Anda di halaman 1dari 3

Bak Pemisah Lemak (Grease Trap)

Deskripsi & prinsip kerja


Grease Trap / Penyaring Minyak adalah perangkat yang dirancang untuk mencegat
minyak sebelum memasuki sistem pembuangan air limbah. Alat ini membantu untuk
memisahkan minyak dari air, sehingga minyak / lemak tidak menggumpal dan mengeras di
pipa pembuangan. Lemak pada limbah cair terdiri dalam berbagai bentuk material, seperti
lemak, malam/lilin, fatic-acid, sabun, mineral-oil, dan materi non volatile lainnya. Lemak
merupakan senyawa yang seharusnya dapat diuraikan oleh mikroorganisme, namun untuk
menaikkan efisiensi pengolahan limbah secara biologis lemak dapat disisihkan dengan proses
fisik terlebih dahulu mengingat karakter fisik lemak memiliki berat jenis yang ringan. Prinsip
pemisahan grease trap ini memanfaatkan sifat natural lemak/minyak yang memiliki berat
jenis yang lebih ringan dari pada air, sehingga cenderung mengapung/berada di permukan.
Prinsip penyisihan lemak melalui grease trap dapat ditunjukan dalam gambar berikut ini.

Gambar. Prinsip kerja grease trap


Keterangan:
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

Air masuk melalui inlet


Minyak akan terangkat karena masa jenis minyak lebih ringan daripada air
Lumpur akan mengendap dan di tahan di penyaring (3)
Air keluar melalui pipa oultet
Pipa outlet sengaja dibuat panjang kebawah untuk mengambil air bersih tanpa
campuran minyak

Jenis grease trap


1. Grease trap pasif
Yaitu titik perangkat sederhana yang digunakan di bawah kompartemen bak cuci
dalam dapur. Grease trap ini membatasi aliran dan menghapus 85-90% dari lemak dan
minyak yang masuk. Makanan padat bersama dengan lemak, minyak, dan gemuk
akan terjebak dan disimpan dalam perangkat ini.

2. Grease trap tangki in ground


Grease trap jenis ini berukuran besar, biasanya 500-2000 galon. Unit-unit ini
dibangun dari beton, fiberglass, atau baja. Dengan sifat ukuran lebih besar, perangkat
ini memiliki kapasitas penyimpanan lemak dan limbah padat yang lebih besar untuk
aplikasi aliran limbah yang tinggi seperti pada restoran atau rumah sakit. Trap ini
biasa disebut pencegat gravitasi (gravity interceptors). Pencegat / trap memerlukan
waktu retensi dari 30 menit untuk memungkinkan lemak, minyak, gemuk dan limbah
padat makanan untuk menetap di tangki. Semakin banyak limbah masuk ke tangki
maka begitu pula air yang bebas lemak didorong keluar dari tangki.

3. Grease trap sistem GRD (Grease Recovery Devices / Perangkat Pemulihan Lemak)
Grease trap jenis ini menghapus lemak / minyak permukaan secara otomatis ketika
terjebak

Kriteria desain
Kriteria perencanaan unit pemisah lemak dan lemak ini mengacu pada bak pemisah lemak
sederhana yang terdapat pada Pergub Provins DKI Jakarta No. 122 Tahun 2005 sebagai
berikut:
1) Waktu tinggal: 30-60 menit
2) Minimal terdiri dari dua ruang
3) Dipasangkan sebelum instalasi pengolahan air limbah
4) Untuk IPAL kapasitas 6m3 atau setara 25 orang atau lebih

Gambar. Kriteria desain grease trap


(sumber: Pergub Provins DKI Jakarta No. 122 Tahun 2005)