Anda di halaman 1dari 19

PRESENTASI BUDIDAYA

UNGGAS PETELUR
(BURUNG PUYUH)
Nama :
1. Abror Faturahman (01)
2. Ainun Ramadhony (02)
3. Anggara Nuruningtyas S (03)
4. Anindya Okti H (04)
5. Danu Afradia S (05)
6. Efa Atika Candra (06)
XII IIS 2

BURUNG PUYUH
Burung puyuh (Coturnix-coturnix
Japonica) merupakan salah satu jenis
burung yang banyak diternakkan
untuk
komersial.
Burung
puyuh
memiliki bulu yang berwarna coklat
bercak-bercak hitam putih. Burung
puyuh terlihat pendek dan gemuk.

Identitas Peternak
Nama
: Bapak Mursiyono
Alamat
: Prancak, Glondong, RT
07 Panggungharjo, Sewon, Bantul
Karyawan : Pemilik dan bapaknya
Tahun berdiri : tahun 2000

Bibit
Bibit diambil dari daerah Bantul
1 ekor unggas (umur 1 minggu) =
Rp 2.700,00
Usia tidak produktif : 1 tahun
Umur produktif :
Permulaan bertelur : 20-21 minggu
Produksi
: 24-25 minggu
Puncak produksi : 29-32 minggu

Kandang
Jumlah kandang : 20 kandang
Harga pembuatan : Rp
250.000,00/kandang
Kapasitas
: 100 ekor/kandang
Lahan
: milik sendiri
Ukuran
: 60x50 cm
Bahan
: bambu

Pakan

Nama pakan : QL
Toko pakan: Surya Utama Bantul
Harga : Rp 310.000/sak (50 kg)
Kebutuhan : 1 sak/hari

Jenis Penyakit
Nama penyakit : ND (Newcastle
Disease)
Unggas yang mati : 20% dari 2000
ekor
Cara mengobati : pemberian vaksin
secara teratur dan menjaga kondisi
kandang tetap baik.

Panen
Hasil panen : diambil dari kandang
pada saat pagi atau sore hari.
Menghasilkan 1000 butir
telur/perhari.
Pemasaran: di sekitar Jogja
Harga telur : 1 kardus yang berisi
750 butir dihargai Rp 165.000 jadi
satu butir telur Rp220

Gejala:
Puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin,
timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk,
kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang
spesifik adanya gejala tortikolisyaitu kepala
memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.
Pengendalian:
1. Menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan
yang tercemar virus, binatang vektor penyakit
tetelo, puyuh yang mati segera dibakar/dibuang;
2. Pisahkan puyuh yang sakit, mencegah tamu
masuk areal peternakan tanpa baju yang
mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi
NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.

Harga telur burung puyuh di


masing-masing daerah
Di daerah Prancak Glondong = 1
butir dihargai Rp 300,00
Di daerah Tarudan = 1 butir dihargai
Rp 300,00
Di daerah Slanggen = 1 butir
dihargai Rp 250,00
Di daerah Krapyak Wetan = 1 butir
dihargai Rp 300,00

Cara Budidaya Burung Puyuh


1. Persiapan Kandang Burung Puyuh
Kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25
derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%;
penerangan kandang pada siang hari cukup 25- 40
watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini
berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan).
2.
Penyediaan Bibit Burung Puyuh
3.
Kebersihan/Sanitasi dan Tindakan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pada
pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan
kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu
dilakukan sedini mungkin.

4.

Pengontrolan Penyakit Burung Puyuh


Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila
ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus
segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter
hewan atau dinas peternakan
5. Pemberian Pakan Burung Puyuh
Pemberian ransum (pakan) puyuh anakan
diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan
puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali
sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak
puyuh pada bibitan diberikan terus-menerus.
6.
Pemanenan Burung Puyuh
Hasil Utama = pada usaha pemeliharaan puyuh petelur,
yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang
dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.
Hasil Tambahan = sedangkan yang merupakan hasil
tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja untuk
pupuk kandang serta bulu puyuh sebagai bahan baku
kerajinan tangan.