau pemotongan bahan dengan pemanasan yang


mengandung bahan seng, timah atau cadmium;

Cat semprot;

Pemecah batu.

Respirator yang baik


Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

226

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Apabila terdapat bahan beracun yang kadarnya berbahaya di udara


terbuka pakailah respirator. Pemakaian jenis respirator yang baik
tergantung pada sumber bahaya dan kondisi pekerjaan yang ada, dan
anda memerlukan latihan dalam penggunaan, pembersihan dan
pemeliharaannya. Penjelasan bagi pemakaian respirator dan filter harus
diberikan oleh petugas keselamatan dan kesehatan kerja yang
berwenang.
Masker sederhana adalah tipe kertas. Ingat jenis ini hanya efektif untuk
gangguan debu.
Ada 3 jenis masker muka (hidung dan mulut) dengan filter, yaitu :

Untuk melindungi dari partikel udara misalnya masker untuk debu


dari batu dengan filter terpasang dalam cartridge (catatan : filter
ini mempunyai waktu pakai khusus dan harus diganti jika perlu);

Untuk

melindungi

dari

gas

atau

asap,

misalnya

ketika

menggunakan cat yang mengandung larutan, filter masker ini


mengandung karbon aktif;

Masker dengan kombinasi filter debu dan gas. Cartridge harus


diganti secara rutin.

Masker penutup seluruh muka dapat dipasang filter yang sama seperti
masker hidung dan mulut dan dapat melindungi juga mata dan muka.
Alat pernapasan buatan dengan bentuk masker penutup muka dan
tekanan udara tertentu, selalu memberikan perlindungan dan harus
digunakan bila di tempat kerja tidak tersedia udara atau oksigen yang
cukup. Udara disediakan dari kompresor melalui filter, atau tabung
udara/oksigen. Dalam cuaca panas, masker jenis ini sangat cocok
karena terpasang ketat sekitar muka dan udara dari tabung berfungsi
sebagai pendingin. Pekerja yang memakai masker ini harus dilatih dan
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

227

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

menurut petunjuk dari pabrik.


e. Pelindung Mata
Dalam pekerjaan konstruksi bangunan terdapat banyak situasi dan
pekerjaan dimana dapat terjadi cidera mata yang disebabkan oleh
bahan yang beterbangan, debu dan radiasi. Sebagian besar cidera
mata yang terjadi pada tempat kerja konstruksi bangunan diakibatkan
berlangsungnya pekerjaan sebagai berikut:

Pemecahan, pemotongan, pembentukan atau pemasangan batu,


pekerjaan batu bata dan pengecoran dengan mengunakan
tangan atau alat kerja;

Penghalusan cat atau pembersihan permukaan akibat karat;

Pemotongan paku keling dan baut;

Penggerindaan dengan mesin gerinda dalam keadaan kering;

Pengelasan dan pemotongan besi.

Dalam beberapa proses konstruksi kemungkinan dapat tejadi risiko


tambahan antara lain kebocoran atau cipratan panas atau cairan
korosif.
Beberapa sumber bahaya ini dapat dikendalikan dengan alat pengaman
mesin yang baik, ventilasi atau rencana kerja yang baik. Tetapi dalam
banyak kasus bahaya, misalnya pemotongan atau pembentukan batu,
pelindung mata adalah satu-satunya jalan pemecahannya. Kadangkadang pekerja mengetahui bahaya yang mengancam mata mereka,
tetapi tidak mau memakai pelindung mata.
Hal ini dikarenakan pemilihan jenis yang dipakai tidak cocok atau
merintangi pandangan, lagi pula pelindung mata pada pekerjaan
bangunan tidak segera tersedia bila diperlukan.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

228

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

90% cidera mata dapat dicegah dengan pemakaian pelindung mata.


f. Pakaian Pengaman
Sebagian besar kecelakaan fatal dalam industri konstruksi berkaitan /
disebabkan jatuh dari ketinggian. Bilamana upaya pemecahan tidak
praktis seperti pemasangan landasan kerja atau jaringan keselamatan,
pemakaian pakaian pengaman mungkin satu-satunya jalan untuk
mencegah cidera berat atau mati.
Contoh situasi dimana digunakan pakaian pengaman termasuk :

Pekerjaan

pemeliharaan

pada

struktur

seperti

jembatan-

jembatan;

Pekerjaan dalam ruang tertutup seperti gudang bawah tanah


dimana terdapat bahaya asap, gas atau bahan berbahaya
lainnya.

Pekerjaan industri kapal besar.

Banyak jenis sabuk pengaman dan pakaian/tali pengaman yang


tersedia. Pabrik pembuat atau agen harus dapat memberikan
keterangan tentang jenis yang cocok dan petunjuk penggunaan serta
pemeliharaan. Pakaian dengan tali pengaman yang lengkap lebih
disukai dari pada sabuk pengaman saja.
Tali pengaman dan tali pengikat tubuh harus :

Mempunyai batas minimum jatuh bagi pemakai tidak lebih dari 2


meter, untuk perlengkapannya;

Cukup kuat menahan berat pemakai;

Tersambung / terpasang pada dudukan yang kuat melalui titik


kait, jangkar di atas tempat kerja pemakai.

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

229

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

13.3. PENERAPAN, PEMELIHARAAN DAN PENGAWASAN


a. Menyediakan alat pelindung diri yang dapat memberi perlindungan
yang memadai.
Hindari penggunaan alat perlindungan diri yang dapat memberikan rasa
aman palsu bagi pemakainya. Konsultasikan pada pabrik pembuatnya
dalam pemilihan dan penggunaan alat perlindungan diri secara tepat
dan benar.
Bila alat pelindung diri digunakan untuk melindungi diri terhadap bahan
kimia berbahaya, maka penting sekali mengidentifikasi bahan kimia
tersebut.
Meskipun secara umum sarung tangan dianggap dapat melindungi
tangan, tetapi tidak berarti bahwa sarung tangan itu dapat memberikan
perlindungan terhadap semua jenis bahan kimia. Sebagai contoh,
sarung tangan yang digunakan untuk melindungi kalium hidrogen sulfida
(caustic) mungkin tidak sesuai untuk melindungi terhadap pelarut lain.
Tidak ada respirator yang dapat melindungi pekerja terhadap semua zat
kimia. Sebagai contoh, respirator pembersih udara (air purifying
respirator) yang dirancang untuk memisahkan hidrogen sulfida dari
udara sangat tidak bermanfaat untuk memisahkan karbon monoksida.
Pekerja yang menggunakan respirator jenis ini untuk bekerja di daerah
yang berisi karbon monoksida akan memperoleh rasa aman yang palsu.
Pada situasi di mana oksigen sangat terbatas (didalam ruang tertutup)
penggunaan respirator jenis filter sangat berbahaya. Unit pemasok
udara pernafasan bagi pekerja merupakan bagian yang sangat penting
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

230

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

dari alat perlindungan pekerja.

Hal yang perlu dikerjakan :

Identifikasi jenis bahaya di setiap tempat kerja

Konsultasi dengan pabrik pembuat alat perlindungan diri untuk


memastikan bahwa anda telah mempunyai alat yang tepat untuk
melindungi terhadap suatu jenis bahaya di tempat kerja. Tunjuk
satu orang atau sebuah tim yang bertanggung jawab untuk
menyeleksi alat perlindungan diri dan siapkan pelatihan yang
memadai.

Sediakan alat pelindung diri secukupnya di setiap tempat kerja


yang membutuhkannya.

Periksa secara berkala penggunaan alat pelindung diri yang


benar.

b. Memilih alat perlindungan diri yang pas dan baik, dan mudah
dipelihara, untuk digunakan apabila resiko pemaparan tidak dapat
dihilangkan dengan cara lain.
Dalam memilih alat pelindung diri, kenyamanan dan mobilitas pekerja
serta pemeliharaan yang mudah harus menjadi pertimbangan utama.
Cara terbaik untuk memilih alat perlindungan diri yang baik adalah
dengan menghubungi pabrik pembuatnya. Cari penjelasan yang
lengkap tentang bagaimana memilih alat yang dapat diterima oleh
pekerja, mudah dipelihara, dan dengan biaya relatif rendah.
Adalah sangat penting untuk menjelaskan kepada pabrik pembuat alat
pelindung diri tentang jenis bahaya yang dihadapi di tempat kerja anda.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

231

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Minta

kepada

pabrik

atau

Alat Pelindung Diri

perwakilannya

untuk

memberikan

demonstrasi di tempat kerja anda atau untuk menyediakan contoh


sebelum barang dibeli.
Bandingkan biaya yang harus dikeluarkan dengan tingkat efektifitas
penggunaannya.
Berikan prioritas yang tinggi terhadap kenyamanan pekerja dan
kemudahan pemeliharaan alat dalam proses seleksi. Ini penting untuk
tempat kerja yang panas di mana panas yang terakumulasi dan keringat
membuat penggunaan alat keselamatan kerja manjadi kurang nyaman
dan sulit.
Hal yang perlu diingat :

Ketidak nyamanan penggunaan alat pelindung diri sering


berkombinasi dengan tekanan panas (heat stress). Maka berilah
perhatian dalam mencegah tekanan panas.

Pekerja menolak menggunakan alat pelindung diri dikarenakan


mereka merasa tidak nyaman.

c. Memastikan pemakaian rutin alat pelindung diri dilakukan sesuai


dengan instruksi yang benar dan melalui masa percobaan dan
pelatihan.
Penggunaan alat perlindungan diri secara rutin hanya diperoleh bila
memang diwajibkan, selalu dipakai setiap waktu dan telah diperiksa
secara teratur.
Alat pelindung memberikan kerja tambahan sehingga perlu pelatihan
dan percobanaan pemakaian alat pelindung agar penggunaannya
benar.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

232

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Untuk perlindungan saluran pernafasan, diharuskan untuk memberitahu


para pekerja mengenai jenis peralatan dan filter apa yang seharusnya
digunakan untuk perlindungan mereka.
Hal yang perlu dikerjakan :

Informasikan kepada setiap pekerja periunya pemakaian alat


pelindung diri, baik secara lisan maupun tertulis, tentang ;

Mengapa diperlukan penggunaan alat pelindung diri

Bila dan dimana alat pelindung diri harus digunakan.

Bagaimana alat tersebut digunakan

Bagaimana memelihara peralatan pelindung diri.

Latih pekerja dengan baik tentang cara mengggunakan dan


memelihara alat pelindung diri.

Timbulkan minat pekerja untuk menggunakan alat pelindung diri


dalam masa percobaaan dan adaptasi dengan alat. Perlu selalu
diingat bahwa pemakai memerlukan waktu untuk beradaptasi
dalam memakai alat pelindung, dan selama waktu pecobaan di
bawah pengawasan, sekurangnya beberapa minggu.

Awasi dan periksa secara teratur penggunaan dan pemeliharaan


alat pelindung.

Sediakan suku cadang dan fasilitas pemeliharaan di tempat kerja


untuk penggantian bagian yang rusak secara cepat.

d. Memastikan semua orang menggunakan alat pelindung diri apabila


dibutuhkan untuk bekerja.
Yakinkan pekerja untuk menggunakan alat pelindung diri secara baik
sepanjang waktu kerja bila memang diperlukan. Hal itu memerlukan
manajemen yang konsisten.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

233

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Baik manajer maupun pekerja harus melakukan identifikasi bahaya dan


situasi di tempat kerja di mana alat pelindung diri diwajibkan.
Meyakinkan pekerja agar menggunakan alat pelindung sangat penting
antara lain dengan menyediakan jenis alat pelindung diri yang tepat.
Tim pemeriksa keselamatan kerja harus terdiri atas perwakilan pekerja
dan manajemen.
Pastikan bahwa tim pemeriksa keselamatan kerja segera melakukan
koreksi dan membuat catatan tertulis terhadap kondisi yang tidak aman.
Berhati-hatilah bahwa pekerja dapat membangun rasa aman yang salah
dalam bekerja. Yakinkan bahwa mereka tidak melakukan kebiasaan
kerja yang buruk dengan menggantungkan diri pada alat pelindung saja.
Hal yang perlu dikerjakan ;

Latin pekerja agar memahami bahaya di lingkungan kerja.

Jelaskan kepada pekerja bagaimana alat pelindung diri dapat


melindungi mereka terhadap bahaya dan bagaimana peralatan
tersebut dapat gagal melindungi mereka bila tidak digunakan
dengan baik.

Ingatkan pekerja tentang resiko yang akan mereka terima bila


mereka tidak menggunakan alat pelindung diri.

Tumbuhkan minat untuk menggunakan alat pelindung secara


benar,

bila

perlu

ambil

tindakan

disiplin

bila

mereka

melalaikannya.

Bentuk tim pemeriksa keselamatan kerja untuk patroli secara


rutin melalui berbagai tempat kerja yang berbeda, dan identifikasi
kondisi yang tidak aman, termasuk situasi di mana alat pelindung

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

234

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

diri yang dibutuhkan tidak digunakan.

e. Memberikan tanda yang jelas di tempat kerja yang wajib


menggunakan alat pelindung diri.
Pemberian tanda yang jelas pada daerah yang membutuhkan
penggunaan alat pelindung diri akan membantu mengingatkan para
pekerja dalam menggunakan alat pelindung dirinya selama bekerja.
Pastikan bahwa alat pelindung diri yang dibutuhkan di tempat kerja
tersedia di daerah tersebut.
Apabila suatu peralatan kerja memerlukan penggunaan alat pelindung
diri, maka usahakan memasang tanda pada alat tersebut (misalnya
"Diperlukan Alat Pelindung Mata" pada mesin gerinda).
Pabrik pembuat alat pelindung diri merupakan sumber terbaik untuk
mendapatkan keterangan dari tanda-tanda tersebut.
Hal yang perlu dikerjakan :

Identifikasi daerah tempat kerja yang membutuhkan alat


pelindung diri, guna melindungi pekerja dari bahaya yang
spesifik.

Sediakan jenis alat pelindung diri yang dirancang untuk


melindungi bahaya di tempat kerja tersebut dan tersedia bagi
seluruh pekerja yang membutuhkan.

Pada setiap tempat kerja, pasang tanda dengan gambar yang


menjelaskan jenis alat pelindung diri yang diperlukan di daerah
tersebut.

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

235

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

Awasi dan periksa penggunaan alat pelindung diri yang benar


disetiap

jenis

tempat

kerja

yang

ditetapkan.

Lakukan

pemeriksaan secara teratur di lokasi ini oleh tim pemeriksa


keselamatan kerja.
f. Memberikan dukungan untuk pembersihan dan pemeliharaan alat
pelindung diri secara rutin.
Pembersihan dan pemeliharaan alat pelindung diri membutuhkan
program pemeliharaan yang baik. Bentuk sekelompok orang yang
bertanggung jawab untuk menangani program ini.
Bila filter respirator harus diganti secara teratur, bantu pekerja dengan
menyediakan cadangan filter yang cukup di tempat yang telah
ditetapkan. Pemeriksaan secara teratur harus dilakukan oleh orang
yang bertanggung jawab terhadap program pemeliharaan alat pelindung
diri.
Setiap pekerja harus menggunakan alat pelindung yang sesuai
ukurannya. Pastikan ukuran tersebut tersedia bila penggantian atau
perbaikan sedang dilakukan.
Hal yang perlu dikerjakan :

Bentuk sekelompok orang yang bertanggung jawab terhadap


pemeliharaan

alat

pelindung

diri.

Tetapkan

program

pemeliharaan yang baik dengan berkonsultasi kepada mereka


mengenai kepentingan pekerja.

Identifikasi bagaimana setiap jenis alat pelindung harus disimpan,


dibersihkan dan dipelihara secara teratur. Usahakan agar hal
tersebut dapat diketahui oleh seluruh pekerja yang memakai alat
pelindung tersebut.

Berikan dukungan untuk pembersihan (misalnya sediakan tempat

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

236

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

pencuci atau fasilitas pembersihan yang baik, atau jika perlu


berikan bantuan dalam membersihkan pakaian kerja, dan IainIain)

Berikan dukungan dalam pemeliharaan dan reparasi (misalnya


buat ketentuan yang jelas kepada siapa pekerja harus bertanya
mengenai masalah yang dihadapi).

Pastikan semua suku cadang selalu tersedia setiap saat.

g. Memastikan bahwa alat pelindung diri dapat diterima oleh pekerja


Alat pelindung diri yang dapat diterima oleh pekerja akan digunakan
dengan sukarela dan secara rutin.
Pertimbangkan keinginan pekerja yang berkaitan dengan warna,
bentuk, bahan, dan rancangan dari alat pelindung.
Upaya adaptasi sebelum alat pelindung diri digunakan secara rutin akan
sangat membantu meyakinkan pekerja bahwa peralatan memang
diperlukan dan dapat diterima.
Hal yang perlu diingat:

Lengkapi setiap pekerja tidak hanya dengan alat pelindung diri


yang baik tetapi juga jenis yang tepat dan nyaman dipakai.
Terlalu ketat atau longgar, misalnya, tidak akan melindungi
pekerja secara efektif dan menyebabkan ketidaknyamanan
sehingga pemakai kurang berminat menggunakan secara teratur.

Lengkapi pemakai alat pelindung diri dengan informasi yang


cukup tentang faktor resiko di tempat kerja dan manfaat
peralatan untuk melindungi diri.

Pastikan bahwa setiap orang (pengawas, pekerja, pengunjung,


dan Iain-Iain). Menggunakan peralatan pelindung diri yang

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

237

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

ditetapkan apabila diwajibkan.

Pilih selalu alat pelindung diri yang nyaman, misalnya peralatan


yang ringan dengan ventilasi yang baik, dan dapat memberikan
perlindungan maksimal.

h. Menyediakan

tempat

yang

memadai

bagi

menyimpan

alat

pelindung diri.
Penyediaan tempat penyimpanan untuk setiap jenis alat merupakan
bagian yang penting dari program perusahaan dalam pemakaian alat
pelindung yang efektif. Ini menunjukkan komitmen manajemen dan
pekerja yang bersangkutan.
Penetapan tempat penyimpanan yang terbaik untuk alat pelindung diri
pertama-tama adalah dengan menerapkan program yang baik untuk
pemilihan, penggunaan, pemeliharaan, perbaikan dan peninjauan ulang
peralatan pelindung diri.
Pastikan bahwa tempat penyimpanan harus tetap agar mudah
memberikan instruksi yang jelas tentang penggunaan dan pemeliharaan
alat pelindung diri dan beri tahu pekerja pada proses dan daerah di
mana peralatan ini diwajibkan, misalnya dengan cara memasang
pengumuman.
Hal yang perlu dikerjakan :

Periksa nomor, ukuran, dan kualitas semua alat pelindung diri


yang diperlukan dan tetapkan kebijakan dimana dan bagaimana
cara menyimpan setiap alat pelindung diri.

Dalam berkonsultasi dengan pemakai, arahkan mereka untuk


menyimpannya dalam tempat yang ditetapkandan sesuai untuk
setiap jenis alat pelindung. Pastikan bahwa alat pelindung
tersebut mudah ditemukan dan inventarisasi.

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

238

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Alat Pelindung Diri

LAMPIRAN

LEMBARAN KERJA
ALAT PELINDUNG DIRI

NO

PERTANYAAN

Adakah pemeriksaan tempat kerja


yang berbahaya

Adakah pemeriksaan bahan dan


produksi yang dapat membahayakan
tenaga kerja

Adakah data kecelakaan ditempat


kerja

Apakah ada peraturan tertulis tentang


Alat Pelindung Diri

Apakah kecelakaan yang terjadi selalu


dicatat dan dievaluasi

Sudahkah tenaga kerja memakai APD


secara benar

Adakah pelatihan tentang penggunaan


APD

Apakah mengetahui bahwa APD


mempunyai Spesifikasi dan masa
berlakunya

Apakah penyimpanan dan perawatan


APD sudah dilakukan dengan baik

10

Adakah keterlibatan pimpinan dalam


penggunaan APD

YA

TIDAK

KETERANGAN

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

239

PT. PLN (Persero)


PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

11

Alat Pelindung Diri

Sudahkah memberikan perhatian dan


simpati pada tenaga kerja dalam hal
penggunaan APD

Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan

240