Anda di halaman 1dari 5

TUGAS PUSKESMAS

USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)

Disusun Oleh:
Annisa Nurfitriana
10310052

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI


KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) BAGIAN KESEHATAN
MASYARAKAT
UPTD PUSKESMAS CIPEDES
TASIKMALAYA

2015
1. Apa pengertian Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)?
Menurut Departemen Kesehatan RI: UKS adalah usaha kesehatan masyarakat
yang dijalankan di sekolah-sekolah dengan anak didik beserta lingkungan
hidupnya sebagai sasaran utama. UKS merupakan wahana belajar dan mengajar
untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan selanjutnya membentuk
perilaku hidup sehat, yang pada akhirnya akan menghasilkan derajat kesehatan
yang optimal.
Menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, UKS adalah upaya
membina dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara
terpadu melalui program pendidikan dan pelayanan kesehatan di sekolah,
perguruan agama serta usaha-usaha yang dilakukan dalam rangka pembinaan dan
pemeliharaan kesehatan di lingkungan sekolah.
2. Apa tujuan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)?
Tujuan UKS Tujuan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah untuk
meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan
meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta
didik dan menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan
pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka
pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.
Sedangkan secara khusus tujuan UKS adalah untuk memupuk kebiasaan
hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatan peserta didik yang di dalamnya
mencakup:
a. Memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk melaksanakan
prinsip hidup sehat, serta berpartisipasi aktif di dalam usaha peningkatan
kesehatan di sekolah dan di perguruan agama, di rumah tangga, maupun
di lingkungan masyarakat
b. Sehat, baik dalam arti fisik, mental, sosial maupun lingkungan

c. Memiliki daya hayat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk,


penyalahgunaan narkoba, alkohol dan kebiasaan merokok serta hal-hal
yang berkaitan dengan masalah pornografi dan masalah sosial lainnya.
3. Siapa saja yang menjadi sasaran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)?
Sasaran UKS/M dalam Peraturan Bersama ini meliputi:
a.

Peserta didik

b.

Pendidik

c.

Tenaga kependidikan

d.

Masyarakat sekolah

Sasaran pembinaan dan pengembangan UKS meliputi:


a. Sasaran Primer: peserta didik
b. Sasaran Sekunder: guru, pamong belajar/ tutor, komite sekolah/orang tua,
pengelola pendidikan dan pengelola kesehatan, serta TP UKS disetiap
jenjang
c. Sasaran Tertier: Lembaga pendidikan mulai dari tingkat prasekolah
sampai pada sekolah lanjutan tingkat atas, termasuk satuan pendidikan
luar sekolah dan perguruan agama beserta lingkungannya.
4. Sebutkan tujuh program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
a. Penjaringan
b. Imunisasi 1
c. Imunisasi 2
d. Pembinaan kesehatan lingkungan
e. Pembinaan warung hidup dan apotek hidup
f. Penyuluhan
g. Pembinaan dan penataran dokter kecil
Kegiatan pokok UKS dilaksanakan melalui trias UKS yang meliputi:
a.

Pendidikan kesehatan
1) Meningkatkan pengetahuan, perilaku, sikap, dan keterampilan untuk
hidup bersih dan sehat

2) Penanaman dan pembiasaan hidup bersih dan sehat serta daya


tangkal terhadap pengaruh buruk dari luar
3) Pembudayaan pola hidup sehat agar dapat diimplementasikan dalam
kehidupan sehari-hari.
b.

Pelayanan kesehatan
1) Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)
2) Penjaringan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan berkala
3) Pemeriksaan dan perawatan gigi dan mulut
4) Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
5) Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) atau Pertolongan
Pertama Pada Penyakit (P3P)
6) Pemberian imunisasi
7) Tes kebugaran jasmani
8) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)
9) Pemberian tablet tambah darah
10) Pemberian obat cacing
11) Pemanfaatan halaman sekolah sebagai Taman Obat Keluarga
(TOGA) atau apotek hidup
12) Penyuluhan kesehatan dan konseling
13) Pembinaan dan pengawasan kantin sehat
14) Informasi gizi
15) Pemulihan pasca sakit
16) Rujukan kesehatan ke puskesmas atau rumah sakit

c.

Pembinaan lingkungan sekolah sehat.


1) Pelaksanaan

kebersihan,

keindahan,

kenyamanan,

ketertiban,

keamanan, kerindangan, dan kekeluargaan (7K)


2) Pembinaan dan pemeliharaan kesehatan lingkungan termasuk bebas
asap rokok, pornografi, narkotika psikotropika dan zat adiktif
lainnya (NAPZA), dan kekerasan
3) Pembinaan kerja sama antar masyarakat sekolah.

5. Sebutkan imunisasi apa saja yang diberikan di sekolah?


Imunisasi di sekolah merupakan salah satu kegiatan UKS yang sering di kenal
dengan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah). BIAS dilakukan setiap tahun pada
bulan Agustus untuk imunisasi campak dan November untuk imunisasi DT dan
Td. Pelayanan imunisasi di sekolah dikoordinir oleh Tim Pembina (TP) UKS.
Imunisasi yang diberikan adalah:
a.

Imunisasi Campak untuk siswa/i kelas 1 SD/MI/SLB

b.

Imunisasi DT (Difteri Tetanus) untuk siswa/i kelas 1 SD/MI/SLB

c.

Imunisasi Td untuk siswa/i kelas 2 dan 3 SD/MI/SLB


Perbedaan vaksin DT dan Td adalah kandungan dalam Vaksin Difteri Tetanus
(DT) memiliki toksoid difteri yang lebih tinggi yaitu 20 Lf dan kandungan toxoid
tetanus murni 7,5 Lf. Sedangkan Vaksin Td memiliki kandungan toksoid difteri
dengan dosis lebih rendah sepersepuluh dari vaksin DT yaitu difteri 2 Lf,
sedangkan kandungan toksoid tetanus berjumlah sama 7,5 lf, dengan ukuran tiap
dosisnya sama 0,5 ml.
Jika Vaksin DT ditujukan untuk bayi usia 2, 4, 5, dan 15-18 bulan sedangkan
vaksin Td diberikan sebagai imunisasi ulangan (booster) kepada anak-anak usia 7
tahun ke atas. Vaksin Td harus diberikan ulangan karena berdasarkan dari
penelitian membuktikan adanya penurunan kekebalan sesudah kurun waktu
tertentu, sehingga perlu penguatan pada usia anak.
6. Siapakah yang menjadi sasaran program penjaringan UKS?
Program penjaringan UKS bertujuan sebagai screening dan yang menjadi
sasaran adalah semua peserta didik baru baik di tingkat TK, SD, SMP dan SMA.