Anda di halaman 1dari 8

Modul Pelatihan HYSYS 7.

Professional Training Centre


Copyright 2014

Aplikasi Proses
dalam Teknik Kimia
menggunakan
HYSYS 7.1
M. Asyhari Galih S.

Copyright 2014
Simulasi Proses Teknik Kimia menggunakan HYSYS 7.1
M Asyhari Galih S

Modul Pelatihan HYSYS 7.1

Professional Training Centre


Copyright 2014

Daftar Isi
Daftar Isi....................................................................................................................................................... 2
Pendahuluan ............................................................................................................................................... 5
Bab 11. Logical Operation : Single Recycle ................................................................................... 6

Modul Pelatihan HYSYS 7.1

Professional Training Centre


Copyright 2014

Pendahuluan
Flowsheet sebuah proses merupakan bahasa dalam proses teknik kimia untuk
menjabarkan proses yang sudah ada atau sebuah hipotesa dalam sebuah detail
yang cukup untuk menyampaikan fitur yang penting.
Seorang chemical engineer mempelajari flowsheet dari sebuah proses dalam
konteks untuk menangani troubleshooting, seperti mencari mekanisme yang tidak
berfungsi dengan baik atau dalam rangka ekspansi dan modifikasi sebuah proses.
Hipotesa sebuah proses melibatkan bahan kimia baru atau sebuah modifikasi radikal
dari unit proses yang sudah beroperasi, untuk menjawab pertanyaan mengenai
kondisi operasi, ukuran alat dan perkiraan keuntungan.
Analisa atau simulasi adalah sebuah tool chemical engineer yang digunakan untuk
menerjemahkan flowsheet sebuah proses, menentukan letak malfungsi dan untuk
memprediksi performa dari beberapa proses. Dengan bantuan sebuah program
simulasi proses, seorang chemical engineer dapat membuat model steady state dan
dinamis untuk perancangan pabrik, monitoring kinerja, troubleshooting, improvisasi
operasi, perencanaan bisnis dan manajemen aset.

Modul Pelatihan HYSYS 7.1

Professional Training Centre


Copyright 2014

Bab 11. Single Recycle

Logical Operation : Single Recycle

Pada contoh ini, arus umpan dua fase (FEED) akan dicampur dengan arus
recycle (RECYCLE) untuk diumpankan ke Separator V-100. Uap dari V-100
kemudian diekspansi oleh Expander E-100 dan diseparasikan kembali ke
separator V-101. Setengah bagian dari hasil cair keluaran separator
diumpankan ke Pompa P-100, baru di-recycle-kan kembali dengan arus umpan
(FEED).

Gambar 11.1 Diagram Alir Proses Single Recycle

Mendefinisikan Basis Simulasi

Langkah persiapan Basis Simulasi adalah sebagai berikut :


1.

Pilih komponen berikut sebagai komponen penyusun proses : nitrogen, CO2,


methane, ethane, propane, i-butane, n-butane, i-pentane, n-pentane, n-hexane,
n-heptane, n-octane. Untuk mempermudah penamaan, ubah nama Component
List-1 menjadi Komponen Recycle.

2.

Gunakan fluid package Peng-Robinson sebagai properti package kasus ini.


Untuk mempermudah penamaan, ubah nama Basis-1 menjadi Basis
Recycle.

Modul Pelatihan HYSYS 7.1

Professional Training Centre


Copyright 2014

Mendefinisikan spesifikasi Stream Proses


Pada simulasi ini spesifikasi arus proses yang terlibat dapat dideskripsikan
sebagai berikut :
Material Stream [FEED]
Parameter

Input

Spesifikasi
Temperature

60F

Pressure

600 psi

Molar Flow

1 MMSCFH

Komposisi
Mole Fraction N2

0.0069

Mole Fraction CO2

0.0138

Mole Fraction Methane

0.4827

Mole Fraction Ethane

0.1379

Mole Fraction Propane

0.0690

Mole Fraction i-Butane

0.0621

Mole Fraction n-Butane

0.0552

Mole Fraction i-Pentane

0.0483

Mole Fraction n-Pentane

0.0414

Mole Fraction n-Hexane

0.0345

Mole Fraction n-Heptane

0.0276

Mole Fraction n-Octane

0.0206

Tambahkan unit operasi berikut pada tahap selanjutnya.

Separator [V-100]
Parameter

Input

[Design > Connections]


Inlets

Feed

Vapour Outlet

V-100 Vap

Liquid Outlet

V-100 Liq

[Design > Parameters]


Pressure Drop

0 Psi

Modul Pelatihan HYSYS 7.1

Professional Training Centre


Copyright 2014

Expander [K-100]
Parameter

Input

[Design > Connections]


Inlet

V-100 Vap

Outlet

V-101 Feed

Energy

V-101 Duty

Worksheet [Conditions]
V-101 Feed Pressure

300 psi

Separator [V-101]
Parameter

Input

Spesifikasi
Inlets

V-101 Feed

Vapour Outlet

V-101 Vap

Liquid Outlet

V-101 Liq

Design [Parameters]
Delta P

1.45 psi

TEE [TEE-100]
Parameter

Input

[Design > Connections]


Inlets

V-101 Liq

Outlets

TEE-100 Prod
P-100 Feed

[Design > Parameters]


Flow Ratio

0.5 (pilih salah satunya)

Pump [P-100]
Parameter

Input

[Design > Connections]


Inlet

P-100 Feed

Product

P-100 Out

Energy

P-100 Duty

[Design > Parameters]


Efficiency

75%

[Worksheet > Conditions]


P-100 Out Pressure

600 psi

Modul Pelatihan HYSYS 7.1

Professional Training Centre


Copyright 2014

Menambahkan arus Recycle


Klik dan tarik icon Recycle, kemudian isikan spesifikasi berikut ini :
RECYCLE [RCY-1]
Parameter

Input

[Design > Connections]


Inlets

P-100 Out

Outlets

RECYCLE

Others

Default

Tambahkan stream (RECYCLE) ke dalam Inlets Separator V-100. Kemudian


periksa kembali kondisi di arus (RECYCLE) pada setting baru ini.

Gambar 11.2 Penambahan unit operasi Recycle

Modul Pelatihan HYSYS 7.1

Professional Training Centre


Copyright 2014

Refferensi

Aspentech, 2003, Process Modelling using HYSYS.Aspen Technology, Inc


Daniyal, Ahmad, 2006, Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2,
Ilmukomputer.com: Yogyakarta.
Hyprotech, 2002, Tutorials and Applications HYSYS 3.1, Aspen Technology Inc:
Cambridge, USA