Anda di halaman 1dari 96

Mahir Menghadapi

Ujian Nasional SD/MI 2013/2014

Oleh
A.M.RIFAT
Matematika

Mulai

Menu
Kisi-kisi
Ujian Nasional

Soal Ujian Nasional


2012/2013

Konsep Dasar dan


Pembahasan Ujian
Nasional 2012/2013

Kompetensi 1.1

Memahami konsep dan operasi hitung bilangan bulat serta dapat


menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator 1
Indikator 3
Indikator 2

Kompetensi 1.2

Indikator 1. Siswa dapat menentukan hasil operasi


hitung campuran bilangan cacah.
INTISARI MATERI
Bilangan Cacah adalah himpunan bilangan bulat positif ditambah nol.
{0, 1, 2, 3, 4, ....}
Operasi hitung bilangan cacah terdiri atas penjumlahan,
pengurangan, perkalian, pembagian, dan operasi campuran.
Empat (4) kaidah penting dalam pengerjaan operasi hitung campuran,
yaitu
1. Kerjakan operasi-operasi yang terdapat di dalam tanda kurung
terlebih dahulu.
2. Operasi perkalian dan pembagian lebih kuat dari operasi
penjumlahan dan pengurangan.
3. Operasi perkalian dan pembagian sama kuat, sehingga operasi
yang lebih awal (sebelah kiri) dikerjakan lebih dulu.
4. Operasi penjumlahan dan pengurangan sama kuat, sehingga
operasi yang lebih awal (sebelah kiri) dikerjakan lebih dulu.
Kembali ke
Kompetensi 1.1

Soal No. 1

Soal Indikator 1
Hasil dari 24 (34 14) = ....
A. 480

B. 380

C. 336

D. 240

Pembahasan

Operasi di atas merupakan operasi hitung campuran


bilangan cacah. Kita selesaikan operasi di atas mulai dari
operasi yang berada di dalam kurung. Lalu operasi perkalian.
24 (34 14) = ....
24

20

= 480

Kembali ke
Kompetensi 1.1

Materi 1

Indikator 2. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang


berkaitan dengan operasi
hitung campuran
bilangan cacah.

INTISARI MATERI
Dalam menyelesaikan masalah soal cerita, sebaiknya buatlah
model matematikanya.
Empat (4) kaidah penting dalam pengerjaan operasi hitung
campuran, yaitu
1. Kerjakan operasi-operasi yang terdapat di dalam tanda kurung
terlebih dahulu.
2. Operasi perkalian dan pembagian lebih kuat dari operasi
penjumlahan dan pengurangan.
3. Operasi perkalian dan pembagian sama kuat, sehingga operasi
yang lebih awal (sebelah kiri) dikerjakan lebih dulu.
4. Operasi penjumlahan dan pengurangan sama kuat, sehingga
operasi yang lebih awal (sebelah kiri) dikerjakan lebih dulu.
Kembali ke
Kompetensi 1.1

Soal No. 2

Soal Indikator 2
Bu Ayu mempunyai persediaan buku tulis 162 buku. Ia membeli
lagi 15 ikat buku tulis, setiap ikat berisi 18 buku tulis. Buku
tersebut dibagikan kepada 27 anak panti asuhan. Jika setiap
anak memperoleh buku tulis sama banyak, berapa buku tulis
yang diterima setiap anak?
A.172 buku tulis
C. 27 buku tulis
B.100 buku tulis
D. 16 buku tulis
Pembahasan
Mempunyai 162 buku tulis membeli (ditambah) 15 ikat setiap
ikat berisi (dikali) 18 buku tulis, lalu dibagi kepada 27 anak panti
asuhan, sehingga model matematikanya

{162 + (15 18)} : 27 = ....


{162 + 270} : 27 =
432 : 27 = 16

Jadi, masing-masing anak


menerima 16 buku tulis.
Kembali ke
Kompetensi 1.1

Materi 2

Indikator 3. Siswa dapat menentukan hasil operasi hitung


campuran bilangan bulat.

INTISARI MATERI
Bilangan bulat adalah himpunan bilangan negatif dan bilangan
cacah . {...., 3, 2, 1, 0, 1, 2, 3, ....}
Pengurangan bilangan negatif = penjumlahan bilangan positifnya
INGAT! () (+) = (+) () = ()
() : (+) = (+) : () = ()

() () = (+)
() : () = (+)

Empat (4) kaidah penting dalam pengerjaan operasi hitung campuran,


yaitu
1. Kerjakan operasi-operasi yang terdapat di dalam tanda kurung
terlebih dahulu.
2. Operasi perkalian dan pembagian lebih kuat dari operasi
penjumlahan dan pengurangan.
3. Operasi perkalian dan pembagian sama kuat, sehingga operasi
yang lebih awal (sebelah kiri) dikerjakan lebih dulu.
4. Operasi penjumlahan dan pengurangan sama kuat, sehingga
operasi yang lebih awal (sebelah kiri) dikerjakan lebih dulu.
Kembali ke
Kompetensi 1.1

Soal No. 3

Soal Indikator 3
Hasil dari (90 : 2) (12) = ....
A. 540

B. 450

C. 450

D. 540

Pembahasan

Operasi di atas merupakan operasi hitung campuran


bilangan bulat. Kita selesaikan operasi di atas mulai dari
operasi pembagian kemudian perkalian.
(90 : 2) (12) = ....
45 (12) = 540

Kembali ke
Kompetensi 1.1

Materi 3

Kompetensi 1.2

Memahami konsep dan operasi hitung bilangan pecahan serta


dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator 4

Indikator 6

Indikator 5

Indikator 7

Kompetensi 1.3

Indikator 4. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang berkaitan


dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan.

INTISARI MATERI

Penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama


dilakukan dengan cara menjumlahkan atau mengurangkan
pembilang-pembilangnya .
Contoh:

3
2
32
5

8
8
8
8

3 1
3
1
4
4
1 (2 1) 3 3
5
5
5
5
5 5

6 3
1 3 6 3
3 3
6 2 5 2 (5 2) 3 3
5 5 5 5
5 5
5 5

5
3
53
2
1

12 12
12
12
6

Penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut tidak sama,


terlebih dahulu ubahlah pecahan-pecahan itu ke berpenyebut sama.
Contoh: 3 5
33
52
9
10
19
7

1
4

43

62

7
1
7
1 3
7
3
4

9
3
9
33
9
9
9

12

12

12

12

KPK dari 4 dan 6


adalah 12

KPK dari 9 dan 3


adalah 9
Kembali ke
Kompetensi 1.2

Soal No. 4

Soal Indikator 4

1
Bu Farida memiliki tepung terigu sebanyak 6 kg. Tepung terigu tersebut
2
3
digunakan untuk membuat kue sebanyak 2 kg. Kemudian Bu Farida
4
1
membeli lagi tepung terigu sebanyak 4 kg. Berapa kg tepung terigu yang
2
dimiliki Bu Farida sekarang?
1
1
A. 9 kg
C. 6 kg
4
4
1
2
B. 8 kg
D. 5 kg
4
4

Pembahasan

1 3 1
Model matematika dari soal di atas adalah 6 2 4 ....
2 4
2
Agar mudah, semua pecahan diubah ke dalam pecahan biasa
1 (6 2) 1 13
3 (2 4) 3 11
6

2
2
2
4
4
4
13 11 9
26 11 18
33
1

8
2 4 2
4
4
4

1 (4 2) 1 9
4

2
2
2

Kembali ke
Kompetensi 1.2

Materi 4

Indikator 5. Siswa dapat menentukan hasil operasi hitung perkalian


dan pembagian berbagai bentuk pecahan.

INTISARI MATERI
Perkalian pecahan dilakukan dengan cara mengalikan pembilang
dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
Membagi sebuah pecahan dengan pecahan lain dilakukan dengan cara
mengalikan pecahan yang dibagi dengan kebalikan pecahan yang
membagi.
Jika terdapat berbagai bentuk pecahan, maka samakan pecahan
tersebut menjadi pecahan biasa.
Contoh:

2
4 2 11 2 11 22
1
1 =
=

1
3
7 3 7 3 7
21
21

1
1 75 1 3 1 4 4 2
: 0,75 = :
= : = = =
2
2 100 2 4 2 3 6 3
Kembali ke
Kompetensi 1.2

Soal No. 5

Soal Indikator 5

3 1 3
Hasil dari 2 : ....
4 2 4
1
1
A. 1
B. 1
3
2

1
C. 2
2

1
D. 3
5

Pembahasan

Dalam operasi perkalian dan pembagian, pecahan


campuran, pecahan desimal, pecahan persen, dll harus
diubah dulu ke bentuk pecahan biasa.

1 (2 2) 1 5
2

2
2
2

3 5 3 15 3 15 4 5
1

2
4 2 4 8 4 8 3 2
Kembali ke
Kompetensi 1.2

Materi 5

Indikator 6. Siswa dapat menyelesaikan


soal cerita
sederhana yang berkaitan dengan skala atau
perbandingan.

INTISARI MATERI
Perbandingan adalah suatu hubungan yang mengaitkan antara dua
kuantitas
dari jenis yang sama. Misalkan banyaknya uang
dibandingkan dengan banyaknya uang, jarak dengan jarak, panjang
dengan panjang, luas dengan luas. Dua kuantitas yang akan
dibandingkan harus dinyatakan dalam satuan yang sama dan dalam
bentuk yang paling sederhana.
Skala adalah perbandingan antara ukuran pada gambar dengan
ukuran sebenarnya. Pada sebuah peta, skala 1 : 1.000 artinya setiap 1
cm jarak pada gambar (peta) mewakili 1.000 cm jarak sebenarnya.

ukuran pada gambar


Skala =
ukuran sebenarnya
Kembali ke
Kompetensi 1.2

Soal No. 6

Soal Indikator 6
Perbandingan umur Dika dengan umur Yanto adalah 2 :
3. Bila jumlah umur mereka adalah 30 tahun, umur
Yanto adalah ....
A. 12 tahun B. 18 tahun C. 20 tahun D. 45 tahun
Pembahasan

Jumlah perbandingan umur Dika dan Yanto = 2 + 3 = 5

Umur Yanto
3

Jumlah umur Yanto dan Dika 5


Umur Yanto 3

30
5
3
Umur Yanto 30 3 6 18
5
Kembali ke
Kompetensi 1.2

Materi 6

Indikator 7. Siswa dapat menentukan urutan berbagai bentuk


pecahan dari besar ke kecil atau sebaliknya.

INTISARI MATERI
Mengurutkan pecahan dapat dikerjakan dengan langkah berikut:
1.Periksa penyebutnya apakah sudah sama atau belum.
2.Jika sama dapat langsung diurutkan. Jika belum sama, samakan
penyebutnya dengan menggunakan KPK dari penyebut pecahannya,
lalu urutkan.
Apabila bentuk-bentuk pecahan yang akan diurutkan tidak sama,
maka:
1.Ubahlah pecahan-pecahan ke dalam satu bentuk pecahan yang
sama, akan lebih mudah jika diubah ke bentuk desimal.
2.Jika sudah dalam bentuk pecahan desimal, urutkan pecahanpecahan tersebut.
Contoh:
2 3
Urutkan pecahan-pecahan ; 1 ; 0,75 dari terbesar sampai terkecil.
8 6
3 1
2 1
bentuk desimalnya adalah 0,25 1 1 bentuk desimalnya adalah 1,5
6 2
8 4
3
2
Jadi, urutannya adalah 1 ; 0,75;
Kembali ke
Soal No. 7
Kompetensi 1.2
6
8

Soal Indikator 7

Perhatikan pecahan berikut!


2
7
0,75; 1 ; 60%;
5
8
Urutan pecahan dari yang terkecil ke pecahan terbesar adalah ....
2 7
A. 60%; 0,75; 1 ;
5 8
7 2
B. 60%; 0,75; ; 1
8 5

7
2
C. ; 0,75; 60%; 1
8
5
2 7
D. 1 ; ; 0,75; 60%
5 8

Pembahasan

Agar mudah untuk mengurutkan, ubahlah bilangan-bilangan


tersebut ke dalam pecahan desimal, sehingga diperoleh:

2 7 14
60
1
1,4 60%
0,60
100
5 5 10

7 875

0,875
8 1.000

urutan dari yang terkecil adalah


7 2
0,60; 0,75; 0,875; 1,4 atau 60%; 0,75; ; 1

Kembali ke
Kompetensi 1.2

5
Materi 7

Kompetensi 1.3

Memahami dan menggunakan


pemecahan masalah.

faktor

dan

kelipatan

Indikator 8

Indikator 10

Indikator 9

Indikator 11

Kompetensi 1.4

dalam

Indikator 8. Siswa dapat menentukan KPK atau FPB dari dua


bilangan dalam bentuk faktorisasinya

INTISARI MATERI
KPK
FPB dapat
dapat ditentukan
ditentukan dengan
dengan 33 cara,
cara, yaitu:
yaitu:
1.Menggunakan
1.Menggunakandaftar
daftar
Carilah
bilangan-bilangan
itu, KPK
didapat
Carilah kelipatan
faktor daridari
bilangan-bilangan
itu, FPB
didapat
dari
dari
kelipatan
persekutuan
yang
sama)
yang terkecil
faktor
persekutuan
(faktor (kelipatan
yang sama)
yang
terbesar.
2.
Menggunakan
2.
Menggunakanfaktorisasi
faktorisasiprima
prima
Buatlah
semua
bilangan.
BilaFPB
ada
Buatlah faktorisasi
faktorisasiprima
primadari
dari
semua
bilangan.
faktor
yang
pilih faktor-faktor
faktor dengan
pangkat tertinggi
didapat
darisama,
perkalian
persekutuan
dengankemudian
pangkat
kalikan
terkecil.dengan faktor lain.
3.Menggunakan
3.Menggunakantabel
tabel
Bagilah
itu itu
dengan
sebuah
bilangan
prima
Bagilah semua
semuabilangan
bilangan
dengan
sebuah
bilangan
yang
bilangan
itu, itu,
ulangi
hingga
prima membagi
yang membagi
bilangan
ulangilangkah
langkah pertama
pertama hingga
bilangan
persekutuan selain
selain 1.
1. kalikan
kalikan
bilangan itu
itu tidak
tidak mempunyai
mempunyai faktor
faktor persekutuan
bilangan-bilangan
hasil bagi terakhir.
bilangan-bilanganpembagi
pembagidengan
tadi.
Klik disini untuk materi lanjutan
Kembali ke
Kompetensi 1.3

Soal No. 8

Soal Indikator 8
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari 72 dan 96 adalah ....
A.23 3
C. 25 32
B.25 3
D. 23 25
Pembahasan

Dengan cara menentukan faktorisasi prima

96

72
36

2
2

2
18

72 = 23 32
96 = 25 3

48
2
9

FPB dari beberapa bilangan adalah


hasil perkalian faktor-faktor yang
sama dengan pangkat terkecil.

FPB dari 72 dan 96


adalah 23 3

24
2
3

12
2

6
2

Kembali ke
Kompetensi 1.3

3
Materi 8

Indikator 9. Siswa dapat menentukan FPB atau KPK dari tiga buah
bilangan dua-angka

INTISARI MATERI

KPK
FPB dapat
dapat ditentukan
ditentukan dengan
dengan 33 cara,
cara, yaitu:
yaitu:
1.Menggunakan
1.Menggunakandaftar
daftar
Carilah
bilangan-bilangan
itu, KPK
didapat
Carilah kelipatan
faktor daridari
bilangan-bilangan
itu, FPB
didapat
dari
dari
kelipatan
persekutuan
yang
sama)
yang terkecil
faktor
persekutuan
(faktor (kelipatan
yang sama)
yang
terbesar.
2.
Menggunakan
2.
Menggunakanfaktorisasi
faktorisasiprima
prima
Buatlah
bilangan.
BilaFPB
ada
Buatlah faktorisasi
faktorisasiprima
primadari
darisemua
semua
bilangan.
faktor
yang
pilih faktor-faktor
faktor dengan
pangkat tertinggi
didapat
darisama,
perkalian
persekutuan
dengankemudian
pangkat
kalikan
terkecil.dengan faktor lain.
3.Menggunakan
3.Menggunakantabel
tabel
Bagilah
itu itu
dengan
sebuah
bilangan
prima
Bagilah semua
semuabilangan
bilangan
dengan
sebuah
bilangan
yang
bilangan
itu, itu,
ulangi
hingga
prima membagi
yang membagi
bilangan
ulangilangkah
langkah pertama
pertama hingga
bilangan
faktor persekutuan
persekutuan selain
selain 1.
1. kalikan
kalikan
bilangan itu
itu tidak
tidak mempunyai
mempunyai faktor
bilangan-bilangan
bilangan-bilanganpembagi
pembagidengan
tadi. hasil bagi terakhir.
Klik disini untuk materi lanjutan
Kembali ke
Kompetensi 1.3

Soal No. 9

Soal Indikator 9
Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari 15, 20, dan 60
adalah ....
A. 15
C. 60
B. 20
D. 120
Pembahasan

Kelipatan 15 = 15, 30, 45, 60, 75, ...


Kelipatan 20 = 20, 40, 60, 80, 100, ...
Kelipatan 60 = 60, 120, 180, 240, 300, ...
KPK = 60
Jadi, KPK dari 15, 20, 60 adalah60
Tips & Trik
Untuk menentukan KPK, lihatlah jawaban, lalu carilah bilangan terbesar
yang dapat habis dibagi oleh ketiga tersebut. Bilangan terbesar yang
dapat habis dibagi oleh 15, 30, dan 60 adalah 60.
Kembali ke
Kompetensi 1.3

Materi 9

Indikator 10. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang


berkaitan dengan KPK

INTISARI MATERI
Biasanya soal cerita yang berkaitan dengan KPK adalah tentang
sesuatu hal yang akan dilakukan bersamaan pada saat berikutnya.
KPK dapat ditentukan dengan 3 cara, yaitu:
1.Menggunakan daftar
Carilah kelipatan dari bilangan-bilangan itu, KPK didapat
dari kelipatan persekutuan (kelipatan yang sama) yang terkecil
2.
Menggunakan faktorisasi prima
Buatlah faktorisasi prima dari semua bilangan. Bila ada
faktor yang sama, pilih faktor dengan pangkat tertinggi kemudian
kalikan dengan faktor lain.
3.Menggunakan tabel
Bagilah semua bilangan itu dengan sebuah bilangan prima
yang membagi bilangan itu, ulangi langkah pertama hingga
bilangan itu tidak mempunyai faktor persekutuan selain 1. Kalikan
bilangan-bilangan pembagi dengan hasil bagi terakhir.
Kembali ke
Kompetensi 1.3

Soal No. 10

Soal Indikator 10
Rani les matematika setiap 3 hari sekali, Ihsan les matematika
setiap 4 hari sekali, dan Zidan les matematika setiap 6 hari
sekali. Bila tanggal 20 April 2013 mereka les bersama-sama,
mereka akan les bersama-sama lagi pada tanggal ....
A.2 Mei 2013
C. 4 Mei 2013
B.3 Mei 2013
D. 5 Mei 2013
Pembahasan

Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan mencari


KPK dari 3, 4, dan 6
KPK dari 3, 4, dan 6 adalah 12
Jadi, mereka akan les matematika kembali secara
bersama-sama pada tanggal
20 April 2013 + 12 hari = 2 Mei 2013
Kembali ke
Kompetensi 1.3

Materi 10

Indikator 11. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang


berkaitan dengan FPB.

INTISARI MATERI
Dalam soal cerita yang ditanyakan masing-masing mendapatkan
berapa atau berapa banyak yang mendapatkan pembagian yang
sama, berarti yang ditanyakan dalam soal itu adalah FPB.
FPB dapat ditentukan dengan 3 cara, yaitu:
1.Menggunakan daftar
Carilah faktor dari bilangan-bilangan itu, FPB didapat dari
faktor persekutuan (faktor yang sama) yang terbesar.
2.
Menggunakan faktorisasi prima
Buatlah faktorisasi prima dari semua bilangan. FPB
didapat dari perkalian faktor-faktor persekutuan dengan pangkat
terkecil.
3.Menggunakan tabel
Bagilah semua bilangan itu dengan sebuah bilangan
prima yang membagi bilangan itu, ulangi langkah pertama hingga
bilangan itu tidak mempunyai faktor persekutuan selain 1.
Kalikan bilangan-bilangan pembagi tadi.
Kembali ke
Kompetensi 1.3

Soal No. 11

Soal Indikator 11
Azka mempunyai 13 pensil dan 26 buku tulis yang akan
dibagikan kepada beberapa temannya dengan bagian yang
sama. Berapa paling banyak teman Azka yang akan
mendapat pensil dan buku?
A. 26 orang B. 13 orang C. 6 orang D. 30 orang
Pembahasan

Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan mencari


FPB dari 13 dan 26.

13 13

26

FPB dari 13 dan 26 adalah 13.


Jadi, banyak teman Azka yang mendapatkan pensil dan
buku adalah 13 orang.
Kembali ke
Kompetensi 1.3

Materi 11

Kompetensi 1.4

Memahami konsep dan operasi hitung bilangan berpangkat dan


penarikan akar pangkat 2 atau 3.

Indikator 12
Indikator 14
Indikator 13

Kompetensi 2

Indikator 12. Siswa dapat menentukan hasil operasi hitung


penjumlahan atau pengurangan bilangan pangkat dua

INTISARI MATERI
Pangkat dua suatu bilangan adalah hasil perkalian bilangan itu
sendiri. Bentuk umumnya sebagai berikut:

a2 a a
Kebalikan dari pangkat adalah akar pangkat dua.
Akar pangkat dua suatu bilangan adalah suatu bilangan yang bila
dikuadratkan akan menjadi bilangan yang diakarkan. Bentuk
umumnya sebagai berikut:

a2

aa a
Kembali ke
Kompetensi 1.4

Soal No. 12

Soal Indikator 12

Hasil dari 202 102 ....


A. 100

B. 200

C. 300

D. 400

Pembahasan

202=20 20 =400

102=10 10 =100
202 102 400 100 300
atau

202 102 (20 10)(20 10)


10 30
300
Kembali ke
Kompetensi 1.4

Materi 12

Indikator 13. Siswa dapat menentukan hasil penarikan akar


pangkat tiga dari suatu bilangan pangkat tiga

INTISARI MATERI
Pangkat tiga suatu bilangan adalah hasil perkalian bilangan itu
sendiri sebanyak tiga bilangan. Bentuk umumnya sebagai
berikut:

a3 a a a
Penarikan pangkat tiga dari suatu bilangan pangkat tiga adalah
suatu bilangan yang bila dikalikan dengan bilangan itu sendiri
sebanyak tiga kali. Bentuk umumnya sebagai berikut:

aaa a
Kembali ke
Kompetensi 1.4

Soal No. 13

Soal Indikator 13

Hasil dari 3 9.261 ....


A. 21
B. 22
C. 23

D. 24

Pembahasan

9.261 = 21 21 21 = 213
3

9.261 =3 213 =21

Kembali ke
Kompetensi 1.4

Materi 13

Indikator 14. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang


berkaitan dengan penarikan akar pangkat tiga.

INTISARI MATERI
Masalah yang berkaitan dengan penarikan akar pangkat tiga,
biasanya menentukan panjang rusuk suatu kubus yang diketahui
volumenya.
Pangkat tiga suatu bilangan adalah hasil perkalian bilangan itu
sendiri sebanyak tiga bilangan. Bentuk umumnya sebagai
berikut:

a3 a a a

Penarikan pangkat tiga dari suatu bilangan pangkat tiga adalah


suatu bilangan yang bila dikalikan dengan bilangan itu sendiri
sebanyak tiga kali. Bentuk umumnya sebagai berikut:
3

aaa a
Kembali ke
Kompetensi 1.4

Soal No. 14

Soal Indikator 14
Sebuah kubus mempunyai volume 1.728 dm3. Berapa
panjang rusuk kubus tersebut?
A. 8 dm
B. 12 dm
C. 14 dm
D. 22 dm
Pembahasan

Volume kubus dirumuskan V s s s s3


s 3 V =3 1.728 dm3 =3 12 12 12 dm
=3 123

=12 dm
Jadi, panjang rusuk kardus tersebut adalah 12 dm.

Kembali ke
Kompetensi 1.4

Materi 14

Kompetensi 2
Memahami konsep ukuran waktu, panjang, berat, panjang, luas,
debit, volume, dan konsep jarak dan kecepatan serta
penggunaannya dalam pemecahan masalah.

Indikator 15

Indikator 17

Indikator 16

Indikator 18

Kompetensi 3.1

Indikator 15. Siswa dapat menentukan hasil penjumlahan dan


pengurangan satuan waktu atau satuan panjang
yang disajikan dalam soal cerita sederhana.

INTISARI MATERI

Kembali ke
Kompetensi 2

Soal No. 15

Soal Indikator 15
SD Mandiri berekreasi dengan menggunakan bus wisata.
Lama perjalanan pergi mereka memerlukan waktu 8 jam 50
menit dan perjalanan pulang memerlukan waktu 9 jam 47
menit. Selisih lama waktu berangkat dan pulang adalah ....
A.1 jam 43 menit
C. 59 menit
B.1 jam 3 menit
D. 57 menit
Pembahasan

Model matematika dari persoalan di atas adalah


9 jam 47 menit 8 jam 50 menit = ...
9 jam 47 menit = (9 60) + 47 = 587 menit
8 jam 50 menit = (8 60) + 50 = 530 menit
9 jam 47 menit 8 jam 50 menit = 587 menit 530 menit
= 57 menit
Kembali ke
Kompetensi 2

Materi 15

Indikator 16. Siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang


berkaitan dengan satuan debit atau satuan volume

INTISARI MATERI
Rumus debit air
V
D
t

Tingkatan dalam satuan volume

Keterangan:
D = debit air
V = volume
t = waktu
Hal yang harus diperhatikan
1.Konversi satuan waktu
2.Konversi satuan volume

Setiap turun 1 tingkat, dikali 1.000


Setiap naik 1 tingkat, dibagi 1.000
1 dm3 = 1 L (liter)
1 cm3 = 1 mL (mililiter)

Kembali ke
Kompetensi 2

Soal No. 16

Soal Indikator 16
Pak Hadi mengisi kolam ikan dengan air selama 2,5 jam.
Jika debit air yang mengalir 45 liter per menit, volume air
yang telah mengalir sebanyak ....
A.33 liter
C. 1.125 liter
B.112,5 liter
D. 6.750 liter
Pembahasan

Rumus debit air


V
D
t

t = 2,5 jam = 150 menit


D = 45 liter/ menit

V D t 45 150 6.750
Jadi, volume air yang telah mengalir ke kolam ikan
adalah sebanyak 6.750 liter.
Kembali ke
Kompetensi 2

Materi 16

Indikator 17. Siswa dapat menentukan penyelesaian


masalah yang berkaitan dengan satuan berat
atau satuan luas

INTISARI MATERI

Kembali ke
Kompetensi 2

Soal No. 17

Soal Indikator 17
Untuk membuat satu loyang kue diperlukan gula sebanyak
4 ons. Jika ibu akan membuat 5 loyang kue, gula yang
diperlukan adalah ....
A. 0,02 kg
B. 0,2 kg
C. 2,0 kg
D. 20 kg
Pembahasan

Model matematikanya adalah


5 4 ons = ... kg
5 (4 0,1 kg) =

1 ons = 0,1 kg

5 0,4 kg = 2 kg

Jadi, banyak gula yang diperlukan Ibu adalah 2 kg.

Kembali ke
Kompetensi 2

Materi 17

Indikator 18. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita sederhana


yang berkaitan dengan jarak, kecepatan, dan
waktu.

INTISARI MATERI
Kecepatan rata-rata adalah jarak tempuh dibagi waktu
tempuh

s
v
t

Keterangan:
v = kecepatan rata-rata
s = jarak
t = waktu
Hal yang harus diperhatikan adalah konversi satuan waktu
dan jarak.

Kembali ke
Kompetensi 2

Soal No. 18

Soal Indikator 18
Kecepatan Zaky bersepeda ke rumah nenek 16 km per jam.
Jika ia berangkat dari rumah pukul 05.30 dan tiba di rumah
nenek pukul 09.45, jarak yang ditempuh Zaky adalah ....
A. 58 km
B. 64 km
C. 68 km
D. 72 km
Pembahasan

s
v
t

1
t = 09.45 05.30 = 4 jam 15 menit = 4 jam
4
v = 16 km/jam

1
s v t 16 4 68
4
Jadi, jarak yang ditempuh Zaky adalah 68 km.

Kembali ke
Kompetensi 2

Materi 18

Kompetensi 3.1

Memahami konsep, sifat dan unsur-unsur bangun datar, serta


hubungan antarbangun, dan dapat menggunakannya dalam
pemecahan masalah.
Indikator 21
Indikator 19

Indikator 22
Indikator 20
Indikator 23

Kompetensi 3.2

Indikator 19. Siswa dapat menentukan bentuk bangun datar dari


INTISARI beberapa sifat-sifat bangun yang disajikan atau
MATERI sebaliknya.

Klik disini untuk materi lanjutan

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Soal No. 19

Soal Indikator 19
Suatu bangun datar memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
(1) Keempat sisinya tidak sama panjang
(2) Sepasang sisi yang berhadapan sejajar
(3) Keempat sudutnya tidak sama besar
Bangun datar yang dimaksud adalah ....
A.Trapesium siku-siku
C. Trapesium sembarang
B.Trapesium samakaki
D. Belahketupat
b

Pembahasan

abcd

Memiliki sepasang sisid yang berhadapan sejajar adalah trapesium.


Karena keempat sudutnya tidak sama besar dan keempat sisinya tidak
sama panjang, maka trapesium tersebut sembarang.
Jadi, bangun datar yang dimaksud adalah trapesium sembarang.

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Materi 19

Indikator 20. Siswa dapat menentukan hasil pencerminan dari


gambar suatu bangun datar yang disajikan.

INTISARI MATERI
Sifat-sifat pencerminan
1.Jarak benda ke cermin sama dengan jarak bayangan ke cermin.
2.Garis yang menghubungkan benda dan bayangan tegak lurus terhadap
cermin.
Berikut ini diberikan
contoh
pencerminan
yang benar dan salah

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Soal No. 20

Soal Indikator 20
Pencerminan yang benar dari gambar berikut adalah ....

Pembahasan

Sifat dalam pencerminan:


Suatu titik, garis, atau bangun datar dengan hasil
pencerminannya selalu memiliki bentuk yang sama dan
berjarak sama terhadap sumbu pencerminan.
Jadi, pencerminan bangun datar yang benar adalah

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Materi 20

Indikator 21. Siswa dapat menentukan unsur-unsur yang


ada pada bangun ruang yang disajikan (titik
sudut, sisi, atau rusuk)

INTISARI MATERI

Unsur bangun ruang


1.Sisi (bidang yang membatasi bangun ruang)
2.Rusuk (garis pertemuan dua sisi)
3.Titik sudut (titik pertemuan tiga sisi)
Kembali ke
Kompetensi 3.1

Soal No. 21

Soal Indikator 21
Perhatikan gambar bangun berikut!
Banyak titik sudut pada bangun
tersebut adalah ....
A. 3 B. 5 C. 6 D. 9
Pembahasan

Bangun ruang tersebut adalah prisma segitiga.


Terdapat 3 titik sudut pada alas dan 3 titik sudut
pada atas.
Jadi, banyak titik sudut pada bangun ruang
tersebut adalah 6.

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Materi 21

Indikator 22. Siswa dapat menentukan satu pasang bangun


yang sama dan sebangun dari beberapa gambar
yang disajikan.

INTISARI MATERI
Dua buah bangun dikatakan kongruen jika:
1.sisi-sisi yang bersesuaian dari bangun tersebut sama
panjang.
2.Sudut-sudut yang bersesuaian dari bangun tersebut
sama besar.
Dua buah bangun dikatakan sebangun jika:
1.Perbandingan panjang sisi-sisi yang bersesuaian
senilai.
2.Sudut-sudut yang bersesuaian dari bangun tersebut
sama besar.

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Soal No. 22

Soal Indikator 22
Perhatikan gambar!
Pasangan gambar bangun
yang sama dan sebangun
adalah ....
A.I dan III
B.I dan II
C.II dan III
D.III dan IV

Pembahasan

Dari keempat bangun datar pada soal, pasangan gambar bangun datar
yang sama dan sebangun adalah I dan III. Karena sisi yang bersesuaian
sama panjang dan sudut yang bersesuaian sama besar.

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Materi 22

Indikator 23. Siswa dapat menentukan jaring-jaring suatu


bangun ruang.

INTISARI MATERI

Kembali ke
Kompetensi 3.1

Soal No. 23

Soal Indikator 23
Gambar yang merupakan jaring-jaring limas segiempat ....

Pembahasan

Jaring-jaring limas segiempat adalah alas yang berbentuk


segiempat dengan dikelilingi 4 segitiga yang apabila dilipat
menurut garis pertemuan dua sisi akan membentuk limas
segiempat, sehingga tidak ada bidang/sisi yang rangkap
ataupun yang terbuka.
Gambar pada pilihan A, B, dan D bukan merupakan jaringjaring limas segiempat, karena ada bidang/sisi yang
rangkap. Jadi, gambar yang merupakan jaring-jaring limas
segiempat adalah C.
Kembali ke
Kompetensi 3.1

Materi 23

Kompetensi 3.2

Memahami konsep luas bangun datar


menggunakannya dalam pemecahan masalah.

sederhana

Indikator 24

Indikator 26
Indikator 25

Kompetensi 3.3

dan

Indikator 24. Disajikan bangun datar dengan ukuran yang


ditentukan siswa dapat menghitung luasnya.

INTISARI MATERI
1. Segitiga
Keliling = a + b + c
1
Luas = a t
2

2. Persegi
Keliling = p + s + s + s = 4s
Luas = s s s 2

3. Persegi panjang
Keliling = p + l + p + l
= 2p + 2l = 2 (p + l)
Luas = p l

4. Jajargenjang
Keliling = a + b + a + b
= 2a + 2b = 2 (a + b)
Luas = a t
Materi Lanjutan

Lanjutan materi Indikator 24


5. Belahketupat
Keliling = s + s + s + s = 4s
Luas =

1
d1 d2
2

6. Layang-layang
Keliling = a + b + a + b
= 2a + 2b = 2 (a + b)
1
Luas =
d1 d2
2
7. Lingkaran
Keliling = 2r dengan = 3,14
22
atau
7
Luas = r r r 2
Kembali ke
Kompetensi 3.2

Soal No. 24

Soal Indikator 24
Perhatikan gambar.
Luas bangun tersebut adalah ....
A.40 cm2
C. 192 cm2
B.80 cm2
D. 384 cm2
Pembahasan

Bangun tersebut adalah segitiga samakaki dengan panjang


alas (a) 16 cm dan tinggi (t) 24 cm.

1
Lsegitiga a t
2
1
16 24
2
8 24 192 cm2

Kembali ke
Kompetensi 3.2

Materi 24

Indikator 25. Siswa dapat menentukan luas gabungan atau irisan


dari dua bangun datar sederhana.

INTISARI MATERI
1. Segitiga
Keliling = a + b + c
1
Luas = a t
2

2. Persegi
Keliling = p + s + s + s = 4s
Luas = s s s 2

3. Persegi panjang
Keliling = p + l + p + l
= 2p + 2l = 2 (p + l)
Luas = p l

4. Jajargenjang
Keliling = a + b + a + b
= 2a + 2b = 2 (a + b)
Luas = a t
Materi Lanjutan

Lanjutan materi Indikator 25


5. Belahketupat
Keliling = s + s + s + s = 4s
Luas =

1
d1 d2
2

6. Layang-layang
Keliling = a + b + a + b
= 2a + 2b = 2 (a + b)
1
Luas =
d1 d2
2
7. Lingkaran
Keliling = 2r dengan = 3,14
22
atau
7
Luas = r r r 2
Kembali ke
Kompetensi 3.2

Soal No. 25

Soal Indikator 25
Perhatikan gambar.
Luas bangun tersebut adalah ....
A.84 cm2
C. 132 cm2
B.96 cm2
D. 384 cm2
Pembahasan

Bangun di atas merupakan gabungan dari persegi panjang


dan segitiga.

Lpersegi panjang = p I
= 12 cm 7 cm = 84 cm2
1
1
Lsegitiga a t 12 cm 8 cm 6 cm 8 cm 48 cm2
2
2
Jadi, luas bangun datar tersebut
Lpersegi panjang + Lsegitiga = 84 cm2 + 48 cm2 = 132 cm2
Kembali ke
Kompetensi 3.2

Materi 25

Indikator 26. Siswa dapat menentukan luas bagian lingkaran


(misal setengah lingkaran).

INTISARI MATERI
Lingkaran
Keliling =2 r dengan =3,14
22
atau
7
Luas = r r r2
Untuk menentukan luas
setengah lingkaran, maka
kalikan setengah luas lingkaran
tersebut. Apabila soal yang
diminta luas lingkaran, maka
dikalikan 3/4 .

3
3
Luas 3 lingkaran = r r r2
4
4
4

1
1
Luas setengah lingkaran = r r r2
2
2

1
1
Luas seperempat lingkaran = r r r2
4
4
Kembali ke
Kompetensi 3.2

Soal No. 26

Soal Indikator 26
Perhatikan gambar di samping!
Luas bangun tersebut adalah ....
A.31,4 cm2
C. 235,5 cm2
B.78,5 cm2
D. 314 cm2
Pembahasan

Bangun datar tersebut merupakan bangun lingkaran


Dengan jari-jarinya (r) 10 cm

1
1
1
L r r 3,14 10 10 314 78,5
4
4
4
Jadi, luas bangun daerah tersebut
adalah 78,5 cm2.
Kembali ke
Kompetensi 3.2

Materi 26

Kompetensi 3.3

Memahami konsep volume bangun ruang


menggunaknnya dalam pemecahan masalah.

sederhana

Indikator 27

Indikator 29

Indikator 28

Kompetensi 4

dan

Indikator 27. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang


berkaitan dengan volume kubus atau balok.

INTISARI MATERI
Kubus
Luas permukaan = 6 s s = 6s2
Volume = s s s = s3
Keterangan: s = panjang rusuk kubus
Balok
Luas permukaan = (2 p l) + (2 p t) + (2 l t)
= 2 {(p l) + (p t) + (l t)}
Volume = p l t
Keterangan: p = panjang balok
l = lebar balok
t = tinggi balok
Soal cerita yang biasa muncul menentukan volume
atau isi air dari akuarium/bak mandi berbentuk
kubus atau balok.
Kembali ke
Kompetensi 3.3

Soal No. 27

Soal Indikator 27
Pak Agus mempunyai akuarium berbentuk balok. Jika luas
alas akuarium adalah 48 cm2 dan tinggi 7 cm, volume
akuarium tersebut adalah ....
A.336 cm3
C. 112 cm3
B.168 cm3
D. 55 cm3
Pembahasan

Akuarium tersebut berbentuk balok, sehingga kita mencari


volume balok
Volume = Lalas t
= 48 cm2 7 cm
= 336 cm3
Jadi, volume akuarium tersebut adalah 336 cm3.

Kembali ke
Kompetensi 3.3

Materi 27

Indikator 28. Siswa dapat menentukan volume prisma segitiga


dari suatu gambar yang ukurannya diketahui.

INTISARI MATERI

Prisma segitiga
Luas permukaan = (2 luas segitiga) + (keliling alas tinggi)
= (2 luas segitiga) + ((a + b + c) t)
Volume = Luas alas tinggi
Luas alas adalah luas segitiga. Biasanya alasnya segitiga
siku-siku atau segitiga sembarang yang diketahui tinggi
segitiga tersebut
Kembali ke
Kompetensi 3.3

Soal No. 28

Soal Indikator 28
Perhatikan gambar!
Volume bangun tersebut adalah ....
A.15 cm3
C. 48 cm3
B.36 cm3
D. 96 cm3
Pembahasan

Alas pada bangun ruang tersebut adalah segitiga sikusiku. Sehingga,


Volume prisma segitiga = luas alas tinggi
Perhatikan segitiga siku-siku, alas segitiga siku-siku = 4 cm,
tinggi = 3 cm. Tinggi prisma = 8 cm.

1
V 4 3 8 2 3 8 48
2
Jadi, volume bangun tersebut adalah 48 cm3.
Kembali ke
Kompetensi 3.3

Materi 28

Indikator 29. Siswa dapat menentukan volume tabung dari


suatu gambar tabung yang ukurannya
diketahui.

INTISARI
MATERI

Kembali ke
Kompetensi 3.3

Soal No. 29

Soal Indikator 29

Pembahasan

Diameter alas = 20 cm sehingga jari-jarinya = 10 cm

V 3,14 10 10 25 314 25 7.850


Jadi, volume tabung tersebut adalah 7.850 cm3.
Kembali ke
Kompetensi 3.3

Materi 29

Kompetensi 4

Memahami konsep koordinat untuk menentukan letak benda dan


menggunakannya dalam pemecahan masalah.

Indikator 30

Kompetensi 5.1

Indikator 30. Diberikan beberapa titik pada bidang


koordinat, siswa dapat menentukan koordinat
salah satu titik.

INTISARI MATERI
Koordinat Cartesius terbentuk dari dua garis
bilangan yang saling tegak lurus. Garis bilangan
yang mendatar disebut sumbu-X dan garis
bilangan yang tegak disebut sumbu-Y.
Koordinat suatu titik dinyatakan dengan (x, y). x
adalah bilangan pada sumbu-X dan y adalah
bilangan pada sumbu-Y .
x disebut absis dan y disebut ordinat.
Pada gambar di samping, koordinat masingmasing titik adalah A(2, 1); B(3, 0); C(1, 3); dan
D(4, 2).

Kembali ke
Kompetensi 4

Soal No. 30

Soal Indikator 30
Perhatikan gambar di samping!
Titik yang koordinatnya (4, 5)
adalah ....
A.M
C. O
B.N
D. P
Pembahasan

Koordinat M adalah 5 satuan ke kiri dan 2


satuan ke atas (5, 2)
Koordinat N adalah 4 satuan ke kanan dan 3
satuan ke atas (4, 3)
Koordinat O adalah 2 satuan ke kanan dan 3
satuan ke bawah (2, 3)
Koordinat P adalah 4 satuan ke kiri dan 5
satuan ke bawah (4, 5)
Jadi, titik yang koordinatnya (4, 5) adalah P.
Kembali ke
Kompetensi 4

Materi 30

Kompetensi 5.1

Memahami konsep pengumpulan dan penyajian data serta


menerapkannya dalam pemecahan masalah.

Indikator 31

Indikator 33

Indikator 32

Indikator 34

Kompetensi 5.2

Indikator 31. Siswa dapat menentukan banyak data dari suatu


gambar diagram batang yang disajikan (terbanyak,
terendah, selisih, dll).

INTISARI MATERI
Diagram batang
Penyajian data dengan menggunakan gambar batang disebut
diagram batang. Berikut ini adalah contoh diagram batang
mengenai berat badan 100 siswa di suatu SD.
Dari diagram batang di samping
diperoleh beberapa data, yaitu:
1.Berat badan terbanyak adalah 40
siswa
2.Berat badan terendah adalah 10
siswa
3.Selisih berat badan 37 kg dan berat
badan 36 kg adalah 10 siswa

Kembali ke
Kompetensi 5.1

Soal No. 31

Soal Indikator 31
Diagram batang di samping ini
menunjukkan banyak siswa di SD
Harapan Tahun 2012. Selisih
banyak siswa kelas I dan IV
adalah ....
A.15
C. 35
B.30
D. 45
Pembahasan

Banyak siswa kelas I adalah 55 orang.


Banyak siswa kelas IV adalah 25 orang.
Selisih banyak siswa kelas I dan kelas IV = 55 25 = 30
Jadi, selisih banyak siswa kelas I dan IV adalah 30 orang.
Kembali ke
Kompetensi 5.1

Materi 31

Indikator 32. Siswa dapat menentukan banyak data pada diagram


lingkaran yang disajikan (data dari presentase atau
besar sudu tertentu.

INTISARI MATERI
Diagram lingkaran
Penyajian data dengan menggunakan gambar lingkaran disebut
diagram lingkaran. Lingkaran yang digambarkan terbagi atas
beberapa bagian. Besarnya bagian tergantung dari data dan
biasanya dinyatakan dengan persen atau besar sudut.

Dari diagram lingkaran di samping


Jika jumlah penduduknya 200 orang,
maka jumlah penduduk pegawai swasta adalah:
35
35% 200
200 70 orang
100

Kembali ke
Kompetensi 5.1

Soal No. 32

Soal Indikator 32
Perhatikan diagram berikut!
Diagram lingkaran tersebut menunjukkan
hasil penjualan telur ayam yang dilakukan
Pak Edi selama 5 hari. Jika hari Selasa Pak
Edi berhasil menjual 20 kg telur, berapa kg
telur yang dijual Pak Edi pada hari kamis?
A.12 kg
C. 20 kg
B.16 kg
D. 24 kg
Pembahasan

Hari Selasa = 25% Hari Kamis = 15%


Banyak telur pada hari Selasa = 20 kg
Banyak telur pada hari Kamis

15%
20 12
25%

Jadi, banyak telur yang dijual pada hari Kamis adalah 12 kg.
Kembali ke
Kompetensi 5.1

Materi 32

Indikator 33. Siswa dapat menentukan diagram batang dari


data yang disajikan dalam bentuk tabel.

INTISARI MATERI
Diberikan data dalam bentuk tabel.
Sesuaikan jumlah frekuensi yang muncul dalam tabel ke dalam
bentuk diagram batang.
Contoh:
Tahun Panen

Hasil Panen

2005
2006
2007
2008
2009

15
25
30
20
35

Kembali ke
Kompetensi 5.1

Soal No. 33

Soal Indikator 33
Data telur pada peternakan ayam
dalam waktu 4 hari. Diagram batang
yang mewakili data tersebut
adalah ....

Hari

Banyakanya Telur
(Butir)

Senin
Selasa
Rabu
Kamis

150
170
160
140

Pembahasan

Dengan
menyesuaikan data
pada tabel dengan
data pada diagram
batang maka
diperoleh diagram
batang seperti pada
pilihan jawaban D.

Kembali ke
Kompetensi 5.1

Materi 33

Indikator 34. Siswa dapat menentukan salah satu unsur dari


data yang disajikan dalam bentuk diagram batang
atau lingkaran.

INTISARI MATERI
Berikut ini salah satu unsur dari data yang disajikan dalam bentuk
diagram batang atau daun
Dari diagram batang di samping
diperoleh beberapa data, yaitu:
1.Berat badan terbanyak adalah 40
siswa
2.Berat badan terendah adalah 10
siswa
3.Selisih berat badan 37 kg dan berat
badan 36 kg adalah 10 siswa
Dari diagram lingkaran di samping
Jika jumlah penduduknya 200 orang,
maka jumlah penduduk pegawai swasta adalah:
35
35% 200
200 70 orang
100
Kembali ke
Kompetensi 5.1

Soal No. 34

Soal Indikator 34
Diagram batang berikut menunjukkan
peserta Ujian Nasional SD Mukti Jaya
selama empat tahun. Banyak peserta
Ujian Nasional pada tahun 2010
adalah ....
A.45 peserta C. 35 peserta
B.40 peserta D. 20 peserta
Pembahasan
Tahun

Banyak Peserta
Didik

2008
2009
2010
2011

20
40
45
50

Jadi, banyaknya peserta Ujian


Nasional pada tahun 2010 adalah
45 peserta.

Kembali ke
Kompetensi 5.1

Materi 34

Kompetensi 5.2

Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan data

Indikator 35

Indikator 38

Indikator 36

Indikator 39

Indikator 37

Indikator 40

Indikator 35. Siswa dapat menentukan nilai rata-rata dari


sekumpulan data (rentang banyak data 6-10 data).

INTISARI MATERI
Nilai rata-rata dari sekumpulan data adalah jumlah semua
data dibagi oleh banyaknya data.

jumlah semua data


Nilai rata-rata
banyak data

Kembali ke
Kompetensi 5.2

Soal No. 35

Soal Indikator 35
Berat badan (dalam kg) dari 9 orang siswa kelas
VI adalah:
36, 37, 30, 36, 33, 31, 35, 33, dan 35.
Rata-rata berat badan mereka adalah ....
A.30 kg
C. 34 kg
B.33 kg
D. 35 kg
Pembahasan

Nilai rata-rata

jumlah semua data


banyak data

36 37 30 36 33 31 35 33 35
Rata-rata
9
306
34

9
Jadi, rata-rata berat badan mereka adalah 34 kg.
Kembali ke
Kompetensi 5.2

Materi 35

Indikator 36. Siswa dapat menentukan nilai rata-rata dari data


berbentuk tabel (banyak data kurang dari 20 data).

INTISARI MATERI
Nilai rata-rata dari sekumpulan data adalah jumlah semua
data dibagi oleh banyaknya data.

Nilai rata-rata

jumlah semua data


banyak data

Untuk memudahkan menghitung jumlah semua data, kita


kalikan nilai dengan frekuensi yang muncul.

Kembali ke
Kompetensi 5.2

Soal No. 36

Soal Indikator 36
Tabel berikut adalah data hasil
ulangan IPA siswa kelas VI. Rata-rata
hasil ulangan IPA tersebut adalah ....
A.8,0
C. 7,5
B.7,9
D. 7,0

Nilai

Banyak
siswa

6
7
8
9
10

4
6
4
3
1

Pembahasan

135
Rata-rata
7,5
20
Jadi, rata-rata hasil ulangan
IPA tersebut adalah 7,5.

Kembali ke
Kompetensi 5.2

Materi 36

Indikator 37. Siswa dapat menghitung nilai rata-rata dari


sajian data berbentuk diagram batang.

INTISARI MATERI
Nilai rata-rata dari sekumpulan data adalah jumlah semua
data dibagi oleh banyaknya data.

Nilai rata-rata

jumlah semua data


banyak data

Langkah pertama menyelesaikan soal ini adalah dengan


membaca data dalam diagram batang. Lalu hitung nilai
rata-ratanya.

Kembali ke
Kompetensi 5.2

Soal No. 37

Soal Indikator 37
Jarak lemparan bola kasti yang
dilakukan Azizah ditunjukkan pada
diagram batang berikut ini. Ratarata jarak lemparan Azizah
adalah ....
A.45 meter
C. 42 meter
B.42,5 meter D. 41,5 meter
Pembahasan

Nilai rata-rata

jumlah semua data


banyak data

50 40 30 50 170
Rata-rata

42,5
4
4
Jadi, rata-rata jarak lemparan Azizah adalah 42,5 meter.
Kembali ke
Kompetensi 5.2

Materi 37

Indikator 38. Siswa dapat menentukan nilai median dari


sekumpulan data tunggal yang disajikan.

INTISARI MATERI

Median adalah nilai tengah dari sekumpulan data yang telah


diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar.

Kembali ke
Kompetensi 5.2

Soal No. 38

Soal Indikator 38
Berikut ini data berat badan (dalam kg) dari 13
siswa kelas VI.
25, 35, 28, 30, 30, 28, 32, 32, 25, 35, 35, 36, 37
Median data di atas adalah ....
A.25 kg
C. 35 kg
B.32 kg
D. 37 kg
Pembahasan

Setelah data diurutkan diperoleh


25, 25, 28, 28, 30, 30, 32, 32, 35, 35, 35, 37, 37

Median 32
Jadi, median data tersebut adalah 32 kg.
Kembali ke
Kompetensi 5.2

Materi 38

Indikator 39. Siswa dapat menentukan nilai modus dari data


yang disajikan dalam bentuk soal cerita.

INTISARI MATERI

Modus adalah data atau nilai yang paling sering muncul.

Kembali ke
Kompetensi 5.2

Soal No. 39

Soal Indikator 39
Hasil penimbangan berat badan dari 20 orang siswa kelas VI
dalam kg adalah 26, 26, 28, 30, 32, 31, 28, 30, 28, 26, 28, 30, 28,
31, 26, 30, 32, 26, 31, dan 28.
Modus dari data berat badan siswa kelas VI tersebut adalah ....
A. 32 kg
B. 30 kg
C. 28,75 kg
D. 28 kg
Pembahasan

Modus adalah data yang paling banyak/paling sering muncul.


Untuk memudahkan menentukan modus dari data tersebut
kita masukkan ke dalam tabel frekuensi sebagai berikut.
Umur

Banyaknya
(frekuensi)

26
28
30
31
32

5
6
4
3
2

Jumlah

20

Jadi, modus dari data


tersebut adalah 28 kg.

Kembali ke
Kompetensi 5.2

Materi 39

Indikator 40. Siswa dapat menentukan selisih nilai tertinggi dan


terendah dari data yang disajikan.

INTISARI MATERI

Dari diagram batang di samping diperoleh beberapa


data, yaitu:
1.Berat badan terbanyak (tertinggi) adalah 40 siswa
2.Berat badan terendah adalah 10 siswa
Tertinggi terendah = 40 10 = 30
Jadi, selisih banyaknya berat badan tertinggi dan
terendah adalah 30 siswa.
Kembali ke
Kompetensi 5.2

Soal No. 40

Soal Indikator 40
Hasil psikotes 15 anak diperoleh nilai sebagai berikut:
435, 435, 345, 355, 514
364, 453, 455, 541, 554
543, 545, 445, 465, 534
Selisih nilai tertinggi dan terendah dari data di atas
adalah ....
A.208
C. 210
B.209
D. 211
Pembahasan

Nilai tertinggi = 554

Nilai terendah = 345

Selisih = nilai tertinggi nilai terendah


= 554 345 = 209
Jadi, selisih nilai tertinggi dan terendah dari
data di atas adalah 209.
Kembali ke
Kompetensi 5.2

Materi 40

Terima
Kasih