Anda di halaman 1dari 10

Kontrasepsi Hormonal

1. Kontrasepsi Oral ( Pil )


a.
b.
c.
d.

Pil kombinasi
Pil sekuensial
Pil mini
Morning after pil

2. Suntik
3. Implan

Pil Kombinasi
Terdiri atas kombinasi estrogen dengan
preparat progesterone (gestagen,
progestagen). Pil ini diminum setiap
hari selama 3 minggu dan dihentikan
pemakaiannya selama 1 minggu
(tanpa pil atau plasebo) ini biasanya
akan terjadi perdarahan dari uterus
akibat penghentian pemakaian obat.
Efektifitas : 95-98 %

Mekanisme Kerja
Salah satu efek yang penting : mencegah
ovulasi melalui supresi hipotalamus, yang
selanjutnya
akan
mengganggu
sekresi
hormon FSH dan LH oleh kelenjar hipofise
sehingga mengganggu proses ovulai
Efek
kontrasepsi
lainnya
:
perubahan
endometrium
yang
tidak
dapat
mempertahankan implantasi bila sudah terjadi
fertilisasi, selain itu juga lendir serviks
menjadi lebih kental sebagai barier terhadap
penetrasi spermatozoa.

Cara Pemakaian
Pil pertama diminum pada hari kelima siklus
haid. Pada pasca persalinan, pil mulai dimakan
sesudah bayi berumur 30-40 hari, sedangkan
pasca keguguran 1-2 minggu pasca kejadian.
Usahakan minum pil pada waktu yang sama. Jika
lupa 1 pil, minumlah segera disaat ingat. Jika
lupa 2 pil berturut-turut, minum 2 pil segera
ketika ingat dan 2 pil lagi pada waktu biasanya
pada hari berikut. Pada keadaan in mungkin
terjadi spotting. Jika lupa 3 pil, kemungkinan
hamil menjadi besar.

Memilih Dosis Esterogen


Estrogen 80-100mcg
Pda keadaan dimana sulit sekali untuk
mengontrol perdarahan ( spotting ) atau tdk
terjadi perdarahan withdrawal pada estrogen
dosis rendah
Acne, DUB, istaovarium >6cm dan
endometriosis
Gejala menopause
Gagal pada dosis 30-50mcg
Penggunaan besamaan dengan rifampisin arau
fenitoin

Estrogen <30 mcg


Umumnya krg disukai karena terjadi
spotting
Rasa mual, nyeri payudara, retensi air
dan nyeri tungkai

Estrogen 30-50 mcg


Paling sering digunakan

Efek samping
Gejala pseudo pregnancy
Akibat estrogen yang berlebihan
Muntah
Pusing
Payudara membesar dan terasa lebih nyeri
Oedema/ retensi cairan tubuh
Berat badan bertambah

Akibt progesteron yang berlebihan


Nafsu makan meningkat
Rasa lelah
Depresi

Efek samping yang menguntungkan :


Siklus haid menjadi lebih teratur
Lamanya haid lbh singkat
Jumlah darah haid berkurang
Berkurang gejala dysmenorrhea
Proteksi thd PID
Proteksi thd ca ovarium dan ca endometrium
Mengurangi insidens kista ovarium
fungsional

Kontra indikasi
Kontraindikasi absolut : riwayat tromboflebitis
atau penyakit tromboembolik, penyakir
serebrovaskuler, gangguan fungsi hepar,
keganasan
pada
payudara
dan
alat
reproduksi, perdarahan abnormal pervaginam
yang tidak jelas sebabnya, kehamilan,
hiperlipidemia kongenital/familial.
Kontraindikasi relatif : hipertensi,migraine,
epilepsi, varises, leiomyoma uteri, diabetes
gestasional, umur >35th

Pil Sekuensial
Diberikan estrogenselama 14-15 hari
pertama, selanjutnya kombinasi estrogen
dan progesteron selama 7 hari lalu 7 hari
tidak makan pil. Pada akhir minggu ke-4
akan terjadi withdrawal bleeding.
Tujuannya untuk menghambat ovulasi.
Cara pemakaian, efek samping dan
kontraindikasi sama dengan pil kombinasi.
Efek samping lebih sedikit