Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PERALATAN INDUSTRI

JURUSAN TEKNIK KIMIA


POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA
2014/2015

INSTRUKSI:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Prinsip kerja pada economizer


Bahan baku yang digunakan
Produk yang dihasilkan
Kegunaan dari economizer
Tujuan proses peralatan
Prinsip pemanasan
Jenis-jenis economizer

Definisi Economizer
Economizer adalah alat pemindah panas berbentuk tubular yang digunakan
untuk memanaskan air umpan boiler sebelum masuk ke steam drum. Istilah
economizer diambil dari kegunaan alat tersebut, yaitu untuk menghemat (to
economizer penggunaan bahan bakar dengan mengambil panas (recovery) gas buang
sebelum dibuang ke atmosfir.
Prinsip kerja pada economizer
Economizer berfungsi untuk meningkatkan temperatur air ( pemanasan awal)
sebelum masuk ke boiler untuk selanjutnya dialirkan ke steam drum, komponen ini
berada dalam boiler yang terdiri dari rangkaian pipa-pipa (tubes) yang menerima air
dari inlet.
Sumber panas yang diperlukan oleh alat ini berasal dari gas buang dalam
boiler. Air mengalir dalam pipapipa, sementara diluar mengalir gas panas yang
berasal dari hasil pembakaran boiler. Setelah melewati HP heater, feedwater masuk ke
economizer. Economizer adalah tempat air dipanaskan oleh flue gas untuk pertama
kalinya dalam ruang bakar (furnace). Panas yang digunakan memanfaatkan sisa panas
dari hasil pembakaran. Air di dalam economizer tidak boleh sampai menjadi uap,
dengan memperhitungkan tekanan dan temperatur tidak boleh melampaui titik uap
air. Karena jika terjadi penguapan maka akan sangat sulit untuk mempertahankan
level steam water level pada steam drum.

Selanjutnya steam panas tersebut dimanfaatkan untuk memanaskan air


sehingga temperaturnya meningkat. Dengan memanfaatkan gas buang boiler,
economizer akan memanaskan air pengisi sebelum masuk ke boiler drum. Setelah
dipanaskan air pengisi tersebut dialirkan ke dalam drum dengan menggunakian
distribute pipe yang ukuran panjangnyan sama dengan drum tersebut.

Penggunaan Economizer untuk pemanasan awal sangatlah penting, karena:


1. Hal tersebut dapat meningkatkan efisiensi boiler secara keseluruhan, karena
panas yang ada pada steam bisa dimanfaatkan untuk melakukan usaha.
2. Dengan memanaskan air sebelum air diubah menjadi steam di Boiler, berarti
mempermudah kerja Boiler, hanya sedikit saja panas yang perlu ditambahkan.
3. Pemanasan air hanya akan mengurangi Thermal Shock pada Boiler.

Pada economizer ini yang harus dijaga adalah terjadinya korosi, baik dari sisi dalam
maupun dari sisi luar. Untuk menjaga korosi dari sisi luar, dapat dilakukan dengan
cara :

Membatasi kandungan sulfur pada fuel (coal)

Menjaga temperature metal economizer

Melakukan sistem firing dengan baik

Sedangkan untuk mencegah korosi dari sisi dalam, dengan jalan menjaga kualitas air
yang diijinkan pada sistem air pengisi.Hal-hal yang perlu diperhatikan dan yang
mungkin terjadi pada economizer adalah :
a. Perubahan air pengisi dari fase air ke fase uap pada economizer yang disebabkan tidak adanya sirkulasi air pada economizer saat firing atau furnace
dalam keadaan panas. Hal ini akan mengakibatkan water hammer pada
economizer. Untuk mencegah hal tersebut, valve recirculation economizer
(MOV AE-SHV-1A/1B) harus dibuka untuk memperoleh aliran alami pada
economizer dari down comer. Tapi pada saat ada aliran air pengisi, hendaknya
MOV tersebut harus ditutup kembali.
b. Terjadinya thermal shock pada inlet header economizer yang disebabkan oleh
perbedaan temperature antara air masuk dan air pada header economizer. Jika
hal itu terpaksa dilakukan, maka sistem pengisian air penambah dilaku-kan
dengan flow yang sedikit mungkin secara teratur.

Bahan baku yang digunakan


Bahan yang digunakan economizer adalah gas buang yang keluar dari
superheater sebelum dibuang ke atmosfir melalui cerobong.

Produk yang dihasilkan


Pemanasan pada economizer dihasilskan produk berupa air panas yang akan
masuk ke dalam steam drum.
Tujuan proses peralatan
Economizer digunakan untukmemanaskan air umpan boiler yang akan masuk
ke dalam steam drum.
Kegunaan dari enomizer
Gas

asap

yang

telah

meninggalkan

superheater

maupun

reheater,

temperaturnya masih cukup tinggi sekitar 500oC hingga 800oC sehingga akan menjadi
kerugoan panas yang besar bila gas asap tersebut langsung dibuang lewat cerobong
asap. Gas asap yang masih panas ini dapat dimanfaatkan untuk memanasai air
terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam drum ketel, sehingga air telah dalam
keadaan panas, sekitar 30oC sampai 50oC dibawah temperature mendidihnya.
Air yang telah dalam keadaan panas saat masuk kedalam drum ketel
membawa keuntunga karena di tempat air masuk ke dalam drum, dinding ketel tidak
mengerut sehingga drum ketel dapat lebih awet. Dengan demikian, biaya perawatan
atau biaya maintenancenya menjadi lebih murah. Lain halnya bila air dalam keadaan
dingin masuk ke dalam drum tersebut, dinding drum akan mengerut dan mudah pecar
atau bocor, sehingga biaya perawatannya mahal. Tujuan kedua ialah dengan
memanfaatkan gas asap yang masih mempunyai temperatur yang tinggi tersebut
untuk memanasi air sebelum masuk ke dalam drum ketel, berarti akan memperbesar
efisiensi dari ketel uap, karena dapat memperkecil kerugian panas yang yang diderita
oleh ketel.
Tujuan berikutnya ialah dengan air yang telah dalam keadaan panas masuk ke
dalam drum ketel tersebut, untuk menguapkannya di dalam tungku hanya sedikit saja
dibutuhka panas, sehingga dengan demikian untuk menguapkan air di dalam tungku
hanya dibuthkan sedikit bahan bakar, sehingga pemakaian bahan bakarnya lebih
hemat atau dengan kata lain, biaya operasinya menjadi lebih ekonomis. Tujuan

keempat ialah bila air telah dalam keadaan panas memasuki drum ketel, maka untuk
menguapkannya hanya dibutuhkan panas yang sedikit di dalam penguap, sehingga
luas bidang yang dipanaskan atau heating surface dari penguap atau evaporator
menjadi lebih sedikit, akibatnya ukuran-ukuran tungku menjadi lebih kecil, oleh
karena itu harga tungku menjadi lebih kecil, oleh karena itu harga tungku menjadi
lebih murah atau secara keseluruhannya harga ketel atau harga investasinya menjadi
lebih murah, sekalipun harus dipasang alat untuk memanaskan air terlebih dahulu
sebelum masuk drum ketel.
Prinsip pemanasan
Economizer memiliki konstruksi berupa rangkaian pipa-pipa yang berbentuk
spiral dan dipasang pada saluran gas bekas yang berfungsi untuk memanaskan air
sebelum masuk ke Boiler Drum. Pemanasan hanya terjadi dari luar pipa dengan
menggunakan gas buang. Gas buang tersebut berasal dari pembakaran dalam boiler.
Gas buang telah meniggalkan superheater maupun reheater, temperaturnya masih
cukup tinggi sekitar 500oC hingga 800oC, sehingga akan merupakan kerugian panas
yang besar bila gas asap tersebut langsung dibuang lewat cerobong. Gas asap yang
masih panas ini dapat dimanfaatkan untuk memanasi air terlebih dahulu sebelum
dimasukkan ke dalam drum ketel, sehingga air telah dalam keadaan panas, sekitar
30oC sampai 50oC dibawah temperatur mendidihnya. air yg terdapat dalam pipa
tersebut menyerap panas dari gas buang yang terdapat pada luar pipa.

Jenis Economizer.
Marine economizer dapat diklasifikasikan ke dalam 2 kelompok, bare tube
dan extended surface. Kedua jenis ini biasanya dirancang counterflow dari air dan
produk pembakaran. Hasil dari besarnya diferensial dari temperatur, dan lebih bagus

dalam penyerapannya. Penggambaran counterflow akan memperbesar efisiensi boiler


karena pembuangannya mendekati inlet water.
Ukuran dari economizer berkisar antara 1,5-2 inchi. Banyak tipe dari extended
surface economizer. Hal yang paling menonjol adalah mempunyai mempunyai spiral
steel fins yang di las. Beberapa fitur termasuk adalah joint pada tabung yang
digunakan header. Marine economizer menggunakan design counterflow dimana
aliran ke atas dari gas dan ke bawah dari gas. Pressure drop berkisar25% dari
normalkondisi operasi. Kondisi minimal dari pressure drop yang dibutuhkan tidak
dalam kondisi aliran paralel, laju aliran ke atar dari gas dan air.
Meskipun ekonomizer dioperasikan pada feedwater dengan temperatur di
bawah 180F, hal ini dapat diatur menjadi 220F. Temperatur ini akan meminimalkan
korosi. Dengan residual oil yang digunakan feedwater di temperatur 270-280 F.dari
itu, akan akan didapatkan ekonomikal counterflow didesign untuk mengurangi
temperatur gas yang keluar yang berkisar 320F.Ekonomizer dari counterflow (down
flow water, upflow gas) diferensial temperatur sedikitnya 50 deg F harus di design
minimal 50F harus dijaga. pada ekonomizer bypass, total dari losses efisiensi berkisar
5-7%.temperatur gas yang masuk di ekonomizer biasanya kurang dari 950F. Hal yang
terpenting, ketika operasi dengan ekonomizer, akan meningkatkan superheater
temperatur outlet. Hasilnya akan memperbagus aliran gas

pada belokan,

meningkatkan rasio massa dari steam dan transfer banyak dari steam.Jika feedwater
dari economizer yang mengandung oxigen, oxigen akan merilis ketika panas yang
akan dihasilkan untuk tabung dan header korosi

Pada economizer terjadi proses pemanasan air. Terdapat 3 jenis economizer


yaitu LP economizer, HP economizer1, HP economizer2.
o LP Economizer
LP economizer memanaskan air hingga temperature 1590C. LP
economizer memiliki pressure 17 kg/cm2G.
o HP Economizer1
HP economizer1 memanaskan air hingga temperature 176 0C. Air dari
HP economizer1 mengalir menuju HP economizer2.
o HP Economizer2
HP Economizer2 memanaskan air hingga temperature 2950C
Keterpasangan Peralatan pada Economizer
Konstruksi economizer adalah berdasarkan tipenya, ada tipe economizer yang
tidak menyatu dengan boiler, da nada juga economizer yang menyatu dengan
boiler. Perbedaan kedua hanyalah pada peleteakkan tempatpada penyusunan
komponen dalam suatu pabrik. Pada ecomoizer yang dihubungkan langsung
denganboiler, dan terpasang langsung saat dikeluarkan dari pabrikannya. Dalam
hal ini, spesifikasi alatnya bukanlah dari type economizer melainkan type dari
boiler itu sendiri yaitu boiler recovery atau bisa disebut economizer.
Adapun bagian-bagian dari economizer adalah sebagai berikut:
1. Soot Blower
Soot blower yang terlihat pada gambar berikut ini adalah suatu
peralatan mekanis yang digunakan untuk pembersihan bagian ketel seperti
pada economizer dari endapan-endapan abu (Ash) yang lengket pada pipapipa economizer. Soot blower mengarahkan alat pembersih melalui mulut
pipa (nozzle) pada abu yang lengket pada pipa-pipa ecm=nomizer. Soot
blower juga mencegah penyumbatan gas asap yang lewat.

2. Ash Handling
Dalam membantu dan menjaga agar economizer tetao dalam kondisi
baik, maka economizer dilengkapai dengan alat pembantu seperti as handling
seperti gambar berikut, yang berfungsi untuk menangkap yang telah
dibersihkan oleh soot blower.

Economizer adalah alat pemindah panas berbetuk tubular yang digunakan


untuk memanasakan air umpan boiler sebelum masuk ke steam drum. Istilah
economizer diambil dari kegunaan alat tersebut, yaitu untuk memanfaatkan panas
gas buang sebekum dibuang ke atmosfir. Sebuah economizer dapat dipakai untuk
memanfaatkan panas gas buang untuk pemanasan awal air umpan boiler.
Setiap[ penurun suhu gas buang melalui economizer atau pemanas awal terdapat
1% penghematan bahan bakar dalam boiler. Setiap kenaikan suhu air umpan

melalui economizer atau kenaikan suhu udar pembakran melalui pemanas awal
udara, terdapat 1% penghematan bahan bakar dalam boiler.
Kinerja economizer ditentukan oleh fluida yang mempunyai koefisien
perpindahan panas ang rendah yaitu gas. Kecepatan perpindahan panas dapat
ditingkatkan dengan cara meningkatkan koefisien perindahan panas dapat
ditingkatkan dengan cara meningkatkan koefisien perpindahan panas total dengan
cara mengatur susunan tubing/property fin dan meningkatkan luas konta
perpindahn panas dan biaya operasi. Efektifitas peridahan panas adalah besarnya
adalah besarnya energy yang dapat terambil dari total jumlah energy yang dapat
diserap. Semakin besar efisiensi perpindahan panas pada economizer, maka panas
gas sisa yang terambil akan semakin banyak. Semakin besar efektivitas
perpindahan panas yang terjadi, maka alat tersebut semakin efisien. Biaya operasi
economizer ditentukan oleh tenaga fan dan tenaga pompa. Fan digunaka untuk
mengalirkan udara epmbakaran ke boiler melalui economizer. Semakin banyak
loop dan semakin rumit susunan tubing pada economizer maka naga fan yang
dibutuhkan semakin besar. Pompa digunakan untuk mengalirkan air umpan boiler
ke steam drum melalui economizer. Semakin panjang dan semakin banyak loop
pada economizer, maka tenaga pompa yang dibutuhkan semakin besar. Respon
yang optimum diperoleh menggunakan perancangan factor yangmempengaruhi
kinerja economizer sebagai berikut:
a. diameter luar tubing, yaitu besarnya diameter tube yang digunakan dalam
menyusun

economizer.

Semakin

beasar

diameter

tube

akan

mengakibatkan efektifitas perpindahan panas semakin berkurang.


b. Transversal spacing, yaitu menyatakan jarak anatar tube sejajajr kea rah
lebar economizer. Semakin lebar jarak antar tube akan mengakibatkan
proses induksi panas dalam economizer semakin berkurang, sehingga
efektifitas perpindahan panas menurun.
c. Kerapatan fin, yaitu banyaknya fin tiap inci yang dapat disusun untuk
menggabungkan beberapa tube dalam economizer semakin bayak fin yang

tersusun akan mengakibatkan perpindahan panas tidak efektif karna jarak


antar tube semakin jauh.