Anda di halaman 1dari 26

i

TIM PENYUSUN
ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUD-DIKMAS
TAHUN 2015-2019

ROADMAP PENGEMBANGAN
DAPODIK PAUD-DIKMAS
Training of Trainer
Tim DAPODIK-PAUD
Pusat, Provinsi dan
Kabupaten/Kota

2015

Pengarah
Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP (Plt. Dirjen PAUDNI)
Ella Yulaelawati, M.A.,Ph.D (Sesditjen PAUDNI)
Penanggung Jawab
Dr. Ir. Gede Panca (Kabagrengar Setditjen PAUDNI)

Reviewer/Editor:
Dr. Dwi Priyono
Drs. Suharto Trilaksono
Warisno, M.Pd
Ifran Karim, M,Si
Yanuar Jatnika
Lay-out
Danu Prayoga

Pengembangan
Struktur Database
DIKMAS dan LKP

2017

Pengolahan
DAPODIK Untuk
Transaksional PAUD
(BOP, Tunjangan)

Training of Trainer Tim


DAPODIK-DIKMAS
Pusat, Provinsi dan
Kabupaten/Kota

Pengolahan
DAPODI K Untuk
Transaksional LKP
(BOP, Tunjangan)

2019

2018

Pengembangan
DAPODIK-LKP

16

17

Koordinasi Evaluasi
dan Pelaporan
Hasil DAPODIK
PAUD-DIKMAS 2018

14

Pengolahan
DAPODIK Untuk
Transaksional DIKMAS
(BOP, Tunjangan)

Pengembangan
DAPODIK DIKMAS

18

Pengembangan
Struktur Database
LKP

13

12

11

15

Training of Trainer Tim


DAPODIK-LKP
Pusat, Provinsi dan
Kabupaten/Kota

Pengolahan
DAPODI K Untuk
Transaksional
(BOP, Tunjangan)

Pengembangan
Sistem E-Monitoring
PAUD-DIKMAS

20

Training of Trainer
Tim DAPODIK
Pusat, Provinsi dan
Kabupaten/Kota

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

Peningkatan
Pengelola DAPODIK
Provinsi dan
Kabupaten/Kota

10

2016

Peningkatan
Pengelola DAPODIK
Provinsi dan
Kabupaten/Kota

Koordinasi Evaluasi
dan Pelaporan
Hasil DAPODIK
PAUD-DIKMAS 2016

Entry Data Satuan


Yang Sudah Memiliki
NPSN

Pengelolaan Data
Geospasial PAUD

19

ii

Perencanaan
Pengembangan
dan Penyiapan SDM
DAPODIK-PAUD (Pusat)

Ketua Tim Penyusun


Drs. Cecep Suryana, MM
Anggota Tim Penyusun
Fathurahman, S.Kom
Hidayatunnismah, M.Si
Ratna Wijayanti, SE
Memet Juniartriarso
Ari Parulian
Denny Nugraha
Hidayat
Rudi
Henry
Hasan
Fuad
Adil

Perancangan
Formulir Dikmas
dan LKP

21

22

Layanan data yg.berkualitas


(lengkap, akurat, realtime)

Koordinasi Evaluasi dan


Pelaporan Hasil DAPODIK
PAUD-DIKMAS 2019

iii

KATA SAMBUTAN

KATA PENGANTAR

DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL

ntuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan pendidikan di


lingkungan Ditjen PAUDNI diperlukan data akurat yang dapat digunakan
untuk perencanaan, pembinaan, evaluasi dan palaporam. Terkait dengan
kepentingan tersebut Ditjen PAUDNI mengembangkan sistem pendataan online
berbasis individu satuan pendidikan yang terintegrasi dengan sistem Data Pokok
Pendidikan (DAPODIK) Kemendikbud. Sistem Pendataan tersebut kami namakan
sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS.
Sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS meliputi sistem dan aplikasi pendataan untuk
lemabaga/satuan pendidikan, pendidik, peserta didik dan substansi pendidikan
yang sangat diperlukan dan menjadi hal yang sangat penting untuk meperoleh
data yang lengkap dan akurat dalam rangka meningkatkan kinerja pengelolaan
pendidikan serta menjamin ketercapaian mutu satuan pendidikan anak usia dini
dan pendidikan nomformal dan informal (PAUDNI).
Buku Roadmap Pengembangan ini merupakan dokumen resmi Ditjen PAUDNI
sebagai rencana induk pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS untuk
lima tahun ke depan (2015-2019). Kami berharap, buku Roadmap DAPODIK
PAUD-DIKMAS ini bisa memberikan informasi yang lengkap bagi semua pihak
yang terkait mulai dari tingkat pusat sampai ke satuan pendidikan sehingga dapat
membantu penyelesaian penguumpulan, penginputan dan pengelolaan data sesuai
peran dan fungsi masing-masing.
Demikian buku Roadmap Pengembangan Sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS
ini diterbitkan agar diketahui, dipahami, dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Jakarta, Maret 2015
Direktur
rektur Jenderal,

ekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, NonformaI


dan Informal (Ditjen PAUDNI) memiliki peran dan fungsi yang
vital dalam melayani kebutuhan akan data dan informasi, baik untuk
kepentingan Kementerian maupun pihak lain yang terkait. Sekretariat
Direktorat Jenderal PAUDNI (Setditjen PAUDNI) seperti juga unit
kerja Setditjen di unit utama lainnya diamanatkan oleh Instruksi Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan No.2 Tahun 2011 sebagai penanggungjawab
pengelolaan data pokok pendidikan (DAPODIK). Ditjen PAUDNI
bertanggung jawab terhadap pendataan Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD) dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI).
Untuk melaksanakan Inmen tersebut, Setditjen PAUDNI telah
mengembangkan seperangkat sistem pendataan online berbasis individu
satuan pendidikan untuk pendataan DAPODIK dan mutu satuan
PAUDNI. Perangkat sistem pendataan meliputi Instrumen, Aplikasi
dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pendataan. Semua perangkat sistem
pendataan tersebut perlu disiapkan dan disinergikan untuk memperoleh
hasil pendataan lembaga dan pendataan mutu satuan PAUDNI yang
maksimal.

Buku Roadmap Pengembangan Sistem DAPODIK Tahun 2015-2019 ini


disusun untuk memberikan arahan pendataan pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD)-Pendidikan Masyarakat (DIKMAS) berbasis teknologi informasi.
Buku ini memuat penjelasan tentang mekanisme pendataan PAUDNI
yang akan dijalankan dimasa yang akan datang.

Dr. Ir. Taufi


Hanafi, MUP
Taufikk Hanafi,
M
NIP 196308281990031002
iv

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

DAFTAR ISI

Poin penting yang dapat diungkapkan dari buku ini, bahwa pengembangan
sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS yang menfasilitasi penyediaan
layanan pendidikan menjadi satu-satunya data PAUDNI. Partisipasi
masyarakat dan stakeholder terkait sangat diperlukan untuk melaksanakan
semua mekanisme pendataan PAUDNI ini. Oleh karena itu, kami
menyampaikan terimaksih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah
menyumbangkan pemikirannya dalam penyelesaian penyusunan buku ini.
Jakarta, Maret 2015
Sekretaris Ditjen
j PAUDNI

Ella
Yulaelawati, M
M.A.,Ph.D
lla Yulaelawati
A Ph
NIP 195804091984022001

vi

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

TIM PENYUSUN ...............................................................................


ii
ROADMAP PENGEMBANGAN DAPODIK PAUD-DIKMAS ........ iii
KATA SAMBUTAN ............................................................................
iv
KATA PENGANTAR ..........................................................................
v
DAFTAR ISI ....................................................................................... vii
DAFTAR GAMBAR ............................................................................ viii
DAFTAR TABEL ................................................................................. viii
BAB I. PENDAHULUAN ............................................................
1
A. Latar Belakang ................................................................
1
B. Tujuan dan Manfaat .......................................................
2
1. Tujuan ......................................................................
2
2. Manfaat ....................................................................
2
C. Pengertian dan Penjelasan Istilah ....................................
3
D. Sistematika Penulisan ......................................................
4
BAB II. KONSEP PENGEMBANGAN DAPODIK PAUD-DIKMAS
5
A. Rasional ..........................................................................
5
B. Dasar Hukum .................................................................
6
C. Arah Kebijakan Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS ..
7
D. Sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS ..............................
7
E. Sistem Aplikasi DAPODIK PAUD-DIKMAS ................. 10
1. Aplikasi DAPODIK-PAUD ..................................... 12
2. Aplikasi DAPODIK-DIKMAS ................................ 12
3. Aplikasi DAPODIK-LKP ......................................... 13
BAB III. BAB III STRATEGI, PROSEDUR, DAN MEKANISME. 14
A. Strategi Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS .... 14
B. Prosedur dan Mekanisme Pengembangan
DAPODIK PAUD-DIKMAS ......................................... 14
C. Pilot Project Pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS . 17
D. Milestone Pengembangan DAPODIK ........................... 18
E. Jadwal Kegiatan DAPODIK sampai dengan tahun 2019
frontend Dikmas dan LKP ............................................... 20
vii

BAB IV. PENGELOLAAN DAPODIK PAUD-DIKMAS ...............


A. Pemanfaatan Infrastruktur-Infrastruktur .........................
1. Jaringan ....................................................................
2. Hardware .................................................................
3. Sarana Pendukung ....................................................
B. Rincian Tugas Pengelola DAPODIK ...............................
C. Pemanfaatan data DAPODIK .........................................

24
24
24
28
29
30
33

BAB V. ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN ............................


A. Organisasi dan Tata Kelola ..............................................
B. Pembiayaan Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS ..

35
35
37

BAB VI. PENUTUP .......................................................................

40

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Sistem DAPODIK Kemdikbud ...........................................
Gambar 2 Sistem Aplikasi DAPODIK PAUD-DIKMAS ......................
Gambar 3 Siklus Pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS ................
Gambar 4 Tahapan (Milestone) Pengembangan DAPODIK ................
Gambar 5 Topologi Jaringan DAPODIK PAUD-DIKMAS ..................
Gambar 6 Mekanisme Pengelolaan Data DAPODIK PAUD-DIKMAS.......
Gambar 7 Pemanfaatan Data DAPODIK PAUD-DIKMAS .................
Gambar 8 Gambar 8 Transaksi DAPODIK PAUD-DIKMAS ...............
Gambar 9 Struktur Organisasi PAUD-DIKMAS ..................................
Gambar 10 Organisasi Pendataan DAPODIK PAUD-DIKMAS .........

8
11
17
18
24
30
33
34
35
36

DAFTAR TABEL
Tabel 1 Tahapan Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS ...........
Tabel 2 Output Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS ..............
Tabel 3 Kebutuhan Perangkat Server ...................................................

viii

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

19
20
29

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Akurasi data pendidikan yang dimiliki oleh setiap unit utama dan
setiap satuan kerja (satker) di lingkungan Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan menjadi perhatian utama Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan RI pada Kabinet Kerja 2014-2019.
Hal ini terkait dengan tingginya harapan masyarakat pada keberadaan
lembaga pendidikan yang murah, terjangkau, berkualitas, relevan,
setara, dan merata di seluruh pelosok Indonesia. Dengan demikian,
sistem pendataan yang berkualitas menjadi salah satu perhatian
utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Kerja
tahun 2015-2019. Setiap keputusan terkait dengan pengelolaan dan
pengembangan program pendidikan yang dikeluarkan oleh Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan harus didukung dengan data yang akurat,
sehingga dapat diimplementasikan secara lebih jelas, transparan dan
tepat sasaran sesuai dengan kondisi riil kepentingan rakyat.
Terkait dengan harapan tersebut, salah satu kebijakan yang terkait
dengan pendataan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan adalah penyediaan Data Pokok Pendidikan (DAPODIK)
online berbasis teknologi informasi. Hal ini sangat penting untuk
dapat meningkatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan misi dan
kerangka strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu:
Terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan
yang berkarakter dengan dilandasi semangat gotong-royong.
Penjaringan DAPODIK di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan
Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI) dilakukan
dengan menyesuaikan dengan sistem DAPODIK yang selama ini telah
dikembangkan di Ditjen Dikdas dan Ditjen Dikmen, yaitu sistem
1

pendataan yang bersifat relasional dan longitudinal serta terintegrasi ke


dalam sistem Datawarehouse yang dikoordinasikan oleh Pusat Data dan
Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSP-K). DAPODIK tersebut
mencakup 4 (empat) entitas data pokok yaitu satuan pendidikan,
pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik serta substansi
pendidikan.

monitoring dan evaluasi pendataan terhadap satuan pendidikan


anak usia dini, nonformal dan informal.

Sekretariat Direktorat Jenderal PAUDNI sedang mengembangkan


seperangkat sistem pendataan online terintegrasi dengan DAPODIK di
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang meliputi: (1)lembaga/
satuan PAUDNI; (2) pendidik dan tenaga kependidikan PAUDNI; (3)
peserta didik PAUDNI; (4) serta substansi PAUDNI. Dengan adanya
sistem DAPODIK ini diharapkan data yang terkumpul dapat dijadikan
satu-satunya sumber (acuan) dalam perencanaan dan pengambilan
keputusan, pelaksanaan kegiatan serta pelaporan terkait dengan program
PAUDNI selama periode 2015-2019.

C. Pengertian dan Penjelasan Istilah


1. DAPODIK
Adalah data pokok semua jenis dan jenjang pendidikan yang
meliputi data lembaga/satuan pendidikan, data pendidik dan tenaga
kependidikan, data peserta didik dan data substansi pendidikan.

B. Tujuan dan Manfaat


1. Tujuan
Tujuan disusunnya Roadmap pengembangan DAPODIK ini
adalah untuk memberikan arahan yang tepat bagi pengelola
DAPODIK dalam merencanakan kegiatan, mendiseminasikan
aplikasi DAPODIK PAUD-DIKMAS, mengembangkan
infrastruktur, dan aktifitas pendukung lainnya agar implementasi
sistem DAPODIK sesuai dengan yang diharapkan.
2. Manfaat
Bagi Direktorat Jenderal PAUDNI, buku ini dijadikan acuan
perencanaan dan pelaksanaan program kerja DAPODIK dan
pengembangannya. Selain itu, buku ini diharapkan dapat dijadikan
acuan pelaksanaan pendataan di lingkungan Ditjen PAUDNI.
Dengan adanya buku ini, kedepan diharapkan pendataan PAUDNI
menjadi satu pintu, yaitu melalui sistem pendataan DAPODIK.
Bagi dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, buku ini dapat
memanfaatkan sebagai pedoman dalam organisasi, validasi, serta

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

Bagi satuan pendidikan PAUD dan nonformal, buku ini dapat


dijadikan sebagai acuan pelaksanaan pendataan melalui sistem
aplikasi DAPODIK PAUD-DIKMAS.

2. Roadmap DAPODIK PAUD-DIKMAS


adalah peta jalan pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS
selama 5 (lima) tahun untuk memastikan DAPODIK PAUDDIKMAS tahun 2019 diperoleh secara lengkap, akurat/valid,
reliable, relasional, longitudinal, dan mutakhir/realtime).
3. PAUD
adalah layanan pendidikan bagi anak usia dini (3-6) tahun dalam
bentuk taman kanak-kanak, kelompok bermain, taman penitipan
anak, dan satuan PAUD sejenis lainnya.
4. Pendidikan Masyarakat (DIKMAS)
adalah layanan pendidikan bagi masyarakat usia 15 tahun keatas
dalam bentuk kursus dan pelatihan, pendidikan kesetaraan,
pendidikan keaksaraan, pendidikan pemberdayaan perempuan,
pengarusutamaan gender, pendidikan keayahbundaan yang
dilaksanakan oleh PKBM, TBM, Rumah Pintar, kelompok belajar
dan satuan pendidikan nonformal lainnya.
5. NPSN (Nomor Pokok Sekolah/Satuan Pendidikan Nasional)
Adalah nomor referensi lembaga/satuan pendidikan yang bersifat
unik, berisi 8 digit nomor pokok sekolah/ satuan pendidikan yang
bersangkutan. Untuk PAUDNI, selain NPSN, juga diberlakukan
nomor pengelolaan berupa nomor referensi satuan pendidikan/
lembaga nonformal.
3

6. NISN
Adalah nomor induk siswa (peserta didik) yang bersifat unik, berisi
nomor induk peserta didik yang telah dibakukan dan berlaku
seumur hidup sebagai data referensi DAPODIK.

BAB II

KONSEP PENGEMBANGAN DAPODIK


PAUD-DIKMAS

7. NUPTK
Adalah nomor unik untuk pendidik dan tenaga kependidikan yang
melekat pada individu PTK bersangkutan dan dibakukan sebagai
data referensi DAPODIK.
D. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan buku Roadmap Pengembangan
DAPODIK PAUD-DIKMAS dijabarkan sebagai berikut :

Sistem

BAB I. PENDAHULUAN
Berisikan latar belakang, maksud & tujuan, dan sistematika penulisan
Roadmap Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS.
BAB II.
KONSEP PENGEMBANGAN DAPODIK PAUDDIKMAS
Berisikan tentang rasional DAPODIK PAUD-DIKMAS, dasar
hukum yang melandasi pendataan DAPODIK PAUD-DIKMAS,
arah kebijakan dan ruang lingkup, sistem aplikasi DAPODIK PAUDDIKMAS, sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS.
BAB III. MEKANISME DAN PROSEDUR
Berisikan strategi pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS
2015-2019, tahapan pelaksanaan pengembangan dan pemanfaatan
data DAPODIK.
BAB IV. ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN
Berisikan tentang Organisasi dan Tata Kelola, dan pembiayaan
pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS
BAB V. PENUTUP
Berisikan tentang kesimpulan dan rekomendasi pengembangan sistem
DAPODIK PAUD-DIKMAS

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

A. Rasional
Data yang akurat dan mudah diakses sangat dibutuhkan pemangku
kebijakan untuk dijadikan sebagai dasar utama pembuatan keputusan.
Oleh karena itu, data pendidikan yang disediakan setiap satuan kerja
harus diklarifikasi kesahihan, relevansi dan keterbaruannya, serta
mudah diakses.
Dalam upaya menyediakan data yang lengkap, akurat, dan guna
memperoleh data yang relasional dan longitudinal tentang pendidikan,
terutama di lingkungan Diretorat Jenderal PAUDNI, maka upaya
penyatuan data yang saat ini dimiliki dan yang akan diperoleh
setiap satuan kerja perlu diwadahi dalam sebuah sistem pendataan
yang dikenal dengan Sistem Data Pokok Pendidikan (DAPODIK).
Pengembangan sistem DAPODIK juga dilakukan sebagai tindak
lanjut Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011
tentang Pengelolaan Data Pendidikan.
Sesuai dengan Instruksi Menteri tersebut, kementerian perlu merancang
basis data pendidikan yang relasional sehingga mampu menghasilkan
data longitudinal untuk tiap entitas pendidikan. Untuk menghasilkan
data yang longitudinal tersebut, maka kementerian pendidikan
dan kebudayaan membangun sistem pendataan DAPODIK untuk
melayani kebutuhan kementerian dan stakeholder terkait. Dengan
adanya sistem pendataan ini diharapkan dapat dikumpulkan data yang
akurat, terbaru dan disampaikan tepat waktu.

Untuk mendukung kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,


khususnya Direktorat Jenderal PAUDNI, Sekretariat Ditjen PAUDNI
menyusun naskah peta jalan (Roadmap) Pengembangan DAPODIK
PAUD-DIKMAS 2015-2019. Dengan adanya Roadmap ini, diharapkan
ada kepastian tentang sistem, infrastruktur, manajamen serta hasil
DAPODIK yang semakin akurat dan mendukung perencanaan
program, penganggaran, pelaksanaan serta capaian hasil pembangunan
bidang pendidikan selama periode Kabinet Kerja 2015-2019.

C. Arah Kebijakan Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS


Permendikbud tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemdikbud y a n g
berkaitan dengan kedudukan, tugas dan fungsi seluruh unit utama,
mengamanatkan, bahwa tanggung jawab kegiatan pengumpulan
pendataan yang tadinya dilaksanakan oleh Pusat Data dan Statistik
Pendidikan (PDSP), dialihkan menjadi tanggung jawab masingmasing unit utama, diantaranya adalah Ditjen PAUDNI.

B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi
Transaksi Elektronik (UU ITE). Salah satu tujuan dari undangundang ini adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi
pelayanan publik.
2. Perpres nomor 14 Tahun 2015 tentang Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan.
3. Permendiknas nomor 36 Tahun 2010 yang diperbaharui dengan
Permendikbud nomor 1 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kemdikbud.
4. Permendikbud nomor 17 Tahun 2012 tentang Balai Pengembangan
PAUDNI.
5. Permendikbud nomor 18 Tahun 2012 tentang Pusat Pengembangan
PAUDNI.
6. Permendikbud tentang Renstra Kemdikbud Tahun 2015-2019.
7. Permendikbud tentang Organisasi dan Tata Kerja di lingkungan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
8. Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 tahun 2011
tentang Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan yang diperkuat
dengan surat edaran menteri pendidikan dan kebudayaan nomor
: 0293/MPK.A/PR/2014 tentang pelaksanaan Instruksi Menteri
Nomor 2 Tahun 2011.
9. Surat Keputusan Direktur Jenderal PAUDNI tentang Tim
DAPODIK PAUD-DIKMAS.

Dengan adanya instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan


tersebut, Ditjen PAUDNI memiliki tugas dan wewenang untuk
mengumpulkan data pokok pendidikan yang ada di lingkungan
Ditjen PAUDNI. Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) PAUDDIKMAS akan menampilkan seluruh data pokok dari semua jenis
satuan PAUDNI yang antara lain meliputi: (1) Pendidikan Anak
Usia Dini (PAUD); (2) Pusat kegiatan belajar masyarakat; (3)
Lembaga kursus dan pelatihan; (4) Kelompok belajar; (5) Taman
bacaan masyarakat; (6) Rumah Pintar; serta satuan PAUDNI
lainnya.

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

Hal itu diperjelas oleh Instruksi Menteri Pendidikan Nasional nomor


2 tahun 2011 tentang Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan, bahwa
sekretariat direktorat jenderal diberi kewenangan untuk melakukan
pengumpulan data, sosialisasi formulir/instrumen pendataan
DAPODIK, membangun sistem pengumpulan dan penyimpanan data,
dan mengkoordinasikan pengumpulan semua data pokok pendidikan
dari satuan pendidikan yang berada di bawah pembinaan direktorat
jenderal masing-masing.

D. Sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS


Sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS mengacu kepada kebijakan
DAPODIK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai berikut.

pindah satuan pendidikan, ujian nasional dan atau untuk keperluan


memperoleh beasiswa, insentif/tunjangan pendidik, bantuan sosial, dsb
(transaksional).
Secara khusus, transaksional DAPODIK sebagaimana gambar 1 di atas
adalah untuk kepentingan sebagai berikut.

Gambar 1. Sistem DAPODIK Kemdikbud

Sistem data pokok pendidikan (DAPODIK) dikembangkan untuk


memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) serta Standar Pelayanan
Minimal (SPM) sektor pendidikan, pada semua jenis dan jenjang
pendidikan, mulai dari pra sekolah sampai dengan pendidikan tinggi.
DAPODIK meliputi 4 entitas data, yakni yaitu satuan pendidikan,
pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik serta substansi
pendidikan, yang harus tersedia melalui sistem pendataan online yang
terintegrasi, sehingga keempat jenis data tersebut satu sama lain dapat
terkait dan dapat saling menerangkan (relasional), dapat ditelusuri histori
datanya dengan menggunakan nomor identitas yang unik (longitudinal)
serta dapat digunakan untuk keperluan penelusuran lembaga, pendidik
dan peserta didik serta untuk berbagai keperluan seperti melanjutkan,
8

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

1. Data Lembaga/Satuan Pendidikan, untuk:


a. Perizinan
b. Perencanaan
c. Pengawasan
d. Pengelolaan
e. Penganggaran
f. Pengembangan sarana dan prasarana
g. Akreditasi
h. Pelaporan
2. Data Pendidik dan tenaga kependidikan, untuk:
a. Perencanaan kebutuhan
b. Perekrutan
c. Pendistribusian
d. Peningkatan kualifikasi dan kompetensi
e. Sertifilkasi
f. Peningkatan kesejahteraan
g. Penghargaan dan perlindungan
h. Pengukuran kinerja
i. Mutasi
j. Pelaporan
3. Data Peserta didik, untuk:
a. Penyediaan fasilitas belajar
b. Perekrutan
c. Pengelolaan
d. Pembinaan dan pengawasan
e. Penelusuran keberlanjutan
f. Pelaporan
4. Data substansi pendidikan, untuk:
a. Pengembangan kurikulum
b. Pengemabangan materi pembelajaran
9

c.
d.
e.
f.

Penyelenggaraan program pembelajaran


Penilaian hasil pembelajaran
Penyediaan fasilitas pembelajaran
Pelaporan

Semua data tersebut diintegrasikan melalui data referensi (referensi


wilayah, lembaga, kelompook belajar, pendidik, peserta didik,
sarana prasarana dll). Pengembangan sistem PAUD-DIKMAS yang
terintegrasi dapat digambarkan sebagai berikut.

Sebagai tindak lanjut kebijakan di atas, maka DAPODIK di lingkungan


Ditjen PAUDNI meliputi :
1. Lembaga/satuan pendidikan :
a. PAUD (TK, KB,TPA dan SPS)
b. DIKMAS (PKBM, TBM, kelompok belajar, balai belajar
bersama, rumah pintar , majelis taqlim, pramuka, dan satuan
DIKMAS lainnya)
c. Lembaga kursus dan lembaga pelatihan (LKP, bimbingan
belajar, LSK dan lembaga pelatihan lainnya).
2. Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)
a. PAUD (Guru TK, Pendidik KB, Pendidik TPA, Pendidik SPS,
Penilik PAUD, Pengelola TK, Pengelola KB, Pengelola TPA,
Pengelola SPS, Kepala sekolah TK, Pengawas TK, Pengasuh
TK, Ahli gizi, Psikolog dan Guru Pendamping)
b. DIKMAS (Pamong Belajar, Tutor Kesetaraan, Tutor Keaksaraan,
Penilik Keaksaraan, TLD, FDI, Pengelola PKBM, Pengelola
TBM, dan Pengelola Keaksaraan).
c. Kursus dan pelatihan (Instruktur Kursus dan Pengelola Kursus).
3. Peserta Didik
a. PAUD (Peserta didik TK, KB, TPA dan SPS)
b. DIKMAS (Warga belajar Paket A, Paket B, dan Paket C,)
c. Kursus (Peserta didik kursus)
E. Sistem Aplikasi DAPODIK
Aplikasi dapodik memberikan fasilitas layanan data yang terintegrasi
di PDSP dalam bentuk replikasi dari semua unit utama (PAUDNI,
DIKDAS, DIKMEN dan Kebudayaan). Data replikasi tersebut bisa
memiliki hubungan atau keterkaitan satu sama lain ( relasional) baik
antar komponen dapodik (satuan pendidikan, PTK dan peserta didik)
maupun antar jenis dan jenjang pendidikan (PAUD, SD, SMP, SMA/
SMK serta PKBM dan lembaga kursus).
10

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

Gambar 2 Sistem Aplikasi DAPODIK PAUD-DIKMAS

Aplikasi Dapodik PAUD-DIKMAS meliputi semua satuan pendidikan


yang ada pada program: (1) PAUD, (2) DIKMAS dan (3) Kursus
dan pelatihan. Aplikasi tersebut terdiri atas aplikasi front-end yang
digunakan oleh satuan pendidikan untuk melakukan penginputan
data. Aplikasi sinkronisasi data yang digunakan untuk pengintegrasian
DAPODIK antara aplikasi lembaga dengan server Kemdikbud. Aplikasi
Back-end digunakan untuk integrasi data antara DAPODIK PAUDDIKMAS dengan PDSP. Aplikasi manajemen digunakan oleh tim
DAPODIK kabupaten/kota, provinsi dan direktorat jenderal untuk
memonitor perkembangan data serta penyiapan prefill (data awal)
satuan pendidikan. Aplikasi manajemen layanan digunakan untuk
memberikan tanggapan terhadap sanggahan/keluhan, pertanyaan dan
pemecahan permasalah yang dialami oleh tim DAPODIK di satuan
pendidikan, dinas pendidikan kabupaten/kota dan dinas pendidikan
provinsi. Manajemen layanan ini dibuat bertingkat supaya penanganan
masalah tidak bertumpuk di pusat ataupun di daerah.
11

Sistem aplikasi DAPODIK PAUD-DIKMAS berperan untuk


mengintegrasikan data pokok di setiap jenis dan jenjang pendidikan
terutama data referensi. Aplikasi tersebut meliputi: DAPODIK PAUD,
DAPODIK DIKMAS, DAPODIK LKP.

bertugas di lembaga yang sudah memiliki NILEM/Nomor


Pengelolaan.
c. Peserta didik PKBM, TBM dan rumah pintar pada lembaga
yang memiliki NILEM/Nomor Pengelolaan.

1. Aplikasi DAPODIK-PAUD
Aplikasi DAPODIK PAUD digunakan untuk pengumpulan,
pengolahan dan analisis data dengan kriteria sebagai berikut.

Data referensi dalam DAPODIK DIKMAS meliputi sebagai


berikut :

a. Data lembaga/satuan PAUD yang meliputi TK, KB, TPA dan


SPS yang sudah memiliki Nomor Pokok Satuan pendidikan
Nasional (NPSN).
b. Data pendidik dan tenaga kependidikan (PTK PAUD) yang
meliputi pendidik, guru pendamping, pengelola, pengasuh dan
pengawas TK yang bertugas di lembaga/satuan PAUD yang
sudah memiliki NPSN.
c. Data peserta didik PAUD pada lembaga/satuan PAUD yang
memiliki NPSN yang selanjutnya akan diberikan Nomor
Induk Siswa Nasional (NISN)
Data referensi dalam DAPODIK PAUD meliputi sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.
e.

Data nomor lembaga (NPSN)


Data nomor peserta didik (NISN)
Data nomor pendidik (NUPTK/NIPTK)
Data kode wilayah
Data referensi terkait dengan lembaga, peserta didik dan
pendidik.
2. Aplikasi DAPODIK-DIKMAS
Aplikasi DAPODIK DIKMAS digunakan untuk pengumpulan,
pengolahan dan analisis data dengan kriteria sebagai berikut.
a. Data lembaga DIKMAS yang meliputi PKBM, TBM dan
Rumah Pintar yang sudah memiliki Nomor Induk Lembaga/
Nomor Pengelolaan.
b. Pendidik dan tenaga kependidikan (PTK DIKMAS) yang
meliputi tutor, pengelola, penilik dan pamong belajar yang
12

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

a.
b.
c.
d.
e.

Data nomor lembaga (NILEM/Nomor Pengelolaan)


Data nomor peserta didik (NISN)
Data nomor pendidik (NUPTK/NIPTK)
Data kode wilayah
Data referensi terkait dengan lembaga, peserta didik dan
pendidik.
3. Aplikasi DAPODIK-LKP
Aplikasi DAPODIK LKP digunakan untuk pengumpulan,
pengolahan dan analisis data dengan kriteria sebagai berikut.
a. Data lembaga kursus dan pelatihan yang sudah memiliki
Nomor Induk Lembaga Kursus.
b. Pendidik dan tenaga kependidikan (PTK LKP), yaitu instruktur
dan pengelola yang bertugas di lembaga yang sudah memiliki
NILEK.
c. Peserta didik kursus pada lembaga yang memiliki NILEK.
Data referensi dalam DAPODIK kursus dan pelatihan meliputi
sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.
e.

Data nomor lembaga (NILEK/Nomor pengelolaan)


Data nomor peserta didik (NISN)
Data nomor pendidik (NUPTK/NIPTK)
Data kode wilayah
Data referensi terkait dengan lembaga, peserta didik dan
pendidik.

13

BAB III

STRATEGI, PROSEDUR, DAN


MEKANISME
A. Strategi Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS
Tujuan akhir pengembangan DAPODIK adalah tersedianya data
pokok pendidikan yang akurat/valid, reliable, relasional, longitudinal,
dan mutakhir/realtime). Lengkap artinya data yang tersedia harus
lengkap sesuai dengan variabel yang ditetapkan. Akurat artinya
data yang diinput harus memiliki kesahihan seseuai dengan keadaan
sebenarnya yang ada di lembaga tersebut. Reliable artinya data yang
diinput harus memiliki kesesuaian/kecocokan dan keajegan dengan
keadaan sebenarnya. Relasional artinya datanya terhubung satu
sama lain dan dapat saling menjelaskan. Longitudinal artinya data
dapat ditelusuri keberlanjutannya ke jenjang pendidikan berikutnya.
Realtime artinya data mutakhir yang dapat dilihat perkembangannya
setiap saat dan sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Strategi untuk mencapai kualitas sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS
adalah sebagai berikut:
1. Perumusan konsep
2. Pengembangan Sistem dan Aplikasi Terintegrasi
3. Pengembangan Infrastruktur
4. Pengembangan sistem manajemen dan Helpdesk
5. Penyiapan SDM pengelolaan DAPODIK
6. Penyelenggaraan pilot project pengelolaan DAPODIK
7. Monitoring dan evaluasi pengelolaan DAPODIK
8. Pengelolaan sistem manajemen
9. Pengolahan dan analisis DAPODIK
10. Perawatan dan pengembangan.
B. Prosedur dan Mekanisme Pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS
Penerapan strategi tersebut dapat dilakukan melalui tahapan prosedur
dan mekanisme sebagai berikut.
14

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

1. Perumusan konsep DAPODIK dimaksudkan untuk menyelaraskan


DAPODIK PAUD-DIKMAS dengan DAPODIK untit utama
lainnya, yaitu DAPODIK Dikdas dan Dikmen dan terintegrasi
di PDSP. Konsep DAPODIK PAUD DIKMAS mengikuti kaidah
dan karakteristik DAPODIK sebagai berikut.
a. Memiliki 4 entitas data (Satuan pendidikan, pendidik dan tenaga
kependidikan/PTK, peserta didik serta substansi pendidikan)
b. Dikendalikan oleh nomor unik yang disebut dengan referensi
yang meliputi kode wilayah, kode lembaga, kode PTK dan
kode peserta didik
c. Data bersifat relasional, longitudinal dan realtime
2. Pengembangan Sistem DAPODIK Terintegrasi
Sistem DAPODIK terintegrasi dikembangkan melalui tahapan
sebagai berikut.
a. Pengembangan formulir/instrumen dan struktur database.
b. Pengembangan aplikasi DAPODIK PAUD-DIKMAS untuk di
lembaga/satuan pendidikan (client)
c. Pengembangan aplikasi sistem integrasi DAPODIK
d. Pengembangan aplikasi helpdesk
e. Pengembangan aplikasi manajemen DAPODIK
f. Ujicoba sistem dan aplikasi DAPODIK melalui user acceptance
test (UAT)
g. Finalisasi sistem dan aplikasi DAPODIK
3. Pengembangan Infrastruktur
a. Pengadaan server dan sarana pendukung lainnya
b. Penyiapan jaringan untuk aplikasi PAUD-DIKMAS dengan
PUSTEKOM dan PDSP.
4. Pengembangan sistem manajemen dan Helpdesk DAPODIK
a. Pengembangan aplikasi manajemen DAPODIK
b. Penyusunan manual sistem DAPODIK
c. Penyiapan aplikasi helpdesk
5. Penyiapan SDM pengelolaan DAPODIK
a. Penyiapan SDM pengelola DAPODIK di tingkat Ditjen
PAUDNI
b. Penyiapan petugas pengelola Helpdesk
15

6.

7.

8.

9.

c. Konsolidasi manajemen dan pelatihan petugas pengelola


DAPODIK
d. Pelatihan/Training Of Trainers (TOT) Sumber Daya Manusia untuk
pengelolaan DAPODIK tingkat provinsi dan kabupaten/kota
Penyelenggaraan pilot project
Pilot project dimaksudkan untuk membuat contoh keberhasilan
pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS tingkat provinsi dan
kabupaten/kota. Provinsi dan kabupaten/kota yang menjadi pilot
project akan melakukan pengelolaan DAPODIK lebih dahuku
daripada provinsi lain dengan rincian kegiatan:
a. TOT tim DAPODIK provinsi dan kabupaten/kota
b. Pengumpulan dan penginputan data di lapangan
c. Pendampingan proses pendataan di lapangan
d. Bimbingan teknis pengelolaan DAPODIK
e. Pengolahan DAPODIK hasil pilot project
Monitoring dan evaluasi pengelolaan DAPODIK
a. Monitoring online perkembangan DAPODIK
b. Pendampingan proses penginputan DAPODIK di setiap
provinsi dan kabupaten/kota dan sampel lembaga
c. Bimbingan teknis pengelolaan DAPODIK di tingkat provinsi
dan kabupaten/kota
Pengelolaan sistem manajemen DAPODIK
a. Pengembangan aplikasi manajemen
b. Penyiapan tim helpdesk
c. Pelayanan keluhan Tim DAPODIK provinsi, kabupaten/kota
dan satuan PAUDNI
d. Pelaporan perkembangan hasil DAPODIK
Pengolahan dan analisis DAPODIK

a. Pengembangan sistem E-monitoring DAPODIK


b. Pengolahan DAPODIK
c. Penyusunan Laporan Analisis DAPODIK
10. Perawatan dan pengembangan sistem DAPODIK
DAPODIK sebagai satu sistem pendataan unggulan Kemendikbud
harus terus dirawat, dijaga dan dikembangkan sesuai perkembangan
kebijakan pemerintah.
16

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

Hal yang perlu dilakukan antara lain:


a. Perawatan dan pengembangan infrastruktur
b. Pengelolaan sistem DAPODIK sesuai kapasitas yang tersedia
c. Peningkatan kompetensi manajemen pengelola DAPODIK
d. Peningkatan kompetensi tim helpdesk
e. Peningkatan kemampuan pengolahan dan analisis DAPODIK
untuk para pengelola di tingkat provinsi dan kabupaten/kota
Dengan memperhatikan strategi, prosedur serta mekanisme pengelolaan
DAPODIK PAUD-DIKMAS di atas, secara umum siklus pengelolaan
DAPODIK PAUD-DIKMAS dapat digambarkan sebagai berikut.
Stuktur
Database
Pemantauan &
Pengembangan
sistem DAPODIK
Terintegrasi

Pengembangan
Sistem & Aplikasi

DAPODIK
PAUD-DIKMAS
Konsolidasi
Manajemen &
Penyiapan DAPODIK

Pengelolaan
manajemen
Helpdesk DAPODIK
Layanan
Pembimbingan Teknis
DAPODIK ke Provinsi
& kabupaten/Kota

Gambar 3 Siklus Pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS

C. Pilot Project Pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS


Khusus terkait dengan strategi pilot project (percontohan) dalam
implementasi DAPODIK, Ditjen PAUDNI memilih provinsi
yang mewakili kondisi daerah di wilayah barat, tengah dan timur.
Dasar pertimbangan pilot project adalah untuk: (1) mengujicoba
kelayakterapan sistem aplikasi DAPODIK; (2) memberikan gambaran/
17

TABEL 1
TAHAPAN PENGEMBANGAN DAPODIK PAUD-DIKMAS

model tentang pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS secara tuntas


di suatu daerah.
D. Milestone Pengembangan DAPODIK
Pengembangan/Perancangan DAPODIK PAUD-DIKMAS akan
berjalan selama 5 tahun dengan tahap pengembangan yang dapat
menjamin kepastian bahwa sistem DAPODIK dapat diterapkan
dengan baik dan segala permasalahan sistem, infrastruktur dan
manajemen bisa diatasi secara cepat dan tepat.
Dengan demikian, sampai dengan 2019 secara bertahap akan dihasilkan
sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS yang berkualitas, dalam arti
datanya lengkap, akurat, relasional dan realtime.
Sistem pengembangan DAPODIK tersebut dibagi dalam 5 (lima)
tahap, seperti terlihat dalam gambar Milestone sebagai berikut:

2015
Perancangan
Instrumen &
Struktur Databased
PAUD
Pengembangan
Aplikasi Back-end
& Front-end PAUD
Penyiapan SDM
dan Infrastruktur
DAPODIK PAUD
Pelaksanaan P
ilot project di 3
provinsi

2016
Peningkatan
kompetensi
pengelola
DAPODIK

2017
Peningkatan
kompetensi Tim
DAPODIK Prov dan
kab/Kota

Tahapan pengembangan DAPODIK tersebut selanjutnya dapat


dijabarkan secara rinci dalam tabel berikut.
18

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

2019

Peningkatan
pengelolaan
DAPODIK
PAUD-DIKMAS
terintegrasi
Koordinasi
Pengembangan
Peningkatan kapa- Bimtek
DAPODIK PAUD di Infrastruktur DAPODIK sitas Tim DAPODIK Pengolahan
tingkat provinsi
Dikmas & LKP
provinsi & kab/kota DAPODIK
Penginputan
TOT Tim DAPODIK
Melengkapi data
Melengkapi data
DAPODIK PAUD
pusat, provinsi dan
Geospasial
geospasial
baru yang sudah
kab/kota untuk
ada NPSN
DIKMAS dan LKP
Pengelolaan
Penginputan DAPODIK Pengembangan apli- Bimtek
Pengelolaan
DAPODIK PAUD & PAUD,DIMAS dan LKP kasi E-monitoring
PAUD-DIKMAS
DAPODIK
Perawat Sistem

TOT Tim DAPODIK Pengolahan


Pengelolaan &
pusat, provinsi dan DAPODIK untuk
Perawatan /perbaikan
kab/kota
transaksional PAUD Sistem DAPODIK
PAUD-DIKMAS
Pengelolaan data Evaluasi dan
Penginputan
Geospasial PAUD
Pelaporan Hasil
DAPODIK PAUD
yang sudah ada
DAPODIK PAUDNPSN
DIKMAS 2017
Evaluasi dan
Pengolahan DAPODIK
Pengelolaan
DAPODIK &
Pelaporan Hasil
utuk transaksional
Perawatan /
DAPODIK PAUD
PAUD-DIKMAS
perbaikan Sistem
2016
Koordinasi, Evaluasi Pengembangan
Pengelolaan data
dan Pelaporan Hasil Struktur Database Geospasial PAUDDAPODIK PAUD 2015 DIKMAS dan LKP
DIKMAS
Perancangan
Pengembangan
Pengelolaan Data
Formulir Dikmas
Aplikasi Back-end & Geospasial Dikmas
Front-end DIKMAS dan LKP
(PKBM, TBM,
Rumpin)
& LKP
Perancangan
Penyiapan SDM
Pendampingan dan
Formulir LKP
dan Infrastruktur
Bimtek Pengelolaan
DAPODIK DIKMAS DAPODIK
& LKP

Gambar 4 Tahapan (Milestone) Pengembangan DAPODIK

2018
Bimtek DAPODIK
PAUD-DIKMAS

Monitoring online
perkembangan
DAPODIK PAUDDIKMAS
Pengembangan
aplikasi pendataan
Mutu PAUD-DIKMAS
terintegrasi DAPODIK
Pengelolaan data
Geospasial PAUDDIKMAS
Pengolahan dan
analisis data

Pengolahan dan
analisis DAPODIK
PAUD-DIKMAS
Penyajian data
analisis melalui
E-monitoring
Penyusunan
Buku Data dan
Informasi PAUDDIKMAS
Penyusunan
laporan perkembangan DAPODIK

Penyusunan Buku
Data dan Informasi
PAUD-DIKMAS

Terkait dengan tahapan pengembangan sistem DAPODIK PAUDDIKMAS tersebut, maka output yang diperoleh setiap tahunnya adalah
sebagai berikut.
19

Tabel 2. OUTPUT PENGEMBANGAN DAPODIK PAUD-DIKMAS


2015

2016

Instrumen
DAPODIK
PAUD-DIKMAS
terintegrasi

Tim pengelola
DAPODIK yang
kompeten di setiap
provinsi dan kab/kota

Struktur
database dan
data referensi
untuk DAPODIK
PAUD-DIKMAS
SDM DAPODIK
PAUD yang
Kompeten

100% DAPODIK
PAUD DIKMAS
terinput

Semua transaksi
program PAUD
berbasis DAPODIK

OUTPUT KEGIATAN
2017
2018
Adanya peningkatan kompetensi
dan kinerja Tim
DAPODIK Provinsi
dan Kab/Kota
Infrastruktur
DAPODIK
PAUD-DIKMAS
terpenuhi

2019

Tim pengelola DAPODIK Sistem & Aplikasi


PAUD-DIKMAS yang
DAPODIK sudah
kompeten di setiap
seatle
provinsi & kab/Kota
100% DAPODIK PAUD, Infrastruktur dan
PKBM dan LKP terinput sarana pendukung
pengelolaan DAPODIK
sudah lengkap

50% DAPODIK
DIKMAS & LKP
terinput

Semua transaksi
program PAUDDIKMAS berbasis
DAPODIK
Infrastruktur
Tersajikan 4 data
Struktur
Tersajikan data PAUDDAPODIK
PAUD: Tabular,
Database Mutu DIKMAS: Tabular,
minimal cukup
spasial,vektor,
PAUD-DIKMAS
spasial, vektor, dan
untuk PAUD
citra
selesai
citra
100% data
Struktur Database Tersajikan 4 data Semua transaksi
lembaga dan
LKP dan Aplikasi
PAUD, LKP dan
program PAUD
Pendidik PAUD
DAPODIK LKP &
Dikmas: Tabular, DIKMAS berbasis
terinput di DAPODIK DIKMAS dapat
spasial,vektor,
DAPODIK
terintegrasi
digunakan
citra
100% DAPODIK Infrastuktur dan
Permasalahan
Aplikasi mutu PAUDPAUD terentri di sarana pendukung dalam pengelolaan DIKMAS terintegrasi di
3 lokasi pilot
pengelolaan
DAPODIK semakin DAPODIK
project
DAPODIK semakin berkurang
lengkap

Sistem e-monitoring
DAPODIK PAUDDIKMAS berjalan
dengan baik
Manajemen DAPODIK
sudah mapan

Hasil analisis DAPODIK


PAUD-DIKMAS termasuk
hasil pendataan mutu
terekspose di aplikasi
dan di web
Semua transaksi program dan penganggaran
PAUD-DIKMAS berbasis
DAPODIK

E. Jadwal Kegiatan DAPODIK sampai dengan tahun 2019 frontend


Dikmas dan LKP
Jadwal rinci kegiatan pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS
selama periode 2015 - 2019 setiap tahunnya adalah sebagai berikut.
1. Kegiatan Tahun 2015 (Pengelolaan DAPODIK PAUD)
No
1
2
3
4
5

20

Item Pekerjaan
Rancangan formulir/instrumen satuan PAUDNI
Pembangunan infrastruktur
Asessment dan analisis
Pengembangan struktur data dan referensi
Migrasi dan cleansing data awal

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

Waktu
Pelaksanaan
Januari
Januari, Februari
Februari
Februari, Maret
Maret

6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Pengembangan aplikasi DAPODIK PAUD (Client)


Pengembangan sinkronisasi data PAUD (antara aplikasi
lembaga dengan server)
Pengembangan aplikasi manajemen pendataan PAUD
Pengembangan aplikasi administrasi DAPODIK PAUD
Sinkronisasi antara DB PAUD ke PDSP
UAT (User Acceptance Test)
Pengelolaan aplikasi manajemen Helpdesk
Peluncuran DAPODIK PAUD/TOT Tim DAPODIK prov dan kab/
kota
Penginputan data oleh lembaga PAUD
Layanan keluhan dan monitoring perkembangan DAPODIK
oleh Tim
Verifikasi data on-line PAUD
Pelaporan hasil DAPODIK PAUD

Maret- Juni
Maret- Juni
Maret- Juni
Maret- Juni
Maret- Juni
Juni
Juli
Juli
Agustus November
Juni - Desember
Juli- Desember
November- Desember

2. Jadwal Tahun 2016 (Pengelolaan DAPODIK PAUD dan PKBM)


No

1
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Waktu
Pelaksanaan
Pengembangan struktur data dan referensi PKBM & Januari, Februari
LKP
Migrasi dan cleaning data awal PKBM
Februari
Item Pekerjaan

Pengembangan aplikasi DAPODIK PKBM (Client)

Februari-Mei

Pengembangan sinkronisasi data (antara aplikasi Februari-Mei


lembaga dengan server) PKBM
Pengembangan aplikasi manajemen pendataan Februari-Mei
PKBM
Pengembangan aplikasi Administrasi DAPODIK PKBM Februari-Mei
Sinkronisasi antara DB PAUDNI ke PDSP

Februari-Mei

UAT (User Acceptance Test) aplikasi DAPODIK Juni


PKBM
TOT Tim DAPODIK provinsi dan kab/kota
Juni
Penginputan data oleh lembaga PAUD dan PKBM

Juni November

Bimtek aplikasi DAPODIK PAUD dan PKBM

Juni - November

Layanan keluhan dan monitoring perkembangan Januari - Desember


DAPODIK oleh Tim
Verifikasi data on-line
Januari Desember
Pelaporan hasil DAPODIK

November-desember

21

3. Jadwal Tahun 2017 (Pengelolaan DAPODIK PAUD, PKBM dan LKP)


No

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

Migrasi dan cleaning data awal dan LKP

Waktu
Pelaksanaan
Februari

Pengembangan aplikasi DAPODIK LKP (Client)

Februari-Mei

Item Pekerjaan

Pengembangan sinkronisasi data (antara aplikasi Februari-Mei


lembaga dengan Server) LKP
Pengembangan aplikasi manajemen pendataan LKP Februari-Mei
Pengembangan aplikasi administrasi DAPODIK LKP

Februari-Mei

Sinkronisasi antara DB PAUDNI ke PDSP

Februari-Mei

UAT (User Acceptance Test) aplikasi DAPODIK Juni


PKBM
Peluncuran DAPODIK PAUDNI/TOT Tim DAPODIK Juni
provinsi dan kab/kota
Penginputan data oleh lembaga
Juni November
Bimtek aplikasi DAPODIK PAUD

Juni - November

Layanan keluhan dan monitoring perkembangan Januari - Desember


DAPODIK oleh tim
Verifikasi data on-line
Januari Desember
Pelaporan hasil DAPODIK

10
11

Pelaporan hasil DAPODIK

November-desember

Penyusunan naskah DAPODIK dan Mutu PAUDNI

November - Desember

5. Jadwal Tahun 2019 (Pemeliharaan


DAPODIK PAUD-DIKMAS)

dan

Pengembangan

No

Item Pekerjaan

Peningkatan kapasitas manajemen DAPODIK


PAUD-DIKMAS
Pemeliharaan dan pengembangan sistem dan
aplikasi
Pengolahan dan analisis DAPODIK tingkat provinsi
dan kabupaten/kota
Pengelolaan data geospasial

Februari

Pengolahan dan analisis data

Juli - Agustus

2
3
4
5
6
7

Waktu Pelaksanaan

Maret - November
Februari-Mei
Januari - Desember

Penayangan hasil analisis data melalui aplikasi Januari Desember


E-monitoring
Pelaporan hasil DAPODIK
November-desember

November-desember

4. Jadwal Tahun 2018 (Pengelolaan DAPODIK dan Mutu


PAUDNI)
No

1
2
3
4
5
6
7
8
9

22

Item Pekerjaan
Pengembangan aplikasi E-monitoring

Waktu Pelaksanaan
Februari Maret

Peningkatan kapasitas Tim DAPODIK provinsi dan April


kabupaten/kota
Peningkatan kapasitas manajemen DAPODIK Mei
tingkat pusat
Peningkatan pendataan geospasial
Mei-Juni
Pengembangan sistem aplikasi DAPODIK berbasis Juli-Agustus
mobile (android)
Bimtek pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS
Juli
Evaluasi layanan keluhan dan monitoring DAPODIK Januari - Desember
Verifikasi data on-line

Januari Desember

Pengolahan dan analisis DAPODIK tingkat pusat, Agustus - September


provinsi dan kab/kota

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

23

BAB. IV

PENGELOLAAN
DAPODIK PAUD-DIKMAS
A. Pemanfaatan Infrastruktur-Infrastruktur
Infrastruktur yang perlu dikembangkan untuk mendukung sistem
DAPODIK antara lain meliputi jaringan, hardware, sarana pendukung
dan pengaman sistem.
g
1. Jaringan

Koneksi Internet
Primer: JARDIKNAS PUSTEKKOM KEMDIKBUD 16
Mbps, Fiber Optic
Sekunder: INDOSAT IM2, 8 Mbps, Fiber Optic
Server
Firewall/Router Utama
* Hostname: Dwarapala
* Mesin: Mikrotik Cloud Core Router 1036-12G-4S
* OS: Mikrotik Router OS 6.25
* Fungsi:
~ Proteksi (firewall)
~ Router
~ Agregasi jalur dan failover antara jalur Jardiknas dan
Indosat.
* Jaringan:
~ Publik: Jardiknas dan Indosat
~ Lokal: DMZ dan LAN Setditjen PAUDNI
DNS
* Hostname: ns1.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin: Dell PowerEdge II 2950, 2 x Intel(R) Xeon(R)
E5310 1.60GHz, 4GB RAM, 72 GB SCSI HDD, 2 x
QLogic NetXtreme II BCM5708 1000Base-T (B2) NIC
* OS: FreeBSD 9.3 (x86_64)
* Fungsi: Cache DNS lokal
* Jaringan:
~ Publik: Jardiknas
~ Lokal: DMZ

Gambar 5 Topologi Jaringan DAPODIK PAUD-DIKMAS


24

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

25

APP
* Hostname: app.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin: Dell PowerEdge II 2950, 2x Intel(R) Xeon(R) E5310
1.60GHz CPU, 8GB RAM, 3x 72 GB SCSI HDD, 1x
300 GB SCSI HDD, 2x QLogic NetXtreme II BCM5708
1000Base-T (B2) NIC
* OS: FreeBSD 8.4 (x86_64)
* Fungsi: Layanan aplikasi pendataan DITJEN PAUDNI
* Jaringan:
~ Publik: Jardiknas
~ Lokal: DMZ
WWW/DPN
* Hostname: www.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin: Dell PowerEdge II 2950, 2x Intel(R) Xeon(R) E5310
1.60GHz CPU, 4 GB RAM, 1x 72 GB SCSI HDD, 1x
146 GB SCSI HDD, 2x QLogic NetXtreme II BCM5708
1000Base-T (B2) NIC
* OS: FreeBSD 9.1 (x86_64)
* Fungsi:
~ Portal DITJEN PAUDNI (WWW)
~ Layanan akses data publik Pendataan PAUDNI (DPN)
* Jaringan:
~ Publik: Jardiknas
~ Lokal: DMZ
DATABASE
* Hostname: database.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin:
~ Dell PowerEdge II 2950
~ CPU: 2 x Intel(R) Xeon(R) E5310 1.60GHz
~ RAM: 16GB
26

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

~ HDD: 1 x 72 GB SCSI, 4 x 146 GB SCSI


~ NIC: 2 x QLogic NetXtreme II BCM5708 1000Base-T
(B2)
~ OS: FreeBSD 8.4 (x86_64)
* Fungsi: Database utama Sistem Pendataan DITJEN
PAUDNI
* Jaringan: Lokal DMZ
BACKUP DATABASE
* Hostname: bkp.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin: Dell PowerEdge II 2950
~ CPU: 2 x Intel(R) Xeon(R) E5310 1.60GHz
~ RAM: 12 GB
~ HDD: 2x 72 GB SCSI, 2x 146 GB SCSI,
~ NIC: 2x QLogic NetXtreme II BCM5708 1000Base-T
(B2)
~ OS: Slackware Linux 14.0 (x86_64)
* Fungsi:
~ Replikasi Database Utama
~ Olah data Pendataan PAUDNI
* Jaringan: Lokal DMZ
NETWORK MONITOR
* Hostname: cacti.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin:
~ Dell PowerEdge II 2950
~ CPU: 2 x Intel(R) Xeon(R) E5310 1.60GHz
~ RAM: 4 GB
~ HDD: 4x 72 GB SCSI
~ NIC: 2 x QLogic NetXtreme II BCM5708 1000Base-T
(B2)
~ OS: Slackware Linux 14.0 (x86_64)
27

* Fungsi: Monitoring kondisi jaringan DITJEN PAUDNI


* Jaringan: Lokal DMZ
LOG SERVER
* Hostname: logger.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin:
~ Dell PowerEdge II 2950
~ CPU: 2 x Intel(R) Xeon(R) E5310 1.60GHz
~ RAM: 4 GB
~ HDD: 2x 72 GB SCSI, 1x 146 GB SCSI
~ NIC: 2 x QLogic NetXtreme II BCM5708 1000Base-T
(B2)
~ OS: FreeBSD 10.0 (x86_64)
* Fungsi: Central logging untuk seluruh server DITJEN
PAUDNI
* Jaringan: Lokal DMZ
NAS SERVER
* Hostname: n306.paudni.kemdikbud.go.id
* Mesin:
~ Dell T610
~ CPU: Intel(R) Xeon(R) CPU E5506 2.13GHz
~ RAM: 16 GB
~ HDD: 2x 2 TB SATA, 2x 1 TB SAS
~ NIC: 2 x Broadcom NetXtreme II BCM5709 Gigabit
~ OS: FreeNAS 9.2.1.8 (x86_64)
* Fungsi: backup data seluruh server
Jaringan: Lokal DMZ
2. Hardware
Sistem DAPODIK PAUD DIKMAS yang meliputi satuan
pendidikan PAUDNI di seluruh Indonesia memerlukan hardware
yang memiliki kapasitas data yang besar. Karena itu, diperlukan
server yang berteknologi tinggi untuk memastikan DAPODIK
28

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

dapat berjalan secara maksimal. Server yang dibutuhkan adalah


server yang terbaru dengan kapasitas sangat besar, sehingga
dapat dikembangkan ke arah teknologi virtualisasi. Dengan
menggunakan teknologi virtualisasi pemanfaatan perangkat
server ini dapat dilakukan secara maksimal. Akan lebih baik
pula apabila server bersifat modular, karena dengan sifat modular
tersebut apabila ingin dilakukan pengembangan dapat dengan
mudah dilakukan.
Tabel 3 Kebutuhan Perangkat Server
No.

Tahun

2015

2016

2017

2018

Output
1 buah server database dengan spesifikasi:
Intel E7 2,6 Ghz (8 Core), memory 128 Gb, storage 8 terabyte with IO
Accelerator 9,6 Gb
3 buah webserver dengan spesifikasi masing-Masing: Intel Celeron E5 2,4
Ghz (10 Core), memory 4 Gb, Storage 500 Gb
2 buah server database dengan spesifikasi:
Intel E7 2,6 Ghz (8 Core), memory 128 Gb, storage 8 terabyte with IO
Accelerator 9,6 Gb
2 buah server database dengan spesifikasi:
Intel E7 2,6 Ghz (8 Core), memory 256 Gb, storage 10 terabyte with IO
Accelerator 9,6 Gb
2 buah server database dengan spesifikasi:
Intel E7 2,6 Ghz (8 Core), memory 512 Gb, storage 10 terabyte with IO
Accelerator 9,6 Gb

3. Sarana Pendukung
Untuk mendukung kegiatan DAPODIK PAUD-DIKMAS, maka
diperlukan sarana pendukung seperti:
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Ruangan manajemen tim DAPODIK


Ruangan Helpdesk
Perangkat komunikasi untuk layanan online
Pengaman sistem
Ruangan server
Fasilitas penampil data dengan Layar touch-screen di Ruang
DAPODIK
g. Ruang tamu beserta kelengkapannya
29

B. Rincian Tugas Pengelola DAPODIK


Pembagian tugas antara Tim DAPODIK pusat (Ditjen PAUDNI), Tim
DAPODIK Provinsi, Tim DAPODIK Kabupaten/Kota serta lembaga/
satuan pendidikan, dapat digambarkan sebagai berikut.
TIM DAPODIK PUSAT

TIM DAPODIK PROVINSI

TIM DAPODIK PROVINSI

SATUAN PENDIDIKAN DAN


LEMBAGA/ORGANISASI MITRA

KONSOLIDASI DAN
KOORDINASI DAPODIK
PAUD-DIKMAS

KOORDINASI DENGAN
TIM DAPODIK KAB/KOTA
DAN LEMBAGA/
ORGANISASI MITRA

KOORDINASI DENGAN
SATUAN PENDIDIKAN
DAN LEMBAGA/
ORGANISASI MITRA

PENJARINGAN DAPODIK

MENYELENGGARAKAN
RAKOR PENDATAAN
PROVINSI

PENYEBARAN
INSTRUMEN

PENGINPUTAN APLIKASI
DAPODIK

PENGELOLAAN DAPODIK
TINGKAT PROVINSI

PELATIHAN APLIKASI
DAPODIK KE SATUAN
PENDIDIKAN

PENGIRIMAN DAPODIK

MELAKUKAN
MONITORING
PENGIRIMAN DAPODIK

MELAKUKAN
MONITORING
PENGIRIMAN DAPODIK

EVALUASI DAN
VERIFIKASI DAPODIK

EVALUASI DAN
VERIFIKASI DAPODIK

MEMBUAT
LAPORAN
PERKEMBANGAN
DAPODIK SERTA BUKU
DATA DAN INFORMASI
BIDANG PAUD-DIKMAS
TINGKAT PROVINSI

MEMBUAT
LAPORAN
PERKEMBANGAN
DAPODIK SERTA BUKU
DATA DAN INFORMASI
BIDANG PAUD-DIKMAS
TINGKAT KAB/KOTA

PENGEMBANGAN
INSTRUMEN DAN
STRUKTUR DATABASE

PENGEMBANGAN
APLIKASI DAPODIK
APLIKASI
MANAJEMEN
DAPODIK
MANAJEMEN
HELPDESK

MELAKUKAN
SINKRONISASI, MIGRASI
DATA AWAL (PREFILL)
APLIKASI DAPODIK

MELAKUKAN
TOT SDM DAPODIK

MELAKUKAN
BIMTEK/PENDAMPINGAN
PENGELOLAAN DAPODIK

MELAKUKAN
MONITORING
PENGIRIMAN DAPODIK
PENGELOLAAN
DATABASE DAPODIK
VALIDASI DAN
VERIFIKASI DAPODIK

DATABASE DAPODIK

Gambar 6 Mekanisme Pengelolaan DAPODIK PAUD-DIKMAS

Secara rinci, ketentuan tentang pembentukan serta tugas dan fungsi


Tim DAPODIK PAUD-DIKMAS adalah sebagai berikut.

30

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

1. Tingkat Pusat
a. Tim DAPODIK PAUD-DIKMAS ditetapkan oleh Dirjen
PAUDNI;
b. Anggota tim DAPODIK PAUD-DIKMAS terdiri atas
perwakilan dari Setditjen, Direktorat dan UPT di lingkungan
Ditjen PAUDNI serta tenaga profesional;
c. Tugas tim DAPODIK PAUD-DIKMAS adalah mengembangan
instrumen dan struktur database, aplikasi DAPODIK, Aplikasi
Manajemen DAPODIK, Manajemen Helpdesk dan melakukan
Sinkronisasi, Migrasi data awal dari aplikasi Pendataan
Online 2015 ke Aplikasi DAPODIK terintegrasi PDSP 2015,
monitoring progress report pengiriman DAPODIK, pengelolaan
database, validasi dan verifikasi DAPODIK. Selain itu, tim
DAPODIK PAUD-DIKMAS juga memberikan pelatihan/
TOT SDM DAPODIK (workshop) serta melakukan bimbingan
teknis/pendampinganpengelolaan sistem DAPODIK ke
provinsi/kabupaten/kota/satuan pendidikan/lembaga mitra
serta membuat laporan perkembangan DAPODIK.
d. Tugas UPT PAUDNI di luar pengelolaan DAPODIK adalah
mengkoordinasikan penginputan data satuan PAUDNI yang
belum memperoleh nomor referensi lembaga serta melakukan
pendataan dan pemetaan mutu.
2. Tingkat Provinsi
a. Tim DAPODIK di tingkat provinsi dan kabupaten/kota
ditetapkan oleh kepala dinas pendidikan provinsi untuk
kelengkapan data pertanggungjawaban keuangan;
b. Anggota Tim DAPODIK provinsi terdiri dari anggota KKDatadik provinsi yang menangani data PAUDNI ditambah
perwakilan dari bidang PAUDNI/PNFI/PNF/PLS;
c. Tugas tim DAPODIK provinsi adalah
1) Menyelenggarakan Rakor Pendataan Provinsi;
2) Melakukan monitoring, evaluasi, dan verifikasi serta
pengelolaan DAPODIK tingkat provinsi per kabupaten/
kota untuk seluruh program PAUDNI.

31

3) Mendorong dinas pendidikan kabupaten/kota dan satuan


pendidikan PAUDNI untuk melakukan pengisian dan
pengiriman data DAPODIK.
4) Menyusun buku data dan informasi bidang PAUDNI
tingkat provinsi.
5) Berkoordinasi dengan lembaga/organisasi mitra.
6) Membuat laporan perkembangan DAPODIK.
d. Dinas pendidikan provinsi membayarkan biaya untuk kegiatan
pendataan DAPODIK PAUD-DIKMAS di tingkat provinsi,
kabupaten/kota dan kecamatan.
3. Tingkat Kabupaten/Kota
a. Tim DAPODIK kab/kota ditetapkan oleh kepala dinas
pendidikan kab/kota untuk selanjutnya diusulkan ke
dinas pendidikan provinsi sebagai kelengkapan data
pertanggungjawaban keuangan.
b. Anggota Tim DAPODIK kab/kota terdiri dari anggota KKDatadik kab/kota yang menangani data PAUDNI ditambah
perwakilan bidang PAUDNI/PNFI/PNF/PLS;
c. Tugas tim DAPODIK kabupaten/kota adalah penyebaran
instrumen dan pengumpulan data dari satuan pendidikan
PAUDNI, melakukan pelatihan aplikasi DAPODIK
terintegrasi ke satuan pendidikan PAUDNI, penginputan
data keaplikasi, verifikasi data per-kecamatan/lembaga serta
pengolahan data PAUDNI tingkat kabupaten per-kecamatan
dan per-lembaga serta mendorong satuan pendidikan PAUDNI
untuk melakukan pengisian dan pengiriman data DAPODIK
serta membuat laporan perkembangan DAPODIK.
d. Tim DAPODIK kab/kota berkoordinasi dengan lembaga/
organisasi mitra.
4. Lembaga/Organisasi Mitra
a. Lembaga/organisasi mitra mendorong serta berpartisipasi dalam
melakukan penginputan dan pengiriman data DAPODIK.
b. Lembaga/organisasi mitra berkoordinasi dengan dinas
pendidikan provinsi/kabupaten/kota

32

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

5. Tingkat Satuan Pendidikan

Satuan Pendidikan PAUDNI melakukan penginputan dan


pengiriman data ke dalam aplikasi DAPODIK setelah
mendapatkan pelatihan dari tim DAPODIK tingkat
kabupaten/kota.
C. Pemanfaatan data DAPODIK

Gambar 7 Pemanfaatan Data DAPODIK PAUD-DIKMAS

Secara umum, DAPODIK PAUD-DIKMAS dapat berfungsi untuk


mendukung:
1. Perencanaan program dan penganggaran PAUDNI
2. Evaluasi pelaporan pelaksanaan dan capaian program PAUDNI
3. Pembinaan terkait pelaksanaan program PAUDNI
Untuk mendukung perencanan dan penganggaran, program PAUDNI
DAPODIK dapat dijadikan referensi dalam memenuhi:

33

1.
2.
3.
4.

Jumlah sasaran menurut jenis program


Jumlah anggaran perjenis program
Prioritas sasaran program untuk APBN dan APBD
Merubah komposisi pagu anggaran sesuai prioritas kebutuhan

BAB V

ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN

Terkait dengan evaluasi pelaporan program PAUDNI, DAPODIK


akan bermanfaat untuk:
1. Menampilkan data untuk mendukung hasil kajian dan analisis
2. Menampilkan fakta dalam bentuk table, grafik dan geospasial
3. Melengkapi lampiran data capaian pelaksanaan program
Untuk pembinaan program PAUDNI di lapangan, seperti bimbingan
teknis, workshop dan monitoring, DAPODIK membantu untuk:
1. Menentukan prioritas program pembinaan program
2. Menampilkan data detail satuan PAUDNI
3. Menjadikan sarana pembinaan informasi umum tentang capaian
kinerja program PAUDNI, seperti APK, rasio, komposisi program
dan jenis satuan PAUDNI

Gambar 8 Transaksi DAPODIK PAUD-DIKMAS

A. Organisasi dan Tata Kelola


Struktur organisasi dan tata kelola DAPODIK PAUD-DIKMAS
sangat penting untuk dibentuk di lingkungan Ditjen PAUDNI
demi terwujudnya tujuan DAPODIK terintegrasi yang melibatkan
direktorat teknis dan unsur-unsur yang terkait. Mengingat program
pendataan melalui DAPODIK PAUD-DIKMAS berada di Sekretariat
Ditjen PAUDNI, maka pada Bagian perencanaan dan anggaran yang
struktur organisasi bisa dilihat pada gambar berikut ini :

Gambar 9 Struktur Organisasi PAUDNI

Direktorat teknis yang berada di lingkungan Ditjen PAUDNI harus


proaktif untuk terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung
dengan tugas dan tanggung jawab yang jelas terhadap pengembangan
sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS. Salah satu bentuk komitmennya
adalah menugaskan personil handal untuk mengawal secara khusus
34

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

35

pendataan DAPODIK PAUD-DIKMAS ini, sehingga kebutuhan di


masing masing direktorat teknis bisa diakomodir.

Gambar 10 Organisasi Pendataan DAPODIK PAUD-DIKMAS

Agar implementasi DAPODIK PAUD-DIKMAS di lingkungan satuan


pendidikan menghasilkan data yang lengkap dan valid, dibutuhkan
beberapa persiapan, mulai pengumpulan data, persiapan hardware
dan software, sosialisasi ke warga satuan pendidikan dan sebagainya.
Dalam hal ini, pengelola satuan pendidikan sekaligus berperan
dan bertanggung jawab untuk penginputan DAPODIK di satuan
pendidikan yang bersangkutan.
Struktur Tim DAPODIK PAUD-DIKMAS di atas dapat dijelaskan
sebagai berikut.
1. Tingkat Pusat
a. Tim DAPODIK PAUD-DIKMAS ditetapkan oleh Dirjen
PAUDNI;
36

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

b. Anggota tim DAPODIK PAUD-DIKMAS terdiri atas


perwakilan dari Setditjen, Direktorat dan UPT di lingkungan
Ditjen PAUDNI serta tenaga profesional;
2. Tingkat Provinsi
a. Tim DAPODIK di tingkat provinsi dan kabupaten/kota
ditetapkan oleh kepala dinas pendidikan provinsi untuk
kelengkapan data pertanggungjawaban keuangan;
b. Anggota Tim DAPODIK provinsi terdiri dari anggota KKDatadik provinsi yang menangani data PAUDNI ditambah
perwakilan dari bidang PAUDNI/PNFI/PNF/PLS;
3. Tingkat Kabupaten/Kota
a. Tim DAPODIK kab/kota ditetapkan oleh kepala dinas
pendidikan kab/kota untuk selanjutnya diusulkan ke
dinas pendidikan provinsi sebagai kelengkapan data
pertanggungjawaban keuangan.
b. Anggota Tim DAPODIK kab/kota terdiri dari anggota KKDatadik kab/kota yang menangani data PAUDNI ditambah
perwakilan bidang PAUDNI/PNFI/PNF/PLS;
B. Pembiayaan Pengembangan
Untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam Indikator
Kunci Keberhasilan pengembangan DAPODIK PAUD-DIKMAS,
Ditjen PAUDNI harus mengalokasikan pembiayaan pengembangan
DAPODIK PAUD-DIKMAS secara terus menerus yang dituangkan
dalam DIPA, minimal dalam kurun waktu 4 5 tahun.
1. Tahun pertama (2015)
No

1
2
3
4
5

KEGIATAN

Sumber Dana

Finalisasi instrumen dan struktur database DAPODIK PAUD Setditjen PAUDNI


Pengembangan sistem aplikasi DAPODIK PAUD

Setditjen PAUDNI

Penyediaan infrastruktur

Setditjen PAUDNI

Pembentukan tim DAPODIK (Pusat dan daerah)

Setditjen PAUDNI

Sosialisasi DAPODIK PAUD yang dilakukan dalam bentuk Setditjen PAUDNI


TOT/Workshop
6 Pengumpulan dan penginputan data PAUD (terutama Setditjen dan UPT PAUDNI
untuk 3 provinsi yang dijadikan Pilot Project)
Setditjen dan Direktorat PAUD
7 Pelaksanaan pendataan Geospasial
37

2. Tahun Kedua (2016):


No

1
2
3

4. Tahun Keempat (2018):

KEGIATAN
Evaluasi pelaksanaan DAPODIK tahun sebelumnya

Sumber Dana
Setditjen PAUDNI

Pengumpulan dan penginputan data PAUD nasional

Setditjen PAUDNI

Finalisasi instrumen dan struktur database DAPODIK Setditjen PAUDNI


DIKMAS dan LKP
Pengembangan sistem aplikasi DAPODIK DIKMAS dan Setditjen PAUDNI
LKP
Penambahan infrastruktur (jika diperlukan)
Setditjen PAUDNI

4
5
6

Sosialisasi DAPODIK DIKMAS dan LKP yang dilakukan


dalam bentuk TOT/Workshop
Pengumpulan dan penginputan DIKMAS dan LKP
(terutama untuk provinsi yang dijadikan Pilot Project)
Pemeliharaan aplikasi dan infrastruktur DAPODIK PAUD
dan persiapan integrasi dengan pemetaan mutu
Pengelolaan pendataan Geospasial terintegrasi dengan
DAPODIK
Pengembangan sistem aplikasi pemanfaatan data
DAPODIK (PAUD) sebagai dasar transaksional

7
8
9
10

1
2
3
4
5
6
7

38

KEGIATAN
Evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan DAPODIK
tahun sebelumnya
Pengumpulan dan penginputan data PAUD, Dikmas dan
LKP nasional
Integrasi aplikasi DAPODIK dengan pemetaan mutu
PAUDNI
Pemeliharaan aplikasi dan infrastruktur DAPODIK PAUDDIKMAS
Pengembangan sistem aplikasi E-monitoring PAUD
DIKMAS
Penerbitan Buku DAPODIK dan Mutu PAUD Dikmas

1
2
3
4

Setditjen dan UPT PAUDNI

5
Setditjen dan Direktorat
PAUD
Setditjen PAUDNI

No
Setditjen PAUDNI

Sumber Dana
Setditjen PAUDNI
Setditjen PAUDNI

KEGIATAN
Sumber Dana
Evaluasi dan penyempurnaan integrasi data Setditjen PAUDNI
DAPODIK dengan pemetaan mutu
Tindaklanjut pengelolaan data geospasial
Setditjen, UPT dan Direktoat
Terkait
Pengolahan dan penyajian data PAUD, DIKMAS, Setditjen, UPT dan Direktoat
LKP dan pemetaan mutu nasional
Terkait
Implementasi sistem aplikasi pemanfaatan data Setditjen PAUDNI
DAPODIK sebagai dasar transaksional (DIKMAS
dan LKP)
Pemeliharaan aplikasi dan infrastruktur DAPODIK Setditjen PAUDNI
PAUD-DIKMAS
Pengembangan system aplikasi DAPODIK berbasis Setditjen PAUDNI
mobile (android)

5. Tahun Kelima (2019):

Setditjen PAUDNI

3. Tahun ketiga (2017)


No

No

1
2
3
4

KEGIATAN
Konsolidasi manajemen DAPODIK PAUD-DIKMAS.

Sumber Dana
Setditjen PAUDNI

Pengembangan system aplikasi e-monitoring


PAUD-DIKMAS
Pemutakhiran data lapangan DAPODIK , pemetaan
mutu dan geospasial.
Koordinasi, pengolahan, analisis dan pelaporan
hasil DAPODIK PAUD, DIKMAS, LKP dan pemetaan
mutu.

Setditjen PAUDNI
Setditjen dan Direktorat PAUD,
Dikmas, Kursus
Setditjen PAUDNI

Setditjen, UPT dan Direktoat


Terkait
Setditjen PAUDNI
Setditjen PAUDNI
Setditjen PAUDNI

Penyusunan laporan Perkembangan DAPODIK PAUD Setditjen PAUDNI


Dikmas

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019

39

BAB V

PENUTUP

istem DAPODIK PAUD-DIKMAS memberikan harapan baru untuk


diperolehnya kualitas data pendidikan yang lebih baik, terbentuknya
integrasi dan konsistensi data pokok pendidikan. Slogan satu
nusa, satu bangsa, dan satu data menjadi pendorong untuk terwujudnya
kebijakan yang saling bersinergi dan terpadu antar unit yang satu dengan
unit yang lain sehingga terbentuk efisiensi d a l a m pelaksanaan program
kerja. De n g a n t e r b e n t u k n y a D A P O D I K , tidak ada alasan lagi untuk
melakukan pendataan lain di tingkat pendidikan anak usia dini, nonformal
dan informal selain dalam mekanisme pendataan pendidikan menengah.
Dalam perjalanan pelaksanaannya, roadmap ini dapat disempurnakan
untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan secara efisien dan efektif.
Namun penyempurnaan tersebut harus tetap selaras dengan tujuan dari
pendataan itu sendiri, yaitu pendataan satu wadah atau satu pintu yang
melibatkan direktorat teknis dan unsur-unsur yang terkait lainnya.
Pelaksanaan pendataan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan
untuk menghasilkan kinerja kementerian dan direktorat yang maksimal.
Keberhasilan pendatan ini memerlukan komitmen dan tanggung jawab
pimpinan dan seluruh jajarannnya.
Namun demikian, proses pengumpulan data tingkat pendidikan anak
usia dini, nonformal dan informal ini tidak akan optimal apabila tidak
didukung oleh para pihak yang terkait dengan sektor pendidikan, baik
oleh dinas pendidikan di provinsi, kabupaten/ kota, satuan pendidikan,
pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik dan stake holder lainnya.
Semoga dengan disusunnya roadmap ini, perencanaan pengembangan
sistem DAPODIK PAUD-DIKMAS akan lebih terarah, akurat dan
akuntabel. Selanjutnya dokumen ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi
seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun di daerah untuk
mewujudkan data pokok pendidikan yang berkualitas.

40

ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM DAPODIK PAUDDIKMAS TAHUN 20152019