Anda di halaman 1dari 27

MAKALAH

SPEKTRUM RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK


OLEH MATAHARI
Diajukan guna memenuhi tugas 1 fisika lingkungan

Oleh :
NOVITA YULIANI
NIM. 130210102025

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA


PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan Makalah Fisika
Lingkungan yang berjudul Karakteristik Spektrum Gelombang Radiasi
Elektromagnetik

oleh

Matahari

Saya

menyadari

bahwa

dalam

penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, hal ini
dengan keterbatasan kemampuan dan kedangkalan ilmu yang saya miliki.
Dalam kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih kepada
teman-teman dan kepada pihak yang membantu sehingga terselesainya
makalah ini.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu mata
kuliah

fisika

lingkungan

yaitu

ibu

Dr.

Sudarti,

M.Kes

yang

telah

membimbing saya belajar banyak hal tentang fisika lingkungan. Akhirnya


kepada Tuhan Yang Maha Esa saya berharap dan berdoa agar makalah ini
dapat bermanfaat khususnya bagi saya sendiri selaku penyusun dan
umumnya bagi para pembaca makalah ini. Amin

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kemajuan teknologi saat ini semakin meningkat berikut dalam
penggunaan gelombang elekromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.
Kemajuan ini disebabkan oleh salah seorang ahli fisikawan meneliti
tentang Gelombang elektromagnetik yaitu Hipotesis Maxwell, Hipotesis ini
yang

melahirkan/

elektromagnetik.
gelombang

memunculkan
Keberhasilan

elektromagnetik

gagasan
Maxwell

membuka

baru
dalam

tentang

gelombang

menemukan

cakrawala

baru

di

teori
dunia

komunikasi. Keberhasilannya dapat dilihat dari Sistem komunikasi radio,


televisi, telepon genggam, dan radar yang merupakan keberhasilan Oleh
Maxwell. Dunia terasa begitu kecil sehingga berbagai peristiwa yang
terjadi di belahan bumi, tidak peduli jauhnya, dapat segera diketahui dan
disebarluaskan

melalui

sarana

yang

memanfaatkan

gelombang

elektromagnetik, bahkan dunia di luar bumi. Dewasa ini, kegunaan


Gelombang Elektromagnetik tidak hanya bermanfaat di bidang teknologi,
tetapi merambah ke bidang kehidupan lainnya, antara lain yaitu bidang
kedokteran, bidang industri, bidang pangan, dan lain-lain.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah manfaat dan dampak dari Gelombang Sinar Gamma?
2. Bagaimanakah manfaat dan dampak dari Sinar-X (Rontgen)?
3. Bagaimanakah manfaat dan dampak dari Sinar Ultraviolet?
4. Bagaimanakah manfaat dan dampak dari Sinar Tampak?
5. Bagaimanakah manfaat dan dampak dari Sinar Tampak?

6. Bagaimanakah manfaat dan dampak dari Gelombang Mikro?


7. Bagaimanakah manfaat dan dampak dari Gelombang Radio?
1.3 Tujuan
1. Mengetahui manfaat dan dampak dari Gelombang Sinar Gamma
2. Mengetahui manfaat dan dampak dari Sinar-X (Rontgen)
3. Mengetahui manfaat dan dampak dari Sinar Ultraviolet
4. Mengetahui manfaat dan dampak dari Sinar Tampak
5. Mengetahui manfaat dan dampak dari Sinar Tampak
6. Mengetahui manfaat dan dampak dari Gelombang Mikro
7. Mengetahui manfaat dan dampak dari Gelombang Radio
BAB 2
PEMBAHASAN
Gelombang

Elektromagnetik

adalah gelombang

yang

dapat

merambat walau tidak ada medium. Energi elektromagnetik merambat


dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu:
panjang

gelombang/wavelength,

frekuensi,

amplitude/amplitude,

kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang


gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah
gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu. Frekuensi
tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena kecepatan
energi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang
gelombang dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu
gelombang, semakin rendah frekuensinya, dan semakin pendek suatu
gelombang semakin tinggi frekuensinya.
Energi elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua
masa di alam semesta pada level yang berbedabeda. Semakin tinggi level
energi dalam suatu sumber energi, semakin rendah panjang gelombang

dari energi yang dihasilkan, dan semakin tinggi frekuensinya. Perbedaan


karakteristik energi gelombang digunakan untuk mengelompokkan energi
elektromagnetik.
Ciri-ciri gelombang elektromagnetik :
Dari uraian tersebut diatas dapat disimpulkan beberapa ciri gelombang
elektromagnetik adalah sebagai berikut:
1.

Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat


yang bersamaan, sehingga kedua medan memiliki harga maksimum
dan minimum pada saat yang sama dan pada tempat yang sama.

2.

Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus dan
keduanya tegak lurus terhadap arah rambat gelombang.

3.

Dari ciri no 2 diperoleh bahwa gelombang elektromagnetik


merupakan gelombang transversal.

4.

Seperti

halnya

elektromagnetik

gelombang

mengalami

pada

peristiwa

umumnya,

gelombang

pemantulan,

pembiasan,

interferensi, dan difraksi. Juga mengalami peristiwa polarisasi karena


termasuk gelombang transversal.
5.

Cepat rambat gelombang elektromagnetik hanya bergantung


pada sifat-sifat listrik dan magnetik medium yang ditempuhnya.
Cahaya

yang

tampak

oleh

mata

bukan

semata

jenis

yang

memungkinkan radiasi elektromagnetik. Pendapat James Clerk Maxwell


menunjukkan bahwa gelombang elektromagnetik lain, berbeda dengan
cahaya yang tampak oleh mata dalam dia punya panjang gelombang dan
frekuensi, bisa saja ada. Kesimpulan teoritis ini secara mengagumkan
diperkuat oleh Heinrich Hertz, yang sanggup menghasilkan dan menemui
kedua gelombang yang tampak oleh mata yang diramalkan oleh Maxwell
itu. Beberapa tahun kemudian Guglielmo Marconi memperagakan bahwa
gelombang yang tak terlihat mata itu dapat digunakan buat komunikasi
tanpa kawat sehingga menjelmalah apa yang namanya radio itu. Kini, kita
gunakan juga buat televisi, sinar X, sinar gamma, sinar infra, sinar
ultraviolet adalah contoh-contoh dari radiasi elektromagnetik. Semuanya
bisa dipelajari lewat hasil pemikiran Maxwell.
Spektrum Radiasi Gelombang Elektromagnetik oleh Matahari

Matahari sebagai pusat tata surya memegang peranan penting bagi


keberlangsunan kehidupan bumi. Matahari adalah sumber energi utama
untuk bumi kita. Energi ini tersimpan melalui; makanan yang kita
konsumsi, bahan bakar fosil, ataupun dari pancaran sinar yang kita
nikmati secara langsung. Energi ini pula yang digunakan oleh tumbuhan
untuk tumbuh dan melakukan proses fotosintesis. Energi matahari
dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik.

Jenis-jenis

gelombang

elektromagnetik

yang

dipancarkan

oleh

matahari dan diurut berdasakan panjang gelombangnya disebut spektrum


matahari.

Spektrum ini terdiri dari beberapa jenis gelombang antara lain:


1. Gelombang Sinar Gamma
Sinar
mempunyai

gamma

merupakan

frekuensi

elektromagnetik,

yaitu

tertinggi
antara

gelombang
dalam
1020Hz

elektromagnetik
spektrum

sampai

yang

gelombang

1025 Hz.

Panjang

gelombangnya berkisar antara 105 nm sampai 0,1 nm. Sinar gamma


berasal dari radioaktivitas nuklir atau atom-atom yang tidak stabil dalam
waktu reaksi inti. Sinar gamma memiliki daya tembus yang sangat kuat,
sehingga mampu menembus logam yang memiliki ketebalan beberapa
sentimeter.
Sinar gamma ini memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia.
Dari kehidupan sehari-hari hingga untuk industri dan kedokteran. Manfaat
sinar gamma antara lain :
1. Membunuh bakteri
Sinar gamma merupakan radiasi yang memiliki energi tinggi
sama seperti sinar-X . Yang mana dengan energi tinggi tersebut
dapat merusak sel-sel makhluk hidup oleh karena itu tak heran jika
sinar gamma dapat membunuh bakteri. Karena itulah sinar gamma
dapat digunakan untuk :

a. Mensterilisasi makanan dan minuman

b. Mensterilisasi peralatan dokter sebelum melakukan operasi.

2. Menyembuhkan tumor, kanker, dan kelainan lain


Sinar gamma ternyata dapat digunakan untuk membunuh sel
kanker dan tumor serta kelainan lainnya karena sinar gamma dapat
menghancurkan sel-sel tersebut. Terapi ini disebut gamma knife.

Gamma Knife adalah suatu metode terapi sinar gamma


(radiosurgery)

yang

digunakan

untuk

pengobatan

tumor

dan

kelainan-kelainan lainnya di otak tanpa membuka tulang tengkorak.


Radiasi sinar gamma ini digunakan untuk menghancurkan sel-sel
yang sakit sementara menjaga sel-sel lainnya yang masih sehat.
Selain manfaat-manfaat diatas ternyata sinar gamma memiliki efek
berbahaya bagi kehidupan manusia. Antara lain :
1. Merusak satelit dan atmosfir

Sinar gamma yang berasal dari luar angkasa ternyata dapat


merusak satelit dan atmosfir. Ini terjadi karena energi yang sangat
kuat dari sinar gamma. Walaupun begitu, kita dapat bernafas lega

karena menurut para ilmuan semburan gamma ini jarang terjadi.


Yaitu sekitar 10 ribu - 1 juta tahun sekali. Terakhir terjadi pada abad
ke-8.
2. Menimbulkan Kematian terbesar apabila terjadi perang nuklir

Dalam ledakan sebuah senjata nuklir banyak materi radioaktif


yang tercipta. Namun, Sinar gamma dari fallout nuklir kemungkinan
akan menyebabkan jumlah kematian terbesar dalam penggunaan
senjata nuklir dalam sebuah perang nuklir. Sebuah perlindungan
fallout yang efektif akan mengurangi terkenanya manusia 1000 kali.
Sinar gama memang kurang mengionisasi dari sinar alfa atau
beta. Namun, mengurangi bahaya terhadap manusia membutuhkan
perlindungan yang lebih tebal. Mereka menghasilkan kerusakan
yang

mirip

dengan

yang

disebabkan

oleh

sinar-X,

seperti

1016Hz

sampai

1020 Hz.

terbakar,kanker, dan mutasi genetika.


2. Sinar-X (Rontgen)
Sinar-X

mempunyai

frekuensi

antara

Panjang `1gelombangnya 1011 sampai 108 m. Sinar X ditemukan oleh


Wilhelm Conrad Rontgen pada tahun 1895. Untuk menghormatinya sinar-X
juga disebut sinar rontgen. Sinar-X dihasilkan dari elektron-elektron yang
terletak di bagian dalam kulit elektron atom atau dapat dihasilkan dari
electron dengan kecepatan tinggi yang menumbuk logam. Sinar-X banyak
dimanfaatkan

dalam

bidang

kedokteran

seperti

untuk

memotret

kedudukan tulang, dan bidang industri dimanfaatkan untuk menganalisis

struktur kristal. Sinar-X mempunyai daya tembus yang sangat kuat. Sinar
ini mampu menembus zat padat seperti kayu, kertas, dan daging manusia.
Pemeriksaan anggota tubuh dengan sinar-X tidak boleh terlalu lama,
karena membahayakan.
Dalam ilmu kedokteran, sinar x dapat digunakan untuk melihat
kondisi tulang, gigi serta organ tubuh yang lain tanpa melakukun
pembedahan langsung pada tubuh pasien. Biasanya, masyarakat awam
menyebutnya dengan sebutan FOTO RONTGEN. Selain bermanfaat,
sinar x mempunyai efek/dampak yang sangat berbahaya bagi tubuh kita
yaitu

apabila

di

gunakan

secara

berlebihan

maka

akan

dapat

menimbulkan penyakit yang berbahaya, misalnya kanker. Oleh sebab itu


para dokter tidak menganjurkan terlalu sering memakai FOTO RONTGEN
secara berlebihan.
Manfaat Sinar X
a. Pengobatan
Sinar-X lembut digunakan untuk mengambil gambar foto yang
dikenal sebagai radiograf. Sinar-X bisa menembus tubuh manusia
tetapi diserap oleh bagian yang lebih padat seperti tulang. Gambar
foto sinar-X digunakan untuk memperlihatkan kecacatan tulang,
mengdeteksi tulang yang patah dan memperlihatkan keadaan
organ-organ dalam tubuh.

Sinar-X keras digunakan untuk memusnahkan sel-sel kanker. Cara ini


dikenal sebagai radioterapi.

b. Perindustrian
mengetahui kecacatan dalam struktur binaan atau bagian-bagian

dalam mesin dan engine.


memperbaiki rekahan dalam pipa logam, dinding konkrit dan

tekanan tinggi.
memeriksa retakan dalam struktur plastik dan getah.

c. Penyelidikan
Sinar-X digunakan untuk menyelidik struktur hablur dan jarak
pemisahan antara atom-atom dalam suatu bahan hablur.

Selain memiliki dampak positif atau kegunaan di berbagai bidang,


gelombang sinar x juga memiliki kekurangan atau dampak negatif sebagai
berikut:
a. penelitian terbaru mengungkap dampak negatif sinar X atau CT
Scan pada anak-anak. Ternyata radiasi alat-alat tersebut dalam
waktu

lama

bisa

leukemia.Sebenarnya

meningkatkan
telah

lama

risiko
timbul

terserang

penyakit

kekhawatiran

pada

masyarakat akan efek negatif radiasi elektromagnetik terhadap


kesehatan, terutama bagi anak-anak. Yang terbaru, para peneliti
melaporkan bahwa paparan terhadap tiga kali atau lebih sinar X di
masa kanak-kanak akan meningkatkan kemungkinan seorang anak

menderita penyakit leukemia sebanyak dua kali lipat, meskipun


risiko secara keseluruhan masih kecil.
b. Foton sinar X memiliki energi yang relatif tinggi sehingga bisa
memuttus rantai molekul atau DNA. Kerusakan molekul ini bisa
memicu sel kanker dan kerusakan gen. Dengan penggunaan
gelombang sinar x, maka sel-sel tubuh akan rusak sehingga
berdampak pada kesehatan manusia. sinar X yang "ditembakkan"
untuk memotret bagian dalam organ tubuh harusnya benar-benar
dalam komposisi yang tepat. Sebab, jika tidak, teknologi ini justru
bisa memicu kanker.Hal ini dikuatkan oleh sebuah penelitian yang
dilakukan oleh tim peneliti dari Wake Forest University di Carolina
Utara. Mereka meneliti sebuah rumah sakit di Amerika Serikat yang
menangani pasien trauma. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa
pemberian dosis radiasi sangat memengaruhi risiko munculnya
kanker. James Winslow dari tim peneliti tersebut menyebutkan
bahwa rata-rata orang yang tinggal di AS mendapatkan sinar radiasi
sebanyak 3 millisievert. Sedangkan pasien trauma mendapatkan
sinar

radiasi

sebanyak

40

millisievert.

Dan, hal

inilah yang

meningkatkan risiko kanker pada pasien-pasien itu. Karena itu, ia


menganjurkan, "Para dokter seharusnya memikirkan risiko jangka
panjang dan keuntungan memeriksa pasien dengan menggunakan
radiasi pada level tinggi baik untuk memeriksa kepala, leher, dada,
rongga perut dan tulang panggul." Untuk meminimalisir risiko, James
Winslow dan tim peneliti menyebut agar para dokter mengurangi
dosis radiasi saat mengambil gambar atau menggunakan metode
pengambilan

gambar

lainnya,

seperti

ultrasound

(dengan

gelombang suara) dan resonansi magnetik


c. Pada dosis tertentu, paparan sinar-x pada wanita hamil dapat
menyebabkan keguguran atau cacat pada janin yang dikandungnya,
termasuk kemungkinan terjadinya kanker pada usia dewasa. Bayi
dalam perut ibu adalah sensitif terhadap sinar X karena bayi
tersebut sedang mengalami pembelahan sel-sel secara cepat untuk
menjadi jaringan dan organ yang bermacam-macam.Tergantung

pada tingkat paparannya, sinar X yang dipaparkan kepada wanita


hamil dapat berpotensi menimbulkan malformasi
3. Sinar Ultraviolet
`

Sinar

ultraviolet

merupakan

gelombang

elektromagnetik

yang

mempunyai frekuensi antara 1015 Hz sampai dengan 1016 Hz. Panjang


gelombangnya antara 10 nm sampai 100 nm. Sinar ultraungu atau disebut
juga sinar ultraviolet datang dari matahari berupa radiasi ultraviolet
memiliki energi yang cukup kuat dan dapat mengionisasi atom-atom yang
berada di lapisan atmosfer. Dari proses ionisasi atom-atom tersebut
dihasilkan ion-ion, yaitu atom yang bermuatan listrik. Lapisan yang terdiri
dari ion-ion ini membentuk lapisan khusus dalam atmosfer yang disebut
ionosfer. Lapisan ionosfer yang terisi dengan atom-atom bermuatan
listrik ini dapat memantulkan gelombang elektromagnetik frekuensi
rendah (berada dalam spektrum frekuensi gelombang radio medium) dan
dimanfaatkan dalam transmisi radio. Karena energinya yang cukup kuat
dan sifatnya yang dapat mengionisasi bahan, sinar ultraviolet tergolong
sebagai radiasi yang berbahaya bagi manusia (terutama jika terpancar
dalam intensitas yang besar). Untungnya, atmosfer bumi memiliki lapisan
ozon yang dapat menahan dan menyerap radiasi ultraviolet dari matahari
sehingga sinar matahari yang sampai ke bumi berada dalam taraf yang
tidak berbahaya.

Lapisan ozon di atmosfer menahan sebagian radiasi ultraviolet


Manfaat Sinar Ultraviolet
Sinar

ultraviolet

dari

matahari

dalam

kadar

tertentu

dapat

merangsang badan Anda menghasilkan vitamin D .

Secara khusus, sinar ultra violet juga dapat diaplikasikan untuk


membunuh kuman.

Lampu yang menghasilkan sinar seperti itu digunakan dalam


perawatan medis. Sinar ultraviolet juga dimanfaatkan dalam bidang
perbankan, yaitu untuk memeriksa apakah tanda tangan Anda di slip
penarikan uang sama dengan tanda tangan dalam buku tabungan.
Dampak Sinar Ultraviolet
Kanker kulit dan penyakit gangguan penglihatan seperti katarak dapat ditimbulkan
dari radiasi ultraviolet yang berlebihan. Ganggang hijau sebagai sumber makanan alami dan
mata rantai pertama dalam rantai makanan dapat berkurang akibat radiasi ultraviolet ini. ini

dapat mengganggu keseimbangan alam dan merupakan sesuatu yang sangat merugikan buat
kehidupan makhluk hidup di Bumi.
3. Cahaya atau Sinar Tampak

Cahaya atau sinar tampak mempunyai frekuensi sekitar 10 15 Hz.


Panjang gelombangnya antara 400 nm sampai 800 nm. Mata manusia
sangat peka terhadap radiasi sinar tersebut, sehingga cahaya atau sinar
tampak sangat membantu penglihatan manusia. Panjang gelombang sinar
tampak yang terpendek dalam spektrum bersesuaian dengan cahaya
violet (ungu) dan yang terpanjang bersesuaian dengan cahaya merah.
Semua warna pelangi terletak di antara kedua batas tersebut.
Salah satu aplikasi dari sinar tampak adalah penggunaan sinar laser
dalam serat optik pada bidang telekomunikasi.
Manfaat Cahaya Tampak
Pemanfaatan
pelayanan

(jasa),

sinar

laser

industri,

misalnya

astronomi,

pada

bidang

fotografi,

kedokteran,

elektronika,

dan

komunikasi.
a. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, sinar laser digunakan antara
lain untuk mendiagnosis penyakit, pengobatan penyakit, dan perbaikan
suatu cacat serta penbedahan.
b. Pada bidang industri, sinar laser bermanfaat untuk pengelasan,
pemotongan lempeng baja, serta untuk pengeboran.
c. Pada bidang astronomi, sinar laser berdaya tinggi dapat digunakan
untuk mengukur jarak Bumi Bulan dengan teliti.
d. Dalam bidang fotografi, laser mampu menghasilkan bayangan tiga
dimensi dari suatu benda, disebut holografi.

e. Dalam bidang elektronika, laser solid state berukuran kecil digunakan


dalam system penyimpanan memori optik dalam computer.
f. Dalam bidang komunikasi, laser berfungsi untuk memperkuat cahaya
sehingga dapat menyalurkan suara dan sinyal gambar melalui serat
optik.
Dampak Negatif Cahaya tampak
Dampak negatif penggunaan laser adalah pointer laser yang di
gunakan seseorang apabila sampai mengenai mata , maka akan
mengakibatkan kerusakan retina . Terutama pada bagian mocula (titik
sentral retina) . Gejalanya yakni penglihatan akan menurun tajam. Bila
terkena, mocula akan mengalami efek pandangan. Bisa dicontohkan
dengan kasus seseorang yang melihat hidung orang lain. Bila bagian
mocula rusak, yang terlihat hanya sisi samping hidung. Batang hidung
justru tak terlihat sama sekali.
5. Sinar Infra Merah

Sinar infra merah mempunyai frekuensi antara 10 11 Hz sampai


1014 Hz. Panjang gelombangnya lebih panjang/besar dari pada sinar
tampak. Frekuensi gelombang ini dihasilkan oleh getaran-getaran electron
pada suatu atom atau bahan yang dapat memancarkan gelombang
elektromagnetik pada frekuensi khas. Di bidang kedokteran, radiasi
inframerah diaplikasikan sebagai terapi medis seperti penyembuhan
penyakit encok dan terapi saraf. Pada bidang militer, dibuat teleskop
inframerah yang digunakan melihat di tempat yang gelap atau berkabut.
Hal ini mungkin karena sinar infra merah tidak banyak dihamburkan oleh

partikel udara. Selain itu, sinar infra merah dibidang militer dimanfaatkan
satelit untuk memotret permukaan bumi meskipun terhalang oleh kabut
atau awan. Di bidang elektronika, infra merah dimanfaatkan pada remote
kontrol

peralatan

elektronik

seperti

TV

dan

VCD.

Unit

kontrol

berkomunikasi dengan peralatan elektronik melalui reaksi yang dihasilkan


oleh dioda pancar cahaya (LED).
Dalam bidang kesehatan, pancaran panas berupa pancaran sinar
inframerah dari organ-organ tubuh dapat dijadikan sebagai informasi
kondisi kesehatan organ tersebut. Ini sangat bermanfaat bagi dokter
dalam diagnosis dan keputusan tindakan yang sesuai buat pasien. Selain
itu, pancaran panas dalam intensitas tertentu dipercaya dapat digunakan
untuk proses penyembuhan penyakit seperti cacar dan encok.

hasil citra foto inframerah terhadap tubuh manusia untuk pemeriksaan


kesehatan
Dampak Positif Sinar Infrared

a. Dapat

Mengaktifkan

Molekul

Air

dalam

Tubuh.

Gelombang

elektromagnetik yang dihantarkan oleh sinar infra merah dalam


frekuensi tertentu mampu menimbulkan getaran yang sama dengan
molekul air. Sehingga, pada waktu molekul air dalam tubuh pecah
akan membentuk molekul tunggal lain yang bisa meningkatkan
cairan dalam tubuh.
b. Efektif untuk meningkatkan sirkulasi mikro. Bergetarnya molekul air
dalam

tubuh

serta

pengaruh

dari

sinar

inframerah

dapat

menghasilkan panas yang memicu pembuluh kapiler membesar,


memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan temperatur kulit dan
efektif mengurani tekanan jantung.
c. Meningkatkan Ph dalam tubuh. Sinar inframerah efektif untuk
membersihkan darah, mencegah rematik yang disebabkan kadar
asam urat yang tinggi serta memperbaiki tekstur kulit.
d. Dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Ketika sirkulasi mikro pada
tubuh meningkat, maka racun dapat dikeluarkan dari tubuh kita
melalui metabolisme. Hal ini dapat mengurangi beban liver dan
ginjal.
Manfaat

lain

yang

dapat

diperoleh

dari

pancaran

gelombang

elektromagnetik dari sinar inframerah adalah sebagai berikut:


a.
b.
c.
d.
e.
f.

Menjaga kadar air dalam tubuh


Menaikkan suhu tubuh
Melenturkan rongga pembuluh darah
Membantu perkembangan sel-sel tubuh
Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
Membantu memperbaiki kondisi kesehatan tubuh sehingga dapat

memperpanjang umur
g. Menghilangkan pengaruh yang ditimbulkan oleh zat-zat racun yang
h.
i.
j.
k.
l.

ada di dalam tubuh.


Mendiagnosa suatu penyakit
Mendeteksi masalah sirkulasi,radang sendi,arthritis,dan kanker.
Digunakan dalam Night Vision Device
Sebagai sumber panas
Sebagai media transmisi data untuk komunikasi jarak pendek

Dampak Negatif Sinar Infrared


Radiasi HP dapat mengacaukan gelombang otak, menyebabkan
sakit

kepala,

kelelahan,

dan

hilang

memori,

pemakaian

HP

bisa

menyebabkan kanker otak. Selain itu efek negatif dari radiasi HP antara
lain kerusakan sel saraf, menurunnya atau bahkan hilangnya konsentrasi,
merusak sistem kekebalan tubuh, meningkatkan tekanan darah, hingga
gangguan tidur dan perubahan aktivitas otak. Pengguna (pembuatan
pancaran sinar inframerah) harus disesuaikan dengan kondisi tertentu.
Kebanyakan alat kesehatan sinar inframerah membutuhkan arus listrik.
Sulitnya mengetahui kerusakan. Hal ini disebabkan tingkat kerusakan
setiap komponen dari alat tersebut tidak sama, sehingga sangat sulit
untuk mengetahui alat tersebut berfungsi 100% (normal).
6. Radar atau Gelombang Mikro
Gelombang mikro merupakan gelombang elektromagnetik dengan
frekuensi

sekitar

1010 Hz.

Panjang

gelombangnya

kira-kira

mm.

Gelombang mikro ini dimanfaatkan pada pesawat radar (radio detection


and ranging). Gelombang radar diaplikasikan untuk mendeteksi suatu
objek, memandu pendaratan pesawat terbang, membantu pengamatan di
kapal laut dan pesawat terbang pada malam hari atau cuaca kabut, serta
untuk menentukan arah dan posisi yang tepat. Misalnya, jika radar
memancarkan gelombang mikro mengenai benda, maka gelombang mikro
akan memantul kembali ke radar.
Kegunaan Gelombang Mikro (Microwave)
Pemanfaatan gelombang elektromagnetik sangat luas dalam kehidupan
sehari hari. Pemanfaatan gelombang elektromagnetik tersebut terutama
untuk keperluan telekomunikasi. Berikut akan diuraikan secara khusus
tentang pemanfaatan gelombang mikro:
1. Pemanasan

Pernahkah kamu mendengar tentang alat elektronik berupa oven


microwave? Atau, kamu mungkin sudah pernah menggunakannya untuk
memasak? Oven microwave menggunakan sifat-sifat gelombang mikro
(microwave) berupa efek panas untuk memasak
Gelombang mikro mempunyai energi yang sangat besar, karena
frekuensinya yang sangat besar. Hal itu dapat kita ketahui dari persamaan
E=hf, sehingga gelombang mikro dapat menghasilkan kalor yanga besar.
Kita tentu tidak asing dengan nama microwave oven yang sehari-hari kita
pakai untuk memanaskan makanan. Microwave oven menggunakan
gelombang mikro dalam band frekuensi sekitar 2.45 GHz. Prinsip Dasar
Microwave adalah sebuah gelombang elektromagnetik dengan panjang
gelombang antara 1 milimeter sampai 1 meter dan berfrekuensi antara
300 megahertz sampai 300 gigahertz. Oven adalah sebuah peralatan
dapur yang digunakan untuk memasak atau memanaskan makanan.
Microwave

oven

menggunakan

adalah

radiasi

adalah

sebuah

gelombang

mikro

peralatan
untuk

dapur

yang

memasak

atau

memanaskan makanan.

2. Telekomunikasi
Bagi yang senang memanfaatkan fasilitas hotspot tentunya tidak
asing dengan WiFi yang menggunakan band frekuensi ISM. Begitu juga
yang gemar menggunakan bluetooth untuk transfer file antara handphone
atau

handphone

dnegan

komputer.

Operator

telekomunikasi

juga

memanfaatkan gelombang mikro untuk komunikasi antara BTS ataupun


antara BTS dengan pelanggannya. di Eropa khususnya di Jerman sudah
jarang terlihat penggunaan gelombang mikro untuk komunikasi dengan
metode WDM antara BTS dengan BSC. Jaringan backbone komunikasi
sudah memakai jarinagn fiber optis. Untuk komunikasi ke end user pada
sistem selular tetap menggunakan gelombang mikro. Untuk di indonesia
pada tower2 operator telekomunikasi sangat sering kita jumpai antena
directional untuk komunikasi antara BTS . Untuk komunikasi ke end user
operator GSM di indonesia memakai frekuensi di sekitar 800 MHz, 900MHz
dan 1800MHz.
4. Radar

Radar merupakan pemanfaatan gelombang mikro pada rentang


frekuensi 3 GHz. Radar adalah singkatan dari Radio Detection and
Ranging. Antena radar dapat bertindak sebagai pemancar dan penerima
gelombang elektromagnetik. Waktu antar transmit dan receive itu yang
dipergunakan untuk mengitung jarak objek tersebut. pada sistem radar,
pengolahan sinyal memainkan peranan yang penting untuk mengurangi
interferens. Radar memancarkan dan menerima sinyal pantulan secara
bergantian dengan sistem switch. Sisem kerja radar ini diterapkan pada
sistem GPS. Setiap satelit secara periodis mengirimkan pesan yang isinya
adalah waktu pengiriman pesan dan informasi orbit satelit. Receiver GPS
akan menghitung jarak receiver dengan setiap satelit yang mengirimkan
pesan pesan tersebut. Dengan membandingkan jarak antara beberapa
satelit ini dapat ditentukan letak GPS receiver tersebut.

Kelemahan gelombang mikro ini, antara lain:

Ia sangat gampang terinferensi atau terganggu. Gelombang lainnya


mudah sekali mengacaukan stabilitas gelombang mikro. Bahkan
menurut ahli, dua gelombang mikro yang didekatkan pun juga bisa
saling mengganggu.
Pada proses transmisi antara penerima sinyal dan pemancar

diwajibkan ada dalam garis pandang. Selain itu, penghalang dalam bentuk
apapun harus ditiadakan agar gelombangnya sampai dengan baik. Dalam
kondisi tertentu, hal ini cukup merepotkan.
7. Gelombang Radio

Gelombang radio merupakan gelombang yang memiliki frekuensi


paling kecil atau panjang gelombang paling panjang. Gelombang radio
berada dalam rentang frekuensi yang luas meliputi beberapa Hz sampai
gigahertz (GHz atau orde pangkat 9). Gelombang ini dihasilkan oleh alatalat elektronik berupa rangkaian osilator (variasi dan gabungan dari
komponen Resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C)). Oleh karena itu,
gelombang radio banyak digunakan dalam sistem telekomunikasi. Siaran
TV, radio, dan jaringan telepon seluler menggunakan gelombang dalam
rentang gelombang radio ini.
Suatu sistem telekomunikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai
pembawa sinyal informasinya pada dasarnya terdiri dari antena pemancar

dan antena penerima. Sebelum dirambatkan sebagai gelombang radio,


sinyal informasi dalam berbagai bentuknya (suara pada sistem radio,
suara dan data pada sistem seluler, atau suara dan gambar pada sistem
TV) terlebih dahulu dimodulasi. Modulasi di sini secara sederhana
dinyatakan
(misalnya

sebagai
suara

penggabungan

pada

sistem

antara

radio)

getaran

dengan

listrik

informasi

gelombang

pembawa

frekuensi radio tersebut. Penggabungan ini menghasilkan gelombang radio


termodulasi. Gelombang inilah yang dirambatkan melalui ruang dari
pemancar menuju penerima.
Oleh karena itu, kita mengenal adanya istilah AM dan FM. Amplitudo
modulation (AM) atau modulasi amplitudo menggabungkan getaran listrik
dan

getaran

pembawa

berupa

perubahan

amplitudonya.

Adapun

frequency modulation (FM) atau modulasi frekuensi menggabungkan


getaran

listrik

dan

getaran

pembawa

dalam

bentuk

perubahan

frekuensinya.

a. Gelombang Radio AM
Informasi yang dipancarkan

oleh antena

yang

berupa

suara

dibawa gelombang radio berupa perubahan amplitudo yang disebut


amplitudo modulasi (AM). Gelombang AM mempunyai frekuensi
antara 1014 Hz sampai 1017 Hz. Gelombang tersebut memiliki sifat
mudah dipantulkan oleh lapisan ionosfer bumi, sehingga mampu
mencapai jangkauan yang sangat jauh dari stasiun pemancar radio.
Kelemahan gelombang radio AM adalah sering terganggu oleh gejala

kelistrikan di udara, sehingga gelombang yang ditangkap pesawat


radio kadang terdengar berisik.
b. Gelombang Radio FM
Gelombang radio FM dan mempunyai frekuensi sekitar 108 Hz. Radio
FM menggunakan gelombang ini sebagai pembawa berita/informasi.
Informasi dibawa dengan cara frekuensi modulasi (FM).
Pemancar FM lebih jernih jika dibandingkan dengan pemancar AM.
Hal ini dikarenakan gelombang radio FM tidak terpengaruh oleh
gejala

kelistrikan di

udara. Gelombang radio

FM

tidak

dapat

dipantulkan oleh ionosfer bumi, sehingga tidak dapat menjangkau


tempat-tempat yang jauh di permukaan bumi. Supaya jangkauan
gelombang

jauh

diperlukan

stasiun penghubung

(relai),

yang

ditempatkan di satelit atau di permukaan bumi.


c. Gelombang Televisi
Gelombang televisi lebih tinggi frekuensinya dari gelombang radio
FM. Sebagaimana
membawa

gelombang

informasi gambar

radio
dan

FM,

suara.

gelombang
Gelombang

televisi
ini

tidak

dipantulkan oleh ionosfer bumi, sehingga diperlukan penghubung


dengan satelit atau di permukaan bumi untuk tempat yang sangat
jauh.
Manfaat Gelombang Radio
Penggunaan paling terkenal dari gelombang radio untuk mengirim
foto, audio, dan teks dalam bentuk sinyal gelombang panjang radio
memungkinkan untuk menghindari rintangan dan perjalanan jauh, seperti
cahaya tampak dan radiasi frekuensi yang lebih tinggi lainnya. Gelombang
radio dengan panjang gelombang kurang dari sekitar 10 meter diserap
oleh atmosfer. Gelombang yang lebih panjang memantul bolak balik
antara ionosfer dan tanah, membuat yang ideal untuk transmisi radio di
atas cakrawala. Frekuensi terendah yang digunakan untuk komunikasi
dengan kapal selam, karena energi yang rendah bagi siluman dan daya
tembus yang tinggi. Ini frekuensi yang lebih rendah dapat dianggap
memiliki lebih bass, yang berarti mereka menembus lebih jauh,
terutama melalui media tebal seperti air.

Untuk mengirim informasi melalui gelombang radio, itu harus


dikodekan dalam beberapa cara. Ada dua metode utama, yang dikenal
sebagai modulasi amplitudo (AM), dan modulasi frekuensi (FM). Pada AM,
informasi dikodekan dengan memvariasikan amplitudo, atau tinggi,
gelombang, sedangkan metode FM melibatkan menggunakan perubahan
frekuensi untuk membawa data. Pola-pola yang berbeda atau amplitudo
frekuensi

yang

diterjemahkan

di

mana

mereka

diterima

untuk

mereproduksi informasi yang asli, yang mungkin gambar, suara atau teks.
Dengan cara ini, informasi yang kompleks dapat ditransmisikan jarak jauh
murah.
Astronomi radio merupakan alat vital untuk memahami alam
semesta. Karena adanya awan gas dan debu di galaksi, ada batas untuk
jumlah informasi yang dapat diperoleh dengan menggunakan cahaya
tampak

atau

frekuensi

yang

lebih

tinggi

EMR.

Gelombang

radio,

bagaimanapun, dapat melewati rintangan ini, dan banyak dari apa yang
telah dipelajari tentang interior galaksi telah datang melalui analisis
sumber radio alami. Para astronom juga telah mampu mendeteksi radiasi
dari big bang itu sendiri, yang, karena perluasan alam semesta, telah
membentang

dari

awal

frekuensi

sangat

tinggi

dalam

jangkauan

gelombang mikro ini dikenal sebagai radiasi latar belakang kosmik


(CMB ).
Efek Kesehatan Gelombang Radio
Kekhawatiran telah dikemukakan tentang kemungkinan efek pada
kesehatan paparan gelombang radio, terutama di kisaran gelombang
mikro, yang digunakan oleh ponsel dan radar. Ketika radiasi frekuensi
radio yang diserap tubuh, dapat menyebabkan pemanasan. Eksposur yang
normal tidak dianggap menimbulkan masalah, tetapi berada di dekat
pemancar radar yang kuat dapat berpotensi berbahaya. Lensa mata
sangat rentan terhadap kerusakan akibat pemanasan, dan paparan
berlebihan terhadap radiasi gelombang mikro berpotensi menyebabkan

katarak. Ada juga kekhawatiran tentang efek jangka panjang penggunaan


ponsel sering, tetapi karena tahun 2013, studi klinis telah meyakinkan.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. https://brigittalala.wordpress.com/pesan-dan-kesan-mengikutipree-test-fisika/gelombang-elektromagnetik/ (diakses tanggal 20
september 2015)
Anonim.

2012.

Karakteristik

radiasi

Matahari

Spektrum.

http://belajardariapapun.blogspot.co.id/2012/11/karakteristik-radiasimatahari-spektrum.html. (diakses tanggal 20 september 2015)


Anonym.

Gelombang

Elektromagnetik.

https://pustakafisika.wordpress.com/tag/gelombang-elektromagnetik/
(diakses tanggal 20 september)

Anonym.

2012.

https://pustakafisika.wordpress.com/2012/11/16/menyelidiki-energipancaran-matahari/#more-1819 (diakses tanggal 20 september 2015)


Anonym. 2013. http://sainsforhuman.blogspot.co.id/2013/11/apa-itu-sinargamma-sumbernya-manfaat.html (diakses tanggal 20 september 2015)
Anonym. 2014. Manfaat dan Bahaya Sinar X.
http://muspitaali.blogspot.co.id/2014/06/manfaat-dan-bahaya-sinar-x_5528.html (diakse
tanggal 20 september 2015)
Anonym.

2010.

http://adynesia2.blogspot.com/2010/11/sinar-x.html

(diakses

tanggal 20 september 2015)


Anonym.

2012.

http://nikenkusumawardanikenny.blogspot.co.id/2012/06/cahaya-

tampak.html. (diakses tanggal 20 september 2015)


Anonym. 2012. http://www.diwarta.com/2012/03/31/kelebihan-dan-kekurangan-sinar-infra-

merah-dalam-kesehatan.html (diakses tanggal 20 september 2015)


Anonym. 2012. http://nikenkusumawardanikenny.blogspot.co.id/2012/06/sinar-

infrared.html (diakses tanggal 20 september 2015)


Anonim. http://www.sridianti.com/dampak-manfaat-gelombang-radio.html (diakses tanggal
20 september 2015)
Anonym. 2013. https://spirleeanesta.wordpress.com/2013/04/18/makalah-gelombangelektromagnetik/ (diakses tanggal 20 september 2015)
Anonym. 2013. http://infogreget.blogspot.co.id/2013/12/gelombang-mikro-dalam-kesehariankita.html (diakses tanggal 20 september 2015)