Anda di halaman 1dari 19

Ciri berbicara yang baik

Rancangan berbicara di depan


publik
Strategi berbicara

10 Rahasia Sukses Public Speaking


Selain rasa takut, Tuhan menganugerahi
kita: kepercayaan diri.
Kita cukup mengundang rasa percaya diri
untuk mengusir rasa takut.
(Sumber: The Power of Public Speaking
Charles Bonar Sirait)

Dpt diandalkan untuk seluruh jenis acara


Mengetahui teknik pendekatan kpd audiens
Mengekspresikan pemikiran secara efektif
Memiliki karir yg sangat baik & selalu berusaha menarik perhatian
koleganya
Tdk didera ketakutan berlebihan saat diminta membawakan acar
mendadak (impromptu)
Berani membawakan acara di lingkup kecil (keluarga) dan di
lingkup besar (asing)
Berani menghadapi tantangan
Mencintai kesempatan mempresentasikan ide2
Seorg pemimpin yg berpindah2 tempat
Menghormati audiens
Yakin dengan kemampuan & PD berpenampilan terbaik
Tenang & tdk janggal meski hati sdg kacau

Rasa PD sdh dimiliki, jika:


jantung yg berdetak kencang kembali
normal
Bisa memperhitungkan kpn sukses bisa
diraih
Rasa PD juga tidak boleh terlalu
berlebihan (over confident)
Pembicara prof akan meyisakan rasa
takut dlm hati & pikiran saja

3 hal yg harus dilakukan:


1.
Lakukan riset situasi, audiens, kalangan
mana, usianya, tujuan acara, persepsi yg
timbul saat penampilan kita, tahu detail
produk (kalau perlu dibeli/ dicoba dulu)
2.
Latihan (right exercise makes your body
healthy, it will boost your confidence level)
3.
Visualisasi penampilan terakhir ingat kapan
dan di mana presentasi terakhir, gagal,
berhasil atau tidak (rekam & diskusikan
bersama org terdekat)

1.
2.
3.
4.

5.
6.
7.
8.
9.
10.

Public speaing dekat dg suasana gembira, fun dan tidak


jaim.
Cukup 2 atau 3 cerita yang oke
Tidak ada bahaya fisik saat berbicara di depan umum
Membawa catatan dari balik mimbar, mematikan
kreativitas audiens perlu diajak berinteraksi lewat
mata, mimik, dan senyum kita
Tidak harus brilian tapi tekun, melayani dg senang hati,
antusias trhdp topik yg dibawakan
Jadilah diri sendiri
Manfaat positif cerita lucu
Penutup (closing word) yang nendang (powerfull)
Jgn kuatir gagal, msh ada keluarga yg menungu di rmh
Semua audiens ingin kita sukses jgn lupa senyum, relaks
& bersemangat, spy audiens juga merasakannya

Bayangkan selalu rasa SUKSES dalam benak Anda


Targetkan untuk tidak melewatkan ksempatan
pertama berbicara di depan publik dengan hasil
nendang yang sukses.
Suara yg bertenaga sangat penting &
dibutuhkan bagi sebuah presentasi agar pesan
tersampaikan dan mampu menarik perhatian
audiens Ernest Chen (pakar pembicara
publik, Singapura)

Vokal yg tdk ditunjang oleh gerakan tubuh yg baik &


bertenaga akan menjadi serangkaian kata yg tdk
bermakna saat dilontarkan.
Albert Mehrabian: persepsi audiensi terhadap
pembicara terbentuk melalui visual/
penampilan 55 %, vokal/ bunyi pesan 38 %, verbal/
pesan yg disampaikan 7 %. Gerak tubuh
memberikan kontribusi yg paling penting, yakni 55
% dr seluruh aspek yg hrs dikuasai dlm
menyampaikan presentasi.
Membuat pidato yg baik hrs meniupkan kehidupan
ke dalam pembicaraan kita. Buat pidato lbh
hidup dg menambah kekuatan melalui gerakan
tubuh kita.

Saat menyampaikan pidato, kita mengirimkan


sejumlah sinyal yg berbeda kepada audiensi.
Sinyal yg paling nyata: komunikasi nonverbal gerak
fisik & perangai pembicara.
Bhs tubuh di sini: penggunaan kedua belah tangan &
lengan, gerakan tubuh, air muka (mimik), kontak
mata, gaya bicara, posisi berdiri (postur), cara
berjalan.
Peneliti: lebih dari separuh proses komunikasi adalah
proses nonverbal.
Pembicara mengirimkan pesan kepada para audiensi
melalui perilaku dan gerakan bawah sadar.
Dalam public speaking: keseluruhan tubuh kita
merupakan perangkat efektif untuk membantu
presentasi kita

Bahasa tubuh memperjelas tujuan pidato


& menyediakan substansi kepada pesan yg
disampaikan.
Bahasa tubuh yg alami menyempurnakan
pidato yg efektif
Bhs tubuh yg tidak alami mengimplikasikan
ketidaktulusan hati & menggangu jalannya
pidato (presentasi).
Pembicara yg baik tahu bagaimana
menyesuaikan bhs tubuh pd setiap situasi

Gerak tubuh membantu menjelaskan


(mengklarisifikasi) arti.
Isi pidato yang berkaitan dengan jarak, ukuran,
bentuk, dan kecepatan sering kali tergambar
lebih bermakna & hidup bagi audiensi apabila
semua itu diilustrasikan dg gerak tubuh atau
gerakan tangan.
Bahasa tubuh membantu mempertaankan
perhatian dan minat penonton, memberikan
variasi & menghilangkan situasi monoton,
menghilangkan ketegangan & kegugupan.
Dlm komunikasi tulisan: tanda baca spt koma;
titik; tanda kutip menandakan jeda/ paragraf
baru. Saat bicara kita memakai jeda, variasi
vokal, dan gerak tubuh.

1.

2.
3.

4.

Penggunaan empati: kemampuan utk berbagi


perasaan & emosi yg dimiliki org lain sebagaimana
perasaan & emosi itu melingkupi kita. Cara yg plg
baik: memberikan apa yg mereka respon & inginkan
terhadap situasi yg ada.
Kontak mata: ketulusan tatapan mata lebih kuat
dibanding cara lain.
Tatapan mata mampu menggelorakan hasrat.
Penelitian di University College, London
menunjukkan objek2 visual dlm lingkungan
memberikan isyarat sosial yg kuat. Tatapan mata
langsung telah memicu aktivitas di pusat otak kita.
Kesalahan fatal: melihat lantai ruangan, menatap
langit2 ruangan, menatap audiensi tapi tidak fokus.

Air muka sering menjadi faktor utama yg


menentukan makna sebuah pesan.
Setiap ekspresi wajah mengisahkan suatu
cerita.
Cth: Ed Sullivan pembawa acara Ed Sullivan
Show, jarang tersenyum & sukses, krn
audiensinya menerimanya. Sama spt Riquelme,
pemain sepak bola asal Argentina tdk pernah
tertawa atau bersuka cita saat menggolkan
bola, beda dg David Beckham yg eksplosif &
ekspresif.
Cara membuat air muka bersinar: gunakan sikap
positif & tataplah sisi yg plg cerah dlm hidup
ini, buanglah ketakuan untuk bicara di depan
publik, tanamkan rasa ramah dalam hati.

Berdirilah dg kuda2 yg baik dg melebarkan kedua kaki


dg jarak berkisar 15-30 cm, condongkan sedikit tubuh
ke depan, posisi dada membusung & luruskan tulang blk
sp perut ditarik ke arah dlm, napas sedikit ditahan.
Gesture: gerakan tubuh yg khusus digunakan utk
menyampaikan makna & memberikan tekanan
Aspek positif dr gerak isyarat: mengklarifikasi &
mendukung komunikasi verbal, mampu menambah
drama (nuansa) presentasi, menambah tekanan &
kekuatan terhdp kata2 tertentu, membantu
menghilangkan ketegangan & kegugupan, aspek visual
yg dpt membantu pembicara dlm menyampaikan
pidato, menstimulasi perhatian audiensi.

Deskriptif: menggambarkan ukuran, bentuk,


gerakan, lokasi, angka & kegunaan pelbagai
objek dg berbagai macam gerakan tubuh
Penegasan: utk menegaskan apa yg sdh
disampaikan.
Saran: melambangkan pelbagai emosi &
gagasan, bahu diangkat, telapak tangan terbuka
Dorongan: membangkitkan respons audiensi
Gerakan tubuh membunuh kebosanan,
menghilangkan ketegagan

Berjalan teratur ke panngun, jika pembawa


acara mengumumkan nama pembicara>
Berjalan dg PD & menjabat tangan pewara &
melontar senyuman.
Beritahu kepada pewara kalau kita akan
menggunakan podium
Sesuaikan mikrofon, catatan pidato, tinggi
podium & perlengkapan lainnya sec perlahan
Atur posisi catatan pidato kita dg baik
Tetap memakai kaca mata utl tdk mengalihkan
perhatian audiensi
Harus ingat tetap memelihara kontak mata dg
audiensi saat berdiri di belakang podium.

Ada 5 kategori pakaian pria:


(1) kemeja berwarna gelap
& kemeja putih (cerah),
(2)kemeja dan dasi, (3)
smart casual, (4) jas dg
kemeja dan dasi, (5) jaket
Ada 4 kategori pakaian wanita:
(1) smart casual, (2) office
suit (rok yg dipadukan dg
blazer), (3) coktail dress
(gaun malam yg ringan), (4)
gaun malam (heavy/ berat)

Aksesori wanita:
a. Kerah baju, tinggi
atau rendah
b. Rambut
c. Topi
d. Sepatu berhak tinggi
atau rendah
e. Warna rambut
f. Kacamata
g. Syal

Biru warna yg paling populer. Biru gelap


melambangkan kekuasaan, kredibilitas &
pengetahuan kita. Biru cerah mewakili kedamaian
& ketenangan
Merah dinamis & penuh semangat. Bagi org China
warna merah melambangkan keberuntungan &
perasaan hangat
Kuning warna yg cerah & aktif
Cokelat warna musim gugur & memiliki efek yg
kalem
Hitam kekuasaan & otoritas
Putih bersih & murni kadang bisa menjadi
pengganggu, krn menimbulkan bayangan.

(Sumber: The Power of Public Speaking)