Anda di halaman 1dari 8

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

1 of 8

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

handia fahrurrozi
Berbagi untuk sesama

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP


dengan IFRS
Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana yang diadopsi
dalam buku ajar di kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan USGAAP. Sejalan
dengan konvergensi International Financial Reporting Standar (IFRS) kedalam Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK), mau tidak mau kita harus merubah mindset kita mengikuti kerangka
konseptual IFRS tersebut.
Perbedaan GAAP dengan IFRS (h p://www.ojimori.com/2011/10/05/perbedaan-gaap-dengan-ifrs/)
US GAAP menggunakan prinsip laba/rugi yang konservatif sedangkan IFRS menggunakan
prinsip laba rugi yang komprehensif
Berdasarkan laporan laba rugi US GAAP, terdapat perbedaan antara penghasilan terealisasi dari
transaksi dan biaya histories yang terjadi dalam periode waktu, dengan prinsip akrual, prinsip
realisasi dan prinsip penandingan yang sudah diakui oleh banyak studi empiris.
Namun dengan perkembangan ekonomi, bermunculannya perusahaan perusahaan multinasional,
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat prinsip-prinsip dalam US GAAP terlalu
konservatif untuk mengevaluasi suatu operasi perusahaan dan biaya histories sudah tidak dapat
menggambarkan keadaan asset suatu perusahaan sebenarnya.
Oleh karena itu muncul solusi baru untuk mengikuti perkembangan berbagai hal yang menuntut
arus informasi yang berkualitas berupa konsep laba rugi komprehensif yang dapat menjawab semua
pertanyaan tersebut.
Dengan berkembangnya perekonomia, ilmu dan teknologi, serta perkembangan kebutuhan informasi
bagi stakeholder perusahaan maka laporan laba/rugi yang sudah diakui secara general dirasa kurang
relevan untuk memenuhi arus informasi keuangan. Oleh karena itu ada sebuah konsep yang
ditawarkan oleh IASB berupa laporan laba rugi komprehensif yang dirasa dapat lebih memberikan
gambaran secara menyeluruh terhadap stakeholder.
Seiring berjalannya waktu IASB dengan International Financial Reporting Standards dimana di
dalamnya terdapat konsep laba/rugi komprehensif yang nantinya akan menggantikan laba/rugi
konsep GAAP sudah mulai diakui secara internasional.

01/11/2014 10:58

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

2 of 8

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

1. Perkembangan Konvergensi PSAK ke IFRS


Sesuai dengan roadmap konvergensi PSAK ke IFRS (International Financial Reporting
Standart) maka saat ini Indonesia telah memasuki tahap persiapan akhir (2011) setelah sebelumnya
melalui tahap adopsi (2008 2010). Hanya setahun saja IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) menargetkan
tahap persiapan akhir ini, karena setelah itu resmi per 1 Januari 2012 Indonesia menerapkan IFRS.
Berikut konvergensi PSAK ke IFRS yang direncanakan Dewan Standar Akuntansi Keuangan(DSAK)
IAI:

Tahap Adopsi (2008-2010)

Tahap Persiapan Akhir


(2008-2010)

Tahap Implementasi
(2008-2010)

Adopsi seluruh IFRS ke


PSAK

Penyelesaian persiapan
Infrastruktur yang
diperlukan

Penerapan PSAK berbasis


IFRS secara bertahap

Persiapan infrastruktur
yang diperlukan

Penerapan secara bertahap


beberapa PSAK berbasis
IFRSa

Evaluasi dampak
penerapan PSAK secara
komprehensif

Evaluasi dan kelola


dampak adopsi terhadap
PSAK yang berlaku

2. Perbandingan PSAK dengan IFRS


Jika kita bandingkan antara semua standar akuntansi yang dimiliki Indonesia dengan IFRS, dengan
jelas kita temukan perbedaan kuantitas sebagai berikut:

PSAK

IFRS

43 Standart (PSAK)

37 Standart

8 Syariah Standart

8 IFRS

11 Interpretation (ISAK)

29 IAS

4 Tecnical Bulletins

27 Interpretations

1 SAK ETAP (Entitas Tanpa


Akuntabilitas Publik/UKM)

16 IFRIC Interpretation

01/11/2014 10:58

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

3 of 8

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

Di Indonesia juga masih terdapat Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yang masih mengacu pada
PSAK lama. Kemungkinan besar setelah konvergensi PSAK ke IFRS akan menyusul perubahan pada
SAP.
Tidak semua standar IFRS tersebut diatas dicontek habis dan dirubah menjadi PSAK, itulah mengapa
IAI memilih konvergensi dari para adaption dan adoption. Sedikit gambaran saja untuk
membedakan ketiga istilah tersebut saya jelaskan dalam tabel berikut:

Perbedaan

Adaption

Convergence

Full Adoption

Arti haraah

Adaptasi/Penyelarasan

Pertemuan pada suatu


titik

Adopsi/pemakaian

Standart
akuntansi

Membuat standar yang


benar benar baru

Membuat standar baru


dengan
mempertimbangkan
keadaan yang berlaku

Mentranslet standar
lama menjadi standar
baru

Contoh negara

Indonesia sebelum
IFRS

Indonesia setelah 2012

Australia, Hongkong

2.1 Ada tiga perbedaan mendasar


IFRS Convergence telah membawa dunia accounting ke level baru, yaitu:
1. PSAK yang semula berdasarkan Historical Cost mengubah paradigmanya menjadi Fair Value
based.
Terdapat kewajiban dalam pencatatan pembukuan mengenai penilaian kembali keakuratan
berdasarkan nilai kini atas suatu aset, liabilitas dan ekuitas. Fair Value based mendominasi
perubahan-perubahan di PSAK untuk konvergensi ke IFRS selain hal-hal lainnya. Sebagai contoh
perlunya di lakukan penilaian kembali suatu aset, apakah terdapat penurunan nilai atas suatu aset
pada suatu tanggal pelaporan. Hal ini untuk memberikan keakuratan atas suatuatas suatu laporan
keuangan.
1. PSAK yang semula lebih berdasarkan Rule Based (sebagaimana USGAAP) berubah
menjadi Prinsiple Based.
Apa itu Rule Based?
Rule based adalah manakala segala sesuatu menjadi jelas diatur batasan batasannya. Sebagai contoh
adalah manakala sesuatu materiality ditentukan misalkan diatas 75% dianggap material dan
ketentuan-ketentuan jelas lainnya.
Apa itu Prinsiple Based?

01/11/2014 10:58

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

4 of 8

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

IFRS menganut prinsip prinsiple based dimana yang diatur dalam PSAK update untuk mengadopsi
IFRS adalah prinsip-prinsip yang dapat dijadikan bahan pertimbagan Akuntan / Management
perusahaan sebagai dasar acuan untuk kebijakan akuntansi perusahaan.
1. Pemutakhiran (Update) PSAK untuk memunculkan transparansi dimana laporan yang
dikeluarkan untuk eksternal harus cukup memiliki kedekatan fakta dengan laporan internal.
Pihak perusahaan harus mengeluarkan pengungkapan pengungkapan (disclosures) penting dan
signikan sehingga para pihak pembaca laporan yang dikeluarkan ke eksternal benar-benar dapat
menganalisa perusahaan dengan fakta yang lebih baik.

2.2 Perbedaan Spesik antara IFRS dengan US GAAP


Perbedaan terbesar antara US GAAP dan IFRS adalah bahwa keseluruhan menyediakan kurang
detail. panduan tentang pengakuan pendapatan, misalnya, secara signikan lebih kecil dari GAAP
luas. IFRS juga mengandung relatif sedikit instruksi spesik industri.
Karena proyek yang sudah berjalan lama konvergensi antara IASB dan FASB, sejauh mana perbedaan
spesik antara IFRS dan GAAP telah mengecil.. Namun perbedaan yang signikan lakukan tetap,
paling salah satu dari yang dapat menghasilkan hasil yang dilaporkan sangat berbeda, tergantung
pada perusahaan industri dan individu fakta-fakta dan keadaan.
Contoh:
IFRS tidak mengizinkan Last In, First Out (LIFO).
IFRS menggunakan metode langkah tunggal untuk write-downs kerusakan daripada langkah
kedua metode yang digunakan dalam US GAAP, membuat write-downs lebih mungkin.
IFRS memiliki batas probabilitas yang berbeda dan pengukuran objektif untuk kemungkinan.
IFRS tidak mengizinkan utang untuk pelanggaran perjanjian yang telah terjadi harus
diklasikasikan sebagai non-arus pengabaian kecuali kreditur diperoleh sebelum tanggal neraca.

Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana yang diadopsi
dalam buku ajar di kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan USGAAP. Sejalan
dengan konvergensi International Financial Reporting Standar (IFRS) kedalam Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK), mau tidak mau kita harus merubah mindset kita mengikuti kerangka
konseptual IFRS tersebut.
Ada beberapa perbedaan dasar antara kedua standar tersebut sebagaimana dijelaskan dalam
tabel-tabel dibawah ini. Pada dasarnya batang tubuh kerangka konseptual tersebut masih sama, yaitu
level 1: tujuan laporan keuangan, level 2: karakteristik kualitatif dan element laporan keuangan, dan
level 3: Asumsi dasar, Prinsip dan kendala.
Berikut adalah Perbedaan keduanya:
Level 1: Tujuan Laporan Keuangan:
US GAAP

IFRS

01/11/2014 10:58

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

5 of 8

Menyediakan informasi
yang berguna untuk pengambilan
keputusan investasi dan kredit.

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

Menyediakan informasi yang


menyangkut posisi keuangan, kinerja,
serta perubahan posisi keuangan suatu
perusahaan yang bermanfaat
bagisejumlah besar pengguna dalam
pengambilan keputusan ekonomi.
Menyediakan informasi
yang berguna untuk memprediksi jumlah,
waktu, dan ketidakpastian arus kas masa
depan perusahaan
Pengguna adalah investor, karyawan,
pemberi pinjaman, pemasok dan kreditor
usaha lainnya, pelanggan, pemerintah
dan masyarakat.

Menyediakan informasi
tentang sumber
dayaekonomi, klaim terhadap sumber
daya tersebut,
dan perubahan terhadap keduanya.
Level 2: Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi
US GAAP

IFRS

Relevan terdiri dari:

Relevan terdiri dari:

Nilai prediksi membantu pengguna


memprediksi hasil dari kejadian masa
lalu, saat ini dan masa depan.
Nilai umpan balik membantu
pengguna mengkonrmasi dan
membetulkan nilai prediksi
sebelumnya.
Tepat waktu tersedia sebelum
kehilangan kapasitas untuk
mempengaruhi keputusan
Dapat dipercaya terdiri dari:
Disajikan dengan jujur
Netral
Dapat diferivikasi

Nilai prediksi
Nilai konrmasi
Materialitas

Dapat dipercaya terdiri dari:


Disajikan dengan jujur
Netral
Substansi mengungguli bentuk
Kehati-hatian (dimana ada
ketidakpastian, kesalahan dalam
menyediakn informasi dan menjamin
adanya konservatisme.
Kelengkapan

01/11/2014 10:58

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

6 of 8

Dapat dibandingkan

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

Dapat dibandingkan

Konsisten
Level 2: Element Laporan Keuangan
US GAAP

IFRS

Aset

Aset

Kewajiban

Kewajiban

Ekuitas

Ekuitas

Investasi pemilik

Pemeliharaan modal (diperoleh dari


revaluasi asset dan kewajiban)

Distribusi kepada pemilik


Laba komprehensif
Pendapatan

Laba (Pendapatan dan keuntungan)


Beban (beban dan kerugian)

Keuntungan
Beban
Kerugian
Level 3: Pengakuan dan pengukuran Asumsi dasar
US GAAP

IFRS

1. Kelangsungan usaha
2. Entitas ekonomi
3. Unit moneter
4. Periodisitas
5. Kelangsungan usaha
6. Basis akrual
Level 3: Pengakuan dan pengukuran Prinsip
US GAAP

IFRS

01/11/2014 10:58

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

7 of 8

1. Biaya historis
2. Pengakuan pendapatan
3. Kesesuaian
4. Pengungkapan penuh

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

1. Biaya historis
2. Biaya sekarang (apa yang harus dibayar
hari ini untuk mendapatkan aset. Ini
sering diperoleh dalam penilaian yang
sama dengan nilai wajar)
3. Nilai realisasi (jumlah kas yang dapat
diperoleh saat ini jika asset dilepas
4. Nilai wajar
5. Pengakuan pendapatan
6. Pengakuan beban
7. Pengungkapan penuh

Level 3: Pengakuan dan pengukuran Kendala


US GAAP

IFRS

1. Biaya dan manfaat

1. Keseimbangan antara biaya dan manfaat


2. Tepat waktu
3. Keseimbangan antara karakteristik
kualitatif

2. Materialitas
3. Praktik Industri
4. Konservatisme

Sumber: Akuntansi Keuangan I; Dwi Martani

Posted by Handia Fahrurrozi on September 30, 2013 in Uncategorized.


Tinggalkan komentar

About Handia Fahrurrozi


Bebas namun beraturan, kegagalan adalah keberhasilan yang tidak diperjuangkan
View all posts by Handia Fahrurrozi

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Selecta Theme.

01/11/2014 10:58

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dengan IFRS | Handia Fahr...

8 of 8

http://fahruhandia.wordpress.com/2013/09/30/perbedaan-kerangka-ko...

Ikuti

Follow Handia Fahrurrozi


Buat situs dengan WordPress.com

01/11/2014 10:58

Anda mungkin juga menyukai