Anda di halaman 1dari 8

KASUS

TRAUMA TUMPUL ABDOMEN

Pembimbing :
Dr. Kukuh Basuki Rachmad, Sp.BTKV

Disusun Oleh :
Yossey Pratiwi

Skenario

Perempuan 35 tahun dilahirkan ke


RS setelah 10 hari yang lalu
tertumbuk diantara mobil dan truk
yang mundur. Menurut pasien
perut tergencet antara bumper.
Pasien
tampak
sesak
dan
kesakitan, pucat. Tekanan darah
90/60 mmHg, nadi 108 x/menit,
nafas 24 x/menit.

Diagnosis atau diagnosis banding

Ruptur limpa
Trauma
hepatobuler
Trauma usus halus

Hipokondrium kanan
Lobus kanan dari
hepar
Kantung empedu
Sebagian dari
duodenum
Fleksura hepatik
dari kolon
Sebagian dari ginjal
kanan
Kelenjar suprarenal
kanan
Lumbal kanan
Kolon asendens
Bagian bawah dari
ginjal kanan
Sebagian
daru
duodenum
dan
jejunum
Inguinal kanan
Sekum
Apendiks
Bagian akhir dari

Epigastrium
Pilorus gaster

Duodenum

Pankreas

Sebagian dari hepar

Hipokondrium kiri
Lambung
Limpa
Bagian kaudal dari
pankreas
Fleksura lienalis dari
kolon
Kutub atas dari
ginjal kiri
Kelenjar suprarenal
kiri

Umbilikal
Omentum

Mesenterium

Bagian bawah dari


duodenum

Jejunum dan ileum

Lumbal kiri
Kolon desendens
Bagian bawah dari
ginjal kiri
Sebagian
jejunum
dan ileum

Hipogastrium
Ileum

Kandung kemih

Uterus
(pada

Inguinal kiri
Kolon sigmoid
Ureter kiri
Ovarium kiri

Ruptur Limpa
Ruptur
limpa
merupakan
kondisi
rusaknya limpa akibat suatu dampak
trauma.Limpa merupakan organ yang
paling sering mengalami cedera pada
trauma tumpul abdomen pada semua
golongan usia (25% dari seluruh trauma
tumpul setiap tahunnya).

Etiologi

Trauma tajam
Trauma Iatrogenik
Trauma spontan
Trauma tumpul
Ruptur limpa yang lambat dapat terjadi dalam
jangka waktu beberapa hari sampai beberapa
minggu setelah trauma. Pada separuh masa
laten ini kurang dari 7 hari. Hal ini karena
adanya tamponade sementara pada laserasi
kecil, atau adanya hematom subkapsuler yang
membesar secara lambat dan kemudian pecah.

Macam-macam trauma
limpa

Manifestasi klinis

(syok, anemia) dan lokal di perut


(cairan bebas, rangsangan
peritoneum).
(syok) hipovolemik