Anda di halaman 1dari 4

2.

1 Eksposisi
Eksposisi adalah suatu bentuk tulisan atau retorika yang berusaha untuk menerangkan dan
menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan
pembaca. Dalam karangan eksposisi, penulis tidak berusaha mempengaruhi pendapat
pembaca, setiap pembaca boleh menolak atau menerima apa yang dikemukakan oleh penulis
(Keraf, 1986: 3-4).
Nasucha (2009: 50) dalam bukunya mengungkapkan paragraf eksposisi bertujuan
memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan
sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya.
Paragraf eksposisi biasanya digunakan untuk menyajikan pengetahuan/ ilmu, definisi,
pengertian, langkah-langkah suatu kegiatan, metode, cara dan proses terjadinya sesuatu. Lain
halnya dengan Alwasilah (2005: 111) yang menyatakan eksposisi adalah tulisan yang tujuan
utamanya mengklarifikasi, menjelaskan, mendidik, atau mengevaluasi sebuah persoalan.
Penulis berniat untuk memberi petunjuk kepada pembaca. Eksposisi mengandalkan strategi
pengembangan alinea seperti lewat pemberian contoh, proses, sebab-akibat, klasifikasi,
definisi, analisis, komparasi dan kontras.
Eksposisi mengandung tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, tubuh eksposisi, dan
kesimpulan. Pendahuluan menyajikan latar belakang, alasan memilih topik itu, luas lingkup,
batasan pengertian topik, permasalahan dan tujuan penulisan, kerangka acuan yang
digunakan. Pada tulisan populer, pendahuluan tidak perlu menyajikan semua unsur yang
dikemukakan sebelumnya, cukup dipilih beberapa saja dari semua segi di atas untuk
mengembangkan tulisan eksposisi.Berdasarkan beberapa pendapat di atas maka dapat
disimpulkan bahwa eksposisi adalah suatu bentuk tulisan atau retorika untuk menerangkan
dan menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan
pembaca. Eksposisi juga mengandalkan strategi pengembangan alinea seperti lewat
pemberian contoh, proses, sebab-akibat, klasifikasi, definisi, analisis, komparasi dan kontras.
Ciri-ciri atau karakteristik karangan Eksposisi :
a. Menjelaskan informasi agar pembaca mengetahuinya.
b. Menyatakan sesuatu yang benar-benar terjadi (data faktual).
c. Tidak terdapat unsur mempengaruhi atau memaksakan kehendak.
d. Menunjukkan analisis atau penafsiran secara objektif terhadap fakta yang ada.
e. Menunjukkan sebuah peristiwa yang terjadi atau tentang proses kerja sesuatu.

Dalam teknik penulisan, eksposisi mengandung tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, tubuh
eksposisi, dan kesimpulan. Pendahuluan menyajikan latar belakang, alasan memilih topik itu,
luas lingkup, batasan pengertian topik, permasalahan dan tujuan penulisan, kerangka acuan
yang digunakan. Pada tulisan populer, pendahuluan tidak perlu menyajikan semua unsur yang
dikemukakan sebelumnya, cukup dipilih beberapa saja dari semua segi di atas untuk
mengembangkan tulisan eksposisi. Pada tubuh eksposisi, penulis harus
mengembangkan sebuah organisasi atau kerangka karangan terlebih dahulu.
kesimpulan dalam karangan eksposisi tidak
mengarah pada usaha mempengaruhi pembaca. Kesimpulan yang diberikan
hanya bersifat pendapat atau kesimpulan yang diterima atau ditolak
pembaca. hal terpenting dalam menulis eksposisi, penulis mampu
menyajikan informasi untuk memperluas
wawasan atau pengetahuan pembaca (Keraf, 1986: 8-10).

Paragraf eksposisi terbagi dalam beberapa jenis yaitu:

Eksposisi Definisi, batasan pengertian topik dengan menfokuskan pada


karakteristiktopik itu sendiri.
Contoh : Opini adalah pendapat, ide atau pikiran untuk menjelaskan kecenderungan
atau preferensi tertentu terhadap perspektif dan ideologi akan tetapi bersifat tidak

objektif karena belum mendapatkan pemastian atau pengujian


Eksposisi Klasifikasi, ialah paragraf yang membagi sesuatu dan mengelompokkannya
kedalam kategori-kategori.
Contoh : Sistem penamaan jenis-jenis kritik sastra bervariasi, bergantung pada
pendekatan yang digunakan. Pendekatan moral menekankan pertalian karya sastra
dengan wawasan moral dan agama. Pendekatan historis, bekerja atas dasar lingkungan
karya sastra berkaitan dengan fakta-fakta dari zaman dan hidup pengarang.
Pendekatan impresionistik, yang menjadi ciri khas aliran sastra romantik,

menekankan efek personil karya sastra pada kritikusnya.


Eksposisi Proses, paragraf jenis ini sering ditemukan pada buku-buku
petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu.
Contoh : Tuangkan satu sendok serbuk kopi dan satu setengah sendok gula dan

tuangkan air panas secukupnya, minuman kopi hangat siap disajikan


Eksposisi Ilustrasi (contoh), pengembangannya menggunakan gambaran sederhana
atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain

yangmemiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya menggunakan frase


penghubung"seperti" dan "bagaikan."
Contoh : Dalam tubuh manusia terdapat aktivitas seperti pada mesin mobil. Tubuh
manusia dapat mengubah energi kimiawi yang terkandung dalam bahanbahan
bakarnya yakni makanan yang ditelan menjadi energi panas dan energi mekanis. Nasi
yang Anda makan akan dibakar dalam tubuh sebagaimana bensin dibakar dalam
silinder mesin mobil. Sebagian dari energi kimiawi yang disediakan oleh nasi itu
diubah menjadi energi panas yang membuat tubuh tetap hangat. Sebagian lagi
berubah menjadi energi mekanis yang memungkinkan otot-otot dapat memompa
darah dalam tubuh atau menggerakkan dada pada waktu bernapas.

Eksposisi Pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang


lain.Frase penghubung yang digunakan adalah "akan tetapi", "meskipun
begitu","sebaliknya".
Contoh : Orang yang gemar bersepeda umumnya orang yang suka pada alam.
Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke manamana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan menggerutu jika menemui jalan
sempit di desa-desa.

Eksposisi Berita, ialah paragraf yang berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian.
Jenisini banyak ditemukan pada surat kabar
Contoh : Hari ini kota jakarta terjadi banjir hingga kedalaman 2 meter setelah terjadi
hujan deras selama 1 hari 1 malam dan sebagai akibat dari keadaan tersebut banyak
anak anak yang mengalami diare namun sampai berita ini diterbitkan belum ada

laporan korban jiwa


Eksposisi Perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam
kalimatutama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
Contoh : Tinju bukanlah jenis olah raga yang banyak peminatnya. Yang banyak adalah
penggemarnya. Berbeda dengan olah raga jalan kaki. Peminatnya banyak,
penggemarnya sedikit. Tidak ada orang yang menonton orang lain berjalan kaki.

Eksposisi Analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan


utamamenjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing subbagian
dikembangkan secara berurutan.
Contoh : Banyak teori yang dikemukakan untuk mengungkap misteri hilangnya
pesawat di segitiga bermuda. Ada yang berpendapat bahwa segitiga bermuda terdapat

pusaran arus besar dan daya tarik magnet yang menenggelamkan kapal dan menarik
setiap benda yang melintasi perairan tersebut.

https://www.dropbox.com/s/z6qy29y7cqe4bfi/contoh%20paragraf%20eksposisi.txt
http://www.academia.edu/5394420/Bahasa_indonesia_print