Anda di halaman 1dari 32

MODEL MENGAJAR MENGINDUKSI

PERUBAHAN KONSEP (M3PK) SIMSON


TARIGAN
DISUSUN OLEH :
TIRTA YANI SURYA
4131131048
KIMIA DIK A 2013

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2015

MODEL MENGAJAR MENGINDUKSI PERUBAHAN


KONSEP (M3PK) SIMSON TARIGAN
A.
PENDAHULUAN
GURU

FASILITATOR

MENUMBUHKEMBANGKAN
WAWASAN ANAK DAN MENJADI
LANDASAN KOKOH BAGI
PEMAHAMAN KONSEP LAINNYA

SITUASI LINGKUNGAN
BELAJAR YANG BAIK

SISWA MEMAHAMI
DAN MENGUASAI
KONSEP IPA

ANAK

Persepsi dan
Makna-makna

Konsisten

Mempengaruhi
kemampuan anak dalam
menerima konsep
pelajaran yang akan
diajarkan

ANAK

Pre-konsepsi

Excisting
knowledge
atau
priorknowledge

GURU BELUM MAMPU


MENGIDENTIFIKASI
PENGETAHUAN AWAL
ANAK

ANAK
BLANK-MINDED

ALTERNATIF
DALAM
PBM IPA

GURU MENYADARI
ADANYA PENGETAHUAN
AWAL ANAK,
TAPI BELUM TUNTAS
MENGIDENTIFIKASI

GURU MENYADARI
PENGETAHUAN AWALA
ANAK DAN MAMPU
MENGIDENTIFIKASI
SECARA CERMAT

B. STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DAN KONSTRUKTIVISME


1. PEMIKIRAN
KONSTRUKTIVISME
Pengetahuan itu dibangun dalam pikiran anak dan anak
harus membangun sendiri pikiran itu serta merekonstruksinya dengan berbagai macam cara

Rekonseptualisasi

Rekonseptualisasi

Perubahan pemikiran tentang


suatu konsep IPA dari konsep
person on the street kearah
konsep yang benar dan bersifat
ilmiah

2.PERSPEKTIF
KONSTRUKTIVISTIK

MANUSIA MEMAHAMI MELALUI


PROSES REPRESENTASI
INTERNAL

Melalui serangkaian
proses
pembangunan
dalam struktur
kognitif seseorang

People have to use the knowledge they poss


if they are to understand new information

GAGASAN DASAR
POLA PANDANG
KONSTRUKTIVISME

People strive to make sense of their


experience, whether they are provided
inside or outside the classroom
Different idividuals construct alternative
conceptions of the same information

3. ANAK SEBAGAI ARSITEK BELAJARNYA


ANAK YANG
BELAJAR
(LEARNER)

Perancang/pembangun
(architect) dari
pengetahuannya sendiri

Mereka hanya menyerap materi/konsep yang berguna bagi


mereka

SIMBOLIK
Bahan biasa (ordinary
language) matematika dan
berbagai bentuk pola
bahasa informal

EMPIRIK
Meliputi benda-benda
fisik dan benda-benda
hidup, termasuk manusia

ESTETIKA
Berkaitan dengan
keindahan dan seni

SINOETIKA
Diperoleh berdasarkan
permenungan terhadap
berbagai fakta dan aspek
yang ada di sekitar kita
POLA
DASAR
BERMAK
-NA
OLEH
PHILIP
PHENIX

ETIKA
Nilai dan tatanan yang
mengatur pola interaksi
antara anggota/kelompok
dalam masyarakat

SINOPTIK
Kumpulan makna dan
fakta yang bersifat
komprehensif dan
integratif

4. BELAJAR SEBAGAI PERUBAHAN


KONSEP
Rekonseptualisasi

Restrukturisasi

Restrukturisasi Kuat

Restrukturisasi Lemah

Murid menghafal tanpa


tahu makna yang
dihafal

Murid mengetahui
makna yang dihafal

Anak mampu memecahkan


masalah yang dihadapinya

ASPEK DALAM
MELAKUKAN
PERUBAHAN
KONSEP

Anak mengerti dan menerima


konsep IPA secara ilmiah

Memiliki pengertian yang jelas


tentang Scientific Content
Mampu membangun suatu
penjelasan ilmiah tentang
fenomena yang dihadapinya

5. ANALISIS PRE-KONSEPSI
ANAK
Karakteristik dan Sifat Pre-Konsepsi yang Dimiliki
Anak

Bersifat
pribadi
(personal
)

Kelihatan
membingungka
n atau agak
kacau

Bersifat
stabil

Mempengaru
hi proses
belajarnya

PRE-KONSEPSI

Mengorganisir
penalaman yang
masuk kedalam
struktur kognitif
anak sehingga akan
membentuk model
kognitif yang baru

INTERPRETASI

Rekonstruksi model mental


tentang lingkungan dan
pengalaman-pengalaman
baru yang dialaminya
tentang fenomenafenomena alam yang terjadi
di lingkungan

SKEMATA
INTERPRETATI
F

SKEMATA

Terdapat beberapa penjelasan yang


saling bertentangan, sehingga anak
bingung dan tidak tahu mana yang
benar

KEMUNGKINAN
KEADAAN KONSEP
YANG DIMILIKI
ANAK

Terdapat beberapa informasi yang


bersifat diskrit sehingga anak tidak
memiliki kebermaknaan tentang
konsep itu
Anak memiliki pandangan dan
pengertian yang bersifat naif tentang
konsep tersebut

Konsep tersebut benar secara teoritis


namun belum memiliki kebermaknaan
secara praktis

6. KONSEP-KONSEP ALTERNATIF

KONSEPSI
ALTERNATIF

SESUAI, BERMAKNA, DAN DIYAKINI


ANAK PALING BERMANFAAT DALAM
MEMECAHKAN FENOMENA
TERTENTU

Alternatif-alternatif yang ada


dalam diri anak

KONSEP ANAK

GURU

MENGIDENTIFIKASI KONSEP-KONSEP ALTERNATIF

MEMUDAHKAN ANALISIS KESULITAN YANG DIHADAPI SISWA DALAM


BELAJAR

MEMUDAHKAN GURU MELAKUKAN PERUBAHAN KONSEP

7. KONDISI UNTUK MELANGSUNGKAN PERUBAHAN


KONSEP
Apakah konsep itu memiliki
makna untuk anak yang
mempelajarinya ?
SYARAT UNTUK
MELANGSUNGKAN
PERUBAHAN KONSEP DALAM
KELAS

Apakah anak merasa yakin bahwa


konsep yang diterimanya itu
benar
Apakah konsep itu memberikan
buah (fruitful) dalam diri anak ?

Menentukan status konsep itu


dalam diri anak

8. KONSEP BARU DAN KEMUNGKINAN YANG


TERJADI
Konsep tersebut ditolak dan akan
segera dilupakan

SAAT SEORANG ANAK


MENERIMA KONSEP
BARU

Konsep tersebut disimpan dalam


konteks hanya bersifat hafalan mati
dan kemudian dilupakan
Konsep itu dapat berpadu langsung
dengan konsep yang sudah ada
sebelumnya
Jika konsep yang akan masuk tidak
dapat berpadu secara langsung
dengan konsep yang sudah ada
sebelumnya

PENANGKAPAN
KONSEP

Lebih mudah
terjadi

PERTUKARAN
KONSEP

Lebih sukar
terjadi

KONSEP
PERUBAHAN
KONSEP

Anak merasa tiidak puas dengan


konsep yang sudah dimilikinya

PERUBAHAN
PROSES TERJADI
JIKA

Konsep baru yang akan masuk


bersifat intelligible

Konsep baru yang akan masuk


bersifat plausible

Konsep baru yang akan masuk


bersifat fruitful

C. PERUBAHAN KONSEP DALAM PENGAJARAN IPA


1. Strategi Umum
Orientasi
Pemerolehan ide-ide
Restrukturisasi ide-ide
Dibandingkan
dengan ide-ide
sebelumnya

Klasifikasi dan Pertukaran


Menyingkapkan Situasi Konflik
Konstruksi Ide-ide Baru
Evaluasi

Pemerolehan ide-ide

2. Satu Model Perubahan Konsep

Model Membangkitkan Konflik


Kognitif

Peran Guru

Merendahkan salah satu konsep

Menciptakan perasaan tidak puas dalam diri anak


tentang konsep tersebut

Sehingga konsep yang benar yang akan masuk


memiliki status yang lebih tinggi

3. Realisasi Praktis dari Perubahan Konsep


Siswa harus memiliki wawasan dan persepsi yang jelas tentang
hakikat, makna, dan tujuan dari konsep yang dipelajarinya

ANAK

Dianggap sebagai suatu pribadi yang


memiliki pandangan (pre-konsepsi) tentang
suatu masalah

Guru meluruskan pandanagn anak yang


keliru dan menerapkan strategi perubahan
konsep

4. Beberapa Persepsi Tentang Anak dalam PBM


IPA

Bersifat Intuitif dan Naif

PENGETAHUAN
AWAL ANAK

Formal dan Belum Ilmiah

Formal dan Bersifat


Ilmiah

Alternatif dalam Proses Belajar Mengajar IPA

KG

KG

KS

KG

KG

KS

KG

KS

KG

KS

5. KARAKTERISTIK GURU IPA

Guru IPA harus mengetahui materi yang


diajarkan
Guru IPA harus mampu menyelesaikan topik
dari materi
KARAKTERISTI
K INTERNAL

Guru
IPA
harus
mengetahui
dan
mempertimbangkan pengetahuan awal yang
dimiliki siswa dan mengajar bertolak dari
pengetahuan awal siswa

Guru IPA seyogianya mengetahui dan mampu


mendesain
suatu
strategi
yang
akan
meningkatkan keefektifan pengajaran topik

Science teacher should not be aware of the


rore played by students existing knowledge in
understansing new material

KARAKTERISTI
K EKSTERNAL

Convinced of the need to use conccptual


change teaching strategies when students
existing conceptions conflict with those being
taught

Able to plan and perform teaching actions


which give effect to these strategies

D. IMPLEMENTASI DAN KONTRIBUSI


1. Setiap anak bahkan anak kecil sekalipun sudah
memiliki pre-konsepsi yang mempengaruhi hasil
belajar meraka
2. Dalam PBM IPA, guru seyogianya mengetahui prekonsepsi anak
3. Kesamaan pola pandang epistemologis antara guru
sebagai pengajar dengan anak yang belajar sangat
diperlukan
4. Dalam analisis konsep anak mungkin ditemukan prekonsepsi anak yang sifatnya berbeda-beda
5. Guru harus meluruskan konsep anak yang keliru
6. Perubahan konsep akan memberikan hasil baik jika
konsep tersebut dapat diterima dalam struktur
kognitif anak

E. MODEL MENGAJAR MENGINDUKSI PERUBAHAN KONSEP


(M3PK) DAN IMPLEMENTASI PRAKTIS
Model pembelajaran terbaru berlandaskan prinsip
konstruktivisme, dipadu dengan konsep pembelajaran
bermakna dari Ausubel dan konsep belajar penemuan
Model pembelajaran terbaik hingga saat ini

Mudah sekali diterapkan

KELEBIHAN

Sangat besar pengaruhnya dalam


membelajarkan siswa
Capaian hasil hampir selalu diatas 80
%

Seorang anak mampu memmecahkan


masalah yang dihadapinya

Aspek dalam
melakukan
perubahan
konsep

Anak tersebut menerima konsep secara ilmiah

Memiliki pengertian yang jelas tentang konsep


yang dipelajarinya

Mampu membangun penjelasan ilmiah


tentang fenomena yang dihadapinya

PENERAPAN MODEL BELAJAR MENGINDUKSI PERUBAHAN


KONSEP (M3PK)
1. STRATEGI
AWAL
a. Setiap guru yang menerapkan M3PK harus bertolak dari
paradigma awal tentang perubahan konsep, yaitu:
KS

KG

KSG

KS

b. Agar pelajaran lebih ilmiah, guru mencipatakan sendiri


konsep awal/pengetahuan awal siswa (KS)
c. Melakukan identifikasi terhadap konsep awal siswa

d. Melakukan perubahan konsep

Kebermakanaan (intelligibillity)
Kriteria Perubahan
Konsep

Kebenaran (Plausibility)
Keterbuahan (Fruitfulnes)

Melakukan repetisi

Alternatif jika nilai


siswa masih
rendah

Guru menjelaskan konsep


bertolak dari pertanyaan siswa
atau melalui diskusi tentang
konsep yang sukar bagi
kebanyakan siswa
Melalui pendekatan 20:50:25