Anda di halaman 1dari 10

Keamanan dan Keselamatan 3

TIM KDPK

Pengendalian terhadap infeksi

Infeksi ; invasi pertumbuhan dan perkembangbiakan


mikro organisme yang berhasil dalam jaringan tubuh
tuan rumah, baik terjadi akut atau kronik ( Roper, 1987 )
Prinsip dalam medik dan bedah
mikroorganisme

tertentu bisa menyebabkan penyakit

pada manusia
Mikroorganisme yang berbahaya bagi manusia bisa
disebabkan dengan cara persentuhan langsung maupun
tidak langsung dengan mikroorganisme tersebut
penyakit yang disebabkan mikroorganisme bisa dicegah
jika ada interupsi dalam siklus proses penularannya

Istilah - istilah

Asepsis : keadaan bebas hama / kuman


Antisepsis: tindakan untuk membebaskan hamakan suatu
bahan, alat, maupun ruangan terhadap bakteri / kuman patogen
untuk mencegah sepsis
Sepsis : suatu keadaan masuknya bakteri ke dalam aliran darah
Desinfeksi ; proses yang menghancurkan organisme yang
mengandung patogen
Antiseptik : bahan yang menghambat pertumbuhan bakteri
Desinfektan : bahan yang digunakan untuk menghancurkan
patogen
Steriliasi : Tindakan untuk membuat suatu alat / bahan menjadi
bebas hama
Kontaminasi : proses yang mengakibatkan sesuatu tidak bersih
/ steril

Unsur - unsur penting dari proses


penularan
1.
2.
3.
4.
5.

Penampung pertumbuhan dan reproduksi


unsur - unsur yang menularkan
cara untuk keluar dari tempat penampung
unsur yang menularkan
saluran untuk menyebarkan unsur tersebut
jalan masuk ke suatu tempat penampung
tempat penampung / host

Reservoir

Host

Jalan masuk

Exit

Penyebaran

keterangan
Reservoir : tempat pertumbuhan dan
perkembang biakan mikroorganisme yang
menyebabkan penyakit : habitat alami
organisme tersebut
Reservoir bisa pada manusia lain, hewan
atau tanah, contoh : baksil TBC, virus
campak, spirillum syphilis ( tubuh
manusia), virus rabies ( binatang), bakteri
penyebab tetanus ( tanah )

Exit : tempat keluarnya mikroorganisme dari


reservoar

saluran penyebar, contoh :

pada manusia : sistem pernapasan, gastrointestinal,


saluran kemih, alat kelamin, luka pada kulit
air : baksil thypoid
nyamuk, kutu : malaria, encephalitis

Jalan masuk idem dengan jalan keluar


Host ; penampung : ditentukan oleh besar
tidaknya daya tahan calon penampung tersebut
terhadap bibit penyakit

Infeksi Nosokomial

Infeksi Nosokomial : suatu infeksi yang berkembang di RS atau


disebabkan oleh organisme yang didapat selama di RS
Suatu infeksi dikatakan didapat di RS bila :
penderita

dirawat di RS belum didapatkan tanda klinis dari infeksi tersebut


saat penderita mulai dirawat di RS tidak sedang dalam masa inkubasi dari
infeksi tersebut
tanda klinis infeksi tersebut baru timbul sekurang - kurangnya 3 x 24 jam
sejak mulai perawatan
infeksi tersebut bukan merupakan sisa dari infeksi sebelumnya
saat mulai dirawat di RS sudah ada tanda infeksi dan terbukti infeksi
tersebut didapat penderita ketika dirawat di RS yang sama pada waktu
yang lalu
( infeksi yang timbul pada pasien yang sudah dirawat minimal 72 jam dan
tidak didapatkan gejala infeksi pada saat masuk RS )

Tiga Unsur Penyebab Infeksi di RS

Sumber infeksi
penderita

yang dirawat di RS
petugas RS
pengunjung
alat dan lingkungan yang tercemar

Cara penularan
Secara

kontak tubuh ( langsung dan tidak langsung )


Secara perantara : melalui media yg tercemar :
makanan (salmonelasis),air (kolera), obat (bakteremia),
udara, Vektor ( nyamuk, tikus, anjing, kucing)

Manusia yang rentan


penderita

DM, lansia, bayi prematur

Pencegahan Infeksi

Terhadap sumber infeksi

Terhadap cara penularan

pakai baju khusus, cuci tangan sebelum dan sesudah bertemu pasien

Terhadap petugas RS

therapi adekuat(imunisasi), tehnik aseptik dan antiseptik, penyuluhan


cara hidup sehat

Terhadap pengunjung

putuskan mata rantai penularan

Terhadap penderita

basmi dan hilangkan kuman penyebab : desinfeksi dan stelisisasi

cuci tangan sebelum dan sesudah perawatan,imunisasi

Terhadap pasien baru

sebelum dibawa ke bangsal, lakukan tehnik perawatn isolasi : baju


diganti, badan dibersihkan