Anda di halaman 1dari 11

By

Nursiswati

Sistem otot
Atropi otot
Distropi otot
Radang otot
Myastania grafis
Tumor otot

Atropi otot
Terjadi pengurangan sel otot karena resorpsi

sarkoplasma dan pada stadium akhir daerah


kolaps akan diganti oleh jaringan ikat

Etiologi
Usia lanjut
Gizi buruk menahun
Panhipopituitarisme
Iskhemia
Gangguan persarafan
immobilisasi

Distropi otot
Meliputi segolongan miopati yang dipengaruhi

oleh faktor-faktor genetik, ditandai dengan


perubahan regresif pada sel otot, yang
menyebabkan kelemahan pada otot yang
terkena

Otot yang tekena menjadi atrofik, pucat dan lunak


Kehilangan massa otot dikompensasi dengan sebukan

jaringan ikat dan lemak


Secara biokimia terjadi defek metabolik bawaan
termasuk kekurangan glikogen, kekurangan asam laktat,
kekurangan enzim glikogenik, dan bertambahnya enzim
proteolitik
Kadar kreatinin yang dibuat dihati 95% kemudian
disimpan di otot ekskresinya menurun
Kadar SGOT (serum glutamic oxalo actic transaminase)
meninggi

Radang otot
Terjadi akibat invasi mikroorganisme langsung maupun

akibat berbagai kelainan toksik metabolik dan endokrin.


Dapat mengenai satu atau semua otot setempat atau
menyeluruh
Pada radang akut ditemukan sel neutrofil, sedangkan
pada krinik ditemukan limposif, histiosit dan monosit
Pada stadium akhir digantikan oleh jaringan ikat dan
hipertropi kompensatorik sel yang masih utuh
Agen penyebab pada tempat jejas ditemukan
stafilokokus, streptokokus, toxoplasma, tripanosoma dan
clostridium welchii
Myositis bila banyak polymyositis

Otot nampak normal


Adanya kelemahan dan kelelahan
Pada stadium lanjut otot lidah dan

ekstremitas dapat terkena


Kematian terjadi karena terkenanya otot
pernafasan dan infeksi paru

Patofisiologi
impuls saraf gagal melewati otot pada persambungan

myoneuron.
penurunan keluarnya acetilkolin dari terminal pra sinaps,
terjadi blok atau terjadi reduksi jumlah postsinaps lokasi
reseptor. sirkulasi antibodi ke reseptor acetilkolin
menyebabkan kelemahan.
terdapat perubahan kelenjar thymus (hyperplasia).
Pada kasus berat otot respirasi dan saraf bulbocranii
mengalami gangguan. Namun sensori tidak hilang dan
otot yang menderita tidak atropi.

Tumor otot
Myoblastoma
Tumor jinak biasanya kecil 2-3 cm tdd sel-sel besar dan bulat
dengan inti bulat lonjong,sitoplasma asidofil, bergranula
Sering ditemukan pada lidah, kadang ditemukan pad otot
lurik,
Rhabdomyosarcoma
Tumor yang jarang ditemukan, sangat ganas, berasal dari
otot lurik
Dapat mengenai semua otot lurik
Tumbuh cepat biasanya datang dengan kondisi sudah
sangat besar.
Prognosis sangat buruk, survival 5 tahun 3%
Kematian karena penyebaran ke paru-paru, tulang dan
kelejar limfe melalui hematogen

Tumor
Osteoma jinak
Osteosarcoma ganas
Chondromatl rawan jinak
Chondrosarcoma ganas
Sarcoma ewing sumsum tulang