Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PELAJARAN

Pokok Bahasan

: Pengukuran Tekanan Darah

Waktu

: 90 Menit

Sasaran

: Tim Kader Pokjakes lansia RW I Kelurahan Wiyung

Pemberi Materi

: Nyoman Nurniti, S.Kep


1. Tujuan Umum

Setelah mengikuti pelatihan diharapkan Tim Kader Pokjakes Lansia

RW I

Kelurahan Balas Klumprik dapat melakukan pengukuran tekanan darah dengan


benar.
2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti pelatihan diharapkan peserta Pokjakes dapat :
1) Menjelaskan nilai normal dan abnormal tekanan darah.
2) Menentukan tempat pengukuran tekanan darah.
3) Melakaukan pengukuran tekanan darah.
3. Materi
1. Pengertian tekananan darah.
2. Nilai normal dan abnormal tekanan darah
3. Tempat pengukuran tekanan darah
4. Cara pengukuran tekanan darah
4. Pelaksanan
1. Pembukaan

: 5 menit

2. Pelaksanaan

: 50 menit

Penjelasan tentang pengetian tekanan darah

Penjelasan nilai normal dan abnormal tekanan darah

Penjelasan tentang pengukuran tekanan darah

Cara pengukuran tekanan darah

Persiapan pasien

Pelaksanaan pengukuran tekanan darah

Evaluasi hasil kegiatan

3. Penutup

: 5 menit

V.

Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya jawab

VI.

Media
1. Materi pelatihan
2. Plift chart
3. Alat-alat Pengukur tekanan darah
7. Evaluasi
Pre dan Post tes

VIII.

Tempat
Hari/tanggal : Selasa, 09 Desember 2003
Waktu

: Pukul 18.30 WWIB - selesai

Tempat

: Rumah Ketua RW I Kelurahan Balas Klumprik


(Bpk. Abdul Choliq)
9. Daftar Pustaka

Kumpulan kuliah Semester II Pemeriksaan Fisik, Program Studi S1 Ilmu


Keperawatan FK Unair Surabya, 2002

Materi Pelatihan Pokjakes

PENGUKURAN TEKANAN DARAH


I

I. TEKANAN DARAH
a. Definisi
Tekanan darah adalah tenaga yang digunakan oleh darah terhadap satuan
pembuluh darah
b. Manfaat
Mengenal secara dini penyakit darah tinggi
Mengetahui secara dini penyakit darah rendah
Untuk pemeriksaan rutin /kontrol
c.

Cara Pengukuran
1. Persiapan Pasien
Pasien diberitahu
Pasien dianjurkan berbaring
Pasien boleh dalam keadaan duduk
2.

Persiapan alat
Tensimeter
Stetoscop

3. Pelaksanaan
Tetapkan tempat untuk mengukur tekanan darah
Lengan baju dibuka atau di gulung
Pasang manset spigmomanometer pada lengan atas pasien, 2,5
cm diatas lipatan siku, dengan pipa karet berada di sisi dalam.
Membalut tidak boleh terlalu kuat atau terlalu longgar.
Carilah atau raba denyut nadi pada lipatan siku bagian dalam
dengan menggunakan tiga jari (jari telunjuk, jari tengah, jari
manis).Jari telunjuk dan jari manis digunakan untuk menekan
dan jari tengah untuk merasakan denyut nadi.
Pasang stetoskope letakkan tepat diatas denyut nadi yang telah
diraba.
Pompa manset sampai tidak terdengar suara denyut dari
stetoskope, lalu pompa lagi sebanyak 20 30 mmHg.

Longgarkan katub balon dengan memutar berbalik dengan arah


jarum jam.
Dengarkan suara denyut nadi sambil ke dua mata mengikuti
arah jarum di spigmomanometer.
Dengarkan suara denyut nadi pertama dan terakhir ,suara
pertama terdengar disebut tekanan systole,misal 120 mmHg
dengarkan terus sampai sampai terdengar denyutan terakhir
yang di sebut tekanan Diastole , misal 80 mmHg
Longgarkan katub balon sampai jarum di spignomanometer
menunjukkan angka nol.
Lepaskan manset,catat dan beritahukan hasilnya kepada pasien.
d.

Evaluasi
1. Lansia dalam keadaan tenang
2. Hasil yang didapatkan valid

Pembacaan hasil pemeriksaan tekanan darah


-

Tekanan darah 140/90 mmHg


-

Batas

Stress/emosi/aktivitas :

sistolik meningkat 50 mmHg


Diastolik meningkat 29 mmHg

Tekanan

darah

distolik

meningkat

atau

menunjukkan terjadinya hipertensi


-

Tekanan darah diastolik :


-

90 105 mmHg Hipertensi ringan

105 115 mmHg Hiperetensi sedang

115-125 mmHg Hipertensi berat

> 125 mmHg Kedaruratan

Tekanan darah 90/60 mmHg : Hipotensi

menurun

dapat

CEK LIST PENGUKURAN TEKANAN DARAH


PENGUKURAN TEKANAN DARAH
A.

PERSIAPAN :
1. Persiapan Pasien

Pasien diberitahu

Pasien dianjurkan berbaring


Pasien boleh dalam keadaan duduk

Tensimeter

Stetoscop

Buku catatan

B.

PELAKSANAAN :

1. Tetapkan tempat untuk mengukur tekanan darah


2.
Lengan baju dibuka atau di
gulung
3.
Pasang
manset
spigmomanometer pada lengan atas pasien, 2,5 cm diatas
lipatan siku, dengan pipa karet berada di sisi dalam.
4.
Membalut tidak boleh terlalu
kuat atau terlalu longgar.
5.
Carilah atau raba denyut nadi
pada lipatan siku bagian dalam dengan menggunakan tiga jari
(jari telunjuk, jari tengah, jari manis).Jari telunjuk dan jari
manis digunakan untuk menekan dan jari tengah untuk
merasakan denyut nadi.
6.
Pasang stetoskope letakkan tepat
diatas denyut nadi yang telah diraba.
7. Pompa manset sampai tidak terdengar suara denyut dari
stetoskope, lalu pompa lagi sebanyak 20 30 mmHg.
8. Longgarkan katub balon dengan memutar berbalik dengan
arah jarum jam.
9. Dengarkan suara denyut nadi sambil ke dua mata mengikuti
arah jarum di spigmomanometer.
10. Dengar suara denyut nadi pertama dan terakhir,suara pertama
terdengar disebut tekanan systole,misal 120 mmHg dengarkan
terus sampai sampai terdengar denyutan terakhir yang di
sebut tekanan Diastole , misal 80 mmHg
11. Longgarkan katub balon sampai jarum di spignomanometer
menunjukkan angka nol.
12. Lepaskan manset dan beritahukan hasilnya kepada pasien.
13. Catat hasil di dalam buku pencatatan.

BENAR

SALAH

Evaluasi : Jumlah yang dilakukan x 100% =


Jumlah item

Soal
1.

Manfaat dari pengukuran tekanan darah, kecuali: .


a. Mengenal secara dini penyakit darah tinggi

2.

b.

Mengetahui secara dini penyakit darah rendah

c.

Untuk pemeriksaan rutin /kontrol

d.

Mengetahui bentuk jantung

Nilai normal tekanan darah pada usia lanjut adalah :.


a. 60/90 mmHg

3.

b. 130/90 mmHg

c. 140/90 mmHg

d. 180/100mmHg

Dikatakan tekanan darah berat bila tekanan darah menunjukkan : .


a. 60/90 mmHg

4.

b. 130/90 mmHg

c. 140/90 mmHg

d. 180/100mmHg

Dikatakan tekanan darah rendah bila tekanan darah menunjukkan :.


a. 60/90 mmHg

5.

b. 130/90 mmHg

c. 140/90 mmHg

d. 180/100mmHg

Tekanan darah seseorang dapat meningkat pada saat tertentu, kecuali : .


a. bila sedang stress

c. bila sedang marah

b. setelah berolahraga

d. bila sedang melamun

Soal
1.

2.

Manfaat dari pengukuran tekanan darah, kecuali: .


a.

Mengenal secara dini penyakit darah tinggi

b.

Mengetahui secara dini penyakit darah rendah

c.

Untuk pemeriksaan rutin /kontrol

d.

Mengetahui bentuk jantung

Nilai normal tekanan darah pada usia lanjut adalah :.


a. 60/90 mmHg

3.

d. 180/100mmHg

b. 130/90 mmHg

c. 140/90 mmHg

d. 180/100mmHg

Dikatakan tekanan darah rendah bila tekanan darah menunjukkan :.


a. 60/90 mmHg

5.

c. 140/90 mmHg

Dikatakan tekanan darah berat bila tekanan darah menunjukkan : .


a. 60/90 mmHg

4.

b. 130/90 mmHg

b. 130/90 mmHg

c. 140/90 mmHg

d. 180/100mmHg

Tekanan darah seseorang dapat meningkat pada saat tertentu, kecuali : .


a. bila sedang stress

c. bila sedang marah

b. setelah berolahraga

d. bila sedang melamun