Anda di halaman 1dari 1

Bab 1

Etika profesi hukum penting untuk dipelajari agar para


pengemban profesi hukum tidak mengalami disorientasi. Menurut
Franz Magnis Suseno, etika hukum baru dapat ditegakkan apabila
ada tiga ciri moralitas yang utama, yaitu:
1. Berani berbuat dengan bertekad bertindak sesuai dengan
tuntutan profesi
2. Sadar akan kewjibannya
3. Memiliki idealism yang tinggi.
Pengemban etika profesi hukum di Indonesia kurang berjalan
dengan baik dalam dunia hukum kita. Indonesia adalah Negara
hukum, sehingga bagaimanapun profesi hukum secara instrinsik
tetap merupakan profesi luhur (officium nobile) yang dibutuhkan
oleh masyarakat, bangsa, dan negara.
Secara umum etika merupakan bagian dari pembahasan
filsafat, tepatnya filsafat tentang nilai atau aksiologi. Nilai yang
dimaksud adalah nilai yang berkenaan dengan sikap dan perilaku
manusia, selanjutnya nilai ini disebut dengan moral.
Profesi hukum dapat didefinisikan sebagai profesi yang
memiliki kekuasaan yang diberikan untuk bersikap dan berperilaku
tertentu menurut hukum. Manfaat mempelajari etika profesi hukum

Bab 4
1. Teori Idealisme Etis
2. Teori Deontologis Etis
3. Teori Teleologisme Etis